Halaman:PDIKM 697-06 Majalah Aboean Goeroe-Goeroe Juni 1930.pdf/20

Dari Wikisource bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Halaman ini tervalidasi

134

A.G.G.



ngan dari dahoeloe, sebegitoe sadja sebagai halnja toekang ikan bangsa kita. Orang asing datang kenegeri kita, dikoreknja laoet itoe dalam-dalam, diambilnja hasil laoet kita jang boekan sedikit itoe djadi kekajaannja.

Dalam hal dagang begitoe djoega, tiliklah oesaha bangsa asing. Kalau kita jang bertanam, patoetlah poela kita jang mendjoeal dan memperoleh hasil jang banjak, boekan orang lain jang memperola keoentoengan itoe. Bagi pokok perdagangan, djanganlah kita choeatir, sebab sekarang soedah berdiri Bank Nationaal Indonesia. Lebih djaoeh dalam hal ini, akan diterangkan oleh spreker jang lebih berahli.

Demikianlah pembitjaraan t. P. Hasjim jang banjak dapat perhatian dari pendengar.

T. H. Abd. Madjid. Spreker ini, menjamboeng keterangan spreker P. Hasjim, tetapi dalam pembitjaraan spreker jang kedoea ini, banjak mengambil alasan kepada agama, kepada dasar koer-an. Tambahnja, soepaja economie itoe madjoe, patoetlah poela diichtiarkan akan djalan melakoekannja. Bangsa asing itoe hingga sampai kesebelah Timoer sini, adalah karena pengaroehnja perdagangan djoega. Spreker berharap, soepaja kita bersamasama mengadakan coöperatie dan maatschappij dan pertalikanlah cooperatie kita dengan coöperatie Indonesia jang telah teratoer organisatienja itoe.

Toean A. D. Djambak. Spreker jang ketiga, jang membitjarakan soal Economie dan Coöperatie itoe, diserahkan kepada t. A. D. Djambak jang datang dari Mesir. Ia memoelaï pembitjaraannja dengan beberapa ajat koeran, soedah itoe mentjeriterakan tambo economie dan coöperatie. Coöperatie jang moela-moela sekali kata spreker, adalah terdjadi ditanah Inggeris, pada tahoen 1814, oleh 28 orang koeli. Masing-masing koeli itoe, mengeloearkan pokok f 12,50. Dengan pokok jang hanja sebegitoe, dimoelaïhjalah. coöperatienja dengan mengadakan kedai ketjil, boeat keperloean anggotanja sehari-hari. Dengan djalan jang biasa, teraniaja hidoepnja koeli-koeli itoe membeli barang keperloean dengan harga jang mahal. Kemoedian mengadakan roemah sewaan bagi anggotanja. Sekarang coöperatie itoe, soedah besar sekali, hingga dapat menolong goena keperloean oemoem.

Disini spreker meneroeskan pembitjaraannja dengan soeatoe misal lagi. Diseloeroeh Soematera, adalah kira-kira 8 riboe orang penoentoet agama, jang masing-masing mempergoenakan wang f 50.— bagi pembeli kitab-kitab peladjaran selama dalam peladjaran. Djadi wang pembeli sekalian kitab itoe, 8000 kali f 50 = f 400,000.— Dengan wang jang sebanjak itoe, dapatlah kita mendirikan seboeah kantoor pertjetakan jang besar, tidak wang itoe djatoeh ketangan orang Mesir lagi.

Boekoe-boekoe itoe boleh dikarang ola goeroe - goeroe agama kita disini, si pengarang diberi hadiah jang patoet, soepaja ada poela djalan pentjaharian kepadanja. Boekoe jang dikarang disini, tentoelah lebih baik boeat kita dari karangan orang Mesir, sebab kita dapat memasoekkan pe-