Halaman ini telah diuji baca
- Tidak ada satupun sistem pembiayaan yang sempurna, setiap sistem pembiayaan memiliki kelebihan dan kekurangan. Berikut tabel perbandingan kelebihan sistem pembayaran prospektif dan retrospektif.
Tabel 1.Kelebihan dan Kekurangan Metode Pembayaran Prospektif
| PIHAK | KELEBIHAN | KEKURANGAN |
|---|---|---|
| Provider | Pembayaran lebih adil sesuai dengan kompleksitas pelayanan | Kurangnya kualitas Koding akan menyebabkan ketidaksesuaian proses grouping (pengelompokan kasus) |
| Proses Klaim Lebih Cepat | ||
| Pasien | Kualitas Pelayanan baik | Pengurangan Kuantitas Pelayanan |
| Dapat memilih Provider dengan pelayanan terbaik | Provider merujuk ke luar / RS lain | |
| Pembayar | Terdapat pembagian resiko keuangan dengan provider | Memerlukan pemahaman mengenai konsep prospektif dalam implementasinya |
| Biaya administrasi lebih rendah | Memerlukan monitoring Pasca Klaim | |
| Mendorong peningkatan sistem informasi |
Tabel 2. Kelebihan dan Kekurangan Metode Pembayaran Retrospektif
| PIHAK | KELEBIHAN | KEKURANGAN |
|---|---|---|
| Provider | Risiko keuangan sangat kecil | Tidak ada insentif untuk yang memberikan Preventif Care |
| pendapatan Rumah Sakit tidak terbatas | "Supplier induced-demand" | |
| Pasien | Waktu tunggu yang lebih singkat | Jumlah pasien di klinik sangat banyak "Overcrowded clinics" |
| Lebih mudah mendapat pelayanan dengan teknologi terbaru | Kualitas pelayanan kurang | |
| Pembayar | Mudah mencapai kesepakatan dengan provider | Biaya administrasi tinggi untuk proses klaim |
| meningkatkan risiko keuangan |