Kamus Bahasa Banjar Dialek Hulu-Indonesia/Kata Pengantar

Dari Wikisource bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
KATA PENGANTAR
EDISI PERTAMA

Menyusun sebuah kamus terutama kamus bahasa daerah yang benar-benar lengkap sehingga dapat disebut sebagai kamus lengkap memang sangat berat. Selain dibutuhkan pikiran, tenaga, waktu, serta biaya yang hampir-hampir tidak dapat dibatasi, ada hal lain yang menjadi syarat kelengkapan itu. Masalah yang utama adalah adanya perbendaharaan kosakata yang sudah sangat jarang (bahkan sudah tidak digunakan) lagi oleh masyarakat penuturnya seiring dengan pesatnya perkembangan budaya dan teknologi. Akan tetapi, satu hal yang pantas sekali dicatat adalah bahwa melengkapi sebuah kamus dan memasukkan kata atau istilah yang baru diketahui akan jauh lebih sederhana jika dibandingkan dengan usaha penyusunan awalnya.
 Kamus Bahasa Banjar Dialek Hulu-Indonesia ini pada dasarnya bersumber dan berkembang dari berbagai sumber. Baik bersumber dari data-data yang berhasil dikumpulkan tim penyusun di lapangan, maupun dari kamus bahasa Banjar yang sudah ada, yakni Kamus Bahasa Banjar-Indonesia Edisi III yang disusun oleh Abdul Djebar Hapip. Berbagai media massa cetak lokal juga merupakan sumber yang digunakan untuk melengkapinya.
 Kamus Bahasa Banjar Dialek Hulu-Indonesia ini diharapkan dapat membantu seluruh masyarakat dalam meneliti, mempelajari dan berkomunikasi melalui pemakaian bahasa Banjar yang baik dan benar sebagai salah satu cara melestarikan budaya lokal.
 Penyusunan naskah Kamus Banjar Dialek Hulu-Indonesia ini mulai dilakukan oleh tim penyusunan naskah Kamus Banjar Dialek Hulu-Indonesia tahun 2007 hingga 2008. Sebagai penanggung jawab Kepala Balai Bahasa Banjarmasin Drs. H. Muhammad Mugeni, ketua Musdalipah, S.S., anggota Siti Akbari, S.S., Jandiah, S.Pd., Wandanie Rakhman, S.S., Muhammad Yamani, S.Sos., H. Dede Hidayatullah, S.Ag., dan Noor Hastiah.
 Kami ucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan bantuan dalam penyusunan naskah kamus ini. Secara khusus kami ucapkan terima kasih kepada Balai Bahasa Banjarmasin sebagai kepanjangan tangan Pusat Bahasa yang memberikan tugas untuk menyusun naskah kamus ini. Terima kasih juga kami ucapkan kepada Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Tapin, Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Hulu Sungai Utara, Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Hulu Sungai Tengah, dan Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Balangan, serta Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Tabalong yang turut serta mengizinkan kami mencari data di lapangan di wilayah setempat.
 Terima kasih juga kami ucapkan kepada para narasumber dan semua pihak yang telah turut serta membantu perbaikan kamus.
 Meskipun penyusunan naskah kamus ini dilakukan oleh tim, namun tidak menutup kemungkinan terdapat kekeliruan dan kekurangan, atau ketidaksempurnaan dalam penyajiannya.
 Adapun isi dari naskah kamus ini disajikan dalam bentuk lema yang disusun secara alfabetis. Perlu ditambahkan bahwa lema dalam kamus mi tidak ditemukan lafal E, F, O, Q, V, dan Z. Lafal E masuk ke dalam I/A, lafal F dan V masuk ke dalam P. lafal 0 masuk ke dalam U, lafal Q masuk ke dalam K, dan lafal Z masuk ke abjad S/J.
 Besar harapan kami komentar, kritik, dan sumbang saran dari para pengguna dan pemerhati BB untuk hadirnya naskah Kamus Banjar Dialek Hulu-Indonesia menjadi lebih berkualitas, bermakna, dan bermanfaat bagi semua kalangan.