Lompat ke isi

Tiongkok dan Djepang/Semua

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas

Telah habis masa berlaku hak ciptanya. Ditulis dengan Ejaan Lama. Untuk versi ejaan baru dapat dibaca di Wikibuku bahasa Indonesia.

  1. Isinja:katja
  1. 1.
    ................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
    5
  2. 2.
    ................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
    24
  3. 3.
    ................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
    68
  4. 4.
    ................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
    109


I.

OETANGNJA DJEPANG PADA TIONGKOK

Dalem ia poenja boekoe „Modern Japan” Inazo Nitobe menoelis sebagi berikoet: „Tida bisa ditaksir berapa besar pentingnja pengaroeh dari kesopanan Tionghoa atas Djepang di masanja Djepang baroe moelai bangoen sebagi bangsa. Masih di zamannja dipake pekakas dari batoe soedah ada perhoeboengan penting antara Tiongkok dan poelo-poelo dari keradjaan Djepang, teroetama poelo-poelo jang letaknja di Selatan. Di zamannja leloehoer kita baroe brenti pake pekakas dari brons dan tida ada mempoenjai lain dari-pada praoe-praoe ketjil, kapal-kapal Tionghoa jang bawa moeatan barang-barang berharga soedah koendjoengi pasisir-pasisir negeri Djepang dan djoeal barang-barang bikinan peroesahaan keradjinan pada pendoedoek Djepang jang masih biadab. Belakangan generaal-generaal dan pemimpin-pemimpin politiek Tionghoa, jang dapet kekalahan dalem negerinja, pergi melariken diri ke Djepang dan tinggal di Djepang. Kita boleh anggep, doeloe ada kampoeng-kampoeng Tionghoa di sepandjang pasisir Barat dari negeri Djepang. Maka itoe boekannja tida bisa djadi, beberapa kepala dari tempat-tempat di bagian Barat dan Selatan dari negeri Djepang, telah serahken diri di bawah perlindoengannja keizer Tionghoa jang maha koeasa dan sopan.

Kira-kira di permoelaan dari itoengan Masehi, tatkala sedjarah kita masih terboengkoes dalem gelap goelita, Tiongkok soedah bisa banggaken pekerdjaan-pekerdjaannja ahala Han Tiauw. Barang tentoe sadja kesopanan dari daratan benoea Asia (Tiongkok) masoek di Djepang djalan Korea.”

Ahala Han Tiauw memerentah di Tiongkok dari taon 206 sebelonnja itoengan Masehi (sebelonnja Christus lahir) sampe taon 220 sesoedahnja Christus lahir (sesoedah itoengan Masehi). Di masa itoe bangsa Tionghoa soedah kira-kira doea riboe taon mempoenjai kesopanan kaja dan tinggi. Di masa itoe bangsa Tionghoa soedah lahirken ia poenja pemikir-pemikir besar, seperti Loo Tjoe dan Khongtjoe bersama moerid-moeridnja jang teroetama, jang belakangan dengan peladjarannja itoe mempoenjai pengaroeh besar sekali atas berbagi-bagi negeri jang beroetang banjak sekali dari kesopanan Tionghoa, seperti, Indo-China, Korea dan Djepang. Di masanja ahala Han Tiauw igama Boeddha (Hoedkauw) masoek di Tiongkok dari India dan pelahan-pelahan dirobah dan ditjampoeri sama pikiran Tionghoa, sehingga mendjadi igama Boeddha Tionghoa sendiri, jang berbeda dari igama Boeddha jang asal di India.

Dalem koetiban di atas Inazo Nitobe djadinja mengakoe, dimasanja bangsa Tionghoa soedah kira-kira doea riboe taon mempoenjai kesopanan begitoe tinggi dan kaja, sedjarah Djepang masih terboengkoes dalem gelap-goelita, mengertinja Djepang masih belon ada mempoenjai sedjarah jang tertoelis alias masih biadab.

Nitobe tjeritaken, menoeroet satoe boekoe Tionghoa koeno, jaitoe salah satoe boekoe jang pertama, dalem mana ada diseboet negeri Djepang, dalem abad ketiga sebelonnja itoengan Masehi atawa tiga ratoes taon sebelonnja Christus lahir, di kepoeloan Djepang ada kira-kira seratoes keradjaan. Kira-kira tiga poeloeh dari ini keradjaan menaloek pada radja Tiongkok dari ahala Yin.

Nitobe bilang, bisa djadi itoe tiga poeloeh keradjaan terdiri dari toeroenan orang Tionghoa, atawa, kaloe tida begitoe, bisa djadi keizer Tiongkok, jang kekoeasaannja di masa itoe soedah sampe djoega di Korea, telah diakoe sebagi toean oleh soekoe-soekoe bangsa jang tinggal di Djepang.

Nitobe bilang, sampe sekarang pengarang-pengarang hikajat Djepang masih soeka poengkir bisa djadinja hal itoe, maskipoen, kata Nitobe, marika tida bisa kasih alesan, kenapa perkara begitoe tida bisa kedjadian.

Dalem taon 57 sesoedah Christus lahir, jaitoe taon pengabisan dari pemerentahan keizer Kuang Wu Ti (Kong Boe Tee) dari ahala Han Tiauw, dateng oetoesan dari negeri Ito (sekarang namanja Chikuzen), jang letaknja di poelo Kyushiu, di kota radja Loyang boeat sampeken hormatnja radja Ito pada radja Tiongkok. Waktoe oetoesan Djepang itoe poelang, ia dikasih sangoe tjap oleh radja Tiongkok boeat radjanja.

Belakangan, dengan perantaraan waktoe jang lama, lagi beberapa kali dateng oetoesan-oetoesan dari Djepang di kota radja Tiongkok boeat sampeken sembah dan hormat radjanja pada radja Tionghoa. Tapi baroe di permoelaan dari ahala Tong Tiauw, jang memerentah di Tiongkok dari taon 618 sampe 907, ada perhoeboengan rame dan langsoeng antara Tiongkok dan Djepang.

Tapi sebelonnja itoe soedah ada bagian-bagian dari kesopanan Tionghoa jang masoek di Djepang. Tjoema hal itoe kedjadian teroetama dengan ambil djalan Korea, boekan dengan langsoeng dari Tiongkok ditanem di Djepang.

Sesoedahnja ahala Han Tiauw roeboeh dalem taon 220, di Tiongkok terbit kekaloetan besar, jang memaksa banjak orang Tionghoa menjingkir ke Korea dan Djepang.

Dalem abad ke ampat dan kelima bangsa Tartar beroelang-oelang menjerang masoek di Tiongkok dan rampas berbagi-bagi bilangan di Tiongkok-Oetara. Djoemblah orang Tionghoa jang melariken diri ke Korea dan Djepang djadi bertambah banjak.

Kira-kira dalem taon 450 di Djepang dibikin tjatjah djiwa. Menoeroet ini itoengan, di Djepang itoe waktoe ada tinggal 18.670 orang Tionghoa atawa toeroenan Tionghoa di antara pendoedoek dari bagian Barat dari poelo Honshu.

Di permoelaan abad ke delapan di negeri Djepang ada 1177 orang bangsawan. Dari antara marika ini ada tida koerang dari 381 orang toeroenan Tionghoa atawa Korea. Makanja sekarang ada orang jang bilang, toeroenannja orang Tionghoa jang di zaman doeloe melariken diri ke Djepang mendjadi kaoem bangsawan Djepang sekarang ini, sebagimana katanja gampang bisa dikenali dari moekanja, warna koelitnja dan lain-lain tanda lagi. Lain orang lagi lebih hati-hati dan tjoema bilang, banjak familie Djepang jang ternama sekarang ini adalah toeroenan dari orang-orang Tionghoa, jang di zaman doeloekala itoe melariken diri ke Djepang.

Ini orang-orang, jang kepaksa menjingkir dari Tiongkok kerna kekaloetan di Tiongkok pada masa itoe, telah bawa djoega matjem-matjem kepandean dan keradjinan dari Tiongkok. Beberapa antara ilmoe keradjinan itoe, seperti oepamanja ilmoe menanem soetra dan menenoen soetra, pelahan-pelahan ditjangkok oleh orang Djepang.

Dalem taon 384 sesoedahnja Christus lahir, seorang oetoesan dari Korea, jang dalem bahasa Djepang diseboet Achiki, dateng di astana keizer Djepang. Ia bawa kitab-kitab jang berisi peladjarannja Khongtjoe. Pada keizer Djepang dan manteri-manterinja ia tjeritaken apa isinja itoe kitab. Penoetoeran itoe menarik sanget hatinja keizer Djepang dan manteri-manterinja, sehingga marika kepingin pahamken djoega hoeroef Tionghoa dan kitab-kitabnja Khongtjoe. Atas pengoendjoekannja Achiki kemoedian seorang professor Tionghoa, jang dalem bahasa Djepang diseboet Wani, dioendang boeat mendjadi goeroe dalem astana keizer Djepang. Bangsa Djepang waktoe itoe tida mempoenjai hoeroef sendiri. Moelai dengan dioendangnja professor Wani sanak koelawarga keizer Djepang dan kaoem bangsawan Djepang mempeladjari hoeroef Tionghoa dengan giat.

Lebih doeloe dari itoe orang Djepang soedah kenal djoega hoeroef Tionghoa. Seperti soedah dibilang, lama sebelonnja itoe oetoesan Korea dateng di Djepang, di negeri Djepang soedah ada tinggal banjak orang Tionghoa, antara siapa tentoe ada banjak djoega jang terpeladjar. Tetapi sampe sebegitoe djaoeh hoeroef Tionghoa tida dipeladjari dengan opisil. Sesoedahnja professor Wani dioendang ke Djepang baroelah di Djepang dengan opisil dimoelai mempeladjari hoeroef Tionghoa dan kitab-kitab jang berisi peladjarannja Khongtjoe.

Dalem taon 552 seorang oetoesan dari Korea dateng poela di astana keizer Djepang membawa seboeah patoeng dari Boeddha, terbikin dari tembaga dilapis sama mas serta beberapa kitab jang berisi peladjarannja Boeddha. Seperti soedah ditjeritaken di atas, pada masa itoe igama Boeddha soedah beberapa ratoes taon dikembangken di Tiongkok dan dari Tiongkok igama itoe mendjalar ke Korea.

Keizer Djepang dan manteri manterinja ketarik betoel oleh pengoereiannja itoe oetoesan Korea tentang peladjarannja Boeddha. Kerna oengaroehnja Soga Iname, jang berpengaroeh besar atas keizer Djepang, maka kemoedian igama Boeddha dipake sebagi igama opisil dari Djepang.

Dalem taon 604 prins Shotokoe, jang djadi wakil dari permisoeri Suiko, sebab keizer soedah meninggal dan diganti oleh permisoerinja, kloearken firman jang terdiri dari toedjoehbelas fatsal. Orang Djepang bilang, ini adalah grondwet Djepang jang pertama. Itoe toedjoehbelas fatsal sebenarnja berisi peladjaran perihal kebedjikan. Shotokoe bikin itoe peladjaran perihal kebedjikan mendjadi dasar baroe dari pemerentahan di negeri Djepang. Demikianlah itoe firman dari taon 604 djadi sematjem karangan politiek, sematjem karangan jang berisi Shotokoe poenja angen-angen perihal politiek atawa pemerentahan negeri.

Sebab angen-angennja itoe berdasar atas peladjarannja Khongtjoe, maka Shotokoe mengerti, soepaja bisa sampeken angen-angen itoe, soepaja atoeran-atoeran, jang dikarang menoeroet angen-angen itoe, bisa didjalanken dengan betoel, perloe ia dapet bantoean dari sedjoemblah ambtenaar, jang sama paham seperti ia sendiri dalem peladjarannja Khongtjoe.

Maka itoe dalem taon 607 Shotokoe ambil poetoesan boeat kirim oetoesan aken sampeken hormatnja pada keizer Tiongkok. Oetoesan Djepang itoe dateng di Loyang, iboe kotanja Tiongkok pada masa itoe. Keizer Tiongkok menjataken soedi terima persembahannja itoe oetoesan Djepang dan lebih djaoeh soedi idzinken radja Djepang kirim beberapa orang boeat toeroet beladjar dalem sekolah tinggi di iboe kota Tiongkok, soepaja bangsa Djepang poen mendapet berkah dari kesopanan Tionghoa. Setaon belakangan Shotokoe kirim delapan orang berilmoe jang pilihan ke Tiongkok boeat nempeladjari atoeran-atoeran pemerentahan dan oendang-oendang di Tiongkok. Sepoeloeh taon kemoedian, dalem taon 618, ahala Tong Tiauw moelai memerentah di Tiongkok. Zamannja ahala ini memerentah di Tiongkok adalah zaman paling gilang-goemilang dari antero sedjarah Tiongkok. Kota radja dipindah dari Loyang ke Tiang An dan ini kota radja Tiang An dari ahala Tong Tiauw mendjadi poesat keboedajaan dari seloeroeh Asia Timoer. Kota radja itoe semangkin lama semangkin banjak menarik student dari Djepang dan dari Asia Timoer serta Asia Tengah ke universiteitnja jang besar.

Tiap-tiap waktoe jang tentoe radja Djepang mengirim oetoesan boeat sampeken hormat dan sembahnja pada radja Tong Tiauw. Ini pengiriman hormat dan sembah dari radja Djepang pada radja Tiongkok berdjalan teroes sampe djatohnja ahala Tong Tiauw dalem taon 907. Dari antara delapan orang berilmoe, jang dalem taon 608 dikirim oleh Shotokoe ke Tiongkok boeat beladjar, beberapa antaranja tinggal di Tiongkok sampe di taon 632, sedang doea antaranja, jaitoe si pengarang Koeromaro dan hweesio (padri boeddha) Bin baroe dalem taon 640 poelang ke negerinja, sesoedah bergoeroe 32 taon lamanja di Tiongkok. Sepoelangnja di negerinja, marika mendjalanken rol penting dalem perobahan pemerentahan negeri, jang dimoelai tida lama sesoedah marika poelang.

Perobahan itoe dimoelai dalem taon 645 oleh prins Naka-no-Oye, jang belakangan djadi keizer Tenchi dan Nakatomi-no-Kamatari, jang belakangan sebagi gandjaran boeat bantoeannja mendjalanken perobahan itoe, dikasih permisi pake nama Foedjiwara. Marika dibantoe oleh orang-orang berilmoe, jang soedah banjak taon tinggal di Tiongkok memahamken atoeran-atoeran di Tiongkok.

Dalem taon 671 soedah rampoeng perobahan pemerentah centraal menoeroet model dari pemerentahan di Tiongkok di zaman ahala Tong Tiauw.

Boekan sadja antero atoeran pemerentahan di Tiongkok, tetapi djoega semoea wet-wet, jang berlakoe di Tiongkok di zamannja ahala Tong Tiauw, telah ditiroe oleh Djepang.

Tapi tiroean itoe tida sampoerna betoel. Maski Djepang waktoe itoe dengan teliti sekali tiroe atoeran pemerentahan dari ahala Tong Tiauw, toch dalem beberapa hal tiroean itoe ada gagal.

Pertama Djepang gagal dalem hal meniroe sifat jang teroetama dari atoeran Tionghoa di zaman itoe, jaitoe atoeran memilih mbtenaar-ambtenaar negeri dengan perantaraannja examen, dalem mana semoea orang pande, tida perdoeli asal-oesoel dan deradjatnja, boleh toeroet. Kerna di tiongkok ada ini atoeran, maka sedari doeloekala di Tiongkok djabatan negeri terboeka sampepoen boeat anaknja orang-orang jang paling miskin dan paling hina. Asal marika mempoenjai kepandean tjoekoep boeat toeroet dan loeloes dari examen jang dimoestiken, marika bisa dapet pangkoe djabatan negeri, tida perdoeli marika toeroenan bagimana rendah sekalipoen.

Seperti soedah dibilang, Djepang loepoet meniroe ini sifat jang teroetama dari atoeran di Tiongkok pada masa itoe. Betoel orang-orang Djepang jang bikin perobahan di negerinja menoeroet model dari ahala Tong Tiauw, telah diriken seboeah sekolah tinggi dan tetapken atoeran angkat ambtenaar serta kenaekan pangkat nja bergantoeng meloeloe dari kepandean dan pengetahoeannja. tida lagi dari deradjat toeroenan, aken tetapi jang boleh menoentoet peladjaran dalem itoe sekolah tinggi melainkan poetranja orang-orang bangsawan sadja, sehingga melainkan poetranja orang-orang bangsawan sadja jang bisa diangkat djadi ambtenaar.

Kerna ini kegagalan dalem hal meniroe dengan sampoerna atoeran-atoeran di Tiongkok, maka djabatan negeri di Djepang tetap terboeka meloeloe boeat anak-anaknja golongan bangsawan sadja. Orang-orang pande dan radjin dari lain-Iain golongan, tida bisa diterima djadi ambtenaar.

Sebelonnja dibikin perobahan di Djepang dari taon 645, radja radja Djepang tida perloe dengan kota radja jang tetap. Kota radja itoe selaloe pindah dengan bergantinja radja lama dan naeknja radja baroe atas tachta keradjaan. Ini adat boeat selaloe pindah tempatnja kota radja disebabken oleh ketachajoelannja bangsa Djepang. Menoeroet kepertjajaan tachajoel dari bangsa Djepang, tempat, di mana seorang meninggal, djadi kotor, tida soetji, tida bersih lagi. Maka itoe kaloe radja meninggal di soeatoe tempat, lantas penggantinja tjari lain tempat boeat kota radja jang baroe. Kemoedian semoea kantor negeri dipindah ke ini kota radja baroe.

Di masanja pekerdjaan negeri tida teratoer betoel dan roemah-roemah masih sanget sederhana, tida ada seberapa keberatan boeat selaloe pindah-pindah tempatnja kota radja. Tapi tatkala pemerentahan soedah diatoer menoeroet modelnja atoeran pemerentahan di Tiongkok dan kekoeasaan memerentah semangkin lama semangkin banjak dikoempoel di kota radja, sedang djoemblah ambtenaar poen bertambah banjak, maka perloe kota radja itoe bertempat tetap di soeatoe tempat sadja.

Dalem taon 710 dipilih Nara sebagi tempat boeat kota radja. Seboeah kota jang indah laloe didiriken, menoeroet model dari kota radja Tiang An dari ahala Tong Tiauw.

Toedjoeh poeloeh ampat taon lamanja Nara djadi iboe kota dari keradjaan Djepang dan djadi pangkalan dari ilmoe kesenian. ilmoe kesoesastraan dan igama di Djepang.

Dalem taon 784 keizer Kwammu ambil poetoesan boeat pindah kota radjanja ke lain tempat. Dari Nara kota radja bermoela pindah ke Nagaoka dan sesoedah bertempat di sitoe beberapa taon, kota radja dipindah poela, ini kali ke Kyoto. Di sini arsitek-arsiteknja keizer Kwammoe lagi sekali meniroe modelnja kota radja Tionghoa dan diriken kota Kyoto, jang lebih dari seriboe taon lamanja mendjadi kota radja dari negeri Djepang.

Selama abad ketoedjoeh dan ke delapan pengaroehnja pikiran pikiran Tionghoa bisa diliat njata sekali dalem tiap-tiap babakan dari kemadjoeannja Djepang. Di zamannja Shotokoe dan kemoedian di masa perobahan dari Naka-no-Oye dan Foedjiwara atoeran-atoeran memerentah negeri di Tiongkok dan filosofie dari Khongtjoe mendjadi penoendjoek djalan dan pengandjoer dari orang-orang Djepang jang merobah peratoeran masjarakatnja. Dalem oeroesan pemerentahan negeri dan oendang-oendang di Djepang pikiran-pikiran Tionghoa berkoeasa sampe di boentoetnja abad ke delapan. Dalem taon 700/701 dan 718 Djepang adaken boekoe oendang-oendang baroe. Doea-doea boekoe oendang-oendang ini berdasar atas boekoe wet Tionghoa dari ahala Tong Tiauw.

Dalem oeroesan-oeroesan lain, di loearnja oeroesan pemerentahan negeri, oetangnja Djepang pada Tiongkok ada lebih besar lagi. Sedjak zamannja Shotokoe astana radja Djepang andjoeri ilmoe membikin roemah, membikin patoeng, menggambar dan ilmoe kesoesastraan. Dalem semoea i1moe itoe dengan teliti sekali ditiroe tjonto-tjonto dari Tiongkok. Andjoeran demikian telah dikasih djoega dalem hal memadjoeken pembikinan mangkok dan piring, meleboer dan mentjampoer logam dan dalem berbagi-bagi pertoekangan dan peroesahaan keradjinan.

Sebelonnja igama Boeddha dipoedja di Djepang, atoeran membikin roemah di Djepang masih biadab sekali. Roemah-roemah Djepang pada masa itoe separo kependem dalem tanah, djadi seperti stengah gowa. Dalem taon 607 Shotokoe soeroeh diriken klenteng-klenteng di Horyodji. Sedari waktoe itoe moelailah pembikinan gedong-gedong jang indah oentoek tempat memoedja igama Boeddha di Djepang. Pengaroehnja Tiongkok dan Korea (ilmoe membikin roemah di Korea asalnja djoega dari Tiongkok, tapi banjak toekang bangsa Korea bekerdja di Djepang, maka dinamaken pengaroeh dari Tiongkok dan Korea) mendjalar djoega sampe pada pembikinan roemah-roemah boeat tinggal. Sedjak itoe waktoe pelahan-pelahan moelai ilang roemah-roemah Djepang asal, jang modelnja seperti stengah gowa. Sampe pada abad jang doeloean masih bisa keliatan njata, ilmoe membikin roemah di Djepang asalnja dari Tiongkok dan Korea.

Sama kekalnja adalah pengaroeh Tionghoa atas ilmoe membikin patoeng dan ilmoe menggambar di Djepang. Doea-doea ilmoe ini teroetama dipengaroehi oleh achli-achli kesenian jang kesohor dari zaman ahala Tong Tiauw.

Sampe pada abad ke sembilan Djepang tida ada mempoenjai hoeroef lain dari-pada hoeroef Tionghoa. Maka itoe model boeat karangan-karangan Djepang datengnja djoega dari Tiongkok. Tjonto-tjonto Tionghoa itoe ditiroe dengan teliti oleh pengarang-pengarang Djepang. Dalem taon 720 dikarang boekoe sedjarah Djepang jang dikasih nama Nihongi. Dalem boekoe sedjarah ini pengarang-pengarangnja tjampoeri kedjadian-kedjadian di Tiongkok jang dikoetib dari sedjarah Tiongkok, boeat bikin boekoenja djadi menarik hati. Lebih djaoeh marika tjeritaken, radja-radjanja bikin pridato-pridato pandjang lebar dan marika toetoerken boeninja pridato-pridato itoe. Tapi sebenarnja pridato-pridato itoe marika tjolong dari boekoe sedjarah Tionghoa. Pridato-pridato itoe adalah pridatonja keizer-keizer Tionghoa doeloekala. Djepang masa itoe masih terlaloe biadab aken radja-radjanja bisa bikin pridato-pridato begitoe bagoes seperti radja-radja Tionghoa jang kesopanannja djaoeh lebih tinggi. lni satoe hal soedah tjoekoep boeat mengasih lihat satoe sifat dari tabeat Djepang, jaitoe kesoekaan meniroe lain bangsa jang lebih madjoe dan lebih sopan dan akoein tiroean itoe seperti tjiptaan sendiri. dengan harepan nanti dianggep sama madjoe dan sama sopannja seperti bangsa jang ditiroe itoe, sehingga marika tida segan boeat karang sedjarah bohong dengan tjampoeri kedjadian-kedjadian jang ditjolong dari sedjarah Tiongkok dan tjolong pridatonja radja-radja Tionghoa doeloekala boeat didjoeal sebagi pridato radja-radjanja sendiri.

Lebih djaoeh dari Tiongkok dan Korea telah dateng ke Djepang timbangan dan oekoeran jang paling toea, sementara di pengabisan abad ke toedjoeh atawa permoelaan abad ke delapan dari Tiongkok dikasih masoek di Djepang oewang mas, perak, dan tembaga. Sebelonnja itoe bangsa Djepang tida kenal timbangan, oekoeran dan mata oewang. Timbangan dan oekoeran Tionghoa koeno itoe sampe sekarang masih belon bisa diboeang dan diganti oleh rajat Djepang dengan sampoerna sama timbangan dan oekoeran Barat.

Sampepoen nama Dai Nippon, dengan mana orang Djepang sendiri sekarang seboet negerinja, asalnja dari Tiongkok. Waktoe belon lama kota radja bertempat di Nara, keizer Tiongkok mengirim soerat kepada keizer Djepang, dalem mana keizer Djepang diseboet keizer „Tai-nyih-pung-kok” (artinja: keradjaan besar asal dari matahari). Orang-orang berilmoe dan ambtenaar-ambtenaar Djepang djadi kegirangan seperti anak ketjil jang dapet koeweh tatkala marika batja itoe nama. Dengan sigera marika ganti marika poenja nama asal Yamato dengan itoe nama baroe. Beberapa ratoes taon kemoedian Marco Polo tatkala berada di Tiongkok, dengar negeri Djepang diseboet Nyih-pung-kok atawa Djih-pung-kok. Tatkala belakangan dalem roemah pendjara di Genua Marco Polo menjeritaken riwajat perdjalanannja pada seorang kawan hoekoeman boeat ditoelis djadi boekoe, kawannja Marco Polo itoe toelis nama itoe djadi Cipango (Sipango). Dari ini nama Cipango achir-achirnja orang Barat bikin nama jang sekarang ini: Japan.

