Dari Citra Manusia Dalam Puisi Indonesia Modern 1920-1960
Bilakah bumi bertabur bunga, disebarkan tangan yang tiada terikat, dipetik jari, yang lemah lembut, ditanai sayap kemerdekaan rakyat? (Percikan Permenungan, 1953)
Bilakah bumi bertabur bunga, disebarkan tangan yang tiada terikat, dipetik jari, yang lemah lembut, ditanai sayap kemerdekaan rakyat?