Lompat ke isi

Halaman:Tugas Rahasia.pdf/114

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini tervalidasi

lah Gokool Meah turun dari mobil itu, Setelah sedjenak memperhatikan sekelilingnja, dengan tergesa-gesa dia mendaki bukit itu dan langsung menudju pesanggrahan jang disebutkan Lynch dalam suratnja. Semenit kemudian sebuah mobil lain berhenti tidak djauh dari mobil Gokool Meah. Ketika melihat Lynch keluar dari mobil itu, Deane segera menghampirinja.

„Dia sudah keatas", bisiknja pada Lynch.

„Bagus, bagus", djawab Lynch sambil meraba saku djasnja. „Kebetulan aku membawa seutas tali jang tjukup kuat, karena kalau mungkin aku mau mentjulik dia. Ajo, ikut aku Robby!

Bergegas-gegas mereka mendaki bukit itu, sementara Deane sendiri belum habis berpikir akan tindakan rekannja itu. Dari kedjauhan mereka sudah melihat Meah berdiri dimuka pesanggrahan, waktu melihat kedatangan kedua orang itu segera menghampiri.

„Tuan Lynch, tuan lihat kedatangan saja disini adalah untuk memenuhi permintaan tuan. Dan untuk mempertjepat waktu, saja minta agar tuan dengan segera mentjeritakan apakah alasan permintaan tuan itu!"

„Segera?" ulang Lynch sambil tersenjum, kemudian melangkah kedepan. Dan apa jang terdjadi selandjutnja benar² sangat mengedjutkan Deane, karena dia tjuma melihat-tindju Lynch jang terajun kebelakang dan setjepat kilat menjambar Meah. Begitu tjepatnja gerakan Lynch itu sehingga Meah sendiri tidak sempat berbuat apa².

Dia menggeliat kebelakang, sedikit sempojongan dan achirnja djatuh terkapar ditanah.

„Dia pingsan, Bert", kata Deane sambil memperhatikan Meah jang tidak berkutik lagi.

„Itulah jang kuharap. Tjepat Robby, ikat manusia ini erat²!"

Walaupun belum mengerti benar, namun tanpa ber.tanja² lagi Deane membantu kawannja mengikat Meah dengan tali jang dibawa Lynch tadi, kemudian menjeretnja kesebuah gubuk kosong tidak djauh dari sana.

114