Seperti di atas soedah dibilang, sampe pada abad ke sembilan Djepang tida mempoenjai hoeroef sendiri. Semoea karangan penting di Djepang ditoelis dengan hoeroef Tionghoa. Peladjaran ilmoe soerat Tionghoa masih ditoentoet, tapi tjoema sedikit orang pande merasa ketarik sama itoe peladjaran, kerna oepahnja kliwat djelek. Pengarang-pengarang Djepang jang ternama pada masa itoe tida banjak bikin karangan sendiri. Pada masa itoelah moelai karangan-karangan baroe, jang ditoelis dalem bahasa Djepang dengan memake hoeroef Kana. Hoeroef ini telah dibikin oleh seorang Djepang dengan bikin ringkes beberapa hoeroef Tionghoa jang terpake hari-hari. Pada ini hoeroef-hoeroef baroe, ringkesan dari hoeroef Tionghoa, dikasih soeara Djepang. Tjara demikian djadi terdapet sematjem alfabet (a, b, c,). jang terdiri dari lima poeloeh letter atawa hoeroef. Ini alfabet dikasih nama Kana. Lantaran itoe maka fatsal beladjar membatja dan menoelis djadi banjak lebih gampang dari doeloe. Moelai waktoe itoe rajat golongan bawah poen lebih gampang beladjar membatja dan menoelis. Tapi maski ada itoe alfabet Kana, toch hoeroef Tionghoa sampe ini hari masih mendjadi ilmoe menoelis dari kaoem terpeladjar di negeri Djepang.

Roentoehnja ahala Tong Tiauw selama bagian pengabisan dari abad ke sembilan kedjadian berbareng dengan roentoehnja kekoeasaan dari pemerentah Djepang di dalem negerinja. Doea-doea hal ini mempengaroehi tida baek perhoeboengan antara kedoea negeri itoe. Merosotnja deradjat dari radja Tiongkok menjebabken ampir brenti sama sekali dikirim oetoesan dari Djepang boeat menjampeken hormat dan sembahnja radja Djepang. Di dalem negeri Djepang bandiet-bandiet dan badjak-badjak laoet meradjalela dan bikin mati perdagangan Djepang di dalem maoepoen di loear negeri. Tapi sekalipoen di masanja kekaloetan paling besar, toch masih sadja ada dibikin perhoeboengan antara Tiongkok dan Djepang. Kapal-kapal dagang Tionghoa kadang-kadang singgah di pelaboean Djepang. teroetama di Kyushu. sebab barang-barang Tiongkok sanget ditjari di Djepang, sementara Djepang. Djepang jang soedjoed pada igama teroes mentjari peladjaran dalem klenteng-klenteng Boeddha jang besar di Tiongkok.

Kekaloetan di Djepang berkesoedahan dengan roeboehnja pemerentahan sipil, diganti oleh pemerentahan dari kaoem militer. Dengan lahirnja pemerentahan militer di Djepang, perhoeboengan sama Tiongkok tambah lama semangkin baek. Dalem taon 1173 Taira Kyomori, jang sebenarnja memerentah atas namanja radja Djepang, moelai poela kirim oetoesan. Ini kali oetoesan Djepang dikirim ke Hangchow, iboe kota dari ahala Sung (Song Tiauw), jang masa itoe memerentah di daerah Yangtze dan sebab itoe maka dinamaken ahala Sung Selatan. Oetoesan Djepang itoe disamboet dengan manis boedi. Perhoeboengan sama Tiongkok, jang dimoelai poela oleh Taira Kyomori, telah diteroesken sampe lebih dari seratoes taon, sampe kaoem Taira diganti oleh lain kaoem jang memerentah di Djepang atas namanja radja.

Hasilnja ini perhoeboengan jang dihidoepken poela sama Tiongkok telah berfaedah besar sekali boeat Djepang.

Dalem taon 1191 hweesio Djepang nama Eisei poelang di Djepang, sesoedah tinggal lama di Tiongkok. Eisei bawa poelang peladjaran dari satoe tjabang dari igama Boeddha Tionghoa jang dinamaken igama Boeddha Ch'an (Sing Hoedkauw), dalem bahasa Djepang diseboet Zen. Lebih djaoeh Eisei bawa poelang bidjinja poehoen teh. Doeloe, dalem taon 814, teh dikasih masoek di Djepang, tapi boeat lidah Djepang di masa itoe minoeman itoe masih terlaloe sopan, hingga marika tida bisa hargaken itoe minoeman. Tapi sekali ini itoe minoeman dari Tiongkok djadi popoeler di Djepang. Moelai itoe waktoe rajat Djepang anggep itoe minoeman sebagi minoeman aloes dan mahal harganja.

Dalem taon 1216 sjogoen Sanetomo, jaitoe jang sebenarnja memerentah di Djepang — radja selaloe ada di bawah kekoeasaannja sjogoen — pekerdjaken seorang toekang bikin kapal bangsa Tionghoa boeat mengepalai pekerdjaan bikin seboeah kapal di Kamakoera. Ada dibilang, maksoednja Sanetomo adalah sama kapal itoe, kaloe soedah rampoeng, bikin perdjalanan ke Tiongkok. Kapal itoe dibikin menoeroet model Tionghoa. Tapi pekerdjaan itoe gagal. Kapal jang dibikin tida djadi. Sebaliknja dari bikinken kapal, itoe toekang Tionghoa kasih adjar pada orang Djepang berdagang dengan pake wissel. Itoe waktoe adalah pertama kali wissel dipake dalem perdagangan di Kamakoera.

Baek dalem pekerdjaan bikin kapal maoepoen dalem pembikinan piring dan mangkok, Djepang dari abad ketigabelas ketinggalan djaoeh sekali di belakang Tiongkok. Sebab teh di Djepang tambah lama semangkin popoeler, maka bertambah banjak djoega keperloean sama tjangkir dan tee-koo jang aloes boeat dipake waktoe oepatjara minoem teh.

Dalem taon 1223 seorang toekang bikin piring-mangkok Djepang pergi ke Tiongkok boeat beladjar bagimana orang Tionghoa bikin porselen. Dalem taon 1223 ia poelang ke Djepang dan djadi pabrikan pertama dari barang porselen dalem sedjarah Djepang.

Kira-kira seratoes taon lamanja berdjalan perhoeboengan jang baek antara Tiongkok dan Djepang, jang sanget mengoentoengken pada kemadjoeannja Djepang di lapangan keboedajaan. Kemoedian Tiongkok diprentah oleh bangsa Mongool. Keizer Kublai Khan dari ahala Mongool kemoedian tjoba taloeken Djepang. Tapi serangan itoe gagal, sebab toeroen toefan besar, jang binasaken sebagian dari kapal-kapalnja dan sebagian dibikin tertjerai-berai hingga tentara Tionghoa tida bisa mendarat di Djepang.

Maski daja oepaja dalem abad ke anem dan ke toedjoeh boeat tjangkok atoeran memerentah di Tiongkok ke Djepang tida berhasil seanteronja, toch pengaroehnja kesopanan Tionghoa atas lain-Iain lapangan dan keboedajaan Djepang ada besar sekali dan kekal.

Adat-istiadat prempoean Tionghoa dari zaman Tong Tiauw sampe ini hari masih didjoendjoeng tinggi di Djepang. Orang prempoean Djepang sekarang, jang tida gila adat Barat, jalah orang prempoean Tionghoa dari zaman Tong Tiauw. Demikian poen kebaktian, jang diadjar oleh Khongtjoe, sampe ini hari masih dipegang tegoeh oleh Djepang. Ini kebaktian jang diadjar oleh Khongtjoe telah ditjangkok oleh Djepang dengan opisil dalem zamannja radja prempoean Kokken alias Shotokoe memerentah di Djepang. Ini radja prempoean wadjibken tiap-tiap roemah tangga di Djepang moesti taoe isinja kita Hauw King (kitab kebaktian).

Seliwatnja abad ke sembilan orang Djepang bikin karangan-karangan sendiri, tida lagi menjonto dari boekoe-boekoe Tionghoa dan karangan itoe ditoelis dalem hoeroef Kana, tapi maski begitoe, toch bahasa Tionghoa masih tetap djadi bahasanja orang-orang Djepang jang terpeladjar dan filosofie Tionghoa tetap mengoeasai pikiran Djepang sampe pada hari ini.

Menoeroet katanja Nitobe, seorang Djepang sekarang dalem sekolah moesti beladjar dan paham kira-kira ampat riboe hoeroef Tionghoa. Kitab kitab Khongkauw poen sampe ini hari didjoendjoeng tinggi di negeri Djepang. Dalem pendahoeloean dari ia poenja salinan dalem bahasa Djerman dari kitab I Ching ( (Ya King, Richard Wilhelm tjeritaken, waktoe Tsingtao dikepoeng oleh Djepang, generaal Djepang Kamio, jang mengepalai tentara di loear itoe benteng, di waktoenja senggang selaloe batja boekoe Bingtjoe. Lebih djaoeh Wilhelm tjeritaken, kaloe pemerentah Djepang hadepken soeal-soeal roewet, ia lantas preksa boekoe petangan I Ching. Kaloe ini perbilangan dari Wilhelm ada benar, maka dalem setaon jang baroe liwat, sedjak terbitnja peperangan sama Tiongkok, nistjaja seringkali pemerentah Djepang preksa petangan dari I Ching boeat tanja adpis, apa moesti bikin dan nistjaja dalem tempo jang dihadep aken lebih sering lagi pemerentah Djepang tanja adpisnja I Ching.

Selama delapan ratoes taon, sedari hoeroef Tionghoa dipeladjari dengan opisil di Djepang sampe pada masanja Tiongkok diprentah oleh bangsa Mongool dalem abad ketigabelas, Tiongkok djadi soember kesopanan dari Djepang. Dalem ilmoe membikin roemah, ilmoe menggambar, ilmoe bikin patoeng, perniagaan, peroesahaan keradjinan, pertanian, ilmoe perang, ilmoe soerat, filosofie dan igama Tiongkok mendjadi goeroenja Djepang selama itoe tempo jang pandjang.

Ahala Mongool di Tiongkok kemoedian dioesir oleh ahala Bing Tiauw, jaitoe ahala Tionghoa sedjati. Dalem taon 1368 pemimpin kaoem nasionalis Tionghoa, Chu Yuan Chang (Tjoe Gwan Tjiang) dapet oesir bangsa Mongool poelang ke negeri asalnja, jaitoe Mongolia. Dengan gelaran Hung Wu (Hong Boe) Chu Yuan Chang memerentah di Tiongkok sebagi keizer pertama dari ahala Bing Tiauw, jang memerentah di Tiongkok dari taon 1368 sampe 1644.

Sementara itoe jang memegang kekoeasaan memerentah di Djepang poen soedah berganti, Jang sekarang memerentah di Djepang adalah familienja sjogoen Ashikaga, makanja zaman itoe dalem sedjarah Djepang dinamaken zaman Ashikaga. Dari taon 1367 sampe 1395 Djepang diprentah oleh sjogoen jang ketiga dari ini familie, jaitoe Ashikaga Yoshimitsoe.

Semasanja bangsa Tionghoa lagi repot mengoesir bangsa Mongool dari negerinja, bilangan-bilangan di sepandjang pasisir Tiongkok seringkali dirampok oleh badjak-badjak Djepang, teroetama jang berasal dari pelaboean-pelaboean di poelo Kyushu. Dalem taon 1390 keizer Bing Tiauw kirim oetoesan ke astana sjogoen boeat protest itoe perampokan-perampokan dan boeat minta soepaja pemerentah Djepang tangkep dan serahken pada pemerentah Tiongkok sedjoemblah dari badjak-badjak jang teroeta-ma aken dihoekoem oleh pemerentah Tiongkok.

Yoshimitsoe loeloesken itoe permintaan dari keizer Tiongkok dengan tangkep sedjoemblah badjak dan kirim marika ke Tiongkok boeat dihoekoem. Lebih djaoeh Yoshimitsoe menjataken dirinja djadi radja taloekan dari keizer Bing Tiauw. Keizer Tiongkok laloe menjataken ia diangkat sebagi „radja Djepang”.

Tjara demikian Yoshimitsoe telah moelai poela perhoeboengan jang baek sama Tiongkok. Ini perhoeboengan, jang dimoelai poela oleh Yoshimitsoe, telah membantoe banjak sekali pada Djepang poenja kemadjoean dalem lapangan keboedajaan selama zaman Ashikaga.

Ilmoe membikin roemah di Tiongkok, ilmoe menggambar dari bangsa Tionghoa dan filosofie Tionghoa dipahamken dan ditiroe di Kyoto selama pemerentahan dari Yoshimitsoe lebih-lebih dari pada doeloe-doeloenja. Teroetama dalem ilmoe membikin roemah toekang-toekang Djepang dari zaman Ashikaga meniroe tjontonja lebih teliti dari toekang-toekang jang doeloe bikin kota radja Nara dan Kyoto, Yoshimitsoe telah soeroeh bikin seboeah astana jang dinamaken kinkakoendji atawa paviljoen mas, sedang ia poenja tjoetjoe. Yoshimasa, soeroeh bikin astana jang dikasih nama ginkakoendji atawa paviljoen perak. Doea-doea astana ini mirip betoel sama astana-astana bikinan toekang-toekang pande di Tiongkok dari zaman Bing Tiauw.

Lebih djaoeh dalem zaman Ashikaga telah madjoe soeatoe peradatan Djepang baroe, jaitoe cha-no-yoe atawa oepatjara minoem teh. Ini peradatan jang roewet sekali, dalem mana perkara minoem tehnja sendiri tjoema perkara ketjil sadja, telah dimoelai dan diandjoeri oleh hweesio-hweesio Djepang, jang telah dapet didikan di Tiongkok dalem igama Boeddha Zen. Maksoednja peradatan jang roewet itoe adalah boeat andjoeri orang memake peradatan aloes, sopan dan bikin anteng pikiran, soepaja orang djadi biasa sabar dan anteng dan dalem keadaan demikian sabar dan anteng orang bisa terima peladjaran-peladjaran dari igama Zen.

Dalem taon 1603 Tokoegawa lyeyasoe diangkat oleh keizer Djepang djadi sjogoen. Sedari itoe waktoe djabatan sjogoen pindah dari tangannja familie Ashikaga ke tangannja familie Tokoegawa. Iyeyasoe tinggal teroes di ia poenja kota Yedo, dari mana ia djalanken kekoeasaannja memerentah. Kyoto tinggal tetap sebagi kota radja, tempat tinggalnja radja. Sedari kaoem Tokoegawa moelai pangkoe djabatan sjogoen. filosofie Tionghoa dipeladjari poela dengan giat. Filosofie Tionghoa jang dipeladjari poela dengan giat di Yedo waktoe kaoem Tokoegawa moe!lai pegang pemerentahan adalah peladjaran Khongtjoe, seperti jang diartiken baroe oleh pemikir-pemikir Tionghoa di zaman ahala Song Tiauw, jang memerentah di Tiongkok dari taon 960 sampe 1279 dan jang biasa dinamaken Khongkhauw Baroe. Ini peladjaran Khongtjoe jang dibikin baroe di zaman Song Tiauw adalah pekerdjaannja doea soedara Ch'eng Hao (Thia Hoo) jang hidoep dari taon 1032 sampe 1085 dan Ch’eng I (Thia Ie) jang hidoep dari taon 1033 sampe 1107 serta dari Chu Hsi (Tjoe Hi), jang hidoep dari taon 1130 sampe 1200. Chu Hsi adalah moerid dari itoe doea soedara Ch'eng.

Dalem seratoes taon jang pertama dari ahala Bing Tiauw peladjarannja Chu Hsi paling banjak dapet pemoedja. Maka itoe tatkala di zamannja Bing Tiauw kalangan pemerentah di Djepang moelai poela pahamken filosofie Tionghoa dengan giat, filosofie itoe adalah peladjarannja Chu Hsi, Dalem bahasa Djepang Chu Hsi diseboet Shoeshi, sedang itoe doea soedara Ch’eng, jang djadi goeroenja Chu Hsi, diseboet Tei. Sebab peladjarannja Chu Hsi asalnja dari itoe doea soedara Cheng, maka orang Djepang seboet peladjarannja Chu Hsi dengan gandeng shenja itoe doea soedara Ch’eng (Tei) sama Chu Hsi poenja she Chu (shoe), djadi Teishoe.

Dalem beberapa hal peladjaran Khongtjoe seperti diartiken oleh itoe doea soedara Ch'eng dan Chu Hsi, atawa dengan pendek diseboet peladjaran dari Teishoe, ada berbeda dari peladjarannja Khongtjoe di zaman doeloe-doeloe. Tapi atoeran-atoeran dari kebedjikan dalem peladjarannja Tei-shoe tida berbeda dari kebedjikan jang diadjar oleh peladjaran Khongtjoe jang doeloe-doeloe. Baek menoeroet peladjaran Khongtjoe seperti jang diterangken oleh poedjangga-poedjangga doeloe, maoepoen menoeroet peladjaran dari Tei-shoe, orang moesti setia dan djoedjoer pada toean atawa radjanja, berbakti pada orang toeanja dan hormat pada soedaranja jang lebih toea. Soeami dan isteri moesti sajang satoe sama lain, sedang sobat sama sobat moesti berlakoe djoedjoer pada satoe sama lain. Begitoepoen azas-azasnja pemerentahan, seperti dioereiken oleh Chu Hsi, tida berbeda dari azas-azasnja pemerentahan seperti diadjar oleh peladjaran Khongtjoe doeloe-doeloe.

Seperti bisa diketahoei dari pengoereian di atas, dalem taon 1600 Djepang soedah kira-kira seriboe doea ratoes taon memoedja peladjarannja Khongtjoe, aken tetapi kesetiaan jang diadjar oleh peladjaran itoe, masih belon bisa meresep dalem batin Djepang, teroetama tida dalem batinnja golongan jang dinamaken samoerai atawa orang peperangan dan golongan kaoem bangsawan, jang piara samoerai.

Kaoem bangsawan Djepang asalnja toean tanah. Ini toean-toean tanah sering bertjidra pada satoe sama lain. Pertjidraan itoe kebanjakan kali berkesoedahan dengan terbitnja perklaian. Boeat lakoeken ini perklaian toean-toean tanah jang besar piara toekang toekang berklai. Ini toekang-toekang berklai, jang dipiara oleh toean-toean tanah besar, dinamaken samoerai. Bermoela djoemblah samoerai jang dipiara oleh toean tanah boeat djadi marika poenja toekang berklai, tida banjak. Tapi lama kelamaan djoemblah itoe djadi semangkin besar, sehingga achirnja meroepaken tentara besar. Ini golongan samoerai atawa toekang berklai jang dipiara oleh toean-toean tanah, moelai ada dalem abad ke sembilan. Sedari moelai ada ini golongan toekang berklai sampe pada abad ke toedjoehbelas, di zamannja pemerentahan dari sjogoen Tokoegawa, kesetiaan pada toean ada satoe hal moestahil boeat si samoerai. Perboeatan chianat dari si samoerai pada toeannja meroepaken satoe tjerita pandjang dan sanget djelek dalem sedjarah Djepang. Perkaranja samoerai boenoeh toeannja bisa diitoeng poeloehan. Perkara samoerai lari dari toean jang satoe pada toean jang lain ada satoe kedjadian hari-hari. Pendeknja perboeatan chianat dan tida setia adalah salah satoe hal paling tjilaka dalem sedjarah Djepang dari doeloekala sampe pada zamannja pemerentahan dari sjogoen Tokoegawa dalem abad ke toedjoehbelas. Maka itoe tatkala di permoelaan dari pemerentahan Tokoegawa filosofie Tionghoa moelai dipahamken poela dengan giat di Djepang, adalah peladjaran dari Teishoe jang paling dioetamaken dan dari antara sekalian isinja itoe peladjaran, adalah teroetama ia poenja peladjaran tentang kesetiaan jang paling dipentingken. Berdasar atas kesetiaan jang diadjar oleh peladjaran dari Teishoe, sjogoen Tokoegawa jang pertama, lyeyasoe, telah karang sematjem reglement atawa koempoelan atoeran-atoeran jang moesti ditoeroet oleh kaoem samoerai. Reglement itoe dinamaken „poesaka dari Iyeyasoe” dan mewadjibken samoerai setia mati-matian pada toeannja dan mengantjem dengan hoekoeman bengis pada samoerai jang tida setia. Satoe artikel dari reglement itoe boeninja begini:

Djikaloe seorang hamba (samoerai) boenoeh toeannja, ia moesti dianggep sama seperti moesoehnja radja dan ia poenja sekalian sanak koelawarga moesti dianggep begitoeé djoega dan moesti dibikin abis bersama sekalian akar dan tjabangnja. Djikaloe seorang hamba (samoerai) tjoba boenoeh toeannja, maskipoen pertjobaan itoe gagal, sanak koelawarganja poen moesti dihoekoem mati semoeanja.

Sedang perboeatan tida setia dikoetoek dan diantjem dengan hoekoeman bengis sekali, kesetiaan dimoeliaken setinggi-tingginya. Kerna kebengisannja kaoem Tokoegawa dalem hal menanem kesetiaan dalem batinnja kaoem samoerai, maka achir-achirnja kaoem samoerai bisa djoega djadi orang-orang jang setia. Pada ini peladjaran setia jang diadjar oleh peladjaran dari Teishoe, ditambah peladjaran dari satoe tjabang dari igama Boeddha Tionghoa, jang dalem bahasa Tionghoa dinamaken Ch'an (Sing Hoedkauw) dan dalem bahasa Djepang dinamaken Zen. Ini satoe tjabang dari igama Boeddha Tionghoa perloenja boeat mengadjar kaoem samoerai soepaja ridlah hidoep melarat, tida kemilikan sama harta dan kebesaran doenia, pandang enteng perkara mati dan bisa tinggal sabar dalem segala keadaan, tida perdoeli dalem keadaan bagimana berbahaja poen. Demikianlah di zamannja pemerentahan Tokoegawa, dari peladjarannja Teishoe dan dari satoe tjabang dari igama Boeddha Tionghoa, telah dibikin sematjem wet boeat kaoem samoerai. Kira² tiga poeloeh taon doeloe Inazo Nitobe, dalem karangannja jang dimaksoedken oentoek bikin propaganda boeat Djepang, ia kasih nama bushido atawa „wetnja toean jang djadi orang peperangan”, pada itoe wet kaoem samoerai jang dibikin dari filosofie Tionghoa dan igama Boeddha Tionghoa. Sedjak itoe waktoe orang Djepang soeka sekali banggaken sifat setia, nekat dan penghidoepan sederhana dari kaoem samoerai dan marika poenja bushido. Sebenarnja si samoerai asalnja tida begitoe kebagoesan, Marika baroe kenal kesetiaan sedjak kaoem Tokoegawa pegang pemerentahan di. Djepang dalem abad ke toedjoehbelas dan sedjak kaoem samoerai itoe dipaksa pake peladjaran dari Tei-shoe dan igama Boeddha Tionghoa jang dinamaken igama Zen.

Kaloe sekarang Djepang soeka sekali banggaken kesetiaan dan kegagahan dari serdadoe-serdadoenja, haroes djangan diloepa, jang marika banggaken itoe jalah boeahnja peladjaran dari filosofie dan igama Tionghoa.

Berbareng sama Chu Hsi di Tiongkok ada hidoep djoega seorang pemikir lain, namanja Lu Hsiang Shan (Liok Tjhiang San). Ia hidoep dari taon 1130 sampe 1192. Seperti djoega Chu Hsi, begitoepoen Lu Hsiang Shan djadi moerid dari doea soedara Ch’eng jang terseboet di atas, Tetapi artian, jang Lu Hsiang Shan kasih pada peladjaran Khongtjoe, ada bertentangan dengan artiannja Chu Hsi, Begitoelah ini doea pemikir mendjadi moesoeh dari satoe sama lain dalem hal pikiran. Dalem pertentangan ini, artian atawa peladjaran dari Chu Hsi jang menang. Kebanjakan kaoem terpeladjar di Tiongkok di zaman pemerentahan Mongool atawa ahala Goan Tiauw dan di zaman Bing Tiauw memoedja peladjarannja Chu Hsi. Peladjarannja Lu Hsiang Shan terdorong ke belakang sama sekali.

Tapi dari taon 1472 sampe taon 1528 ada hidoep di Tiongkok seorang pemikir jang namanja Wang Shou Yen (Ong Sioe Djien) alias Wang Yang Ming (Ong Yang Bing), dalem bahasa Djepang diseboet Oyomei. Wang Yang Ming ada seorang pengoeroes negeri dan djendral jang pande dan selaen dari itoe ia poen ada seorang pemikir besar. Dalem filosofie atawa ilmoe pikiran Wang Yang Ming ada berbeda dari Chu Hsi dalem hal-hal jang penting. Ia djadi pengiring dari Chu Hsi poenja moesoeh, Lu Hsiang Shan.

Wang Yang Ming lolosken dirinja dari kebiasaan koeno dan malahan bilang, orang boleh tida oesah batja boekoe, la anggep, penjelidikan dengan teliti pada doenia di loear orang poenja diri, tida ada pentingnja atawa tjoema sedikit pentingnja, sebab soembernja orang poenja antero pengetahoean ada terdapet dalem orang poenja pikiran sendiri. Di loear dari orang poenja pikiran sendiri, tida ada apa-apa jang benar, tjoema ada omong kosong sadja. Ini pikiran dan anggepan dari Wang Yang Ming bikin ia djadi bertentangan keras sama pengiring-pengiring dari peladjarannja Chu Hsi.

