ternjata bahwa njonja Han pergi. Dan Han sendiri tidak ada dirumah itu. Bekas² jang ditinggalkan ialah bahwa kedua orang itu telah lari dari kota ini. Dia tidak menjangka sama sekali bahwa njonja Han pergi itu hendak membunuh suaminja. Dikiranja njonja Han diadjak oleh suaminja. Kemarahan inilah jang menjebabkan Jacob kembali ke hotel, karena mungkin disana Han bisa didapati. Tetapi, malam itu sial baginja, karena Han telah pergi dan reserse² mengira dia, Hanlah jang baru naik dari bawah. Hotel dikepung, tetapi dia melawan. Itulah sebabnja luka parah!”
Haris diam lagi.
Keningnja berkerut-kerut memikir bagaimana hubungan tjerita itu. Sambungnja lagi setelah mendapat hubungannja:
„Satu-satunja orang jang tahu tentang uang itu, ialah Jacob sendiri. Djadi, pemeriksaan kita kembali pada Jacob kembali, serta pemeriksaan akan lantjar dengan saksi-saksi lengkap!”
Dihempaskan badannja pada korsi hingga bergerak korsi itu dibuatnja.
Betullah sangkaan Haris itu.
Pemeriksaan dipengadilan dengan saksi dan terdakwa lengkap serta pembelaan Haris pada njonja Han Ping Lok berdjalan dengan lantjar. Jacob jang sementara itu lukanja agak sembuh amat menjesal setelah mendengar bahwa maksud Han Ping Lok kepadanja tidak dimungkiri. Dia menjesal telah mengira Han djahat. Tetapi dari pihak kami dan njonja Han, djuga Walter, berlainan sangkaan terhadap Han.
Rangkaian pendapat Haris dipengadilan diuraikan sedjelas-djelasnja, dan semua terbukti benar. Dengan begitu, Iskandarpun tidak tersangkut-sangkut lagi.
Harta dan uang tanggungan djiwa Han djatuh ketangan pemerintah, dan uang² rampokan-sandiwara, artinja uang jang saja rampok bersama Manuel, kembali ke bank masing². Uang jang terdjatuh dari hasil perampokan digedung „Bank
95