Ancaman

Dari Wikisource bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Kehidupan kosong
panas gurun yang hampa jiwa
namun mengancam
aku kecut dan tinggal terancam

Sendu terus lewat bersama, tapi lahir
duniaku yang sudah cair

(Suara, 1962)