Chu Hsi bilang, perloe orang selidiki doenia dan wet-wetnja alam, sebelonnja orang tjoba tetapken apa jang moesti dianggep sebagi wetnja kebedjikan. Wang Yang Ming bilang, penjelidikan begitoe tida perloe. Orang poenja pengetahoean tentang dirinja sendiri adalah peladjaran jang paling tinggi. Chu Hsi bilang, azas pertama adalah wetnja alam dan pikiran manoesia berbeda dari wetnja alam. Pikiran manoesia menaloek pada wetnja alam. Wang Yang Ming sangkal ini pendapatan dan kata, tida perloe mempeladjari alam di loear diri kita boeat bisa tahoe wetnja alam. Boeat mengetahoei wetnja alam soedah tjoekoep kaloe orang preksa hatinja sendiri. Siapa mengerti hatinja sendiri, ia itoe mengerti alam. Chu Hsi bilang, pengalaman ada perloe boeat bisa mengerti wet-wetnja alam. Ini poen disangkal oleh Wang Yang Ming. Chu Hsi bilang, lebi doeloe orang moesti mempoenjai pengetahoean, kemoedian baroelah orang bisa berlakoe sebagimana moestinja. Wang Yang Ming bilang. pengetahoean dan kelakoean jang benar tida bisa dipisah dari satoe sama lain, hanja ada bersama-sama. Chu Hsi anggep theorie dan azas ada penting. Wang Yang Ming anggep praktijk paling penting.

Pokonja pikiran dari Wang Yang Ming ada tersimpoel dalem ia poenja peribahasa: „Tahoe dan berboeat jalah satoe”. Berboeat jalah tahoe dan tahoe jalah berboeat dengan tjara jang sampoerna. Mengertinja, kaloe orang tahoe soeatoe hal baek, orang koedoe lantas berboeat, djangan pake toenggoe-toenggoe lagi. Dari perboeatan itoe ternjata, orang tahoe hal jang diperboeat itoe. Dengan lain perkataan: Wang Yang Ming mengadjar orang berboeat dengan sebet dengan sigera, apabila orang soedah pikir tentang hal jang koedoe diperboeat. Wang Yang Ming mengadjar, orang djangan tjoema memikir sadja, tapi tida berboeat apa-apa. Pikiran jang tida didjalanken atawa diwoedjoetken dengan perboeatan, tida ada goenanja. Pikiran, jang tjoema asik memikir sadja, tapi tida diwoedjoetken dengan perboeatan, itoe pikirannja toekang mengimpi dan boeat toekang mengimpi tida ada tempat dalem ini doenia. Pikiran baroe ada goenanja, kaloe pikiran itoe, setelah dapet dipikirken, lantas diwoedjoetken sama perboeatan.

Seratoes taon sesoedahnja Wang Yang Ming meninggal, ia poenja peladjaran baroe moelai masoek di Djepang. Di Djepang peladjarannja Wang Yang Ming moelai dikembangken oleh Nakae Todju, jang hidoep dari taon 1608 sampe 1648. Sigera djoega peladjarannja Wang Yang Ming dapet pengiring-pengiring jang goembirah di Djepang. Lebih doeloe dari bangsa Tionghoa sendiri, bangsa Djepang pandang Wang Yang Ming sebagi salah seorang pemikir paling besar. Sampe ini hari Wang Yang Ming didjoendjoeng tinggi di Djepang. Di Tiongkok baroe dalem waktoe belakangan ini sadja peladjarannja Wang Yang Ming dipahamken lebih banjak dari doeloenja.

Orang bilang, kerna pengaroehnja peladjaran dari Wang Yang Ming, maka orang Djepang sekarang sebet sekali berboeat apa-apa, tjepat sekali bergerak oentoek mendapetken maksoed jang soedah dipikir. Menoeroet peladjarannja Wang Yang Ming, marika lantas berboeat oentoek mewoedjoetken apa jang marika soedah pikir. Dari antero filosofie Tionghoa, jang mempengaroehi pikirannja kaoem terpeladjar di Djepang sekarang ini barangkali, selainnja kesetiaan dan kebaktian jang diadjar oleh peladjaranja Khongtjoe, adalah peladjarannja Wang Yang Ming jang paling berpengaroeh di Djepang pada masa ini.

Selain hal-hal jang soedah ditjeritaken di atas. Djepang telah tjangkok lagi satoe fatsal dari bangsa Tionghoa, jaitoe ilmoe silat Tionghoa, jang di Djepang dinamaken djioedjitsoe. Ini ilmoe silat Tionghoa telah moelai dikembangken di Djepang oleh seorang Tionghoa, jang diseboet Chen Gem Bin. Setelah ahala Bing Tiauw roeboeh dan ahala Mantjoe memerentah di Tiongkok, ini orang Tionghoa melariken diri ke Djepang dan tinggal di Owari, di mana ia meninggal dalem taon 1671. Sebelonnja ilmoe silat Tionghoa dikasih masoek di Djepang, orang Djepang tida ada mempoenjai i1moe silat. Marika tjoema mempoenjai i1moe geloet dan toekang-toekang geloet, tetapi tida ada mempoenjai ilmoe silat dan achli-achli silat. Professor Murdoch tjeritaken, beberapa pengarang Djepang sangkal djioe-djit-soe moelai dikembangken di Djepang oleh Chen Gem Bin, sebab, katanja itoe pengarang-pengarang Djepang. „maloe boeat mengakoe sampepoen djioe-djit-soe asalnja dari Tiongkok”.

Di zaman ahala Mantjoe soedah sampoerna Djepang bergoeroe sama bangsa Tionghoa. Antero keboedajaan dari bangsa Tionghoa soedah dikasih adjar pada bangsa Djepang, sampepoen pakean pembesar pembesar Tionghoa ditiroe djoega dan didjadiken tjonto boeat pakeannja pembesar-pembesar Djepang. Dari satoe bangsa biadab Djepang djadi satoe bangsa jang sekarang mengakoe sopan, meloeloe oleh kerna marika seriboe lima ratoes taon lamanja bergoeroe pada bangsa Tionghoa, soedah tjangkok antero kesopanan Tionghoa, segala bagian dari kesopanan Tionghoa baek kesopanan lahir maoepoen kesopanan batin.

II

BANGSA BARAT BENTANG SAJAPNJA KE ASIA TIMOER.

Dari taon 1368 sampe 1644 ahala Bing Tiauw memerentah di Tiongkok. Ahala ini adalah ahala Tionghoa toelen, jang didiriken oleh Chu Yuan Chang (Tjoe Gwan Tjiang) alias Hung Wu (Hong Boe) sebagi keizer pertama dari ahala itoe dalem taon 1368.

Sesoedah Hung Wu meninggal, ia digantiken oleh ia poenja poetra Chu Ti (Tjoe Tik) sebagi keizer Yung Lo (Ing Lok) dalem taon 1403.

Di bawah pemerentahan dari keizer Yung Lo ahala Bing Tiauw naek sampe di poentjak dari kedjajaannja. Di dalem negeri Yung Lo adaken keberesan. Kedjajaan di dalem negeri bertambah besar. Jalah dibawah pemerentahannja Yung Lo, dalem taon 1409, kota radja dari ahala Bing Tiauw dipindah dari Nanking ke Peking, jang Sekarang dinamaken Peiping. Oleh kerna keadaan dalem negeri ada djaja, maka Yung Lo bisa diriken astana, gedonggedong negeri dan klenteng-klenteng di Peking, jang bikin Peking di zaman itoe tida ada bandingannja di seloeroeh doenia. Malah sekarang poen haroes disangsi apa ada soeatoe iboe kota dalem doenia, jang begitoe indah dan keren seperti Peking. Di loear negeri Yung Lo bentang kekoeasaannja, tapi tida sampe djadi imperialistis. Ia toeroet tjampoer dalem kekaloetan di Mongolia dan lakoeken beberapa peperangan dalem itoe negeri boeat beresken itoe kekaloetan. Di masa itoe sjogoen Yoshimitsoe pegang kekoeasaan memerentah di Djepang. Yung Lo terima baek permintaannja Yoshimitsoe boeat pasang poela perhoeboengan jang baek antara Tiongkok dan Djepang, sesoedahnja Yoshimitsoe menjataken ia mengakoei keizer Yung Lo sebagi toeannja.

Di Annam Yung Lo poen tanem kekoeasaannja, seperti djoega di Burma.

Lebih djaoeh Yung Lo kirim beberapa expeditie sama kapal ke negeri-negeri di Selatan. Expeditie-expeditie itoe telah koendjoengi Cochin China, Java, Sumatra, Borneo, Cambodja, Siam, India, Ceylon, Bengal, Arab, pasisir Somali (Afrika Timoer) dan Ormuz di Teloek Persia.

Expeditie itoe dikepalai oleh seorang kebiri nama Cheng Ho (The Ho alias The Sam Poo) jang telah berpahala dengan menindes pemberontakan di Yunnan, Sedikit di loear kota Semarang ada klenteng Sam Po Kong, jaitoe klenteng, di mana orang sembahjang pada ini The Sam Poo.

Cheng Ho berangkat pertama kali di moesim panas dari taon 1405 dari moeloet soengei Yangtze dengan armada dari anem poeloeh doea kapal. Ini expeditie jang pertama lamanja lebih dari doea taon. Dalem ini perdjalanan jang pertama Cheng Ho singgah di Filipina, Soeloe, Borneo, Cochin China, Cambodja, Siam, djasirat Malakka, Sumatra dan Java, Armada dari Cheng Ho itoe bawa banjak mas, soetra dan barang-barang berharga boeat dikasihken sebagi persenan pada radja-radja dari berbagi-bagi negeri jang bakal dikoendjoengi. Di moesim rontok dari taon 1407 Cheng Ho poelang di Tiongkok dengan bawa oetoesan-oetoesan dari berbagi-bagi negeri, jang dengan soekanja sendiri menjataken taloek pada kekoeasaannja radja Bing Tiauw, Lebih djaoeh ada toeroet djoega radja Palembang, jang dibawa sebagi orang tangkepan, sebab soedah atoer persekoetoean boeat serang orang-orangnja Cheng Ho.

Sesoedah pake tempo setaon boeat bikin betoel keroesakan dari kapal-kapalnja dan soesoen baroe ia poenja armada, Cheng Ho berangkat poela dari Tiongkok di moesim rontok dari taon 1408 dengan bawa ampat poeloeh delapan kapal. Banjak tempat, jang ia telah koendjoengi dalem perdjalanannja jang pertama, ia koendjoengi poela, Sekali ini itoe armada Tionghoa liwat djoega selat Malakka dan madjoe ke sebelah Barat sampe di Ceylon dan pasisir India. Selama koendjoengan di poelo Ceylon, radjanja ini negeri tjoba serang dan tangkep Cheng Ho. Persekoetoean itoe ketahoean, Cheng Ho bawa itoe radja jang chianat ke Tiongkok sebagi orang hoekoeman bersama ia poenja sekalian familie dan ambtenaar-ambtenaar jang teroetama, Sekombalinja itoe expeditie ke Ceylon dalem taon 1412, keizer Yung Lo kombaliken kemerdikaannja itoe orang-orang tawanan, tapi itoe radja ditoeroenken dari tachtanja dan diganti oleh seorang radja baroe, jang diangkat oleh keizer Tiongkok. Sedjak itoe waktoe Ceylon tentoe-tentoe bajar oepeti pada Tiongkok sampe di taon 1459.

Cheng Ho poenja expeditie jang ketiga lamanja dari November 1412 sampe dekat penghabisan moesim panas dari taon 1415, Ampir seantero tempo ini telah digoenaken boeat berperang di Atjeh. Seperti soedah dibilang, bangsa Tionghoa itoe waktoe tida kepingin merampok dan djoega tida kepingin merampas lain orang poenja negeri boeat didjadiken djadjahan. Ceylon bisa didjadiken tjonto. Radjanja ditangkep dan ditoeroenken dari tachtanja meloeloe sebagi hoekoeman boeat ia poenja perboeatan chianat. Negerinja diserahken pada seorang Ceylon djoega, jang diangkat sebagi radja baroe, tida didjadiken negeri rampasan dan djadjahan dari Tiongkok. Begitoepoen peperangan di Atjeh telah dilakoeken boekan dengan maksoed merampok atawa merampas negerinja lain orang. Peperangan itoe telah dilakoeken meloeloe boeat mendjalanken titahnja keadilan dan kepantesan. Pada itoe expeditie ada toeroet seorang nama Ma Huan sebagi djoeroe bahasa. Ini Ma Huan tjatet kedjadian-kedjadian jang dialamken oleh itoe expeditie ketiga. Menoeroet tjatetannja Ma Huan, seorang telah boenoeh radja Atjeh dan rampas tachta keradjaannja. Cheng Ho anggep ini perboeatan tida pantes dan perangi itoe perampas tachta keradjaan di Atjeh. Ini perampok dapet dikalahken oleh Cheng Ho. Tachta keradjaan Atjeh kemoedian dikombaliken oleh Cheng Ho pada poetranja radja jang diboenoeh oleh si perampok.

Cheng Ho hidoep lagi doea poeloeh taon sehabisnja itoe peperangan di Atjeh. Dalem ini doea poeloeh taon lagi ampat kali ia bikin perdjalanan ke negeri-negeri di Selatan. Perdjalanannja jang penghabisan kedjadian di antara taon 1430 dan 1435. Dalem ini perdjalanan jang penghabisan ia telah pergi sampe di Ormuz di Teloek Persia.

Sebagian kerna kekoeatan militernja jang angker dan sebagian kerna kekajaan jang ditontonken, itoe expeditie-expeditie dari Cheng Ho telah berhasil menaeken deradjatnja Tiongkok di matanja keradjaan-keradjaan di Indo-China dan di tanah Melajoe sampe di tingkatan tinggi, jang sampe sebegitoe djaoeh belon pernah ditjapei dalem sedjarah dari Asia Timoer. Di Palembang, Ceylon dan Atjeh telah digoenaken kekoeatan militer boeat tindes perlawanan dari radja-radja jang bermoesoeh, tapi di lain-lain negeri jang dikoendjoengi oleh Cheng Ho melainkan pertoendjoekan dari kekoeatan dan kekajaan soedah tjoekoep boeat bikin radja-radjanja pertjaja kebesaran dan kekoeatannja Tiongkok dan soeroeng marika mengirim oetoesan sama oepeti ke astana Bing Tiauw.

Dalem taon 1405 dan 1407 di Nanking dateng oetoesan dari radja Malakka. Dalem taon 1406 dateng oetoesan dari radja-radja di Borneo, Luzon (Filipina) dan Broenei, sedang dalem taon 1408 radja Luzon dan radja Broenei dateng sendiri boeat menjampeken hormatnja pada keizer Bing Tiauw. Dalem taon 1411 radja Malakka poen koendjoengi astana radja Tiongkok itoe. Dalem taon 1417 tiga radja dari poelo-poelo Soeloe bersama sanak koelawarga dan pengiring-pengiringnja dateng di kota radja Tiongkok.

Ini expeditie-expeditie dari Cheng Ho telah mendjadi salah satoe sebab jang teroetama dari berantakannja keradjaan Modjopait. lni keradjaan tadinja berkoeasa sampe di loear tanah Djawa. Tapi kira-kira di taon 1410 kekoeasaannja Modjopait tida melangkah watesnja tanah Djawa lagi, lantaran negeri-negeri di sebrang, jang tadinja menaloek pada Modjopait, telah berontak dan merdikaken dirinja dari itoe pemerentahan.

Tida bisa dibilang dengan pasti, apakah pemberontakan-pemberontakan itoe telah disebabken oleh datengnja armada-armada dari Cheng Ho atawakah Cheng Ho poenja expeditie jang pertama telah dikirim oleh keizer Yung Lo atas permintaan toeloeng dari itoe negeri-negeri jang memangnja soedah berontak. Tapi satoe hal soedah pasti, jaitoe kedatengan jang pertama kali dari expeditienja Cheng Ho telah menjebabken banjak negeri Melajoe jang ketjil-ketjil, antara siapa ada jang tadinja menaloek pada Modjopait, menjataken taloek pada keizer Bing Tiauw, sedang koendjoengan jang beroelang-oelang dari armadanja Cheng Ho menjegah Modjopait taloeken poda negeri-negeri itoe dan tanem poela kekoeasaannja jang telah hilang. Hilangnja kekoeasaan dari Modjopait atas djadjahan-djadjahannja tida diganti dengan pendjadjahan oleh bangsa Tionghoa atas negeri-negeri itoe. Bangsa Tionghoa soedah merasa poeas, kaloe sadja marika tida diganggoe. Marika tida kepingin merampas negerinja lain orang. Marika malahan membantoe memerdikaken atawa menetapken kemerdikaan jang baroe didapet dari negeri-negeri jang tadinja djadi djadjahan. Pendjadjahan itoe ditakdirken pada bangsa-bangsa Barat di hari kamoedian.

Kira-kira toedjoeh poeloeh lima taon sesoedahnja Cheng Ho poenja expeditie jang penghabisan, dateng bangsa Portoeges di Malakka. lnilah ada permoelaan dari zaman, dalem mana negeri-negeri di bagian paling besar dari benoea Asia didjadiken djadjahan dari bangsa Barat.

Dalem taon l511 Alburquerque, panglima perang Portoeges, rampas Malakka. Sesoedah Malaka dirampas oleh orang Portoeges, panglima perangnja perlakoeken soedagar-soedagar Tionghoa di sitoe dengan hormat dan manis sekali. Sepoe1angnja di Tiongkok itoe soedagar-soedagar Tionghoa membawa kabar tentang manis boedinja itoe tetamoe-tetamoe baroe dari Barat. Lima taon sesoedahnja rampas Malakka, satoe pasoekan kapal perang Portoeges di bawah prentahnja Rafael Perestrello sampe di sisir Tiongkok. Dalem taon 1517 satoe pasoekan dari delapan kapal di bawah prentahnja Fernao Peres de Andrade, jang bawa Thome Pires sebagi oetoesan dari radja moeda Portoeges di Goa, djoega sampe di pasisir Tiongkok. Andrade bersama doea kapalnja di-idzinken pergi ke Canton, sedang sisa kapalnja tinggal di poelo Shangchuan, di sebrang pasisir Kwangtoeng.

Soedagar-soedagar Arab di Canton tjeritaken pada pembesar-pembesar di itoe kota, itoe orang-orang Barat adalah badjak biadab, Tapi kerna itoe pembesar-pembesar inget kabar-kabar jang baek, jang dibawa poelang oleh soedagar-soedagar Tionghoa dari Malakka, marika tida maoe pertjaja tjeritanja itoe soedagar-soedagar Arab dan orang-orang Portoeges diterima kedatengannja dengan hormat, Pires diidzinken pergi ke Peking boeat sampeken kewadjibannja sebagi oetoesan. Sedikit waktoe sesoedah Pires brangkat dari Canton dalem perdjalanan ke Peking, anggepan baek, jang telah dibangoenken oleh Albuquerque dan oleh orangorang Portoeges jang pertama kali dateng di Canton, dibikin roesak oleh Simon de Andrade, soedara dari Fernao, jang dateng di Shangch'uan sama ampat kapal dan moelai berlakoe kasar sekali. la daratken tentara di itoe poelo, diriken seboeah benteng dan mendjadi hakim sendiri dari orang-orangnja, Setelah kabar dari ini perboeatan sampe di Canton, radja moeda Canton moelai pertjaja bitjaranja soedagar-soedagar Arab tadi. Dengan sigera radja moeda Canton kirim satoe expeditie, jang dengan kekoeatan sendjata paksa itoe penjerang berlaloe dari itoe poelo, Andrade poenja serangan pada Tiongkok poenja hak dipertoean membawa tjilaka boeat itoe oetoesan Portoeges dari Goa. Tatkala Pires dalem boelan Januari 1521 sampe di Peking, ia lantas ditangkep dan dimasoeken dalem pendjara sebagi seorang mata-mata. Lain taonnja dengan dirante ia dikirim kombali ke Canton, di mana ia meninggal dalem pendjara dalem taon 1523.

Selama doea poeloeh lima taon sesoedahnja pertjobaan jang gagal dari Simon de Andrade, orang Portoeges teroes tjoba djalanken di pasisir Tiongkok politieknja jang soedah ternjata berhasil di India dan djasirat Melajoe. Marika diriken benteng sebagi pangkalan boeat perniagaannja di Amoy, Ningpo dan Foochow. Ini tempat-tempat mendjadi pangkalan dagang penting dan pembesar-pembesar Portoeges di sitoe angkat dirinja mendjadi hakim djoega dari pendoedoek Tionghoa dalem itoe bilangan-bilangan, seperti pendoedoek Tionghoa itoe djadi bangsa taloekan dari bangsa Portoeges. Pemerentah Tiongkok rada pelahan dalem mengambil tindakan terhadep pada orang-orang asing jang dateng bikin roesoeh di negerinja. Tapi dalem taon 1545 pembesar-pembesar Tionghoa kirim tiga expeditie ke itoe tiga benteng Portoeges dan dalem sedikit tempo orang Portoeges disapoe bersih dari itoe tiga tempat.

Sesoedah dapet alamken dengan keroegian, marika poenja tjara-tjara jang berhasil di India tida bisa dipake dengan berhasil di Tiongkok, orang Portoeges robah politieknja dan berdaja-oepaja boeat ambil hatinja orang Tionghoa. Dalem taon 1557 ini politiek baroe membawa hasil, Sebagi oepah boeat halnja orang Portoeges telah bantoe pembesar-pembesar Tionghoa menindes pembadjakan, pada orang Portoeges itoe diidzinken mendiriken beberapa gedong di poelo Macao, Tapi pembesar-pembesar Tionghoa tida loepa kelakoean doeloe dari itoe tetamoe-tetamoe dari Europa, Makanja orang-orang Portoeges di Macao ditaroh di bawah penilikan keras, Perniagaan sama Canton moesti menaloek pada atoeran-atoeran bengis. Orang Portoeges tida boleh bikin gedong-gedong baroe, malah tida boleh bikin betoel gedong-gedongnja jang soedah ada, djikaloe tida dapet idzin dari pembesar-pembesar Tionghoa, Segala atoeran didjalanken boeat tjegah orang Portoeges melakoeken perboeatan-perboeatan, jang bisa melanggar hak dipertoean dari Tiongkok. Menoeroet azas, jang dipake oleh ahala Tong Tiauw dalem abad ke toedjoeh boeat atoer soedagar-soedagar asing jang tinggal di pelaboean-pelaboean Tiongkok, pemerentah Tiongkok dari ahala Bing Tiauw idzinken orang Portoeges beresken sendiri marika poenja perselisihan perselisihan partikelir menoeroet marika poenja wet sendiri, Tapi semoea perkara crimineel dan semoea perkara, dalem mana ada tersangkoet kepentingannja rajat Tiongkok, djikaloe tida bisa diberesken oleh orang tengah, moesti dipreksa di depan hakim Tionghoa dan dipoetoes menoeroet wet Tionghoa.

Delapan taon sesoedahnja orang Portoeges diriken kantornia di Macao, expeditie Spanjol sampe di Filipina dan bikin kepoeloan itoe djadi sebagian dari djadjahan Spanjol. Tapi orang Spanjol tida berdaja soenggoeh-soenggoeh boeat berdagang sama Tiongkok. Daja-oepaja, jang marika kadang-kadang bikin, dihalangi oleh iri hatinja orang-orang Portoeges di Macao.

Selama pemerentahan dari ahala Bing Tiauw, orang Belanda dan orang Inggeris telah tjoba berdagang sama Tiongkok, tapi hasilnja tida seberapa. Pertjobaan pertama dari orang Belanda kedjadian dalem taon 1604, tatkala tiga kapal sampe di Macao dan minta permisi boeat berdagang. Di masa itoe pembesar-pembesar Tionghoa di Macao dan Canton pandang semoea orang baroe dengan tjoeriga. Dan tatkala orang Portoeges tjeritaken pada marika, orang Belanda itoe bangsa badjak, marika tentoe sadja tida dikasih permisi boeat berdagang. Pertjobaan kedoea dari orang Belanda kedjadian dalem taon 1622. Dalem boelan Juni dari itoe taon satoe pasoekan dari tiga kapal Belanda, di bawah prentahnja Cornelis Reyerszoon, dateng di Macao dengan bawa prentah boeat rampas Macao dan bikin itoe tempat djadi pangkalan dari perdagangan Belanda, Dengan tida endahken barang sedikit pada haknja Tiongkok, Reyerszoon serang Macao dengan antero angkatan perang jang ia ada bawa. Serangan itoe gagal sama sekali. Orang Portoeges, dengan dibantoe oleh tentara Tionghoa, poekoel orang Belanda moendoer kombali ke kapal-kapalnja dengan dapet keroesakan besar. Dioesir dari Macao, itoe pasoekan kapal Belanda pergi ke oetara sampe di poelo-poelo Pescadores, di mana marika rampas satoe pelaboean. Dalem taon 1630 marika pindah ke poelo Formosa, di mana marika tinggal sampe di taon 1662, selama waktoe mana marika lakoeken perdagangan jang memberi oentoeng bagoes sama pelaboean-pelaboean dari provincie Fukien (Hokkian). Dalem taon 1662 marika dioesir dari Formosa oleh The Kok Sing (Coxinga).

Pertjobaan pertama dari orang Inggeris boeat berdagang sama Tiongkok kedjadian dalem taon 1637, tatkala kapten John Weddell dateng di Macao dengan satoe pasoekan dari ampat kapal. Maski Weddell dalem perdjalanannja telah singgah di Goa dan dapet permisi dari radja moeda Portoeges di sitoe boeat berdagang di Macao, toch soedagar-soedagar Portoeges di Macao berdaja sebisanja boeat terbitken kerewelan antara pembesar-pembesar di Macao dan itoe orang-orang Inggeris, Sebab kelamaan toenggoe permisi dari pembesar-pembesar Tionghoa boeat pergi ke Canton, Weddell paksa masoek di soengei Canton dan berlaboeh di sebrangnja Canton dengan meriam-meriam jang soedah sedia boeat disoeloet. Pembesar-pembesar di Canton idzinken orang Inggeris toekar barang-barangnja sama goela, djahe dan lain-lain barang Tiongkok. Sehabisnja ini lagi satoe atawa doea kali orang Inggeris lakoeken pertjobaan jang tida soenggoeh hati boeat berdagang sama Tiongkok, tapi baroe dalem taon 1699, lima poeloeh taon sesoedahnja ahala Bing Tiauw roeboeh dan diganti oleh ahala Tjhing Tiauw (Mantjoe), baroelah orang Inggeris bisa dapet bagian soenggoeh-soenggoeh dalem perdagangan dari Tiongkok.

