Sajak pada Suatu Hari Libur

Dari Wikisource bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian


Kadang-kadang
Aku rindu menyatu kembali dengan alam
Mereguk air kelapa dan mendengarkan musik
Angin yang menyentuh dahan
Membiarkan diri dikecup matahari
Dan bulan yang mengarungi awan
Timbul tenggelam

Kota yang hingar
Telah memenjarakan daku
Dari kecintaan. Dan Tuhan
Kendati ada di mana saja
Jangan cari di bawah lampu jalanan
Atau di toko-toko barang imporan
Karena itu aku kembali kepada alam
Dan Tuhan meniupkan musiknya yang merdu.


1964.