Tiang layar yang lebih tinggi, diletakkan bambu-bambu layar (panggiling dan pambaun) yang dicat warna-warni mempesonakan, dan di atas bambu-bambu tersebut menjadi tempat untuk meletakkan barang-barang muatan. Cangga lajar berukur dengan motip bangsa burung, yang biasanya bangsa ayam jago. Sedang tempat untuk kemudi atau sengker dibuat menyerupai patung-patung burung atau binatang lainnya. Hiasan ataupun pengecatan perahu Galate termasuk "glamour", kaya dengan kementerengan. Tali-tali antara tiang layar ke cangga (patampa) lajar dihias dengan janturan benang gelantung warna-warni diselingi bendera-bendera hiasan warna memukau.
Asal kata "glaate" atau "glate", telah kabur. Apa dari kata burung gelatik, apa dari "teggalla ate" tempat hati, apa dari pisau belati, gelati, tidak seorangpun berani "memastikan". Perahu Galate termasuk jenis perahu yang lumayan besarnya, sehingga awak perahunya sampai mencapai 17 orang. Perahu Galate sebagai perahu glamour pada masa kini bahkan diberi "pengeras suara" 24 inc. Mungkin untuk panggilan-panggilan di tengah laut yang memang memerlukan suara keras, tetapi tidak jarang untuk "bersenang-senang". (Lihat gambar nomer 22).
33. PARAO LETE' GOLE'AN.
Perhatikanlah gambar gole'an di bawah ini yang diambil di Sapudi, dilihat dari sudut depan dan dari samping:
| Sebuah gambar seharusnya muncul pada posisi ini dalam naskah. Untuk menggunakan keseluruhan pindaian halaman sebagai penampung, sunting halaman ini dan ganti "{{gambar hilang}}" dengan "{{raw image|Perahu Madura.pdf/110}}". Sebaliknya, jika Anda mampu untuk menyediakan gambarnya, maka lakukanlah. Untuk panduan, lihat Wikisource:Pedoman gambar dan Bantuan:Menambah gambar. |
Gambar 104
105