Pemerentahan dari sjogoen Ashikaga di Djepang telah berachir, Dari kekaloetan dan peperangan di dalem negeri Djepang, jang terbit dengan roeboehnja kaoem sjogoen Ashikaga, kloear seorang tani nama Hideyoshi sebagi orang jang paling berkoeasa. Sesoedah dapet kalahken sekalian moesoeh-moesoehnja di dalem negeri dan dapet mempersatoeken negeri di bawah prentahnja, Hideyoshi mengimpi boeat taloeken Tiongkok dengan ambil djalan dari Korea. Permintaannja Hideyoshi pada radja Korea boeat kasih djalan pada ia poenja tentara, telah ditoelak dengan getas oleh itoe radja. Dalem taon 1592 satoe angkatan perang Djepang dari doea ratoes lima poeloeh riboe serdadoe pilihan, jang soedah oeloeng kerna dididik bertaon-taon dalem peperangan di dalem negeri Djepang, menjerang masoek di Korea. Di daratan tentara Korea, kerna pemimpin-pemimpinnja saling tjoeriga satoe sama lain, telah dikalahken oleh Djepang dengan gampang. Tapi di laoetan angkatan perang Djepang dipoekoel kotjar-katjir oleh armada Korea, Selagi tentara Djepang di daratan Korea teroes-meneroes beroleh kemenangan dan madjoe dengan tjepat ke djoeroesan Tiongkok, keizer Bing Tiauw boeroe-boeroe kirim tentara boeat menoeloeng Korea, Kesoedahannja Djepang di segala tempat dikalahken dan dipoekoel moendoer sampe di pasisir Korea. Hideyoshi minta toenda perang dan berdjandji aken tarik poelang sekalian tentaranja, kaloe tentara Tionghoa tida serang teroes. Permintaan itoe diloeloesken oleh fihak Tiongkok dan Korea. Sebenarnja Hideyoshi melainkan kepingin dapet tempo boeat kirim tentara baroe ke Korea. Sesoedah tentaranja di Korea diperkoeatken oleh tentara baroe, mendadak, selagi temponja penoendaan perang belon habis, tentara Djepang menjerang poela pada tentara Korea dan Tionghoa, Tapi kombali Djepang dikalahken. Selagi peperangan berdjalan teroes boeat kekalahannja Djepang, Hideyoshi meninggal. Tiongkok dan Korea kasih ampoen pada sisanja tentara Djepang jang masih ada di Korea dan idzinken marika poelang ke negerinja.

Ini peperangan melawan Djepang di Korea, jang lamanja beberapa taon, telah makan ongkos tida sedikit dari pemerentah Bing Tiauw.

Pada hal itoe ditambah lagi halnja dari sebelah oetaranja Tiongkok bangsa Mantjoe beroelang-oelang bikin penjerangan dan menjebabken keroesakan milik tida sedikit dalem bilangan-bilangan jang loeas. Pekerdjaan menangkis serangan-serangan itoe poen meminta ongkos tida sedikit dari pemerentah Bing Tiauw.

Oleh kerna itoe semoea padjek menindih berat sekali pada rajat di Tiongkok, Beban padjek jang berat ini dibikin djadi lebih berat poela oleh halnja moesim panas keras menerbitken bahaja lapar dalem berbagi-bagi bilangan di Tiongkok. Dalem taon 1621 di berbagi-bagi bilangan di Tiongkok terbit pemberontakan-pemberontakan.

Kepala-kepala rampok bisa dapet pengiring tida sedikit dari antara riboean orang jang soedah djadi mata gelap dan tida poenja roemah tangga lagi kerna diserang bahaja lapar. Kepala-kepala rampok itoe sampe djadi sematjem radja-radja ketjil dalem bilangan-bilangan jang loeas. Pemerentah di Peking, jang repot menangkis serangan-serangan dari bangsa Mantjoe, tida berani tarik tentaranja dari wates sebelah oetara boeat tindes itoe kepala-kepala brandal.

Kepala rampok jang paling besar kekoeasaannja kerna itoe keadaan kaloet adalah Li Tzu Cheng (Lie Tjoe Sing), jang dalem taon 1637 tjoekoep koeat atawa tjoekoep berani boeat tjoba reboet iboe kota dari Szechwan, jaitoe kota Chengtu. Tapi pertjobaannja itoe gagal. la dipoekoel moendoer dari Chengtu. Dari sitoe Li Tzu Cheng moendoer ke Hukuang (provincie Hupeh dan Hunan), belakangan ia madjoe meneroes Szechwan masoek dalem provincie Shensi dan dalem taon 1640 ia masoek dalem provincie Honan dengan mengepalai angkatan perang jang koeat. Di permoelaan taon 1642 Li Tzu Cheng soedah berkoeasa atas seloeroeh provincie Honan di sebelah selatan dari soengei Huangho. Dari sitoe ia menjerang masoek dalem provincie Shansi, jang berdamping sama provincie Honan. Dalem taon 1643 di kota Sianfu, jaitoe kota radja Tiang An dari zaman ahala Tong Tiauw, ia maloemken dirinja djadi radja dan pake gelaran keizer. Ia kloearken mahloemat jang Toehan soedah tjaboet soerat koeasanja pada ahala Bing Tiauw (soedah ditakdirken toeroen dari tachta keradjaan). Ia ambil poetoesan boeat kepalai tentaranja menjerang kota radja Peking.

Sedang ini ,,keizer” pemberontak madjoe ke kota radja dengan mengepalai balatentara dari tiga ratoes riboe orang, manteri-manterinja radja di Peking repot saling satroe satoe sama lain dan tida bisa dapet ketjotjokan pikiran sama satoe dengan lain, Dalem kota radja ada seratoes lima poeloeh riboe serdadoe, jang dengan gampang bisa belaken tembok-tembok jang koeat dari itoe kota melawan serangannja Li Tzu Cheng. Di Sanhaikuan ada satoe balatentara jang teratoer baek, di bawah prentahnja Wu San Kuei (Go Sam Koei), djendral paling tjakep jang masa itoe bekerdja sama pemerentah. Boeat kota radja ada terboeka doea djalan jang slamet, Tentara di Shanhaikuan bisa dipanggil poelang dan digaboeng djadi satoe sama tentara di kota radja boeat tempoer moesoeh di medan perang. Atawa kota radja bisa didjaga melawan serangan dari kawanan rampok sampe Wu San Kuei brangkat dari tempat kedoedoekannja dan serang moesoeh dari belakang. Tapi Wu San Kuei mempoenjai moesoeh-moesoeh besar dalem kota radja, jang semoea pada iri hati sama pahala-pahalanja itoe djendral jang pande dan soedah ambil poetoesan, tida kasih kesempatan pada Wu San Kuei boeat bikin pahala baroe. Demikianlah diambil poetoesan boeat tempoer moesoeh di medan perang sama tentara jang ada dalem kota radja, Lain-lain pertjidraan dalem astana radja menjebabken tentara di Peking terpetjah dalem doea bagian dan masing-masing bagian mempoenjai pangiima perang sendiri, jang bermoesoeh pada satoe sama lain. Tentoe sadja ini doea barisan tida bisa bekerdja sama-sama di medan perang. Barisan jang satoe kena dikalahken dengan sampoerna oleh moesoeh, sedang dari barisan jang lain sebagian besar serdadoenja menjerah pada moesoeh, Pada tanggal 18 dari boelan ketiga, taon 1644, Li Tzu Cheng sampe di depan pintoenja Peking dan soeroeh radja toeroen dari tachtanja. Ditinggalken oleh ambtenaar-ambtenaarnja, siapa poenja sirik hati pada satoe sama lain telah menjebabken ketjilakaannja, keizer Chung Cheng boenoeh diri, tertimbang ditangkep oleh kaoem pemberontak, Li Tzu Cheng masoek dalem kota radja dan maloemken dirinja djadi radja, tetapi tjoema boeat sedikit waktoe sadja.

Sedang nasibnja Peking dan ahala Bing Tiauw lagi terajoenajoen, belon ketentoean apa djadinja, Wu San Kuei tinggal teroes di Shanhaikuan, menoeroet prentah jang dikasih padanja aken djangan tinggalken itoe kota, Sesoedahnja Peking djatoh di tangan moesoeh, ia bikin perdamian sama bangsa Mantjoe dan minta marika poenja bantoean boeat madjoe ke kota radja aken bikin pembalesan boeat radjanja dan oesir si perampok dari tachta keradjaan. Dengan bantoeannja bangsa Mantjoe Wu San Kuei dapet mengalahken kaoem pemberontak, Li Tzu Cheng bersama sisa tentaranja moendoer ke provincie-provincie di sebelah Barat, di mana ia achirnja ditangkep dan diboenoeh. Sesoedah itoe Wu San Kuei minta pada bangsa Mantjoe soepaja kombali ke negerinja di sebelah oetara, tetapi bangsa Mantjoe tida ada niatan boeat kombaliken ahala Bing Tiauw atas tachta keradjaan Tiongkok. Marika telah disamboet di Peking sebagi penoeloeng negeri dan tentaranja doedoeki itoe kota radja. Marika lantas pindah kota radjanja dari Mukden ke Peking, tempatken radjanja sendiri atas tachta keradjaan Tiongkok dan maloemken ia djadi keizer dari Tiongkok dan Mantjoeria.

Tatkala Peking djatoh dalem tangannja Li Tzu Cheng, beberapa prins dari familie radja telah bisa lolos dari tangannja dan pergi ke selatan, di mana kira-kira anem taon lamanja marika melawan dengan sia-sia pada bangsa Mantjoe jang madjoe ke selatan. Bermoela Nanking, kemoedian Hangchow dan achirnja Canton djadi tempat kedoedoekannja ini prins-prins dari ahala Bing Tiauw boeat melawan pada bangsa Mantjoe. Anem keizer Bing Tiauw berganti-ganti dengan tjepat, Tapi satoe per satoe provincie djatoh dalem tangannja bangsa Mantjoe. Dalem taon 1647 marika dapet rampas kota Canton. Sesoedah Canton djatoh, satoe prins dari Bing Tiauw koempoel tentara di Kwangsi dan Yunnan dan taon berikoetnja beberapa provincie lain toeroet membantoe melawan pada bangsa Mantjoe. Tapi di achirnja taon 1650 boleh dibilang seloeroeh Tiongkok soedah dapet dirampas oleh bangsa Mantjoe. Beberapa pengiring jang setia dari ahala Bing Tiauw masih teroesken perlawanannja di laoetan, tapi di daratan boleh dibilang semoea perlawanan pada bangsa Mantjoe soedah dapet dikalahken.

Selainnja Wu San Kuei, lagi banjak ambtenaar Tionghoa siang-siang soedah berfihak pada bangsa Mantjoe. Teroetama kerna bantoeannja ini ambtenaar-ambtenaar Tionghoa, maka bangsa Mantjoe dengan tjepat bisa bentang antero kekoeasaannja di seloeroeh Tiongkok.

Wu San Kuei barangkali pikir, melawan tida ada harepan boeat menang dan lebih djaoeh ia barangkali pikir, tjoema bangsa Mantjoe bisa kombaliken keberesan dalem negeri Tiongkok jang lagi ketimpah kekaloetan besar. Begitoelah ia djadi kasihken bantoeannja pada bangsa Mantjoe boeat bikin seloeroeh Tiongkok lekas terima baek pemerentahan dari bangsa Mantjoe, tetapi oleh kerna itoe maka Wu San Kuei djadi dikoetoek oleh semoea pengarang sedjarah Tionghoa sebagi pengchianat besar.

Demikianlah kekoeasaan memerentah pindah dari tangannja ahala Bing Tiauw, jaitoe ahala Tionghoa toelen, ke tangannja ahala Mantjoe, jang memerentah dengan gelaran ahala Tai Ching (Tjhing Tiauw).

Sesoedah bangsa Mantjoe pegang kekoeasaan, atoeran memetentah di Tiongkok boleh dibilang tida dirobah barang sedikit. Antero atoeran bersama wet-wet, jang bangsa Mantjoe dapet waris darj ahala Bing Tiauw, dipake teroes zonder dirobah.

Ahala Mantjoe bermoela melahirken berbagi-bagi radja jang tjakep. Radja Mantjoe jang penghabisan jang tjakep adalah keizer Ch'ien Lung (Kian Liong), jang memerentah dari taon 1735 sampe 1795. Selama pemerentahan dari Ch'ien Lung, soekoe-soekoe bangsa Mongool di Oetaranja Tiongkok dibikin taloek betoel-betoel. Dalem taon 1760 Turkestan Timoer (sekarang Sinkiang), jang di zaman Tong Tiauw mendjadi sebagian dari Tiongkok, telah direboet kombali, lantaran mana Tiongkok djadi berkoeasa poela atas djalanan-djalanan koeno di sebelah Barat dari Tiongkok. Lebih djaoeh Tibet ditaloeken di bawah pemerentahan Mantjoe. Dalem taon 1792, boeat bales serangannja bangsa Gurka dari Nepal pada Tibet, Ch'ien Lung kirim satoe tentara dari toedjoeh poeloeh riboe serdadoe, jang poekoel bangsa Gurka moendoer dan oeber marika sampe di dalem negerinja, lantaran mana Nepal menjataken taloek pada Tiongkok, Tjoema di satoe djoeroesan tentaranja Ch'ien Lung tida mendapet hasil jang diharep. Di antara taon 1765 dan 1769 ampat expeditie telah dikirim dari Yunnan boeat serang keradjaan Burma, jang letaknja di sebelah Selatan dari Yunnan, Tapi kerna hawa jang panas dari itoe negeri, jang bikin sanget banjak serdadoe Tionghoa djadi sakit dan mati, maka serangan-serangan itoe tida berhasil, tapi achir-achirnja radja Burma poen menjataken taloek pada Tiongkok dan tiap sepoeloeh taon sekali mengirim oepeti ke Peking.

Semoea orang asing, jang mengawasi itoe pembentangan kekoeasaan dari Tiongkok di bawah pemerentahannja Ch'ien Lung, pada kagoemi itoe keizer Mantjoe poenja politick loear negri jang berhasil begitoe bagoes, Tapi rajat Tionghoa sendiri, jang selamanja tida kena dibikin kagoem oleh perampasan pada lain orang poenja negeri, mendjadi koerang senang kerna semoea peperangan itoe meminta ongkos besar dan mendjatohken beban berat pada rajat. Di segala bagian dari Tiongkok moelai terbit perkoempoelan-perkoempoelan resia, jang berhaloean repoloesioner dan anti ahala Mantjoe. Sampe pada roeboehnja ahala itoe, perkoempoelan perkoempoelan resia itoe selaloe mendjadi soember kekaloetan di dalem negeri. Sedang di dalem negeri terbit perasaan koerang senang keras pada ahala Mantjoe, jang semangkin lama mendjalar semangkin loeas dan dalem, ditambah lagi djoestroe di masa itoe terbit perselisihan perselisihan jang semangkin besar antara pemerentah Tiongkok dan bangsa bangsa Europa.

Di Tiongkok tjandoe soedah terkenal di zamannja Tong Tiauw, tapi sampe pada pertengahan dari abad ke toedjoehbelas tjandoe itoe di Tiongkok dipake meloeloe boeat obat sadja. Kira-kira di taon 1620 kebiasaan isep tembako masoek di Tiongkok dari Filippina, Tida lama kamoedian orang-orang Belanda di Formosa dapet tahoe, kaloe tembako diisep sama tjandoe, bisa dipake boeat menjegah penjakit malaria. Dari Formosa ini kebiasaan isep tembako ditjampoer tjandoe masoek ke Fukien (Hokkian), jang letaknja di sebrang Formosa. Kira-kira di achirnja abad ke toedjoehbelas di Tiongkok orang isep tjandoe tida lagi sebagi obat, tetapi sebab bisa bikin orang seperti mabok.

Di taon 1729 ini kedjahatan isep tjandoe, jang pelahan-pelahan mendjalar dari Fukien ke lain-lain provincie di Tiongkok jang berdamping sama .Fukien, disampeken pada keizer Yung Cheng (Yong Tjing), ajahnja keizer Ch'ien Lung, jang lantas kloearken firman, melarang orang boeka tempat-tempat isep tjandoe dan melarang pendjoealan tjandoe boeat diisep. Selama pemerentahan dari Ch'ien Lung ini larangan dioelangken, tapi roepanja tida berhasil. Dalem taon 1800 Chia Ch'ing (Ke Khing), penggantinja keizer Ch'ien Lung, kloearken firman jang melarang keras orang tanem tjandoe di Tiongkok dan kasih masoek tjandoe dari loear negeri. Dalem taon 1729, waktoe Yung Ch'eng terbitken firmannja jang pertama, pemasoekan tjandoe ke Tiongkok, jang teroetama ada dalem tangannja orang Portoeges, berdjoemblah kirakira doea ratoes peti setaon, tiap-tiap peti isinja 133⅓ pond. Seliwatnja itoe taon, itoe djoemblah pelahan-pelahan bertambah banjak. Dalem taon 1773 kongsi Inggeris East India Company adaken monopolie tjandoe dalem daerahnja di India, Kira-kira di taon 1790 tjandoe jang dikasih masoek di Canton dari loear negeri berdjoemblah kira-kira lima riboe peti dengan harga kira-kira tiga sampe ampat millioen dollar.

Bagian paling besar dari tjandoe jang dikasih masoek di Tiong kok djalan Canton asalnja dari India dan dikasih dateng oleh East India Company. Lain dari itoe ada djoega dateng tjandoe dari Turki dan Persi. Soedagar dari segala bangsa, terhitoeng djoega orang Amerika, toeroet dagangken ini tjandoe.

Boeat orang-orang asing dan perdagangan asing di Canton pembesar-pembesar Tionghoa telah adaken atoeran-atoeran jang bengis. East India Company telah minta pada pemerentah Inggeris soepaja bikin pembitjaraan sama pemerentah Tiongkok boeat dapetken perobahan dari itoe atoeran-atoeran jang keras. Pemerentah Inggeris loeloesken ini permintaan dari rajatnja jang berdagang di Canton. Tapi oetoesan pertama, jang dikirim oleh pemerentah Inggeris ke Tiongkok, telah dapet ketjilakaan kerna kapal, jang ditoempangi, tenggelam, jaitoe dalem taon 1788. Dalem taon 1792 pemerentah Inggeris kirim oetoesan jang kedoea, ini kali dikepalai oleh Lord Macartney. Dalem boelan Augustus 1793 ini oetoesan sampe di moeloet soengei Pai Ho, Macartney dan pengiring-pengiringnja dikirim moedik dari Taku ke Tungchow dengan naek sampan-sampan Tionghoa, di mana pembesar-pembesar Tionghoa pasang bendera-bendera dengan toelisan: „Penganter-penganter oepeti dari negeri Inggeris”.

Sesampenja di Peking itoe oetoesan-oetoesan Inggeris dikasih taoe. Ch'ien Lung, jang itoe waktoe soedah beroesia delapan poeloeh doea taon, ada dalem astananja di Djehol, Sesoedah brenti sebentar di Peking. Macartney teroesken perdjalanannja ke Djehol. Tapi ini sekalian soesah pajah dari fihak Inggeris tida membawa hasil apa-apa. Macartney dan pengiring-pengiringnja diterima dengan manis, barang-barang jang marika bawa diterima dan dibales sama hadiahan jang sama berharganja, aken tetapi Ch'ien Lung toelak dengan pasti permintaannja itoe oetoesan Inggeris boeat boeka pelaboean baroe oentoek perniagaan asing atawa boeat robah atoeran-atoeran jang didjalanken di Canton.

Dengan perantaraannja Lord Macartney Chien Lung kirim soerat pada radja Inggeris, George III, jang boeninja sebagi berikoet:

„Kaoe(George III). O, Radja, tinggal di sebrangnja banjak laoetan. Maskipoen begitoe, disoeroeng oleh keinginanmoe jang hina-dina boeat toeroet dapet berkah dari kesopanan kita, kaoe telah kirim oetoesan jang dengan hormat sampeken kaoe poenja soerat . . . . . . . Akoe soedah batja soeratmoe itoe: bahasa jang dipake dalem soerat itoe menoendjoeken kaoe merendahken diri dan menghormat padakoe. Perboeatan itoe haroes dipoedji tinggi.

Menginget jang kaoe poenja cetoesan dan pengiring-pengiringnja soedah bikin perdjalanan djaoeh sama kaoe poenja soerat dan oepeti, maka akoe telah oendjoeken kemoerahan hati besar padanja dan soedah idzinken ia dikasih ketemoe sama akoe. Boeat oendjoeken akoe poenja kemoerahan hati, akoe poen telah idzinken ia toeroet makan dalem seboeah perdjamoean makan dan kasih padanja banjak hadiah . . . . . . .

Fatsal permoehoenanmoe jang sanget boeat boleh mengirim salah seorang rajatmoe aken mendjadi wakilmoe di akoe poenja Astana Langit boeat menilik perdagangannja negerimoe sama Tiongkok, ini permoehoenan ada berlawanan dengan segala kebiasaan dari ahalakoe dan tida moengkin diloeloesken . . . . . . . Kaloe kaoe bilang, kaoe poenja perindahan pada kita poenja ahala Langit bikin kaoe djadi sanget kepingin boeat dapet djoega kesopanan kita, maka haroes diterangken, oepatjara dan oendang-oendang kita berbeda terlaloe besar dari kaoe poenja oepatjara dan oendang-oendang, hingga, maskipoen kaoe poenja oetoesan sanggoep peladjari koelit-koelitnja kesopanan kita, kaoe toch tida aken bisa tanem kita poenja adat istiadat dan adat lembaga di kaoe poenja tanah jang asing. Kerna itoe biar bagimana soenggoeh hati adanja kaoe poenja oetoesan, toch kaoe tida aken bisa dapet faedah apa-apa.

Akoe memerentah seloeroeh doenia, maksoedkoe tjoema satoe, jaitoe mendjalanken pemerentahan jang sampoerna dan memenoehi kewadjiban-kewadjiban dari pemerentah, Barang-barang aneh dan berharga mahal tida menarik perhatiankoe. Kaloe akoe soedah prentah boeat terima oepeti jang kaoe kirim, maka hal itoe kedjadian meloeloe kerna menginget perasaan hatimoe, jang soedah menjoeroeng kaoe boeat mengirim oepeti itoe dari tempat begitoe djaoeh, Kebedjikan jang moelia dari ahala kita soedah masoek di segala negeri di bawah langit dan radja-radja dari segala bangsa soedah kirim oepetinja jang berharga mahal dengan djalan darat dan laoet. Sebagimana kaoe poenja oetoesan bisa liat sendiri, kita mempoenjai segala barang. Akoe tida hargaken barang-barang aneh atawa baroe dan tida bisa pake barang-barang bikinan paberik-paberik di negerimoe.” Belakangan, dalem taon 1816 pemerentah Inggeris kirim oetoesan baroe ke Peking, ini kali dikepalai oleh Lord Amherst.

Ini oetoesan gagal lebih sampoerna lagi dari oetoesan jang doeloean. Tanggal 29 Augustus malem itoe oetoesan Inggeris sampe di Peking. Amherst boeroe-boeroe pergi ke Yuan Ming Yuan (Wan Bing Wan) atawa astana moesim panas dari keizer, di mana ia sampe pada djam lima pagi dan dikasih taoe, ia aken sigera diterima oleh keizer, Amherst kasih tahoe, ia tida bisa mengadep keizer dalem tempo begitoe pendek. Ia soedah tjape sekali, pakeannja penoeh deboe, ia poenja pakean astana dan soerat-soerat keangkatan ia tida bawa, maka itoe ia minta tempo sebelonnja dikasih mengadep pada keizer. Dengan harepan soepaja ia poenja permintaan tempo itoe diloeloesken, ia kasih tahoe, ia lagi tida enak badan. Sebagi djawaban atas pengakoeannja jang ia tida enak badan, dokternja keizer dikirim boeat preksa padanja. Setelah itoe dokter Tionghoa kasih tahoe pada keizer, lord Amherst tjoema poera-poera sadja sakit, keizer Chia Ch'ing djadi marah besar. Ia lantas kloearken prentah, itoe oetoesan jang tida tahoe adat moesti lantas dioesir dari astana dan dianterken ke Canton, di mana ia zonder tempo lagi moesti naik kapal berangkat poelang ke negerinja.

Seperti soedah ditjeritaken, kendati firman-firman keizer melarang pemasoekan dan pendjoealan tjandoe di Tiongkok. toch di permoelaan dari abad jang doeloe djoemblah tjandoe jang dikasih masoek di Tiongkok dari loear negeri selaloe bertambah. Dari taon 1828 sampe 1834 East India Company sadja kasih masoek di Canton sama sekali 92.957 peti tjandoe atawa rata-rata 15.493 ton atawa sedikit lebih dari doea riboe ton setaon. Kapal-kapal Amerika, Belanda, Frans dan Portoeges djoega toeroet kasih masoek tjandoe di Canton, hingga tjandoe jang dikasih masoek di Canton setaonnja berdjoemblah rata-rata 18 riboe peti.

