Habis Gelap Terbitlah Terang

Dari Wikisource bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Habis Gelap Terbitlah Terang  (1922) 
oleh Kartini, diterjemahkan oleh Armijn Pane

Telah habis masa berlaku hak ciptanya. Ditulis dengan Ejaan Lama. Untuk versi ejaan baru dapat dibaca di Wikibuku bahasa Indonesia.
Kredit - Para kontributor Wikisumber yang memungkinkan tersedianya versi digital ini.

Habis Gelap Terbitlah Terang - page 1 frame.png

HABIS GELAP TERBITLAH TERANG


BOEAH PIKIRAN


HGTT p1 image.pngUITGAVE VAN DE COMMISSIE VOOR DE VOLKSLECTUUR


DIKELOEARKAN OLEH
BALAI POESTAKA

Habis Gelap Terbitlah Terang - page 5 frame.png

HABIS GELAP TERBITLAH TERANG.

BOEAH PIKIRAN

Radén Adjeng KARTINI.

Dimelajoekan oléh

EMPAT SAUDARA

Dihiasi dengan 17 boeah gambar.

DIKELOEARKAN OLÉH
BALAI-POESTAKA
1922.



DRUKKERIJ VOLKSLECTUUR WELTEVREDEN.

Potret kartini 8 1.jpg
Kartini signature 8-2.png

ISI KITAB.

Moeka.



————

Angka-angka Raumawi jang ditjétak dibelakang angka-angka tahoen, menoendjoekkan nama-nama orang tempat R. A. Kartini berkirim soerat; orang-orang itoe ialah:

  1. Nona E. H. Zeehandelaar, sekarang njonja Hartshalt.
  2. Njonja M. C. E. Ovink-Soer.
  3. Toean dan njonja Prof. Dr. G. K. Anton di Jena[1] (tanah Djérman).
  4. Toean Dr. N. Adriani.
  5. Njonja H. G de Booij-Boissevain.
  6. Toean H. H. van Kol.
  7. Njonja N. van Kol.
  8. Njonja R. M. Abendanon-Mandri.
  9. Toean Mr. J. H. Abendanon.
  10. Toean E. C. Abendanon.



————

  1. Toean Anton goeroe Sekolah Tinggi di Jena dan njonja Anton, bangsa Belanda, singgah poela ke Djapara, tatkala memboeat perdjalanan dipoelau Djawa.
Copyright.svgAchtung.svg Karya ini sebuah terjemahan dan memiliki status hak cipta terpisah dengan perlindungan hak cipta pada konten asli.
Asli:

Karya yang dipublikasikan sebelum 1 Januari 1922 ini berada pada domain publik di seluruh dunia karena penciptanya telah meninggal dunia lebih dari 100 tahun yang lalu.

 
Terjemahan:

Karya ini berada pada domain publik di Indonesia karena penciptanya telah meninggal dunia lebih dari 70 tahun yang lalu atau dipublikasikan pertama kali lebih dari 50 tahun yang lalu. Masa berlaku hak cipta atas karya ini telah berakhir. (Bab IX UU No. 28 Tahun 2014)