Dari Dia

Dari Wikisource bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Jangan salahkan aku, kau kudepak
bukan karena setia, lalu pergi gemerencing ketawa!
Sebab perempuan susah mengatasi
keterharuan penghidupan yang 'kan dibawakan paddanya...

Sebut namaku! 'ku datang kembalike kamar
Yang kautandai lampu merah, kaktus di jendela,
Tidak tahu buat berapa lama, tapi pasti di senja samar
Rambutku ikal menyinar, kau senapsu dulu kuhela

Sementara biarkan 'ku hidup yang sudah
dijalinkan dalam rahsia...

Cirebon 1946