Halaman:Kamus Bahasa Banjar Dialek Hulu-Indonesia.pdf/21

Dari Wikisource bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Halaman ini telah diuji baca
ba.a.luk v bersorak (kegirangan): rami kakanakan --, ramai anak-anak bersorak;
ma.a.luki v menyoraki; meneriakkan kegembiraan: buhannya --

alun a perlahan: -- hanar bajalan, perlahan sekali berjalan

alung n daun/kertas yg dibentuk kerucut utk pembungkus makanan;

ma.a.lung v 1 membuat kertas berbentuk kerucut utk membungkus makanan alung: abut nini -- gasan bajualan kacang, ribut nenek membuat kertas berbentuk kerucut utk berjualan kacang; 2 membungkus makanan dg kertas berbentuk kerucut: -- nasi, membungkus nasi

alur n garis memanjang;

ba.a.lur v bergaris memanjang: mamakai baju --, memakai baju bergaris memanjang

amal n amal;

ba.a.mal v beramal: rajin -- gasan sangu di akhirat, rajin beramal utk bekal di akhirat;
ma.a.mal.akan v mengamalkan: -- ilmu nang dilajarakan guru-gurunya, mengamalkan ilmu yg diajarkan guru-gurunya;
amal.an n 1 ilmu yg diamalkan; 2 kebiasaan

aman a aman: -- rumah kadada nang bakalahian, aman rumah tdk ada yg berkelahi;

ba.a.man adv tambah aman: -- kampung limbah ada jaga malam, tambah aman kampung stlh ada meronda

ama.nat n amanah;

ba.a.ma.nat v beramanah: wayah kai ada -- supaya kami rakat, saat kakek masih ada beramanah supaya kami rukun

amang n paman; om

amar n mahkota

1amar n mahkota pengantin;

-- galung sanggul pengantin yang berhiaskan mahkota

2amar p mar; awas wazir pd dlm permainan catur utk memperingatkan bhw wazir akan dimakan

amas n emas;

ba.a.mas v memakai emas: sasadangnya haja -- bahaya, sdg-sdg saja memakai emas, bahaya

amat p kata seru utk menyatakan bahwa raja atau perdana menteri dlm permainan catur terancam bahaya;

ma.a.mat v membuat raja atau perdana menteri dlm bahaya (dlm permainan catur)

am.bak a pendiam: urang -- jangan diajaki, org pendiam jangan diolok-olok;

-- bakut sakali maluncat limpua liampang, pb org yg pendiam ttp sekali berbuat bisa di luar perkiraan (mengagetkan);
ba.am.bak v menjadi pendiam; tambah pendiam: salawas umanya maninggal -- selama mamanya meninggal menjadi pendiam;
ta.am.bak a lebih pendiam: nang ading -- pd nang kaka, yg adik lebih pendiam dibanding kakak

am.ba.lar a agak bodoh; kurang waras; kurang ingatan: biar inya -- tapi pambarasih, walaupun dia agak bodoh tapi suka kebersihan

1am.ban n ikat;

ba.am.ban v berikat: intan -- amas intan berikat emas;
'barlian -- luyang, pb perkawinan yg tdk sederajat;
ma.am.ban v mengikat: -- marjan lawan amas, mengikat merjan dg emas

2am.ban n emban; inang pengasuh

am.bang n sejenis mandau yang digunakan untuk membabat rumput dan pohon kecil yang tumbuh di lahan yang akan dijadikan ladang

am.bat n milik

am.bai, aam.bai n nm sej tumbuhan merambat, buahnya enak sbg asinan

am.bil v ambil;

ba.am.bil.an v saling menjemput: aku lawan kawalku tulak sakulah baganti --, aku dg temanku berganti-ganti saling menjemput;
ma.am.bil v mengambil: inya -- ampunku, dia mengambil milikku;
ma.am .bili v menjemput: abah -- ading, ayah menjemput adik;
ta.am.bil v terambil; terbawa: kai -- sandal urang, kakek terbawa sandal org;
am.bil.an n rampasan

1am.bin n teras; tanah atau lantai yg agak tinggi di depan atau di belakang rumah;