Taon 1834 adalah taon pengabisan dari monopolienja East India Company boeat berdagang di Tiongkok. Seliwatnja itoe taon kongsi Inggeris itoe brenti pegang itoe monopolie, hingga semoea orang Inggeris, kaloe soeka, boleh berdagang di Canton. Dalem lima taon jang berikoetnja itoe penghapoesan dari monopolienja East India Company atawa dari taon 1835 sampe 1810 pemasoekan tjandoe di Canton bertambah lebih banjak lagi. Dari taon 1838 sampe 1839 ditaksir tida koerang dari 40 riboe peti tjandoe dikasih masoek di Canton. Dalem itoe tempo lima taon rata-rata setaonnja pemasoekan di Canton tida koerang dari 30 riboe peti. Sedjak keizer Tao Kuang doedoek atas tachta keradjaan Tiongkok dalem taon 1820, itoe soeal perdagangan tjandoe telah menarik perhatian semangkin besar dari pembesar-pembesar di Peking. Dalem taon 1836 dibitjaraken fatsal bikin lebih bengis larangan jang soedah ada atawa robah larangan itoe. Di achirnja taon 1838 keizer ambil poetoesan larangan itoe moesti didjalanken dengan bengis. Boeat djalanken itoe kehendak radja, Lin Tse Hsu (Liem Tjik Tjhie), doeloe radja moeda dari provincie Hupeh dan Hunan, dikirim sebagi commissaris ke Canton, di mana ia sampe pada 10 Maart 1839. Lin Tse Hsu dikasih kekoeasaan sebagi dictator. Ia dikasih koeasa boeat preksa itoe perdagangan tjandoe dan berlakoe toeroet pikirannja sendiri.

Selama delapan hari sesoedah ia sampe di Canton, Lin Tse Hsu bikin pepreksaan. Tanggal 18 Maart ia djalanken kekoeasaan. Kantor-kantor dagang asing dikepoeng oleh barisan serdadoe dan soedagar-soedagar asing diprentah boeat serahken semoea tjandoe di dalem goedangnja dan teeken perdjandjian, selamanja tida aken kasih masoek tjandoe lagi. Tiap-tiap pelanggaran dari ini djandji aken dihoekoem sama hoekoeman mati, kapal jang moeat tjandoe dan antero moeatannja dirampas. Kepala dari soedagar-soedagar Inggeris pada itoe waktoe, kapten Charles Elliot, lantas boeroe-boeroe brangkat dari Macao ke Canton boeat protest itoe larangan, tapi sesampenja di Canton ia djatoh dalem kekoeasaannja Lin Tse Hsu, jang oelangken prentahnja boeat serahken semoea tjandoe jang ada dalem goedang. Lebih djaoeh ia djalanken atoeran-atoeran baroe boeat paksa orang toeroet prentahnja. Pada maleman dari harian kapten Elliot sampe di Canton, semoea penggawe Tionghoa diprentah tinggalken kantor-kantor dagang asing, di mana marika bekerdja. Orang-orang asing jang kena kepoeng, tida bisa bikin perhoeboengan sama sekali dengan pendoedoek Canton.

Kapten Elliot mengerti ia tida bisa melawan dan toeroeti prentahnja Lin Tse Hsu boeat serahken tjandoe jang ada dalem goedangnja orang-orang Inggeris. Begitoe lekas itoe tjandoe soedah diserahken pada pembesar-pembesar Tionghoa, atoeran-atoeran jang didjalanken terhadep pada orang-orang asing lantas dirobah. Bermoela marika dikasih barang makanan, belakangan djongos-djongosnja di-idzinken kombali ke tempat madjikannja. Sama sekali orang Inggeris serahken 20.291 peti tjandoe. Sesoedah slese ini penjerahan, barisan jang mengepoeng kantor kantor dagang asing lantas dipanggil poelang dan orang Inggeris dikasih tahoe, apabila marika kasih soerat perdjandjian tida aken lagi dagangken tjandoe, perdagangan boleh diteroesken seperti biasa. Sementara itoe tjandoe jang diserahken, sigera disoeroeh bakar semoeanja oleh Lin Tse Hsu. Orang asing boleh mengoetoek atas sikep jang keras dari Lin Tse Hsu, tetapi dalem hati marika memoedji kedjoedjoerannja ini ambtenaar. Atas prentahnja kapten Elliot orang-orang Inggeris di Canton tinggalken itoe kota dan pergi ke Macao, sedang sedjoemblah kapal Inggeris berlaboeh di pelaboean dari poelo Hongkong. Di permoelaan boelan Juli 1839 satoe perselisihan antara beberapa orang Tionghoa dan sekoempoelan matros Inggeris dan Amerika di daratan di sebrang Hongkong menjebabken kematiannja seorang Tionghoa. Lin Tse Hsu minta orang jang bersalah soepaja diserahken boeat dipreksa dan dihoekoem oleh pembesar-pembesar Tionghoa. Kapten Elliot tida maoe toeroet itoe prentah dan malahan larang orang-orang Inggeris kasih perdjandjian aken tida berdagang tjandoe lagi. Tanggal 15 Augustus Lin Tse Hsu antjem aken kepoeng Macao kaloe orang Inggeris tida pergi dari sitoe. Orang-orang Inggeris di Macao laloe pindah ke poelo Hongkong, di mana doea minggoe belakangan dateng doea kapal perang Inggris. Tanggal 3 November itoe doea kapal perang Inggeris dan sedjoemblah praoe djong Tionghoa ketemoe di soengai jang pergi ke Canton. Kapal perang Inggeris tembaki itoe praoe praoe, lantaran mana ampat praoe itoe tenggelem. Demikianlah djadi terbit peperangan jang terkenal dengan nama perang tjandoe.

Lebih dari toedjoeh boelan sesoedahnja itoe praoe-praoe djong ditembaki oleh orang Inggeris, tida ada terdjadi perklaian antara orang Inggeris dan orang Tionghoa. Dalem boelan Juni 1840 satoe pasoekan dari doea poeloeh kapal perang Inggeris, disertaken dengan doea poeloeh delapan kapal jang angkoet serdadoe, sampe di laoetan Tiongkok, tapi maskipoen begitoe, peperangan masih dilakoeken dengan stengah hati sadja oleh kedoea fihak. Tapi dipermoelaan dari taon 1842 panglima perang besar dari itoe pasoekan laoet Inggeris moelai bikin gerakan seroe di moeara soengei Yangtze. Tanggal 20 Juli orang Inggris serang dan rampas Chin Kiang, tanggal 9 Augustus marika sampe dekat kota Nanking. Melihat ini keadaan, pemerentah di Peking boeroe-boeroe maoe bikin perdjandjian boeat berdami. Tanggal 29 Augustus 1842 di Nanking diteeken perdjandjian berdami antara Sir Henry Pottinger, oetoesan Inggeris dan tiga oetoesan dari keizer Mantjoe.

Isinja perdjandjian berdami Hoe menoendjoeken njata kelemahannja keizer Mantjoe jang masa itoe memerentah di Tiongkok. Pemerentah Mantjoe sanggoepi aken bajar penggantian keroegian pada Inggeris sedjoemblah 21 millioen dollar Mexico, jaitoe anem millioen boeat ganti harganja tjandoe jang dibakar, 3 millioen boeat bajar oetangnja berbagi-bagi soedagar di Canton pada soedagar-soedagar Inggeris dan 12 millioen boeat ganti ongkos perang dari Inggeris. Poelo Hongkong diserahken pada Inggeris boeat selama-lamanja.

Atas permintaannja Inggeris, perdjandjian itoe menentoeken, pelaboean Canton, Amoy, Foochow, Ningpo dan Shanghai diboeka boeat orang asing tinggal dan berdagang. Di ini lima kota pelaboean pemerentah Inggeris berhak angkat consul sebagi orang perantaraan antara pembesar-pembesar Tionghoa dan soedagar-soedagar Inggeris. Lebih djaoeh pemerentah Mantjoe berdjandji boeat adaken tarip bea boeat barang-barang jang dikasih masoek di Tiongkok dan jang dikirim ke loear dari Tiongkok. Sesoedah bajar bea jang ditentoeken, barang-barang dagangan Inggeris boleh dibawa oleh soedagar-soedagar Tionghoa ke oedik-oediknja Tiongkok.

Itoe perdjandjian di Nanking bikin brenti perang tjandoe antara Inggeris dan pemerentah Mantjoe.

Di bawah pemerentahan dari keizer jang lebih tjakep, belon tentoe peperangan itoe berachir dengan kesoedahan begitoe meroegiken pada Tiongkok.

Begitoe lekas petjah perang, keizer Tao Kuang (Too Kong) lantas boeroe-boeroe poengkir ia soedah kasih kekoeasaan penoeh pada Lin Tse Hsu dan timpahken semoea salah pada Lin Tse Hsu. Setelah orang Inggeris tida perdoeliken ini penimpahan kesalahan pada Lin Tse Hsu dan teroesken peperangan boeat dapetken hak-hak loear biasa dalem hal perdagangan, si radja Mantjoe sangsi antara perang atawakah berdami, seperti djoega Tiongkok jang salah. Dan setelah diambil poetoesan boeat berdami, ia angkat sebagi oetoesan orang-orang, jang tida mengerti marika sendiri poenja perboeatan saking bodonja. Marika dapet kepertjajaan begitoe besar sampe diangkat djadi wakil meloeloe kerna marika ada bangsa Mantjoe. Achirnja, sesoedah perdamian dapet dibeli dengan harga begitoe mahal seperti ditjeritaken di atas, keizer Tao Kuang tida toelak itoe perdjandjian berdami jang menghina, djoega tida ambil atoeran atoeran boeat tjegah di kemoedian kedjadian-kedjadian hal begitoe poela, hanja ia telan itoe semoea dan biarken perkara berdjalan sedjadi-djadinja.

Itoe perdjandjian di Nanking mendjadi dasar boeat perhoeboengan di hari kemoedian antara Tiongkok dan Inggeris. Dalem doea taon kemoedian lagi tiga perdjandjian dibikin oleh pemerentah Tiongkok, jaitoe perdjandjian di Bogue sama Inggeris tanggal 8 October 1843; perdjandjian di Wanghia sama Amerika Sarikat tanggal 3 Juli 1844 dan perdjandjian di Whampao sama Frankrijk tanggal 24 October 1844. Ini adalah permoelaan dari apa jang belakangan oleh kaoem repoloesioner Tionghoa dinamaken perdjandjian-perdjandjian pintjang jang moesti dihapoesken selekasnja bisa, Belakangan perdjandjian-perdjandjian ini dirobah dengan perdjandjian-perdjandjian, jang dibikin di antara taon 1858 dan 1860.

Dalem taon 1853 pemerentah Inggeris minta dibikin perobahan dari boeninja itoe perdjandjian, tapi radja moeda di Canton toelak permintaan itoe. Doea taon belakangan Amerika Serikat madjoeken permintaan begitoe djoega, tapi ini permintaan poen ditoelak,

Dalem boelan October 1856 pemerentah Inggeris dan Frans, jang berserikat melawan Rusland dalem peperangan di djasirat Krim, ambil poetoesan boeat bekerdja sama-sama di Asia Timoer dan bikin serangan bersama-sama pada Tiongkok. Orang Frans ada mempoenjai alesan boeat bikin serangan itoe, kerna seorang pendita katholiek bangsa Frans, pére Auguste Chapdelaine, telah dihoekoem mati oleh pembesar-pembesar di provincie Kwangsi. Pemerentah Inggeris waktoe itoe tida ada mempoenjai alesan boeat memerangi Tiongkok, tapi pemerentah Inggeris soedah sedia boeat goenaken kekoeatan aken paksa pemerentah Tiongkok bikin perobahan dari perdjandjian-perdjandjian doeloe, soepaja bisa menjoekoepi pada keperloean jang bertambah besar dari perdagangan Inggeris di Tiongkok.

Sewaktoenja pemerentah Inggeris lagi ambil poetoesan boeat goenaken kekoeatan aken paksa pemerentah Tiongkok toeroet maoenja, radja moeda di Canton kasih alesan, jang orang Inggeris lagi tjari-tjari boeat djalanken maksoednja tadi. Tanggal 8 October 1856 radja moeda Yeh Ming Ch’en di Canton kirim opsirnja boeat tangkep anak boeah bangsa Tionghoa dari kapal lajar Arrow, jang itoe waktoe berlaboeh di pelaboean Canton, dengen alesan anak boeahnja itoe kapal telah lakoeken pembadjakan. Ini kapal Arrow kepoenjaannja orang Tionghoa, tapi dimasoeken daftar di Hongkong, menoeroet satoe wet di Hongkong, jang tida maoe diakoe sah oleh pemerentah Inggeris di Londen, Oleh pembesar-pembesar Inggeris di Hongkong kapal itoe dikasih permisi boeat pake bendera Inggeris. Dengan pake bendera Inggeris itoe kapal lajar lakoeken perdagangan tjandoe jang dilarang oleh pemerentah Tiongkok. Pada waktoenja anak boeahnja itoe kapal ditangkep, soerat permisi boeat pake bendera Inggeris soedah abis temponja, tapi dalem itoe wet di Hongkong ada satoe fatsal jang bilang, kaloe kapal, jang soerat permisinja abis temponja, masih ada dalem perdjalanan, pendeknja tida ada di Hongkong, kapal itoe boleh pake bendera Inggeris teroes sampe ia poelang di pelaboean Hongkong. Consul Inggeris di Canton, Parkes, minta soepaja itoe anak kapal lantas dikasih kombali dan dihatoerken maaf boeat itoe hinaan pada bendera Inggeris. Radja moedah Yeh kombaliken itoe orang-orang kapal, tetapi tida maoe minta maaf, sebab ia anggep ia tida ada melanggar haknja orang Inggeris.

Ini perkara kapal Arrow memberi alesan bagoes pada pemerentah Inggeris, jang soedah ambil poetoesan boeat goenaken kekoeatan, Lord Elgin, oetoesan Inggeris, disoeroeh kirim ultimatum dan goenaken perkaranja itoe kapal sebagi alesan, Dalem boelan December 1857 Lord Elgin kirim ultimatumnja pada radja moeda Yeh, tapi dalem ultimatum itoe ia seboet dengan sepintas laloe sadja perkaranja itoe kapal, sebab, menoeroet pikirannja itoe oetoesan Inggeris, itoe perkara kapal Arrow ada satoe perkara boesoek dan membikin maloe orang Inggeris sendiri.

Kebetoelan waktoe itoe di India terbit pembrontakan dari tentara Sepoy. Tentara Inggeris, jang dimaksoedken boeat serang Tiongkok, moesti dipake di India. Lord Elgin sampe di Hongkong dalem boelan Juli 1857. Dalem boelan December baroe ia kirim ultimatumnja pada radja moeda di Canton, kemoedian dalem itoe boelan djoega lord Elgin dan oetoesan Frans, baron Gross, dikasih koeasa boeat serang Canton sama kapal-kapal perang Inggeris dan Frans jang ada di sitoe. Sesoedah lakoeken ini gerakan, orang Inggeris dan Frans berdaja boeat dapetken bantoeannja Rusland dan Amerika Sarikat, Tapi ini doea negeri menoelak aken bekerdja sama-sama dengan menggoenaken kekoeatan militer. Tapi oetoesan Rus, graaf Putiatin dan oetoesan Amerika, W. B. Reed, toeroet bersama tentara Inggeris dan Frans pergi ke Tiongkok Oetara dan goenaken kemenangannja orang Inggeris dan Frans boeat dapetken djoega perobahan dari perdjandjian-perdjandjian, jang negerinja soedah bikin sama Tiongkok.

Dalem boelan April 1858 kapal-kapal perang Inggeris dan Frans, jang sekarang soedah dapet tambahan angkatan perang darat jang tjoekoep, sampe di Taku di moeara soengei Pei Ho. Tanggal 20 Mei marika minta benteng-benteng di Taku menjerah dan sebab permintaan itoe tentoe sadja tida diloeloesken, marika kemoedian serang dan rampas benteng-benteng terseboet. Sembilan hari kemoedian oetoesan-oetoesannja sampe di Tientsin, di mana, sesoedah menoenggoe beberapa hari, marika diketemoei oleh oetoesan-oetoesan dari keizer Mantjoe, jang dikasih kekoeasaan setjoekoepnja boeat bitjaraken perdjandjian-perdjandjian baroe. Sesoedah tiga minggoe lamanja dibikin pembitjaraan, dibikin ampat perdjandjian baroe, jaitoe perdjandjian sama Rusland, jang diteeken pada 13 Juni, perdjandjian sama Amerika, diteeken pada 18 Juni, perdjandjian sama Inggeris, jang diteeken pada 26 Juni dan perdjandjian sama Frankrijk jang diteeken pada 27 Juni. Dibikinnja ini perdjandjian di Tientsin tjoema menjebabken dibikin penoendaan perang sadja, boekan pembrentian perang antara Tiongkok dan itoe doea negeri Barat. Tatkala oetoesan- oetoesan Inggeris, Frans dan Amerika dalem boelan Juni 1859 sampe di Taku dalem perdjalanannja ke Peking boeat toekar perdjandjian jang soedah disahken oleh pemerentahnja, marika dikasih tahoe oleh pembesar-pembesar Tionghoa, marika moesti djalan darat ke Peking dari Peitang, satoe pelaboean kira-kira sepoeloeh mijl di sebelah oetara dari Taku. Benteng-benteng di Taku sendiri soedah dibikin koeat, sedang palang dan rante besar-besar soedah dibentang menjebrang soengei boeat tjegah kapal-kapal masoek. Meskipoen Tientsin tida terhitoeng di antara pelaboean-pelaboean jang diboeka boeat kediaman dan perniagaan orang asing dan dalem perdjandjian-perdjandjian tida ada ditentoeken haknja kapal-kapal perang asing boeat masoek di soengai Pei Ho, toch oetoesan-oetoesan Inggeris dan Frans anggep ditoetoepnja itoe soengei sebagi satoe pelanggaran pada hak-haknja jang soedah ditentoeken dalem perdjandjian. Kapal-kapal perang, jang iringken oetoesan Inggeris, tjoba paksa boeka bendoengan di soengai Pei Ho. lni pertjobaan dipoekoel moendoer oleh fihak Tionghoa dengan keroegian besar di fihak lnggeris. Oetoesan Amerika, J. E. Ward, pergi ke Peking dengan ambil djalan jang dioendjoeken oleh pembesar-pembesar Tionghoa, tetapi oetoesan Inggeris dan oetoesan Frans kombali ke Shanghai, di mana marika toenggoe datengnja angkatan perang baroe dan prentah-prentah baroe.

Babakan penghabisan dari peperangan kedjadian selama moesim panas dari taon 1860. Tanggal 30 Juli angkatan perang Inggeris dan Frans baroe telah sampe di Peitang. Tanggal 21 Augustus benteng-benteng di Taku diserang dan dirampas. Tanggal 5 September tentara serikat itoe ada di Tientsin, tanggal 21 September barisan Tionghoa dikalahken di loear temboknja Peking dan keizer bersama orang-orang di dalem astananja pindah ke Djehol. Soedaranja keizer, prins Kung, diwadjibken boeat bikin beres oeroesan sama orang Inggeris dan Frans.

Achli-achli militer asing tida pertjaja, meriam-meriam Inggeris dan Frans pada waktoe itoe bisa bikin roeboeh tembok-tembok jang koeat dari kota Peking. Tapi pemerentah Mantjoe kalah gertak dan ilang njalinja boeat berperang. Tanggal 13 October marika toeroeti ultimatum dari tentara serikat dengan serahken pintoe kota Anting di tembok sebelah oetara. Tanggal 18 October astana moesim panas, Yuan Ming Yuan, dibikin antjoer oleh orang Inggeris dan Frans. Tanggal 24 October dalem kota Peking dibikin penoekaran dari pengesahan perdjandjian sama Inggeris di Tientsin dan diteeken perdjandjian tambahan. Esok harinja dibikin penoekaran dari pengesahan perdjandjian sama Frankrijk dan dibikin perdjandjian tambahan sama Frankrijk.

Boeat kedoea kalinja Tiongkok diiket oleh negeri-negeri Barat sama perdjandjian-perdjandjian. Ini kali perdjandjian-perdjandjian itoe banjaknja delapan matjem, diteeken di antara taon 1858 dan 1860. Selainnja ampat perdjandjian jang soedah diteeken di Tientsin dan perdjandjian tambahan sama Inggeris dan Frans jang dibikin di Peking, Tiongkok telah bikin doea perdjandjian sama Rusland, satoe dibikin di Aigun pada 28 Mei 1858 dan satoe di Peking pada 14 November 1859. Ini perdjandjian-perdjandjian ditambah sama rantjangan tarip bea, jang ditetapken sesoedah dibikin permoefakatan antara oetoesan-oetoesan asing dan commissaris-commissaris dari pemerentah Mantjoe dan mempoenjai kekoeatan sama seperti perdjandjian.

Ini goendoekan kedoea dari perdjandjian-perdjandjian pintjang, jang Tiongkok kepaksa bikin sama negeri-negeri Barat, meloeasken kekoeasaan bangsa Barat atas atoeran atoeran tentang kediaman orang asing dan perniagaan orang asing di Tiongkok. Selainnja moesti bajar penggantian keroegian pada Inggeris dan Frans boeat ganti ongkos perang dan pada Amerika Serikat boeat binasanja milik orang Amerika waktoe permoesoehan di Canton, Tiongkok poen dipaksa boeka lagi sepoeloeh pelaboean oentoek perniagaan asing, satoe antaranja di Mantjoeria, satoe di Shantung dan ampat di sepandjang soengei Yangtze. Hak exterritorialiteit, jaitoe haknja consul asing boeat djadi hakim dari rajat negerinja jang bikin pelanggaran di Tiongkok, hingga orang asing di Tiongkok terloepoet dari kekoeasaannja hakim dan wet Tionghoa, mendjadi sebagian dari boeninja perdjandjian jang Tiongkok bikin sama masing-masing dari itoe ampat negeri Barat.

Tadinja tjoema Rusland diidzinken oleh pemerentah Mantjoe menempatken oetoesan di Peking, tapi sekarang Inggeris, Frans dan Amerika djoega dikasih hak boeat taroh oetoesan di Peking. Lebih djaoeh ditentoeken, pemerentah Mantjoe moesti adaken Tsungli Yamen atawa kantor oeroesan loear negri jang moesti djadi perantaraan dalem oeroesan antara pemerentah Tiongkok dan negeri-negeri asing. Perdjandjian sama Inggeris dari taon 1858 menentoeken, kapal-kapal perang Inggeris, kaloe dateng tida dengan maksoed bermoesoeh atawa kaloe lagi mengoeber badjak, boleh dateng dengan leloeasa di segala pelaboean dalem daerahnja keizer Tiongkok. Kerna itoe maka sedjak taon 1860 negeri-negeri asing sebentar-sebentar bisa mengantjem sama kapal perangnja, djikaloe marika merasa koerang senang kerna marika pikir pemerentah Tiongkok tida djalanken betoel boeninja perdjandjian-perdjandjian itoe. Lebih djaoeh negeri-negeri asing paksa ditentoeken dalem itoe perdjandjian-perdjandjian baroe, pemerentah Tiongkok moesti kasih tanggoengan tjoekoep pada pendita-pendita kristen di Tiongkok dan orang~orang Tionghoa jang soedah masoek kristen. Banjak onar dan keroegian soedah diterbitken pada Tiongkok oleh ini perdjandjian boeat melindoe-doengken pendita-pendita kristen dan marika poenja pengiring-pengiring Tionghoa.

Perdjandjian-perdjandjian pertama, jang dibikin oleh Tiongkok sama negeri-negeri asing, tida bitjaraken oeroesan tjandoe. Perdjandjian sama Amerika menentoeken, rajat Amerika jang kasih masoek tjandoe atawa lain barang terlarang di Tiongkok, tida aken dapet perlindoengan dari pemerentahnja. Tapi perdjandjian sama lnggeris tida seboet~seboet fatsal perdagangan tjandoe. Pembesar-pembesar Tionghoa poen tida berdaja oepaja lagi boeat basmi perdagangan tjandoe. Di taon 1858 pemasoekan tjandoe di Tiongkok, jang dilakoeken oleh orang-orang dari semoea bangsa, selaloe bertambah banjak sehingga djoemblahnja dalem setaon tida koerang dari lima riboe ton.

Perdjandjian-perdjandjian jang dibikin di Tientsin tida bikin perobahan dalem ini keadaan. Tjoema dari perdjandjian sama Amerika dibikin hilang itoe penetepan jang bilang, rajat Amerika jang smokkel tjandoe di Tiongkok, tida dapet perlindoengan dari pemerentahnja. Selandjoetnja djoega toekang smokkel bangsa Amerika aken dapet perlindoengan dari pemerentahnja. Orang Amerika andjoeri orang Inggeris dalem daja-oepajanja boeat dapetken soepaja perdagangan tjandoe diakoe sah oleh Tiongkok. Rantjangan tambahan tarip bea, jang dibikin oleh oetoesan Inggeris dan wakil-wakil Tiongkok, achirnja sahken pemasoekan tjandoe di Tiongkok dengan tentoeken, atas tjandoe itoe dikenaken bea masoek dari 30 tael boeat tiap-tiap peti dari 133⅓ pond. Begitoelah sesoedah doea poeloeh taon bertjidra sama negeri-negeri Barat dan doea kali alamken peperangan sama negeri Barat, pemerentah Mantjoe terpaksa brentiken daja-oepajanja boeat tjegah masoeknja tjandoe di Tiongkok dan sedjak itoe waktoe tjandoe mendjadi ratjoen hebat boeat rajat Tionghoa.

Di antara taon 1842 dan 1856 orang Inggeris telah sewa dari Tiongkok sebagian ketjil dari djasirat Kowloon di sebrangnja poelo Hongkong. Maksoednja Inggeris sewa itoe sepotong tanah adalah soepaja bisa lebih baek perlindoengken pelaboean Hongkong. Kemoedian, dengan perdjandjian tambahan jang dibikin di Peking dalem boelan October 1860, ini sepotong tanah di Kowloon dikasihken boeat selama-lamanja pada Inggeris.

