Halaman:Himpunan Peraturan Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (1984).pdf/284

Dari Wikisource bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Halaman ini tervalidasi


dalam perundingan tentang sesuatu Rancangan Undang-undang, maka Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Gotong Royong mengadakan perubahan-perubahan nomor urut pasal-pasal/bagian-bagian, demikian pula bagian lain, sebagai akibat perubahan tadi.

(2) Oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Gotong Royong dapat pula diadakan perubahan-perubahan kecil lain yang bersifat teknis perundang-undangan dan perlu untuk memberi bentuk/rumusan sebagaimana mestinya bagi Rancangan Undang-undang yang telah disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat Gotong Royong.

§ 6. Mengajukan Seseorang

Pasal 89.

(1) Apabila oleh Undang-undang ditentukan, bahwa Dewan Perwakilan Rakyat Gotong Royong diwajibkan mengajukan anjuran calon untuk mengisi sesuatu jabatan yang lowong, rnaka bagi anjuran dan pemilihan calon itu berlaku ketentuan-ketentuan yang termuat dalam BAB II Pasal 2 ayat (2) dan pasal 3 Peraturan Tata-Tertib ini.

(2) Jika di dalam musyawarah tersebut dalam ayat (1) di atas tidak dicapai mufakat mengenai calon/calon-calon, maka diadakan pemungutan suara, dan untuk itu berlaku ketentuan yang termuat dalam BAB II pasal 4 ayat (2) Peraturan Tata-tertib ini.

Pasal 90.

Anjuran yang termuat dalam pasal 89 oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Gotong Royong disampaikan dengan tertulis kepada Presiden, dengan disertai pemberitaan mengenai pemilihan calon-calon.

§ 7. Usul Pernyataan Pendapat dan Usul-usul lain.

Pasal 91.

(1) Sekurang-kurangnya sepuluh orang Anggota dapat mcngajukan sesuatu usul pernyataan pendapat atau usul-usul lain, baik yang berhubungan dengan soal yang sedang dibicarakan maupun yang mcmpunvai maksud tcrsendiri.

(2) Usul pernyataan pendapat atau usul lain, sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) harus disampaikan kepada Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Gotong Royong, disertai penjelasan tertulis.

(3) Dalam rapat yang berikut Ketua memberitahukan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Gotong Royong, tentang masuknya usul tersebut.

288