Halaman:Sorga Ka Toedjoe novelisation.pdf/36

Dari Wikisource bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Halaman ini tervalidasi


BAGIAN KEDELAPAN

Tertolong

MALAM soedah berganti dengan siang..........Hawa pagi jang sedjoek soedah bikin Hoesin djadi mendoesin lebih pagi dari biasanja ia bangoen. Ia laloe bikin bersih apa jang perloe dalam itoe goeboek, kemoedian boek semoea djendéla jang tertoetoep, sesoedah mana, dengan tindakan pelahan ia samperkan roeangan dimana Rasminah telah tidoer.

Hoesin dapatkan itoe perempoean moeda masih tidoer njenjak. Ia laloe keloear lagi dari itoe roeangan dan berdjalan keloear dari goeboeknja, sesoedah mengambil gambar jang tergantoeng dimana dinding goeboek.

Disatoe goendoekan tanah, dimoeka goeboknja, Hoesin doedoek dan moelai pentil itoe guitaar, sembari menjanji, akan menjatakan perasa’an ingin tahoe siapa adanja itoe gadis jang semalam telah masoek kedapam goeboeknja dengan dian-dian dan sampai sekarang masih tidoer njenjak disitoe.

Soera guitaar dan njanjiannja Hoesin soedah bikin Rasminah djadi mendoesin dari tidoernja. Ia melihat kekanan dan kiri dengan perasa'an bingoeng, karena ia tidak ingat dimana ia berada. Achirnja, sesoedah berpikir sesa'atm ia ingat djoega jang semalam ia telah makan dan minoem dan kemoedian djatoeh poeles. Tangannja kena pegang itoe sepotong kain jang menoetoepi badannja. Ia djadi kaget dan laloe lemparkan itoe, kemoedian berbangkit dan dengan tindakan tjepat djalan menoedjoe kedjendela, dari mana ia dapat lihat Hoesin sedang doedoek mementil guitaar sembari menjanji didepan goeboeknja.

34