Halaman:Sorga Ka Toedjoe novelisation.pdf/40

Dari Wikisource bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Halaman ini tervalidasi


„Betoel,toean, sebab boekan bareo satoe-doea kali sadja Parta hendak mengganggoe pada saja. Dan sekarang saja haroes mengoetjap trima kasih pada toean, boeat pertoeloengan toean diitoe ketika dan sekarang ini”.

„Tapi kenapatah nona semalam soedah datang kesini dan ini pagi, sesoedah berlaloe, balik lagi kesini dengan dioedak oleh itoe doea orang ?”

„Kemaren tempo saja hendak poelang keroemah bibi saja,sesoedah berdiam beberapa minggoe di Betawi, ditengah djalan saja poenja takoet saja soedah lari masoek kedalam gombolan jang lebat dan ketika soedah malam, sebab tidak kenali djalan lagi, saja soedah kesasar kesini dan terpaksa tjari perlindoengan dalam goeboeg toean............”

Rasminah berhenti berkata-kata sesa’at, ketika ingat bagaimana ia soedah makan barang hidangannja Hoesin semalam, kemoedian teroesakan poela penoetoerannja :

„Karena merasa sangat lapar dan haoes, saja soedah makan dan minoem djoega didalam toean poenja roemah. Saja harap toean soeka ma’afkan sama saja kalau saja soedah bikin habis toean poenja makanan”.

Hoesin djadi tertawa ketika mendengar perkata’annja Rasminah itoe, hingga membikin Rasminah djadi sedikit maloe-maloean, karena kirakan jang Hoesin soedah tertawakan dia. Sesoedah tertawa baroelah Hoesin berkata :

„Saja soekoer sekali jang itoe barang-hidangan soedah menoeloeng nona dari kelaparan dan kehaoesan. Sekarang izinkanlah saja berpakaian doeloe, soepaja bisa lekas antarkan nona poelang keroemah bibi nona”.

Sesoedah berkata demikian Hoesin laloe masoek kedalam goeboeknja, tinggalkan Rasminah sendirian di itoe tempat sedang mengagoemi pemandangan alam jang permai disekitar itoe goeboek.

38