Sementara itoe di sebelah Oetara dari Tiongkok orang Rus telah dapet dari Tiongkok sepotong tanah jang besar sekali. Orang Rus soedah lama berdaja boeat robah wates antara Siberia dan Tiongkok boeat marika poenja keoentoengan. Peperangan dari Tiongkok melawan Inggeris dan Frans memberi kesempatan pada Rusland boeat kaboel ken keinginannja itoe. Tanggal 28 Mei 1858 graaf Nicolas Muravieff bikin di Aigun satoe perdjandjian sama Tiongkok, dengan mana ditentoeken soengei Amoer mendjadi wates antara Siberia dan Tiongkok. Perdjandjian ini disahken oleh keizer Mantjoe pada 14 Juni, jaitoe satoe hari sesoedahnja dibikin perdjandjian sama Rusland di Tientsin. Waktoe tentara serikat doedoeki Peking dalem boelan October 1860, oetoesan Rus di Peking, generaal Ignatief, goenaken itoe koetika jang pemerentah Mantjoe lagi kebingoengan, boeat bikin satoe perdjandjian baroe sama itoe pemerentah. Perdjandjian ini diteeken pada tanggal 14 November dan kasihken pada Rusland hak seorang diri atas daerah pasisir di sebelah Timoernja soengei Ussuri dan Amoer.

Kelemahannja Tiongkok dalem beroeroesan sama negeri-nege­ri Barat pada masa itoe disebabken boeat sebagian oleh halnja keizer Mantjoe, jang semasa itoe bertachta di Tiongkok, memangnja ada seorang jang bersemangat lemah, jang sanget mengetjiwaken pada leloehoer-Ieloehoernja jang gagah-berani dan boeat sebagian lagi oleh halnja di dalem negeri Tiongkok sendiri terbit pembrontakan jang maha besar, jang terkenal dengan nama pemberontakan Tai-Ping dan dikepalai oleh seorang nama Hung Hsiu-Ch'uan (Ang Sioe Tjhwan).

Hung Hsiu Ch'uan terlahir dalem provincie Kwangtung dalem taon 1813. Maski sedari anak ia terkenal pinter dan soedah loeloes dalem beberapa examen, tetapi boeat examen boeat dapet gelaran Chu-jen (ki-djin) ia gagal beoelang-oelang. Dalem taon 1847, sesoedah gagal penghabisan kali boeat itoe examen, ia beladjar sebentar sama I. J. Roberts, seorang pendita bangsa Amerika. Dalem taon 1848 ia diriken seboeah perkoempoelan igama, jang ia namaken „Perkoempoelan dari Toehan”, boeat bikin habis kepertjajaan tachajoel dan siarken pemoedjaan pada Allah jang sebenarnja, jang toenggal. Di taon 1850 sepak-terdjangnja ini perkoempoelan baroe telah menarik perhatiannja ambtenaar-ambtenaar radja. Dalem boelan Augustus dari itoe taon dikirim tentara boeat bikin antjoer itoe perkoempoelan. Ini tentara radja diboenoeh habis dan itoe gerakan, jang asalnja meloeloe gerakan igama, lantas berobah djadi satoe pemberontakan melawan bangsa Mantjoe.

Sendjata boeat ini pemberontakan soedah sedia lama dalem provincie Kwangtoeng. Selama perang Inggeris dari taon 1840 sampe 1842, pembesar-pembesar di Canton telah andjoeri pasoekan-pasoekan vrijwilliger boeat melawan pada itoe bangsa asing jang menjerang negerinja dan biarken sendjata dalem djoemblah-djoemblah besar djatoh di tangannja perkoempoelan-perkoempoelan resia, jang sampe sebegitoe djaoeh dilarang dan ditindes dengan bengis oleh pemerentah. Sendjata itoelah jang sekarang bergoena dalem pemberontakan jang dikepalai oleh Hung Hsiu Ch'uan melawan pemerentah Mantjoe.

Di Tiongkok gerakan melawan pemerentah jang soedah tida disoeka lagi, selamanja tjepat sekali dapet penjokong dan mendjalar dengan loeas. Dengan berhasilnja Hung Hsiu Ch'uan mengalahken tentara pemerentah. Hung Hsiu Ch'uan dan pengiring-pengiringnja mendjadi poko dari satoe kawanan jang tjepat sekali mendjadi besar, kerna dapet pengiring dari semoea orang di Tiongkok Selatan, jang soedah lama tida senang hati dan bentji bangsa Mantjoe.

Sendjata jang ada dipoenjai oleh kaoem pemberontak, sigera djoega ternjata tida tjoekoep boeat marika poenja barisan jang selaloe bertambah besar dan lantaran itoe maka marika djadi tida tjoekoep koeat boeat melawan tentara negeri dalem provincie Kwangtung dan Kwangsi. Maka itoe dalem moesim semi dari taon 1852 marika madjoe dari Kwangsi ke Hunan. Changsha. iboe kota Hunan, dapet poekoel moendoer serangan-serangan dari kaoem pemberontak, tapi Yochow marika dapet rampas. Di sitoe marika dapetken goedang sendjata, jang kasih marika sendjata lebih dari tjoekoep. Dari Yochow itoe tentara pemberontak, jang sekarang soedah bersendjata tjoekoep, dengan tjepat milir toeroet djalannja soengei Yangtze. Dalem boelan Maart 1853 marika soedah ada di Nanking. Di moesim rontok dari taon 1852, selagi kepoeng kota Changsha, Hung Hsiu Ch'uan pake gelaran keizer dan maloemken ia poenja ahala baroe, jalah ahala Tai Ping atawa Perdamian Besar.

Tatkala di moesim semi dari taon 1852 tentara Taiping madjoe ke Oetara masoek dalem lembah soengei Yangtze. tentara negeri jang ada dalem itoe bilangan terdiri tjoema dari tentaranja beberapa provincie dalem itoe bilangan dan dari barisan-barisan Mantjoe dalem bebrapa kota besar. Ini semoea tentara negeri dengan tjepat dapet dikalahken oleh tentara Taiping. Sebelonnja pembesar-pembesar di Peking sempat ambil atoeran-atoeran jang sembabat boeat lawan itoe pemberontakan, petjah perang sama Inggeris dan Frans. Peperangan ini menjebabken pemerentah di Peking moesti koempoel antero angkatan perangnja boeat melawan tentara asing. Dalem keadaan demikian pembesar-pembesar di lembah soengei Yangtze, di antara taon 1852 dan 1860, dapet bantoean tjoema sedikit dari Peking. Ini pembesar-pembesar di berbagi-bagi provincie moesti berdaja oepaja sendiri boeat koempoel serdadoe, oewang dan alat perang jang perloe boeat melawan kaoem pemberontak. Melainkan sesoedah peperangan melawan Inggeris dan Frans brenti, baroelah pemerentah Mant joe bisa mengirim tentara boeat membantoe pembesar-pembesar dalem berbagi-bagi provincie melawan barisan Taiping. Dan sesoedahnja dibikin perdjandjian-perdjandjian dari taon 1858 dan 1860 berbagi-bagi negeri asing poen ambil poetoesan boeat toendjang pemerentah Mantjoe melawan kaoem pemberontak.

Semasa kaoem pemberontak madjoe dari Kwangsi ke Oetara. dalem provincie Hunan ada tinggal, sebagi seorang preman, seorang berilmoe jang kesohor, Tseng Kuo Fan (Tjan Kok Hwan). Zonder menoenggoe prentah dari pemerentah, hanja meloeloe menoeroeti dorongan hatinja menoeroet kebiasaan di Tiongkok doeloekala aken menoeloeng negeri di waktoenja ada dalem bahaja, Tseng Kuo Fan lempar ia poenja djoebah orang berilmoe, toekar penahnja sama pedang dan diriken satoe barisan vrijwilliger, jang ia kepalai sendiri boeat tempoer kaoem pemberontak. Dalem provincie Anhui poen ada tinggal seorang achli ilmoe kesoesastraan, jang soedah loeloes dengan poedjian-poedjian paling tinggi boeat examen-examen jang paling tinggÎ. Ia itoe adalah Li Hung Chang (Lie Hong Tjhiang). Seperti djoega Tseng Kuo Fan, poen Li Hung Chang mengerti, neger i perloe sama orang orang jang berani goeloeng tangan badjoe dan sebab itoe maka ia poen toekar penahnja sama pedang. Pekerdjaannja ini doea pemimpin vrijwilliger sigera diakoe oleh pemerentah Mantjoe. Doea-doea diangkat dalem djabatan negeri, jang marika pangkoe sampe di waktoenja marika menoetoep mata.

Sesoedah kombaliken keamanan dalem ia poenja provincie Hunan. Tseng Kuo Fan diangkat oleh pemerentah Mantjoe djadi radja moeda dari provincie Kiangsu. Kiangsi dan Anhui, sedang Li Hung Chang, jang lebih moeda, diangkat djadi gouverneur dari Kiangsu, sebagi pembantoe dari Tseng Kuo Fan. Sebagi radja moeda dan gouverneur Tseng Kuo Fan dan Li Hung Chang achir-achirnja telah bisa pademken pemberontakan Taiping. Tanggal 30 Juni 1864 Hung Hsiu Ch 'uan, jang bertachta sebagi keizer di kota Nanking, boenoeh diri, sebab liat soedah tida ada harepan lagi boeat bisa melawan tentara pemerentah. Tanggal 19 Juli Nanking direboet oleh tentara pemerentah. Sesoedah iboe kota dari Taiping djatoh, beberapa pasoekan dari tentara Taiping masih teroes doedoeki sedjoemblah kota-kota jang koerang penting, tapi dalem boelan Mei 1865 barisan penghabisan dari ini kaoem pembrontak dapet dibinasaken dan pemberontakan itoe berachir.

Limabelas taon lamanja pemberontakan Taiping menjebar kematian dan kebinasaan dalem provincie-provincie jang paling djaja dati keradjaan Tiongkok. Ditaksir pemberontakan itoe soedah menjebabken kematian dari doea poeloeh millioen djiwa. Sekarang poen dalem banjak kota dalem lembah soengei Yangtze orang masih bisa liat reroentoek kota dalem bilangan jang loeas, jang mendjadi boekti dari besarnja kebinasaan jang soedah diterbitken oleh Hung Hsiu Ch'uan dan pengiring-pengiringnja.

Keadaannja pemerentah Mantjoe soedah djadi soeker sekali. Doea peperangan melawan negeri asing soedah bikin deradjatnja pemerentah Mantjoe toeroen banjak sekali, tida sadja di matanja loear negeri, tetapi djoega di matanja ia poenja rajat Tionghoa. Lebih djaoeh itoe doea peperangan tjilaka soedah paksa pemerentah Mantjoe bikin perdjandjian-perdjandjian sama negeri negeri Barat, jang mendjatohken kewadjiban-kewadjiban, jang bertentangan sama kebiasaan-kebiasaan Tionghoa koeno. Boeat memenoehi kewadjiban-kewadjiban itoe, pemerentah Mantjoe moesti toeroet tjampoer dalem oeroesan di provincie dan di district-district, satoe hal jang langkah dalem pemerentahan negeri di Tiongkok. Maka itoe sesoedahnja pemberontakan Taiping dapet ditindes, negeri tida djadi aman, tetapi pemberontakan-pemberontakan baroe mengamoek dalem berbagi-bagi bilangan. Bebrapa pemberontakan itoe ada gerakan-gerakan repoloesioner, jang dibangoenken oleh perkoempoelan-perkoempoelan resia dan ditoedjoeken pada pemerentah Mantjoe, Lain-lain peroesoehan disebabken oleh kawanan kawanan perampok jang bersendjata, jang goenaken itoe kekaloetan oemoem sebagi koetika jang baek boeat merampok sesoeka-soekanja. Lain-lain peroesoehan lagi beroepa peroesoehan anti bangsa asing atawa anti kristen dan disebabken oleh rajat poenja perlawanan pada hak hak, jang dikasih pada bangsa asing oleh perdjandjian perdjandjian baroe.

Dalem oeroesan mendjalanken ini perdjandjian-perdjandjian baroe sama negeri-negeri Barat, pemerentah Mantjoe kedjepit antara tandoek banteng dan moeloet matjan. Kaloe pemerentah Mantjoe, dengan berlawanan sama maoenja rajat, tjoba djoega djalanken dengan betoel boeninja itoe perdjandjian-perdjandjian, maka pemerentah itoe bisa terseret dalem rajat poenja kebentjian pada orang asing dan bisa terbitken kekaloetan-kekaloetan baroe, pemboenoehan pada orang asing dan pembinasaan pada milik asing, lantaran mana negeri-negeri asing tentoe aken madjoeken permintaan boeat diganti keroegian dan boeat diadaken tanggoengan lebih koeat jang milik dan djiwa rajatnja selandjoetnja tida aken diganggoe lagi, Sebaliknja, djikaloe pemerentah Mantjoe tjoba menoeroeti kemaoeannja rajat Tionghoa dengan tjegah pendita-pendita dan soedagar-soedagar Europa djalanken dengan penoeh marika poenja hak-hak, jang marika dapet dengan kekoeatannja itoe perdjandjian-perdjandjian baroe, maka soedah tentoe negeri-negeri asing djoega tida aken tinggal diam dan aken bandjiri pemerentah Mantjoe sama matjem-matjem permintaan.

Sedang pemberontakan Taiping masih belon brenti, orang orang Islam di Turkestan (Sinkiang) poen toeroet berontak, jaitoe dalem taon 1863. Kaoem pemberontak itoe dikepalai oleh seorang pemimpin jang tjakep, Yakoeb Beg. Ia diriken satoe negeri merdika dengan iboe kotanja di Kashgar. Dengan alesan jang pemberontakan dalem itoe bilangan mendjadi bahaja boeat perdamian dan kesantosaan dari daerah Rus di dekat sitoe, pemerentah Rus dalem taon 1871 kirim tentara boeat doedoeki district Kuldja, di bagian Oetara dari Turkestan. Orang Rus berdjandji, apabila pemerentah Mantjoe soedah bisa kombaliken kesedjahteraan dalem provincie jang berontak itoe, maka tentara Rus itoe aken ditarik poelang.

Tatkala Rusland kasih ini djandji, tida seorang poen ada kira soenggoeh-soenggoeh jang pemerentah Mantjoe aken bisa tanem kombali kekoeasaannja di Turkestan. Kekoeatannja Yakoeb Beg ada begitoe maha besar, hingga orang Inggeris dalem taon 1870 dan 1873 kirim oetoesan ke astananja, sedang orang Rus dalem taon 1872 akoe kekoeasaannja sebagi radja merdika dalem itoe bilangan dengan bikin pembitjaraan sama Yakoeb Beg boeat bikin perdjandjian dagang. Aken tetapi bintangnja pemerentah Mantjoe masih belon gelap betoel.

Seperti djoega boeat pademken pemberontakan Taiping ada pemimpin-pemimpin Tionghoa jang tjakep, jang menoeloeng pemerentah Mantjoe, demikian poen boeat pademken pemberontakan dari orang Islam di Turkestan pemerentah Mantjoe telah pake pertoeloengannja seorang panglima perang Tionghoa dengan tentara Tionghoa.Boekan sadja di Turkestan,tapi djoega di Yunnan orang-orang Islam telah berontak, tapi ini pemberontakan di Yunnan lekas dapet dipademken oleh generaal Tso Tsung T'ang (Tjoo Tjong Tong). Dalem taon 1870 generaal Tso Tsung T'ang diprentah boeat kombaliken kesedjahteraan di Turkestan. Gerakannja generaal Tso Tsung T'ang ini kali ada pelahan sekali, Doea kali ia moesti kasih brenti gerakan tentaranja tjoekoep lama boeat tanem padi dan poengoet hasilnja, soepaja ada persediaan barang makanan boeat tentaranja itoe. Achirnja di moesim rontok dari taon 1876 ia kepalai tentaranja madjoe ke bagian Barat dari Turkestan. Yakoeb Beg kena dikalahken dan sebelonnja taon 1877 berganti, kekoeasaan Mantjoe atas orang-orang Islam di Turkestan soedah kombali poela dengan sampoerna.

Boeat Rusland sekarang dateng temponja aken berlaloe dari Kuldja menoeroet djandjinja. Dalem boelan December 1878 pemerentah Mantjoe kirim seorang oetoesan speciaal ke St. Petersburg boeat oeroes penarikan poelang dari tentara Rus dari itoe bilangan, Chung Hou, jaitoe ambtenaar jang dioetoes boeat itoe maksoed, tjoema perloeken fatsal bikin beres itoe oeroesan seberapa bisa lekas. Dalem boelan October 1879 ia bikin perdjandjian di Livadia, dengan mana ditentoeken Rusland aken tetap mempoenjai kira-kira tiga perampat dari daerah jang didoedoekinja, lebih djaoeh Rusland aken terima lima millioen roebel boeat gantinja ongkos mendjagaken itoe bilangan dan achirnja Rusland aken boeka djalanan baroe.

Perdjandjian itoe dengan sigera ditoelak oleh pemerentah Mantjoe. Chung Hou ampir sadja dihoekoem potong kepala kerna djeleknja ia oeroes itoe oeroesan. Pemerentah Mantjoe kombali oelangken permintaannja pada Rusland, soepaja berlaloe dari itoe daerah. Tentaranja Tso Tsung T’ang masih teroes ada dij Turkestan, Gouverneur Rus dari Siberia Barat kasih tahoe pada pemerentahnja, ia tida poenja tjoekoep tentara boeat tempoer tentaranja generaal Tso. Pemerentah Rus mengalah dan dengan perdjandjian jang diteeken pada 12 Februari 1881 di St. Petersburg, antero bilangan jang diboeat rewel itoe dikombaliken pada Tiongkok. Tiongkok bajar sembilan millioen roebel pada Rusland boeat ganti ongkosnja djagaken itoe daerah.

Dalem taon 1862 orang Frans telah tjaplok Cochin China. Lain taonnja Cambodja dinjataken berada di bawah perlindoengannja Frankrijk, Hal ini sigera disoesoel dengan pengloeasan dari kepentingan dan pengaroeh Frans ke lain-lain bilangan dari keradjaan Annam, Dalem taon 1866 satoe expeditie jang dikepalai oleh Francis Garnier memereksa soengei Mekong, mentjari djalanan jang baek oentoek perdagangan masoek di provincie Yunnan di bagian Selatan dari Tiongkok. Oediknja soengei Mekong ternjata tida bisa didjalani oleh kapal, Tapi Garnier, waktoe sampe di Yunnan, dapet ketahoei satoe soengei lain, jang dikasih nama Soengei Merah, Ini soengei bisa sekali dipake sebagi djalanan boeat dagangan dari Annam masoek di Yunnan. Maka itoe dalem taon 1873 ia dikirim oleh pemerentah Frans dengan satoe barisan dari doea ratoes doea-belas serdadoe ke Hanoi boeat minta permisi dari pemerentah Annam aken soedagar-soedagar Frans boleh kirim barang dagangannja moedik di Soengei Merah. Tatkala pembesar-pembesar di Hanoi toelak ini permintaan, lantas terbit perklaian, Garnier dan ia poenja barisan dikalahken oleh orang Annam. Garnier sendiri kena diboenoeh. Sesoedah ini kedjadian, pemerentah Frans pake djalan diplomatiek. Dalem taon 1874 dibikin perdjandjian berdami sama Annam. Dengan ini perdjandjian Frankrijk akoe sah kemerdikaannja Annam, Boeat itoe pengakoean Frankrijk dapet hak boeat berniaga di sepandjang Soengei Merah dan boeat kasih ,,advies” pada pemerentah Annam dalem segala hal, jang menjangkoet sama oeroesan dengan loear negeri.

Ini perdjandjian antara Frankrijk dan Annam dari taon 1874 diberitahoeken dengan opisil pada pemerentah Tiongkok dalem boelan Mei 1875, Pemerentah Mantjoe tida bikin keberatan atas ini perdjandjian, dari sebab radja Annam teroes kirim oepeti ke Peking dalem taon 1876 dan 1880, hal mana mendjadi tanda jang radja itoe tida anggep ada perobahan dalem perhoeboengannja jang lama sama Tiongkok. Tapi dalem taon 1880 oetoesan Tiongkok di Parijs menanja maksoednja orang Frans di Annam dan dalem taon 1881 oetoesan itoe protest perbilangannja Frankrijk, jang Annam ada satoe negeri merdika.

Di permoelaan taon 1882 maksoed-maksoednja orang Frans di Annam dibikin djadi terang betoel boeat orang Annam maoepoen boeat orang Tionghoa, Kaget kerna orang Frans langgar kekoeasaannja, maka radja Annam kirim permintaan toeloeng pada pemerentah Mantjoe, Dalem boelan April satoe barisan Frans rampas Hanoi dan dalem boelan Augustus 1883 orang Frans paksa radja Annam teeken perdjandjian, dengan mana keradjaan Annam dengan berterang dirobah djadi satoe negeri taloekan dari Frankrijk. Sesoedah Hanoi dirampas oleh orang Frans, tentara Tionghoa dikirim ke Tongking, provincie jang Oetara dari Annam boeat bekerdja sama-sama dengan barisan-barisan Annam jang tida teratoer boeat melawan orang asing jang merampas negerinja, Antara Frankrijk dan Tiongkok terbit keadaan seperti keadaan perang, maski tida ada dimaloemken peperangan.

Baek orang Frans maoepoen pemerentah Mantjoe kepingin tjegah peperangan. Maka itoe dalem boelan Mei 1884 Li Hung Chang dan seorang opsir Frans, commandant Fournier, bikin satoe perdjandjian di Tientsin boeat brentiken permoesoehan. Tiongkok akoe sah perdjandjiannja Frankrijk sama Annam dan moefakat boeat tarik poelang tentaranja dari Tongking. Tapi sebelonnja ini keakoeran sempet diberitahoeken pada pembesar pembesar militer Tionghoa di Tongking, perkelahian baroe terdjadi di Langson antara barisan Frans dan barisan Tionghoa. Pemerentah Frans dan pemerentah Mantjoe saling toedoeh satoe sama lain soedah melanggar djandji. Perdjandjian dari Li Hung Chang sama Fournier tida diakoe sah. Perkelahian di laoet dan di darat diteroesken poela lagi setaon. Di laoet orang Frans djaoeh lebih djempol dari orang Tionghoa, tetapi di darat serdadoe Tionghoa ternjata djadi tandingan betoel dari orang Frans. Berkali-kali orang Frans dikalahken di darat, Sesoedah beberapa kali ditjoba dengan sia-sia boeat bikin pembitjaraan, achirnja dibikin perdamian dengan satoe perdjandjian baroe, jang diteeken di Tientsin pada 9 Juni 1885, Baek pemerentah Frans maoepoen pemerentah Mantjoe tida dapet penggantian keroegian. Peperangan dianggep seri, Perdjandjian dari Li Hung Chang sama Fournier disahken, Lebih djaoeh dibikin perdjandjian boeat oeroesan dagang antara Annam dan provincie-provincie Tiongkok jang berdamping sama Annam.

Sedang di bagian Timoer dari djasirat Indo-China orang Frans tjaplok Annam, di sebelah Barat dari Indo-China orang Inggeris bikin rampoeng perampasan dari Burma, jang djoega dari doeloe menaloek pada Tiongkok, Seperti orang Frans, begitoepoen orang Inggeris harep bisa pake pengloeasan pengaroeh dan kepentingannja di Indo-China sebagi tangga boeat madjoeken perdagangan sama provincie-provincie di bagian Selatan-Barat dari Tiongkok. Daja oépajanja boeat kaboelken ini harepan bikin orang Inggeris djadi ampir berperang poela sama pemerentah Mantjoe.

Dalem taon 1874 pemerentah Inggeris di India dapet permisi dari pemerentah Mantjoe boeat kirim sekoempoelan orang boeat bikin pepreksaan dari Burma ke dalem provincie Yunnan. Margary, ambtenaar dari kantor consul Inggeris di Hankow, djalan darat pergi ke Yunnan aken ketemoe sama itoe koempoelan di Bhamo di tapel wates daerah Burma. Seboelan sesoedahnja Margary sampe di itoe tempat, itoe koempoelan jang terdiri dari kira-kira doea ratoes orang, dalem mana ada terhitoeng djoega satoe barisan koeat jang bawa sendjata, berangkat dari Bhamo menoedjoe ke tapel wates Yunnan. Sebab ada tersiar kabar angin, soekoe-soekoe bangsa di Yunnan lagi persendjataken dirinja boeat tjegah masoeknja itoe koempoelan dari India, maka Margary dan beberapa orang djalan lebih doeloe boeat bitjara fatsal dami dan boeat tjegah permoesoehan dari itoe soekoe-soekoe bangsa. Tanggal 19 Februari 1875 ia masoek di Yunnan. Tiga hari kemoedian ia dan itoe beberapa orang pengiringnja diboenoeh di Manwyne oleh orang banjak jang bersendjata, jang roepanja kaget sebab kiraken ada satoe tentara asing menjerang masoek dalem negerinja.

