rumit lagi.
Dan jang paling achir: dari tjatatan² jang ada pada Graham tahulah aku apa motif pembunuhan itu. Graham telah berhasil mengetahui pembunuh Guhernur Bronson atau setidak-tidaknja telah bisa menduga siapa pembunuh itu. Dan sipembunuh tentunja sudah tahu pula sampai dimana pekerdjaan Graham. Itulah sebabnja mengapa Graham mereka singkirkan. Sebagaimana telah kukatakan kemarin malam rentjanaku sendiri tidak akan berubah karena peristiwa ini”.
„Tapi ada jang bagiku kurang djelas, mengapa karung beras orang Negro itu kau lubangi ?”
„Itupun sederhana sadja. Orang Negro itu bernama Queechie dan tinggal bersama beberapa rekannja disebuah rumah tidak djauh dari sini. Pekerdjaannja sehari hari adalah mengumpulkan kulit kaju² bakau jang dambilnja dari rawa Caroni. Tapi pertjajalah, penghasilan mereka bersama dalam satu hari tak akan lebih dari satu shilling”.
„Dan kau mau katakan bahwa mereka tak akan mampu membeli makanan sebanjak jang tadi itu. Begitu?”
„Memang. Aku jakin bahwa dia belandja untuk orang lain. Lebih tegas lagi: untuk orang banjak. Dan orang² itulah jang ingin kuketahui”.
„Tjuma itu sadja?”
„Ja”.
„Dan tentang bulu burung itu bagaimana?”.
„Tentang itu aku sendiri sudah punja dugaan, tapi baiklah djangan kita bitjarakan dulu. Aku sudah ngantuk”.
Berkata demikian Lynch membaringkan dirinja diatas tumpukan potongan² kain jang digunakannja sebagai kasur itu. Dan tjuma beberapa menit kemudian terdengarlah dengkurnja.
*
XIIKEESOKAN harinja merekapun mulai dengan penjelidikannja. Mula² mereka menudju warung Lee Kou. Hari masih sangat pagi, belum seorangpun jang menampakkan dirinja disekitar tempat itu. Tapi butir² beras jang tertjejer dari karung Queechie kemarin masih kelihatan dengan