Halaman:Kami Perkenalkan (1954).pdf/60

Dari Wikisource bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Halaman ini telah diuji baca


HARDJADINATA, Rd. Sanoesi

Dilahirkan di : Sukawening, Tjibatu Garut pada tanggal 24 Djuni 1914.

Pendidikan : H.I.K. tahun 1936.

Anggota partai : Partai Nasional Indonesia (P.N.I.)

Kedudukan sekarang : Gubernur Kepala Daerah Propinsi Djawa Barat.

Pekerdjaan dan pengalaman jg. lampau : sedjak keluar dari sekolah ia bergerak aktip dalam lapangan perguruan, diantaranja di Perguruan Muhammadijah dan Perguruan Pasundan. Didjaman Djepang bekerdja pada P.P.I.B. (Pembantu Organisasi Perekonomian Indonesia) ; Pemimpin Sangyo Kumiai Rongo Kai dan Singko Kai.

Setelah proklamasi Kemerdekaan Indonesia, tahun 1945 - 1951, ia bekerdja sebagai Pegawai Tinggi diperbantukan pada Kementerian Dalam Negeri di Jogjakarta selaku Wakil Kepala Bagian Politik ; Pegawai Tinggi diperbantukan pada Residen Madiun dan kemudian sesudah perdjandjian K.M.B. ditanda tangani diangkat mendjadi Residen Priangan. Anggota pengurus harian Komite Nasional Indonesia Priangan ; anggota badan Eksekutip D.P.R. Priangan sebagai kelandjutan dari K.N.I. Priangan. Selandjutnya, selaku Gubernur Kepala Daerah Propinsi Djawa Barat.

Pergerakan ; sedjak tahun 1943, ia aktip dalam gerakan pemuda „Jeugd Organisatie Pasundan”, organisasi „Pagujuban Pasundan” dan Pemimpin Badan Pembantu Keluarga Korban Perdjuangan.


BOEDIONO, Raden.

Dilahirkan di : Bodjonegoro pada tanggal 10 Oktober 1905.

Pendidikan : O.S.V.I.A. Probolinggo dan Bestuurs-academie di Djakarta tahun 1940.

Anggota partai : tidak berpartai.

Kedudukan sekarang : Gubernur Kepala Daerah Propinsi Otonom Djawa Tengah.

Pekerdjaan dan pengalaman jg. lampau : sedjak tahun 1930 - 1939, pertama ia bekerdja pada Djawatan Pangreh Pradja Propinsi Djawa Timur kemudian ber-turut2 memegang djabatan-djabatan sebagai: AIB dalam Daerah Karesidenan Veldpolitie Kepandjen. Selandjutnja pada: Gewestelijke Recherche di Probolinggo; Asisten Wedono Negadjum dan Asisten Wedono Kraton, Pasuruan. Selama pendudukan djepang, ia diangkat sebagai wakil Sontyo Patalan Probolinggo, Probolinggo Kenyakusho dan Kraksaan Sontyo. Terachir sebagai Sukapura Guntyo. Setelah proklamasi Kemerdekaan Indonesia, sebagai anggota K.N.I.P. Djakarta, diperbantukan pada Perdana Menteri, Menteri Luar Negeri dan Menteri Dalam Negeri. Sedjak bulan Agustus 1946 - 1950, sebagai Residen Banjumas; Gubernur Djawa Tengah disamping bertugas sebagai Komisaris Pemerintah Urusan Pemerintahan Djawa Tengah. Dengan lahirnja R.I.S., dibebaskan sebagai Gubernur untuk kemudian setelah Negara Kesatuan R.I. terwudjud diangkat kembali selaku Gubernur, Kepala Daerah Propinsi Otonoom Djawa Tengah.



SAMADIKUN

Dilahirkan di : Djombang, Surabaja pada tanggal 8 Maret 1902.

Pendidikan : O.S.V.I.A. dan Bestuurschool.

Anggota partai : tidak berpartai.

Kedudukan sekarang : Gubernur Kepala Daerah Propinsi Djawa Timur.

Pekerdjaan dan pengalaman jg. lampau : setelah tamat dari sekolah, ia ditempatkan selaku Gaib pada Kontrolir Lamongan dan kemudian dipindahkan ke Kawedanan Djaba Surabaja. Sedjak tahun 1924 - 1938, ia banjak mentjurahkan tenaganja dalam kepamong-pradjaan. Setelah melalui beberapa djabatan sebagai Asisten Wedana dan Wedana diperbantukan pada Bupati Kediri, achirnja diangkat sebagai Patih Kediri. Didjaman Pemerintahan Djepang, ia diangkat untuk mendjabat Bupati Blitar. Setelah proklamasi Kemerdekaan Indonesia, pada tahun 1946, ia terpilih untukmenduduki korsi Menteri Muda Dalam Negeri dan Kabinet Sjahrir ke-II.

Pada tahun 1949, ia ditundjuk selaku Gubernur Kepala Daerah Propinsi Djawa Timur menggantikan Dr. Murdjani.