Tatkala kabar tentang diboenoehnja Margary sampe di Peking, oetoesan Inggeris, Sir Thomas Wade, lantas minta dikasih kepoeasan boeat itoe pemboenoehan. Pemerentah Mantjoe soeroeh hoekoem mati sedjoemblah orang dari itoe soekoe-soekoe bangsa, jang dikataken telah toeroet dalem itoe pemboenoehan. Pada sanak koelawarganja orang-orang jang diboenoeh dikasih penggantian keroegian. Tapi itoe oetoesan Inggeris minta lebih lagi dari itoe. Ia minta djoega soepaja radja moeda dari Yunnan poen dihoekoem kerna soedah alpaken kewadjibannja. Ini permintaan ditoelak oleh pemerentah Mantjoe. Sesoedah desak lagi beberapa kali dengan tida berhasil, achirnja Wade minta dibikin pembitjaraan tentang semoea hal jang masih tergantoeng antara Inggeris dan Tiongkok. Dalem boelan September 1876, sesoedah bikin pembitjaraan lama, Wade dan Li Hung Chang bikin perdjandjian di Chefoo, jang beresken kebanjakan dari soeal-soeal jang masih tergantoeng. Ini perdjandjian baroe lantas disahken oleh pemerentah Mantjoe, tapi soedagar-soedagar Inggeris di Tiongkok riboet bikin keberatan-keberatan tentang beberapa fatsal dalem perdjandjian itoe. Baroe dalem taon 1885, sesoedah ditambah satoe fatsal jang melindoengken orang Inggeris poenja perdagangan tjandoe di Tiongkok, pemerentah Inggeris sahken itoe perdjandjian.

Sesoedahnja alamken banjak keroegian dan kehinaan, pemerentah Mantjoe kelihatannja maoe tiroe beberapa atoeran dari Barat. Sebagian dari tentara Tiongkok dipersendjataken dan diatoer menoeroet atoeran Europa. Lebih djaoeh soedah dimoelai boeat bikin angkatan perang laoet model baroe. Student-student Tionghoa dikirim ke negeri-negeri Barat boeat beladjar. Beberapa opsir laoet dari Barat dipake boeat mengepalai kapal-kapal perang jang dibeli di loear negeri. Sedjoemblah soedagar-soedagar Tionghoa diandjoeri boeat diriken satoe kongsi kapal Tionghoa dan boeat berniaga sama loear negeri serta di antara pasisir Tiongkok dan kota-kota di oediknja soengei-soengei jang besar di Tiongkok. Di berbagi-bagi negeri Barat jang besar ditaroh oetoesan-oetoesan Tiongkok, Kemoedian ditempatken consul di berbagi-bagi pelaboean, di mana perdagangan Tiongkok soedah djadi besar.

Dalem taon 1876 telah ditjoba boeat bikin djalanan kreta api antara Shanghai dan Woosung, tapi pertjobaan ini dioeroengken, sebab pendoedoek Tionghoa di sitoe bikin keberatan. Tapi dalem taon 1887 dikasih djalan kreta api dalem provincie Chili (sekarang Hopei) antara parit-parit areng batoe Kaiping dan Tongshan, Dalem taon 1890 didiriken paberik besi model baroe di Hanyang, Dalem taon 1862 di Peking didiriken seboeah sekolahan boeat kasih adjar bahasa-bahasa asing, soepaja pemerentah mempoenjai djoeroe-djoeroe bahasa jang tjakep. Tiga taon belakangan dalem sekolahan itoe dikasih adjar peladjaran dalem ilmoe pengetahoean model baroe, Sedjoemblah goeroe-goeroe bangsa asing dipekerdjaken pada itoe sekolahan, Belakangan sekolahan itoe dirobah djadi Tungwen College.

Tapi maski soedah ada ini tindakan-tindakan boeat kasih masoek pikiran-pikiran Barat, maski Tiongkok soedah ampir ampat ratoes taon mempoenjai perhoeboengan sama Europa, maski Tiongkok soedah stengah abad teriket sama berbagi-bagi perdjandjian deugan negeri-negeri Barat, toch bangsa Tionghoa oemoemnja masih keras tida setoedjoe boeat robah atoeran-atoerannja jang soedah koeno, Boleh dibilang tiap-tiap atoeran baroe, jang didjalanken di Tiongkok, adalah pekerdjaannja satoe-doea orang sadja, seperti Li Hung Chang dan Chang Chi Tung (Tio Tjie Tong). Bagian paling besar dari ambtenaar-ambtenaar Tionghoa dan rajat Tionghoa pandeng bangsa Barat dan sekalian atoeran-toernnja dengan bentji dan tjoeriga. Kaoem ambtenaar dan kaoem terpeladjar di Tiongkok mengerti jang Tiongkok tida poenja kekoeatan boeat toelak desekan-desekan dari negeri-negeri Barat, tetapi marika poen insjaf, masoeknja pikiran-pikiran dan atoeran-atoeran asing di Tiongkok aken berachir dengan moesnanja dasar dari marika poenja kesopanan sendiri. Bagian jang paling besar dari rajat biasa atjapkali kenal orang Barat melainkan sebagi penjebar dari peladjaran-peladjaran igama jang aneh, jang bikin onar dan goenaken pengaroehnja boeat toeroet tjampoer dalem oeroesan-oeroesan dari masjarakat di dalem kota atawa desa. Bagian jang terbesar dari rajat biasa sesalken ini toeroet tjampoernja orang-orang asing dalem marika poenja oeroesan roemah tangga. Kadang-kadang kemeneselan ini menjala djadi serangan-serangan hebat pada pendita pendita kristen dan orang-orang Tionghoa jang memeloek igama kristen. Segala golongan rajat Tionghoa bisalah dibilang soedah bersatoe hati dalem poetoesan boeat tjegah orang Barat, jang soedah dapet satoe djari, djangan sampe ambil satoe tangan sama sekali. Begitoelah, maski soedah diambil tindakan-tindakan jang ditjeritaken di atas tadi boeat kasih masoek dengan pelahan pikiran pikiran Barat ke Tiongkok, toch pemerentah Mantjoe sampe pada kira-kira di achirnja abad jang doeloe, berdaja sebisanja boeat tjegah orang Barat djangan terlaloe dekat padanja, boeat djaga soepaja orang Barat tinggal djaoehan sedikit dari badannja. Ini politiek boeat djaoehken orang Barat seberapa bisa djaoeh, disetoedjoe seanteronja oleh rajat Tionghoa rata-rata.

Tapi tida melainken pemerentah Mantjoe dan rajat Tionghoa sadja di masa itoe kepingin djaoehken bangsa-bangsa Barat seberapa bisa djaoeh. Djoega Djepang di masa itoe berpendapetan, lebih baek tida bergaoelan sama bangsa-bangsa Barat, sehingga Djepang bertindak lebih djaoeh lagi dari pemerentah Mantjoe: Djepang toetoep negerinja boeat orang Barat sampe lebih dari doea ratoes taon lamanja.

Tetapi sebabnja Djepang tida soeka bergaoelan sama bangsa Barat ada lain dari sebabnja bangsa Tionghoa djaoehken dirinja seberapa bisa djaoeh dari bangsa Barat. Roepa-roepa onar sampe menjebabken doea peperangan dengan negeri Barat adalah sebab jang teroetama maka bangsa Tionghoa sebisanja tjoba djaoehken dirinja dari pergaoelan sama bangsa Barat. Pada masa Djepang menoetoep negerinja boeat bangsa Barat, boeat Djepang belon ada itoe sebab. Nanti lama belakangan, sesoedah pintoenja Djepang didobrak oleh orang Amerika, sehingga Djepang terpaksa terima pergaoelan sama bangsa Barat, baroelah Djepang alamken djoega hal-hal, jang soedah dialamken oleh Tiongkok. Penoetoepan dari negeri Djepang boeat bangsa Barat disebabken teroetama oleh halnja perdagangan sama negeri-negeri Barat mengoentoengken pada moesoeh-moesoehnja kaoem jang memegang kekoeasaan memerentah di Djepang dan meroentoehken kekoeasaan itoe. Dari sebab itoe maka kaoem jang memgang kekoeasaan itoe ambil poetoesan boeat brentiken itoe perhoeboengan dagang, soepaja bisa memboentoe soember kemakmoeran dari moesoeh-moesoehnja.

Dalem taon 1542 seboeah kapal badjak Tionghoa terdampar di pasisir negeri Djepang kerna toefan. Dalem kapal itoe ada menoempang tiga orang Portoeges. Anak boeahnja bersama tiga penoempang bangsa Portoeges ketoeloengan dengan mendarat di Tanegashima, jang letaknja di poelo Kyushu, poelo Djepang jang paling selatan. Ini tiga orang Portoeges adalah orang Europa jang pertama dateng di Djepang. Marika diterima dengan baek oleh orang-orang Djepang di tempat terseboet. Kemoedian marika poelang ke Malacca, jang masa itoe djadi poesat dari perdagangan bangsa Portoeges di Asia. Waktoe kapal itoe brangkat dari negeri Djepang, dengan semboeni ada toeroet menoempang seorang Djepang, jang hendak melariken diri sebab soedah lakoeken pemboenoehan, Ini orang Djepang toeroet sama itoe kapal sampe di Goa. Di sana St, Franciscus Xavier telah bikin ia djadi kristen dengan dikasih nama Paul Yadjiro.

Dalem taon 1549 ini orang Djepang bawa St. Franciscus pergi ke Djepang boeat kembangken igama kristen di Djepang.

Demikianlah seboeah kapal badjak Tionghoa dan seorang Djepang jang djadi pemboenoeh telah bikin Djepang djadi berkenalan sama bangsa bangsa Barat, Sehabisnja itoe dateng kapal dagang Portoeges di Djepang boeat berdagang sama ini negeri jang baroe diketemoeken. Itoe orang-orang Portoeges kasih masoek sendjata api di Djepang. Dari sebab itoe maka selama banjak taon sendjata api dalem bahasa Djepang diseboet tanegashima menoeroet namanja tempat, di mana orang Portoeges pertama kali kasih masoek sendjata itoe di Djepang.

Orang Portoeges berdagang di berbagi-bagi pelaboean dari Kyushu. Marika loeasken perdagangannja ke bagian oetara dari ini poelo, Selama lima poeloech taon orang Portoeges pegang monepolie dari antero perdagangan Djepang sama benoea Barat, Ampat poeloeh taon belakangan marika disoesoel oleh orang Spanjol. Kemoedian, dekat achirnja abad ke anembelas, dateng soedagar-soedagar Inggeris dan Belanda.

Franciscus Xavier mendarat di Satsoema. Dengan menjaroe ia dateng di kota radja Kyoto. Koendjoengan ini tida berhasil. Kemoedian ia kembangken igama kristen di Hirado di poelo Kyushu, di mana ia dapet pengiring-pengiring Djepang jang pertama. Ini igama baroe dengan tjepat mendjalar dari Kyushu ke poelo Hondo atawa Honshu, jaitoe poelo Djepang jang paling besar dan achirnja masoek djoega di kota radja.

Beberapa lamanja pendita-pendita kristen dan gredjanja tida dapet ganggoean atawa halangan apa-apa. Tapi kemoedian, sesoedah Toyotomi Hideyoshi pegang pemerentahan, keadaan moelai berobah. Hideyoshi koeatir, ia poenja pengiring-pengiring jang memeloek igama kristen, bisa djadi bahaja kerna marika, lantaran igamanja, nanti bisa djadi setia pada negeri asing. Maka itoe ia oendang kepala-kepala pendita Jesuit ke Kyoto dan madjoeken pada marika ini beberapa pertanjaan: 1, Apa sebabnja marika kembangken igama kristen di Djepang? 2. Apa sebabnja marika soeroeh pengiring-pengiringnja bikin antjoer klenteng-klenteng dan medja-medja sembahjang? 3. Apa sebabnja marika boenoeh hewan dan makan dagingnja? 4. Apa sebabnja marika memoesoehi pendita-pendita Boeddha? 5, Apa sebabnja marika beli dan djoeal orang-orang Djepang sebagi boedak?

Sesoedah beroelang-oelang bikin pepreksaan, Hideyoshi tida bisa dapet keterangan jang memoeasken. Ia djadi jakin, igama kristen ada igama kalap. Dalem taon 1587 ia kloearken firman, jang melarang orang siarken igama kristen dan prentah semoea pendita asing moesti lantas pergi dari negeri Djepang, Tapi lantaran kemoedian terbit peperangan di dalem negeri Djepang, maka ini firman tida didjalanken dengan keras. Penjiaran dari igama kristen berdjalan teroes.

Kemoedian dateng satoe hal baroe jang membikin keadaan djadi lebih kaloet. Dengan tida perdoeliken itoe larangan dari Hideyoshi, pendita-pendita Franciscan bangsa Spanjol dateng di Djepang dalem taon 1592 dan siarken igama kristen dengan tida perdoeli pada siapa poen djoega.

Dalem taon 1596 kapal San Felipe, seboea kapal dagang Spanjol, kandas di Urato. Dengan poera-poera hendak menoeloeng, orang-orang Djepang sengadja bikin kandas itoe kapal di pasisir dan kemoedian marika njataken itoe kapal dan moeatannja djadi barang rampasan, menoeroet wet Djepang. Salah seorang anak boeahnja itoe kapal jang ketoeloengan, banggaken kekoeatannja negeri Spanjol dan loeasnja daerah keradjaan Spanjol, jang itoe waktoe djadi djago di laoetan, boeat bikin takoet orang Djepang soepaja kombaliken kapalnja. Ia tjeritaken tjaranja bangsa Spanjol meloeasken daerahnja dengan kirim doeloe pendita-pendita kristen dan kemoedian, kaloe banjak anak negeri soedah masoek kristen, marika disoesoel sama angkatan perang boeat rampas negeri jang didatengi oleh pendita-pendita tadi.

Hideyoshi poenja tjoeriga jang pendita-pendita kristen djadi pekakas boeat merampas orang poenja negeri, djadi lebih keras. Ia soeroeh lagi sekali bikin pepreksaan, Tatkala ternjata benar itoe orang Spanjol ada bitjara seperti tadi, Hideyoshi lantas djalanken atoeran-atoeran lebih bengis terhadep igama kristen dan soeroeh tangkep dan tsalib kepala-kepalanja igama itoe.

Kemoedian terdjadi sedjoemblah peperangan dalem negeri Djepang. Pendita-pendita Jesuit dan Franciscan goenaken ini kekaloetan dalem negeri Djepang boeat lipet ganda marika poenja dajaoepaja boeat siarken igama kristen, Kemoedian dateng soedagar-soedagar Belanda dan Inggeris. Marika ini tjeritaken pada orang Djepang djahatnja soedagar-soedagar Spanjol dan Portoeges. Keadaan djadi lebih genting lagi.

Dalem taon 1603 Tokoegawa Iyeyasoe mendjadi sjogoen dan pegang kendali pemerentahan, Sedjak itoe waktoe sampe taon 1867 pemerentahan di negeri Djepang dipegang oleh kaoem Tokoegawa.

Ini sjogoen Tokoegawa jang pertama senang sama perhoeboengan dari Djepang sama negeri-negeri asing. la andjoeri soedagar-soedagar Portoeges teroes dateng di Djepang. Dalem taon 1614 Date Masamune kirim oetoesan ke Rome dan Spanjol dan ke Mexico, Ia adaken atoeran keoewangan boeat bikin gampang perniagaan. Ia andjoeri pembikinan kapal-kapal dan perdagangan antara rajat Djepang sendiri. Tapi maksoed teroetama dari lyeyasoe adalah boeat memadjoeken perdagangan dari kota Yedo, ia poenja tempat tinggal dan tempat memerentah. Iyeyasoe andjoeri djoega orang-orang Belanda boeat berdagang sama Djepang. Kapal Belanda jang pertama sampe di Djepang adalah kapal Liefde, jang dateng di Djepang di moesim semi dari taon 1600, Kerna itoe andjoeran dari Iyeyasoe maka kira-kira di taon 1609 kapal-kapal dari Oost Indische Compagnie bikin perdjalanan jang tentoe dari Hindia ke Djepang, Tetapi, seperti djoega orang Portoeges, begitoepoen orang Belanda lebih soeka berdagang di Kyushu dari pada bawa barang-barangnja ke Yedo, kotanja sjogoen, jang letaknja di pasisir Timoer dari negeri Djepang.

Di antara opsir-opsirnja kapal Belanda jang sampe di Djepang dalem taon 1600 ada djoega seorang Inggeris nama Will Adams, jang bisa bikin kapal dan paham ilmoe pelajaran. Maka itoe ia lekas djoega djadi orang jang disajang oleh lyeyasoe. Adams bikinken beberapa kapal boeat lyeyasoe, kasih adjar ia sedikit ilmoe itoeng dan ilmoe pelajaran dan kasih keterangan tentang orang Portoeges dan orang Spanjol. Keterangan itoe tentoelah boekan keterangan jang sedjoedjoer-djoedjoernja, sebab orang Portoeges dan orang Spanjol djadi saingan dari orang Inggeris dan orang Belanda. Atas permintaannja lyeyasoe Adams toelis soerat pada pembesar-pembesar dari kongsi Inggeris East India Company, minta ini kongsi Inggeris boeka perdagangan sama Djepang dan bikin Yedo djadi pangkalan dagangnja di Djepang, Dalem taon 1613 datenglah seboeah kapal Inggeris, tapi ini kapal tida menoeroet adviesnja Adams boeka kantor di Yedo, hanja toeroet orang Belanda dan orang Portoeges berdagang di pelaboean-pelaboean dari poelo Kyushu. Sesoedah sepoeloeh taon berdagang di Hirado dengan tida dapet oentoeng, orang Inggeris mengilang dari Djepang.

Kendati Iyeyasoe berdaja sebisa-bisanja, toch harepannja boeat bikin Yedo djadi satoe pelaboean dagang jang makmoer, tetap tida terkaboel.

Tokoegawa lyeyasoe terima djoega pendita-pendita kristen dengan baek. Tapi itoe pendita-pendita djadi sombong dan seringkali berlakoe menghina dan tida endahken ambtenaar-ambtenaar Djepang jang berpangkat tinggi. Ada djoega beberapa pendita jang mengasoet antara berbagi-bagi daimyo dan djalanken politiek boeat loeasken marika poenja kekoeasaan, Hal-hal ini menjebabken pembesar-pembesar Djepang ambil poetoesan boeat watesi perhoeboengan sama orang-orang asing boeat tjegah djangan sampe terbit kerewelan kerna igama.

Dalem taon 1622 sjogoen dapet alesan boeat tjoeriga, pendita-pendita katholiek ada toeroet tjampoer dalem satoe persekoetoean dari orang-orang Spanjol boeat menjerang masoek dalem negeri Djepang.

Gerakan memoesoehi pendita-pendita disertaken dengan sikep lebih bengis djoega terhadep orang-orang dagang bangsa Barat. Dalem taon 1624 dikloearken firman jang titahken boeat oesir semoea orang Spanjol dari Djepang dan selandjoetnja melainkan orang-orang Djepang jang tida berigama kristen boleh pergi ke loear negeri boeat berdagang. Tapi sekalipoen ini orang-orang dagang Djepang dilarang keras boeat pergi ke Filippina atawa lain-lain tempat jang berada di bawah kekoeasaan Spanjol.

Dalem taon 1633 sjogoen larang pendita-pendita kristen dateng di Djepang. Hoekoeman berat mengantjem pada siapa jang melanggar ini larangan, Lebih djaoeh dilarang sendjata dari Djepang dikirim ke loear negeri dan semoea orang Djepang dilarang pergi ke loear negeri, ketjoeali sama kapal jang dapet permisi.

Dalem taon 1636 semoea orang Djepang, baek jang berigama kristen atawa boekan, dilarang pergi ke loear negeri, tida perdoeli boeat oeroesan apa sadja. Orang Djepang dilarang bikin kapal kapal jang bisa dipake boeat berlajar di laoetan besar. Sesoeatoe orang Djepang, jang tinggal di loear negeri, kaloe tjoba poelang ke Djepang, aken dihoekoem mati. Sebaliknja semoea orang asing poen tida boleh dateng di Djepang. Antero negeri Djepang ditoetoep boeat orang asing. Inilah firman jang dinamaken sakoku-rei.

Di moesim rontok dari taon 1637 terbit pembrontakan di Kyushu, jang dinamaken pemberontakan Shimabara, Kira-kira tiga poeloeh riboe orang Djepang jang berigama kristen berontak melawan pembesar-pembesar dan bertempat di daerah pegoenoengan dari Shimabara, dekat Nagasaki, di mana marika teroesken perlawanannja sampe marika mati lapar. Maski tida ada boekti jang orang Portoeges ada toeroet tjampoer dalem itoe pemberontakan, toch dikloearken satoe firman baroe dalem taon 1638, jang oesir semoea orang Portoeges dari negeri Djepang.

Orang Inggeris soedah lama tida dateng lagi di Djepang boeat berniaga, sebab perniagaan itoe tida mengoentoengken pada marika, Seliwatnja taon 1640 tjoema orang-orang Belanda, jang mengakoe menganoet igama kristen lain dari orang Spanjol dan Portoeges dan jang sedari bermoela tida toeroet mengembangken igama kristen di Djepang, adalah satoe-satoenja bangsa Barat jang diidzinken berniaga di Dedjima, seboeah poelo ketjil di pasisir Nagasaki, dengan moesti menaloek pada atoeran-atoeran jang bengis dan menghina. Demikianlah Djepang asingken dirinja dari lain-lain bagian dari ini doenia boeat lamanja doea ratoes taon lebih.

Sesoedah sembilan poeloeh sembilan taon bergaoelan sama bangsa-bangsa Europa, Djepang toetoep pintoenja. Melainkan poelo Dedjima, tempatnja orang Belanda berdagang, didjadiken sematjem djendela, djalan mana pemerentah Djepang dan rajatnja bisa dadapet tahoe kedjadian-kedjadian di lain-lain bagian dari ini doenia. Boeat itoe keperloean orang-orang Belanda di Dedjima saben-saben kasih rapport pada pembesar-pembesar Djepang tentang kedjadian-kedjadian dalem doenia.

Poetoesannja sjogoen Tokoegawa boeat toetoep pintoe negerinja telah disebabken teroetama oleh kekoeatiran tentang keadaan di dalem negeri. Keadaan di dalem negeri Djepang masa itoe boIeh dibilang soedah aman, Pemerentahan dari seloeroeh negeri soedah terkoempoel dalem tangannja kaoem Tokoegawa. Maksoednja lyeyasoe poenja pengganti-pengganti adalah boeat pegang teroes, toeroen-menoeroen, itoe kekoeasaan memerentah dan boeat singkirken segala apa sadja, jang bisa meroesak keadaan jang soedah tentram itoe. Kekoeatannja kaoem Tokoegawa boeat memerentah terletak dalem provincie-provincie di bagian tengah dan timoer dari poelo Honshu atawa Hondo. Kaloe kaoem Tokoegawa bisa bikin daimyo-daimyo di lain-lain bilangan djangan djadi djaja dan koeat, maka kekoeasaannja kaoem Takoegawa aken bisa kekal, keadaan jang tentram itoe aken teroes ada.

Tjoba lyeyasoe poenja daja-oepaja boeat pindah pangkalan perdagangan asing dari Kyushu ke Yedo, berhasil, bisa djadi sekali itoe politiek menoetoep negeri Djepang boeat orang asing tida didjalanken, sebab tjoba daja-oepaja itoe berhasil, keoentoengan jang dibawa oleh itoe perdagangan aken menambah kekajaannja kaoem Tokoegawa dan daimyo-daimyo jang djadi pengiringnja jang setia. Tapi Iyeyasoe poenja daja oepaja tida berhasil. Djepang poenja perdagangan sama loear negeri teroes masoek ampir meloeloe djalan pelaboean-pelaboean dari Kyushu, jang letaknja dalem daerah dari daimyo-daimyo jang di segala waktoe bisa berontak roeboehken kekoeasaannja kaoem Tokoegawa.

Dalem keadaan begini landjoetnja perdagangan jang leloeasa sama loear negeri berarti menambah semangkin kaja kaoem bangsawan jang berbahaja dan bikin merosot semangkin banjak kekoeasaannja kaoem Tokoegawa.

Maka itoe seliwatnja taon 1641 semoea perdagangan asing diwatesken pada pelaboean Nagasaki sadja, di mana kaoem Tokoegawa taroh seorang gouverneur boeat tilik itoe perdagangan dan poengoet belasting jang berat dari itoe perdagangan boeat kasnja kaoem Tokoegawa.

Djepang baroe bikin poela perhoeboengan sama loear negeri, sama negeri-negeri Barat, sesoedahnja Tiongkok alamken ia poenja perang tjandoe jang pertama, Waktoe terdjadi ini perang, Djepang masih asingken dirinja dari lain-lain bagian dari ini doenia. Kerna itoe pengasingan diri dari Djepang, maka Djepang belakangan dari Tiongkok alamken kekoeasaannja sendjata Barat, jang menjoesoel kapal-kapal dagang Barat.

Beberapa kali kedjadian kapal-kapal Amerika, jang tangkep ikan paoes, dapet ketjilakaan dan terdampar di pasisir dari poelo-poelo Djepang. Anak boeahnja ditangkep oleh orang Djepang, dimasoeken dalem pendjara, kemoedian dengan perantaraannja orang Belanda di Dedjima dikirim ke Betawi.

Kerna ini perlakoean-perlakoean tida baek pada matros-matros Amerika jang dapet ketjilakaan, maka pemerentah Amerika ambil poetoesan boeat bikin perhoeboengan opisil sama pemerentah Djepang, Begitoelah dalem boelan November 1852 commodore Perry brangkat dari Amerika, membawa prentah dari president Amerika aken pergi ke Djepang boeat dapetken perlindoengan oentoek orang-orang laoet Amerika jang dapet ketjilakaan, permisi boeat kapal-kapal Amerika masoek di pelaboean-pelaboean Djepang boeat beli barang keperloeannja, bikin goedang areng batoe dan minta diboeka satoe atawa lebih banjak pelaboean di Djepang oentoek perdagangan. Commodore Perry moesti bikin orang Djepang djadi mengerti betoel kekoeatan dan kebesarannja Amerika.

Perry berangkat dari Amerika memoeter Afrika ke Shanghai, di mana ia berkoempoel sama ia poenja pasoekan kapal perang dan kemoedian pergi ke teloek Yedo. Tanggal 8 Juli 1853 Perry masoek di teloek Yedo dengan ampat kapal perang dan lepas djangkar di depannja satoe kota ketjil nama Uraga.

