Kredo Trente

Dari Wikisource bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Logo Wikipedia
Wikipedia memiliki artikel yang berkaitan dengan:Kredo Trente.

Pengakuan Iman Trente dalam Bahasa Latin dan Bahasa Indonesia[sunting]

Versi Bahasa Latin Versi Bahasa Indonesia
Ego [...nomen...] firma fide credo et profiteor omnia et singula, quae continentur in symbolo, quo sancta Romana ecclesia utitur, videlicet, Aku [... nama ...] dengan iman teguh percaya dan mengakui setiap dan semua, yang terkandung dalam pengakuan iman, yang digunakan Gereja Romawi Kudus, yaitu,
Credo in unum Deum, Patrem omnipotentem, factorem caeli et terrae, visibilium omnium et invisibilium. Et in unum Dominum Iesum Christum, Filium Dei unigenitum, et ex Patre natum ante omnia saecula. Deum de Deo, Lumen de Lumine, Deum verum de Deo vero, genitum non factum, consubstantialem Patri, per quem omnia facta sunt. Qui propter nos homines et propter nostram salutem descendit de caelis. Et incarnatus est de Spiritu Sancto ex Maria virgine, et homo factus est. Crucifixus etiam pro nobis sub Pontio Pilato, passus et sepultus est, et resurrexit tertia die, secundum scripturas, et ascendit in caelum, sedet ad dexteram Patris. Et iterum venturus est cum gloria, iudicare vivos et mortuos, cuius regni non erit finis. Et in Spiritum Sanctum, Dominum et vivificantem, qui ex Patre Filioque procedit. Qui cum Patre et Filio simul adoratur et conglorificatur, qui locutus est per prophetas. Et unam, sanctam, catholicam et apostolicam ecclesiam. Confiteor unum baptisma in remissionem peccatorum. Et expecto resurrectionem mortuorum, et vitam venturi saeculi. Amen. Aku percaya akan satu Allah, Bapa mahakuasa, pencipta langit dan bumi, dan segala sesuatu yang kelihatan dan tidak kelihatan. Dan akan satu Tuhan Yesus Kristus, Putra Allah yang tunggal, yang lahir dari Bapa sebelum segala abad. Allah dari Allah, Terang dari Terang, Allah benar dari Allah benar, dilahirkan bukan dijadikan, sehakikat dengan Bapa, segala sesuatu dijadikan oleh-Nya, yang turun dari surga untuk kita manusia dan untuk keselamatan kita, dan dikandung dari Roh Kudus, dilahirkan oleh Perawan Maria, dan menjadi manusia. Disalibkan juga untuk kita, waktu Pontius Pilatus, menderita sampai wafat dan dimakamkan, dan bangkit pada hari ketiga menurut Kitab Suci, dan naik ke surga, duduk di sisi kanan Bapa, dan akan datang kembali dengan mulia, mengadili orang hidup dan orang mati, kerajaan-Nya tidak akan berakhir. Dan akan Roh Kudus, Tuhan dan pemberi hidup, yang berasal dari Bapa dan Putra, yang dengan Bapa dan Putra bersama disembah dan dimuliakan, yang bersabda melalui para nabi. Dan Gereja yang satu, kudus, katolik, dan apostolik. Aku mengakui satu pembaptisan demi penghapusan dosa. Dan aku menantikan kebangkitan orang mati, dan hidup kekal di akhirat. Amin.
Apostolicas et ecclesiasticas traditiones reliquasque eiusdem ecclesiae observationes et constitutiones firmissime admitto et amplector. Tradisi Apostolik dan Gereja, dan semua peraturan dan konstitusi lain dari Gereja yang sama itu, aku akui dan aku peluk dengan teguh.
Item sacram scripturam iuxta eum sensum, quem tenuit et tenet sancta Mater Ecclesia, cuius est iudicare de vero sensu et interpretatione sacrarum scripturarum, admitto, nec eam umquam nisi iuxta unanimem consensum patrum, accipiam et interpretabor. Aku juga menerima Kitab Suci menurut arti yang dipegang dan dipeluk oleh Bunda Gereja Kudus, yang padanya ada kuasa untuk mengartikan dan menafsirkan Kitab Suci dengan benar, aku tidak akan pernah menerima tafsiran dan menafsirkannya jika tidak sesuai dengan mufakat bulat para Bapa.
Profiteor quoque septem esse vere et proprie sacramenta novae legis a Iesu Christo Domino nostro instituta, atque ad salutem humani generis, licet non omnia singulis, necessaria, scilicet Baptismum, Confirmationem, Eucharistiam, Paenitentiam, Extremam Unctionem, Ordinem et Matrimonium, illaque gratiam conferre, et ex his Baptismum, Confirmationem et Ordinem sine sacrilegio reiterari non posse. Receptos quoque et approbatos ecclesiae catholicae ritus in supradictorum omnium sacramentorum solemni administratione recipio et admitto. Aku juga mengakui tujuh Sakramen Hukum Baru yang benar dan sungguh, yang ditetapkan oleh Yesus Kristus Tuhan kita, dan perlu bagi keselamatan umat manusia, walaupun tidak semua perlu bagi setiap orang, yaitu Baptis, Krisma, Ekaristi, Pengakuan Dosa, Pengurapan Orang Sakit, Imamat, dan Perkawinan, bahwa itu semua memberikan rahmat, dan bahwa Baptis, Krisma, dan Imamat tidak bisa diulangi tanpa sakrilegi. Aku juga menerima dan mengakui ritus Gereja Katolik dalam upacara meriah untuk melaksanakan semua sakramen di atas.
