Mekanisme Impeachment & Hukum Acara Mahkamah Konstitusi/BAB II TINJAUAN UMUM IMPEACHMENT/PENERAPAN PROSES IMPEACHMENT DI AMERIKA SERIKAT/Kasus William Jefferson Clinton

Dari Wikisource bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Kesalahan templat: Jangan menghapus parameter yang kosong (lihat pedoman gaya dan dokumentasi templat).
Mekanisme Impeachment & Hukum Acara Mahkamah Konstitusi

BAB II TINJAUAN UMUM IMPEACHMENT
B. PENERAPAN PROSES IMPEACHMENT DI AMERIKA SERIKAT

oleh [[Pengarang:{{{author}}}|{{{author}}}]]

c. Kasus William Jefferson Clinton

Setelah Nixon, Presiden AS yang harus berhadapan dengan peradilan impeachment adalah William Jefferson Clinton. Kasus yang populer dengan skandal pelecehan seksual yang dilakukan Bill Clinton terhadap karyawan magang di Gedung Putih itu mencuat pada tahun 1998. Awalnya Clinton menghadapi tuduhan telah melakukan perbuatan tidak bermoral terhadap Monica Lewinsky. Clinton membantah melakukan ‘hubungan tidak wajar’ ini dengan karyawannya.

Namun selama proses investigasi yang dilakukan oleh House Judiciary Committee dan dibantu dengan independent counsel Kenneth Starr, tuduhan beralih kepada dugaan perbuatan menghalangi atau menghambat proses penyidikan dengan berbohong di bawah sumpah. Kemudian pada tanggal 17 Agustus 1998, Clinton pun akhirnya meralat pernyataannya sendiri dengan mengakui perbuatannya melalui stasiun televisi nasional.[1]

Oleh House Judiciary Committee, perbuatan Clinton yang berbohong di bawah sumpah tersebut kemudian dikategorikan sebagai perbuatan tercela (misdemeanors) sebagaimana yang telah disebutkan dalam pasal 2 ayat 4 konstitusi AS.[2] Dalam proses ini, Clinton berhasil selamat dari proses impeachment lewat voting di parlemen.

  1. Steven D. Strauss and Spencer Strauss. The Complete Idiot’s Guide to Impeachment of the President (New York:Alpha Books, 1998), hal. 335
  2. Steven D. Strauss and Spencer Strauss. The Complete Idiot’s Guide to Impeachment of the President (New York:Alpha Books, 1998), hal. 259