Gerbong-gerbong Senja

Dari Wikisource bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian


Rimba yang menghilang
dalam hembus senja yang panjang
dan kilometer-kilometer yang lenyap
(landasan perjalanan tak kunjung genap)
memanggil-manggil malam yang sunyi

Dan demikianlah gerbong-gerbong senja
tiba dalam kota
berangkat dari kota
di batas Yogya, di Ibukota
dan di mana-mana
Sebab kasih adalah
rumah kami: sorga yang salih
yang tak ada berantau tersisih
yang tak ada berbumi yang sedih