Halaman:Buah Rindu.pdf/28

Dari Wikisource bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Halaman ini belum diuji baca

Di hadapanku hutan umurnya muda
Tempat asyik bertemu mata
Tempat masyuk melagukan cinta
Tempat bibir menyatukan anggota.

Pikiran lampau datang kembali
Menggoda kalbu menyusahkan hati
Mengingatkan untung tiada seperti
Yayi lalu membawa diri.

Ombak lalu mengempas ke atas batu
Bayu merayu menjauhkan hati
Gelak gadis membawaku rindu
Terkenangkan tuan ayuhai yayi.

Teja ningsun buah hatiku
Lihatlah limbur mengusap gelombang
Ingatlah tuan masa dahulu
Adik guring di pangkuan abang?

Buah Rindu

21