Omnia et singula, quae de peccato originali et de iustificatione in sacrosancta Tridentina Synodo definita et declarata fuerunt, amplector et recipio. Aku memeluk dan menerima setiap dan semua yang telah ditentukan dan diumumkan dalam Sinode Kudus Trente mengenai dosa asal dan pembenaran.
Profiteor pariter, in missa offerri Deo verum, proprium et propitiatorium sacrificium pro vivis et defunctis. Atque in sanctissimo Eucharistiae Sacramento esse vere, realiter et substantialiter corpus et sanguinem, una cum anima et divinitate Domini nostri Iesu Christi, fierique conversionem totius substantiae panis in corpus ac totius substantiae vini in sanguinem, quam conversionem ecclesia catholica transubstantiationem appellat. Fateor etiam sub altera tantum specie totum atque integrum Christum verumque sacramentum sumi. Aku mengakui bahwa dalam misa dipersembahkan kurban yang benar, layak, dan berkenan kepada Allah untuk orang hidup dan orang mati. Dan bahwa dalam Sakramen Ekaristi Mahakudus sungguh, nyata, dan hakiki, hadir Tubuh dan Darah bersama jiwa dan keilahian Tuhan kita Yesus Kristus, bahwa terjadi perubahan seluruh hakikat roti menjadi Tubuh dan seluruh hakikat anggur menjadi Darah, yang mana perubahan ini oleh Gereja Katolik disebut transubstansiasi. Aku juga mengakui bahwa dalam salah satu rupa saja, Kristus yang utuh dan seluruhnya diterima sebagai sungguh sakramen.
Constanter teneo, purgatorium esse, animasque ibi detentas fidelium suffragiis iuvari. Similiter et sanctos, una cum Christo regnantes, venerandos atque invocandos esse, eosque orationes Deo pro nobis offerre, atque eorum reliquias esse venerandas. Firmiter assero, imagines Christi ac Deiparae semper virginis, necnon aliorum sanctorum habendas et retinendas esse, atque eis debitum honorem et venerationem impertiendam. Indulgentiarum etiam potestatem a Christo in ecclesia relictam fuisse, illarumque usum Christiano populo maxime salutarem esse affirmo. Aku memegang teguh bahwa ada api penyucian, bahwa jiwa-jiwa yang tertahan di situ terbantu oleh doa umat beriman. Demikian juga para kudus yang memerintah bersama Kristus, harus dihormati dan diserukan namanya, bahwa mereka mempersembahkan doa kepada Allah untuk kita, dan bahwa relikui mereka harus dihormati. Aku menyatakan dengan teguh bahwa gambar atau patung Kristus, Bunda Allah tetap perawan, dan para orang kudus lain, harus dijaga dan dipelihara, dan bahwa penghormatan yang sesuai harus diberikan kepadanya. Aku menegaskan bahwa kuasa indulgensi telah diberikan Kristus kepada Gereja, yang berguna untuk keselamatan sebanyak mungkin orang Kristen.
Sanctam, catholicam et apostolicam Romanam ecclesiam omnium ecclesiarum matrem et magistram agnosco, Romanoque Pontifici, Beati Petri apostolorum principis successori, ac Iesu Christi vicario, veram oboedientiam spondeo ac iuro. Aku mengakui Gereja Romawi yang kudus, katolik, dan apostolik sebagai ibu dan guru seluruh Gereja, aku berjanji dan bersumpah taat penuh kepada Uskup Roma, pengganti Santo Petrus Pangeran Para Rasul, dan Wakil Yesus Kristus.
Cetera item omnia a sacris canonibus et oecumenicis conciliis, ac praecipue a sacrosancta Tridentina Synodo, et ab oecumenico Concilio Vaticano tradita, definita et declarata, praesertim de Romani Pontificis primatu et infallibili magisterio, indubitanter recipio ac profiteor, simulque contraria omnia, atque haereses quascumque ab ecclesia damnatas et reiectas et anathematizatas ego pariter damno, reicio, et anathematizo. Aku juga tanpa ragu menerima dan mengakui semua hal lain yang disampaikan, ditentukan, dan diumumkan oleh kanon kudus dan konsili ekumenis, khususnya oleh Sinode Kudus Trente dan oleh Konsili Ekumenis Vatikan, khususnya mengenai keutamaan Uskup Roma dan kekebalsesatan ajarannya. Aku menghukum, menolak, dan mengutuk semua hal yang bertentangan dengannya, dan semua bidah yang dihukum, ditolak, dan dikutuk oleh Gereja.
Hanc veram catholicam fidem, extra quam nemo salvus esse potest, quam in praesenti sponte profiteor et veraciter teneo, eandem integram, et immaculatam usque ad extremum vitae spiritum, constantissime, Deo adiuvante, retinere et confiteri, atque a meis subditis, vel illis, quorum cura ad me in munere meo spectabit, teneri, doceri et praedicari, quantum in me erit, curaturum, ego idem [... nomen ...] spondeo, voveo ac iuro. Sic me Deus adiuvet et haec sancta Dei evangelia. Inilah iman Katolik yang benar, yang di luarnya tidak seorangpun dapat diselamatkan, yang sekarang dengan bebas aku akui dan sungguh pegang, dengan bantuan Allah, aku akan teguh memelihara dan mengakui keutuhan dan kemurniannya sampai nafas terakhir hidupku, demikian juga sejauh kemampuanku aku akan berusaha agar iman yang sama ini dipegang, diajarkan dan diakui orang yang kepadanya aku berwenang. Aku [... nama ...] yang sama, berikrar, berjanji, dan bersumpah, semoga Allah dan Injil Kudus Allah ini menolongku.