Halaman:Sorga Ka Toedjoe novelisation.pdf/50

Dari Wikisource bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Halaman ini tervalidasi


karena koeatir kena kelanggar goloknja Kasimin jang roepanja ada sangat tadjam. Kasimin kedjar mereka sehingga sampai ditepi soengai, hingga Doel dengan orang-orangja terpaksa moesti menjoboerkan diri kedalam air, soepaja bisa mendjaoehkan diri dari Kasimin jang sedang kalap. Meskipoen begitoe masih mengejar teroes, sehingga kakinja terdjeblos dalam satoe lobang dan ia djatoeh tengkoeroep diitoe soengai. Goloknja terlepas dari peganganja dan masoek kedalam air !

Melihat Kasimin soedah tidak bersendjata lagi, Doel laloe samperkan padanja, dengan diikoeti oleh beberapa orangja, dan moelai serang pada Kasimin. Karena dikeroeboeti oleh banjak orang, achirnja Kasimin kena djoega dikalahkan oleh mereka, siapa laloe gotong Kasimin ketepi soengai dan lemparkan ia kedalam loempoer.

Selagi Kasimin menggeletak didalam loempoer dalam keadaan lelah, adalah Rasimah dan Hoesin sedang bersenang-sengan, sebagaimana lajaknja orang-orang moeda jang sedang menjinta satoe-sama-lain, pelsiran di Telaga-Warna dengan menggoenakan satoe perahoe ketjil.

Mentjinta dan ditjinta adalah madoenja penghidoepannja, demikianlah ada dikata oleh satoe penoelis jang terkenal dan ini telah dirasakan kebenarannja oleh itoe doea pemoeda, karena sedari itoe hari jang Hoesin soedah menolong Rasminah dari ganggoeannja Parta dan Doel, Hoesin sering sekali datang mengoendjoengi Hadidjah dan Rasminah, koendjoengan mana telah berachir dengan bersaranja bibit pertjintaan antara itoe doea pemoeda. Ketika matahari soedah tjondong ke Barat, baroelah itoe sepasang merpati poelang keroemah Hadijdah.

„Rasminah”, berkata Hoesin ketika itoe gadis hendak masoek kedalam roemahnja Hadidjah dan sebe-

48