Dari orang-orang Belanda di Dedjima pembesar-pembesar Djepang soedah dapet taoe jang Perry bakal dateng, tapi tempo marika liat kapal-kapal perangnja Perry, itoe ambtenaar-ambtenaar Djepang ampir terbang soekmanja. Begitoepoen rajat Djepang, jang liat itoe pasoekan kapal perang Amerika, tida bisa ditjeritaken lagi kagetnja. Pasoekan itoe boekan sadja meroepaken pasoekan kapal perang jang paling besar, jang marika pernah liat, tetapi djoega terdiri dari kapal-kapal api, jang marika baroe itoe kali taoe liat. Makanja djoega orang Djepang kasih nama „kapal item” pada itoe kapal-kapal dari Perry.

Pembesar-pembesar Djepang di Uraga boeroe-boeroe kasih inget pada Perry tentang firman-firman jang melarang perhoeboengan sama loear negeri dan kasih nasehat pada Perry aken pergi ke Nagasaki sadja, Perry tida perdoeliken itoe semoea bitjara dan berkeras maoe pergi ke Yedo, tempatnja sjogoen, boeat ketemoei sjogoen sendiri dan terimaken soeratnja president Amerika. Pembesar-pembesar di Uraga mengerti, marika tida bisa oesir itoe orang asing jang kepala batoe. Begitoelah marika terima djoega soerat jang dibawa oleh Perry dan berdjandji lagi berapa boelan. djadinja di lain taon, nanti dikasih djawaban dengan perantaraannja orang Belada di Nagasaki. Lebih djaoeh pada Perry dikasih taoe, selandjoetnja perhoeboengan aken dibikin di Nagasaki, djangan lagi di Uraga, menoeroet firman-firmannja sjogoen. Boeat oendjoek keangkerannja, Perry kasih demonstrasi dengan prentah kapal-kapal perangnja itoe djalan meronda di teloek Yedo sampe di tempat, di mana sekarang terletak kota Yokohama. Kemoedian pada tanggal 17 Juli Perry berlaloe, sesoedahnja kasih taoe, di lain taon ia aken kombali.

Datengnja itoe ampat „kapal item” dari Amerika sampe dekat sama iboe kota, telah menerbitken kebingoengan besar dalem astananja sjogoen. Setelah itoe pasoekan kapal perang Amerika soedah berangkat, sjogoen hadepi satoe hal jang soeker boeat djawab soeratnja president Amerika, Soerat itoe berisi tiga permintaan: 1, boeka negeri Djepang boeat perhoeboengan setjara sobat dan perhoeboengan dagang; 2, perlakoeken dengan baek pada orang-orang laoet Amerika jang dapet ketjilakaan; 3. kasih permisi boeat adaken goedang areng batoe di Djepang oentoek kapal-kapal Amerika, Toelak ini permintaan-permintaan dari Amerika berarti bintjana, barangkali perang. Loeloesken itoe permintaan berarti brentiken politiek toetoep pintoe boeat orang asing, jang soedah berdjalan lebih dari 200 taon.

Dalem keadaan begitoe soeker, sjogoen laloe ambil tindakan jang tadinja belon pernah kedjadian, jaitoe ia kirim itoe soerat pada Mikado dan pada berbagi-bagi daimyo boeat minta iaorang poenja pikiran, Mikado prentah sjogoen lantas oesir orang-orang Amerika, sedang kebanjakan daimyo poen moefakat pegang tegoeh pengasingan dari Djepang, Tapi ada djoega beberapa daimyo jang setoedjoe boeat tjoba bikin perhoeboengan sama loear negeri boeat beberapa taon, dari tiga sampe sepoeloeh taon. Kaloe hasilnja itoe perhoeboengan tida memoeasken, Djepang sementara itoe soedah tjoekoep koeat boeat toetoep poela pintoenja. Sjogoen dan itoe beberapa daimyo insjaf tida sanggoep melawan paksaan dari Amerika. Marika pikir, djalan jang slamet jalah toeroet itoe pikiran boeat bikin pertjobaan selama beberapa taon.

Sigera sesoedahnja Perry berangkat ke Tiongkok, di mana sementara itoe pemberontakan Taiping mengamoek, dateng satoe pasoekan kapal perang Rus di bawah prentahnja vice-admiraal Poutiatin, di Nagasaki dan madjoeken tiga permintaan: bikin perhoeboengan setjara sobat, boeka pelaboean-pelaboean di Djepang boeat perdagangan dan bikin beres oeroesan wates antara daerah Rus dan daerah Djepang di poelo Sakhalin. Pembesar Djepang di Nagasaki toelak itoe permintaan-permintaan dari orang Rus dan itoe armada Rus berangkat poela. Dalem boelan November Poutiatin kabarnja ketemoei Perry dan adjak Perry bekerdja sama-sama dalem beroeroesan sama Djepang, tetapi Perry toelak itoe permintaan. Kemoedian tersiar kabar angin, pasoekan kapal perang Frans dan pasoekan kapal perang Rus bakal koendjoengi Djepang boeat sama-sama paksa Djepang bikin perdjandjian, sedang pasoekan kapal perang Inggeris dengan maksoed begitoe djoega soedah ada di laoetan daerah Asia.

Perry boeroe-boeroe kombali ke Djepang. Di pertengahan boelan Januari ia berangkat dari Hongkong. Dalem perdjalanannja ke Djepang ia terima satoe soerat dari seorang Belanda jang djadi agent Djepang. Soerat itoe kasih taoe pada Perry jang sjogoen baroesan meninggal dan orang Djepang minta soepaja Perry toenda kombalinja ke Djepang, sebab di Djepang orang masih berkaboeng kerna matinja sjogoen. Perry tida perdoeliken itoe permintaan dan menoedjoe teroes ke teloek Yedo, di mana ia sampe pada 13 Februari 1854 dengan mengepalai satoe pasoekan dari toedjoeh, kemoedian djadi sembilan kapal perang.

Pembesar-pembesar di Yedo djadi kaget melihat Perry kombali begitoe lekas. Sesoedah toekar-menoekar pikiran tentang tempat pertemoean, achirnja Kanagawa dipilih sebagi tempat pertemoean. Tanggal 8 Maart wakil-wakil Amerika dan wakil-wakil Djepang ketemoe di Kanagawa. Wakil-wakil Djepang menjataken pemerentah sjogoen soeka berdjandji perlakoeken dengan baik orang-orang Amerika jang dapet ketjilakaan sama kapalnja, dan kasih areng batoe serta Jain barang keperloean pada kapal-kapal Amerika di pelaboean Nagasaki, tetapi permintaannja Amerika boeat boeka perhoeboengan dagang ditoelak, Perry berkeras minta diboeka perhoeboengan dagang dan oendjoeken perdjandjian dari Amerika sama Tiongkok dari taon 1844 sebagi tjonto. Anem minggoe lamanja dibikin pembitjaraan, Achirnja pada 31 Maart Perry dan wakil-wakil Djepang bikin perdjandjian, dengan mana Djepang menjataken moefakat boeat loeloesken semoea permintaan dari Amerika Serikat. Shimoda dalem provincie Izu dan Hakodate di poelo Yezo aken diboeka boeat kapal-kapal Amerika, Di itoe doea pelaboean orang Amerika diberi hak loear biasa boeat beli kajoe, aer, barang makanan, areng batoe dan lain-lain keperloean. Orang orang pelajaran bangsa Amerika jang dapet ketjilakaan, djikaloe terdampar di salah satoe bagian dari pasisir Djepang, aken diperlakoeken dengan manis dan dianterken ke salah satoe dari doea pelaboean jang baroe diseboet. Sesoedah liwat delapanbelas boelan Amerika Serikat aken angkat seorang consul atawa agent boeat tinggal di Shimoda, djikaloe dipikir perloe. Lebih djaoeh di moefakat, kapal-kapal Amerika, jang dateng di salah satoe pelaboean jang terboeka boeat marika, aken diidzinken toekar oewang mas dan perak dan lain-lain barang sama barang-barang djoega, menoeroet atoeran jang nanti ditetapken boeat sementara waktoe oleh pemerentah Djepang.

Berhasilnja orang Amerika bikin perdjandjian sama pemerentah Djepang mendjadi tanda boeat lain-lain negeri asing aken madjoeken permintaan-permintaan boeat bikin perdjandjian seperti itoe djoega.

Dalem boelan October 1854 admiraal Sterling dapetken boeat Inggeris satoe perdjandjian, jang mengasih hak pada kapal-kapal Inggeris boeat berdagang di pelaboean Hakodate dan Nagasaki. Dalem boelan Februari 1855 graaf Poutiatin, oetoesan Rus, dapetken hak boeat soedagar-soedagar Rus berniaga di Hakodate dan Shimoda, menoeroet atoeran-atoeran jang ditetapken oleh pemerentah Djepang. Dalem boelan November dari itoe taon djoega orang Belanda bikin perdjandjian jang hapoesken atoeran-atoeran jang menghina, dengan mana marika selama doea ratoes ampatbelas taon diidzinken berniaga di poelo Dedjima dan kasih idzin pada soedagar-soedagar Belanda boeat berdagang di pelaboean-pelaboean jang baroe diboeka.

Semoea perdjandjian ini berisi penetapan, pada negeri-negeri jang bikin perdjandjian itoe diberi hak-hak sama seperti jang dikasih pada negeri jang dikasih hak paling banjak.

Mengertinja kaloe salah satoe negeri dikasih hak lebih banjak dari jang lain-lain, maka lain-lain negeri itoe berhak boeat menoentoet soepaja dapet hak sama banjaknja seperti negeri jang satoe itoe.

Kerna adanja ini penetepan, maka kewadjiban-kewadjiban dari Djepang pada loear negeri, seperti djoega kewadjiban-kewadjibannja Tiongkok pada loear negeri, sigera djoega tergaboeng mendjadi satoe renteng kewadjiban jang sama, jang gampang bisa ditambah djadi lebih banjak, tapi soekar sekali boeat dibikin koerang.

Begitoelah pembentangan sajap dari bangsa Barat ke Asia Timoer telah menjebabken Tiongkok dan Djepang djadi teriket sama perdjandjian-perdjandjian dengan negeri-negeri Barat, jang mendjatohken pada Tiongkok dan Djepang sekian banjak kewadjiban-kewadjiban, jang bisa bertambah djadi lebih banjak, tetapi tida gampang bisa djadi koerang. Pada Tiongkok pembentangan sajap dari negeri-negeri Barat soedah menerbitken peperangan, kehinaan, keroegian tida sedikit serta onar dan kekaloetan di dalem negeri, jang achirnja menerbitken revolutie dari taon 1911.

Pada Djepang pembentangan sajap dari negeri-negeri Barat baroe melahirken perdjandjian-perdjandjian pintjang, tapi tida lama kemoedian djoega aken menerbitken kerewelan sama negeri-negeri Barat itoe, jang berachir dengan penembakan pada berbagi-bagi tempat di Djepang, kehinaan dan keroegian pada Djepang, hingga achirnja menerbitken pembaroean dari Djepang, stengah abad lebih doeloe dari repoloesi di Tiongkok.

III

PEMBAROEAN DARI DJEPANG.

Koerang lebih doea ratoes lima poeloeh taon lamanja kaoem Tokoegawa memegang kekoeasaan memerentah di Djepang. Tapi dekat di achirnja itoe tempo kedoedoekannja kaoem Tokoegawa moelai gojang. Berbagi-bagi daimyo atawa toean tanah besar memoesoehi padanja, Dalem kalangan kaoem koelawarga Tokoegawa sendiri moelai terbit petjah belah kerna bereboet kekoeasaan. Kira-kira di waktoenja Perry dobrak pintoenja Djepang, kedoedoekannja kaoem Tokoegawa sebagi sjogoen soedah moelai gojang. Maka itoe sjogoen Tokoegawa di masa itoe tida berani poetoesi sendiri permintaan-permintaan jang dimadjoeken oleh Perry, hanja ia bikin toeroenan dari permintaan-permintaan itoe dan kirim toeroenan itoe pada keizer serta pada berbagi-bagi daimyo boeat minta pertimbangan marika. Di masa itoe memangnja ada banjak daimyo, teroetama dari Djepang Selatan, jang soedah lama kepingin negeri Djepang diboeka oentoek pergaoelan sama negeri asing. Perniagaan sama bangsa-bangsa asing doeloe soedah membikin makmoer itoe daimyo-daimyo di Selatan. Penoetoepan dari negeri Djepang boeat pergaoelan sama bangsa-bangsa asing telah memboentoe soember kemakmoeran jang besar dari berbagi-bagi daimyo itoe. Maka itoe marika soedah lama kepingin, negeri Djepang boeka poela pintoenja oentoek perniagaan sama bangsa-bangsa asing, soepaja marika dapet kombali kedjajaannja doeloe. Ini berbagi-bagi daimyo telah bisa boedjoek keizer Djepang boeat menjataken moefakat sama permintaan-permintaan jang dimadjoeken oleh Perry. Begitoelah perdjandjian perdjandjian, jang bermoela dibikin sama Amerika, kemoedian sama lain-lain negeri Barat, telah disahken oleh keizer.

Di satoe fihak ini tindakan dari sjogoen boeat minta pertimbangan dan perkenannja keizer oentoek perdjandjian-perdjandjian jang dibikin sama negeri-negeri Barat, ada baek, sebab perkenannja keizer membikin daimyo-daimyo jang memoesoehi sjogoen dan jang tida moefakat boeat robah politiek lama, jang menoetoep negeri Djepang boeat pergaoelan asing, djadi kepaksa toetoep moeloet dan tida membantah sekeras-kerasnja, Tetapi di lain fihak itoe tindakan dari sjogoen boeat minta perkenannja keizer ada tjilaka boeat kedoedoekannja sjogoen jang memangnja soedah gojang. Moesoeh-moesoehnja sjogoen goenaken hal itoe boeat bilang, hal itoe memboektiken, keizer sebenarnja ada lebih koeasa dari sjogoen dan marika mendesek soepaja selandjoetnja dalem segala oeroesan jang menjangkoet sama pemerentahan negeri, keizer jang pegang kekoeasaan paling tinggi, djangan sjogoen lagi. Lebih djaoeh ini moesoeh-moesoeh dari sjogoen mendesak soepaja keizer goenaken antero kekoeasaannja itoe boeat batalken perdjandjian-perdjandjian jang soedah dibikin sama negeri Barat. Moesoeh-moesoehnja sjogoen mengerti, tjara begini marika bikin sjogoen djadi kedjepit di antara doea moesoeh, jaitoe moesoeh di dalem negeri dan moesoeh di loear negeri, jaitoe negeri-negeri asing jang soedah bikin perdjandjian sama Djepang dan jang tentoe tida maoe mengerti, kaloe boeninja perdjandjian itoe tida ditoeroet dengan betoel. Begitoelah sedjak dibikin perdjandjian, jang dipaksa oleh Perry dengan antjeman sama kapal perang, perdjandjian itoe didjadiken voetbal dalem permainan politiek di dalem negeri Djepang, antara sjogoen dan moesoeh-moesoehnja.

Artikel ke sebelas dari perdjandjian jang dibikin oleh Perry menentoeken, Amerika Serikat ada hak boeat angkat seorang consul atawa agent di pelaboean Shimoda. Dalem boelan Augustus 1856 Townsend Harris dateng sebagi consul-generaal dari Amerika boeat tinggal di itoe pelaboean, Pembesar-pembesar di Yedo, kotanja sjogoen, jang artiken perdjandjian itoe lain matjem dari pemerentah Amerika, menjataken tida moefakat seorang wakil dari Amerika tinggal di Djepang, Tapi Harris, jang soedah mempoenjai pengalaman di Shanghai, bagimana moesti beroeroesan sama orang Asia, telah bisa pelahan-pelahan dapetken kepertjajaan dari pembesar-pembesar Djepang, sama siapa ia sering beroeroesan. Achirnja dalem boelan Maart 1857 ia bisa bikin satoe perdjandjian tambahan, dengan mana pada rajat Amerika dikasih hak boeat tinggal tetap di Shimoda dan Hakodate dan boeat berdagang di Nagasaki. Dalem boelan November dari itoe taon Harris pergi ke Yedo, di mana ia diidzinken bikin audientie sama sjogoen. Tanggal 29 Juli 1858, sesoedah bikin pembitjaraan jang lama, achirnja ia bisa bikin perdjandjian dagang jang tetap sama wakilwakilnja sjogoen.

Perdjandjian jang Perry telah bikin, tjoema memboeka doea pelaboean di Djepang boeat kapal-kapal Amerika beli kajoe, aer dan areng batoe dan toekar barang-barang menoeroet atoeran-atoeran jang ditetapken oleh pemerentah Djepang. Tapi perdjandjian jang Harris bikin dalem taon 1858, menentoeken diboekanja lima pelaboean Djepang, Hakodate, Hyogo, Kanegawa, Nagasaki dan Niigata boeat orang-orang Amerika tinggal dan berdagang zonder diwatesi. Bea aken dipoengoet menoeroet tarip, jang disertaken pada itoe perdjandjian dan pemerentah Amerika mempoenjai hak exteritorialiteit penoeh, mengertinja rajat Amerika di Djepang jang berboeat pelanggaran di Djepang, dalem oeroesan sipil atawa crimineel, dipreksa dan dihoekoem oleh pengadilan consulnja sendiri, tida oleh pengadilan Djepang.

Sebab dalem perdjandjian sama negeri-negeri Barat ada ditentoeken, tiap-tiap negeri itoe dapet hak hak sama seperti jang dipoenjai oleh negeri, jang dikasih hak paling banjak, maka hak-hak baroe, jang didapetken oleh Harris boeat Amerika Serikat, dengan sendirinja mendjadi djoega hak dari semoea negeri Barat, jang soedah bikin perdjandjian sama Djepang. Tapi itoe perdjandjian dari Harris telah dibikin oleh sjogoen atas kekoeasaannja sendiri, maski keizer soedah toelak boeat kasih permisi aken bikin perdjandjian itoe. Negeri-negeri asing sigera aken dapet kenjataan, perlawanan dari moesoeh-moesoehnja sjogoen, jang semboenji di belakangnja keizer, ada tjoekoep besar boeat batalken kebanjakan hak, jang soedah didjandjiken oleh pembitjaraan di Yedo.

Lima taon doeloe dalem taon 1853 sjogoen telah minta perkenannja keizer boeat bikin perdjandjian sama negeri-negeri Barat, sebab sjogoen insjaf tida tjoekoep koeat boeat melawan kekoeatan sendjata dari negeri-negeri itoe dan di lain fihak sjogoen takoet boeat perlawanan moesoeh-moesoehnja di dalem negeri pada perdjandjian itoe. Tjoba waktoe itoe sjogoen berani bikin itoe perdjandjian atas kekoeasaannja sendiri, zonder perdoeli pada keizer dan pada moesoeh-moesoehnja, barangkali ia tida aken dapet perlawanan seberapa keras dari moesoeh-moesoehnja dan dari kaoem bangsawan di astana keizer. Tapi waktoe itoe sjogoen berboeat kesalahan dengan minta perkenannja keizer boeat itoe perdjandjian, demikian sjogoen sendiri memberi boekti jang keizer lebih koeasa dari sjogoen. Maka itoe tatkala lima taon kemoedian sjogoen bikin itoe perdjandjian sama Harris atas kekoeasaannja sendiri, maski keizer soedah menjataken tida moefakat, ini perboeatan dari sjogoen membangoenken permoesoehan jang berterang dari kaoem bangsawan di astana keizer dan memberi djalan jang bagoes pada semoea moesoeh dari kaoem Tokoegawa aken bersatoe hati melakoeken serangan jang hebat pada sjogoen poenja politiek loear negeri.

Demikianlah pada masa itoe lahir sembojan Son O Djo I (indahken radja dan oesir orang asing). Negeri terpetjah dalem doea partij, jaitoe partij sjogoen dan partij radja. Dalem partij radja terhitoeng semoea kaoem bangsawan dari astana radja dan semoea moesoeh dari sjogoen, jang sekarang mendapet alesan bagoes boeat tjoba goeling kaoem Tokoegawa. Alesan itoe, seperti tadi soedah dibilang, jalah memoeliaken radja dan oesir orang asing. Memoeliaken radja mengertinja bikin radja lebih berkoeasa dari sjogoen. Oesir orang asing mengertinja bikin sjogoen djadi bermoesoeh sama orang asing.

Dengan pake sembojan Son O Djo I pengiring-pengiringnja partij radja serang dengan seroe sesoeatoe hak, jang dikasih oleh sjogoen pada orang-orang asing, boekan sadja menoeroet perdjandjian jang dibikin oleh Harris, tetapi djoega hak-hak jang dikasih oleh perdjandjian-perdjandjian jang lebih doeloe, jaitoe perdjandjian-perdjandjian dari taon 1854 dan 1855.

Keizer kloearken firman jang kasih marah keras pada sjogoen kerna soedah bikin itoe perdjandjian sama Harris. Sehabisnja kloear ini firman radja, sedjoemblah pengiring dari moesoeh-moesoehnja sjogoen ambil poetoesan boeat bikin sjogoen djalanken kewadjibannja boeat oesir orang-orang asing dari Djepang atawa marika aken lakoeken sendiri itoe pekerdjaan mengoesir orang asing.

Tanggal 7 Juli 1859 Harris moelai beroemah dalem gedong oetoesan Amerika jang baroe rampoeng didiriken di Yedo. Satoe hari di moeka itoe Rutherford Alcock diangkat djadi oetoesan Inggeris. Kemoedian menjoesoel oetoesan Frans, Belanda dan Rus.

Di permoelaan boelan Augustus oetoesan Inggeris dan Amerika mengadoe pada sjogoen tentang seringnja dilakoeken hinaan, antjeman dan serangan pada orang-orang Inggeris dan Amerika dan djoega pada ambtenaar-ambtenaar dari gedong oetoesan itoe di Yedo dan di pelaboean Yokohama jang baroe diboeka dan letaknja dekat sama Yedo.

Tanggal 25 Augustus doea orang Rus, seorang opsir dan seorang matros dari kapal perang, jang baroe sampe bawa oetoesan Rus, diboenoeh di djalanan di Yokohama oleh orang-orang jang tida diketahoei siapa. Dalem ampat taon jang berikoetnja senantiasa semangkin pandjang lijstnja penjerangan pada orang-orang asing.

Tida melainken orang-orang asing sadja jang sering diserang, djoega ambtenaar-ambtenaar tinggi dari sjogoen tida terloepoet dari serangan moesoeh-moesoehnja sjogoen. Orang jang teroetama dalem pemerentah dari sjogoen Tokoegawa adalah tairo atawa ferdana manteri Ii Naosoeke. Ia inilah jang soedah tida perdoeliken larangannja keizer dan soedah bikin djoega itoe perdjandjian sama Harris. lalah djoega jang kemoedian dengan tangan besi tindes sesoeatoe orang jang berani bantahan pada kekoeasaannja sjogoen. Tanggal 24 Maart 1860, sedang itoe tairo dipikoel dalem djoli dari roemahnja ke astana sjoegoen, ia mendadak diserang dan diboenoeh oleh beberapa poeloeh orang hambanja Nariaki, daimyo dari Mito. Belon ada doea taon belakangan, tanggal 14 Februari 1862, Ando Tsoesjima-no-kami, sjogoen poenja manteri oeroesan loear negeri, diserang djoega di tengah djalan, tetapi tida sampe djadi mati, hanja tjoema dapet loeka sadja.

Sampe pada boentoetnja taon 1861 kebanjakan perlawanan pada sjogoen poenja politiek loear negeri dilakoeken oleh anggota-anggota kaoem Tokoegawa sendiri, jang tida tjotjok pikiran sama sjogoen. Oepamanja itoe daimyo dari Mito, Nariaki, orang-orang siapa telah boenoeh ferdana manteri li Naosoeke, adalah kepala dari satoe familie Tokoegawa jang besar dan ajahnja Keiki, toean tanah dari Hitotsubasji, jang kemoedian mendjadi sjogoen jang penghabisan. Ini pertjidraan dalem kalangan kaoem Tokoegawa sendiri betoel ada djahatnja, tetapi ada djoega baeknja boeat sjogoen. Kerna adanja itoe permoesoehan dalem kalangan kaoem koelawarga Tokoegawa sendiri, maka kaoem-kaoem di Djepang Barat, jang besar kekoeatannja dan bentji sekali sama sjogoen, mendjadi bingoeng dan tida sampe berserikat mendjadi satoe boeat memoesoehi sjogoen. Sesoedah Nariaki mati dalem boelan September 1861, perlawanan dalem kalangan kaoem Tokoegawa mendjadi brenti, Moelai dengan brentinja itoe permoesoehan dalem kalangan Tokoegawa sendiri, itoe berbagi-bagi kaoem di sebelah Barat, jang sampe sebegini djaoeh petjah belah kerna sirik hati pada satoe sama lain dan kerna dari antara pemimpin pemimpin koelawarga Tokoegawa sendiri ada jang memoesoehi orang asing, mendadak djadi bersatoe hati dan berserikat sama partij radja di Kyoto jang memoesoehi keras pada orang-orang asing.

Dalem boelan Mei 1862 Shimadzoe Idzoemi, bapanja daimyo dari Satsoema dan kepala dari kaoem Satsoema jang besar, dateng di Kyoto. Tida berapa hari kemoedian daimyo dari Choshoe, Mori Motonori, dateng djoega di itoe kota radja. Choshoe selamanja telah berhoeboengan rapet sama kaoem jang anti orang asing. Tapi Satsoema, maski bentji kaoem Tokoegawa, toch moefakat sama pemboekaan dari negeri Djepang boeat perniagaan asing, sebab negerinja kaoem Satsoema jang dapet oentoeng paling banjak dari itoe perniagaan.

Sesoedah ketemoe di Kyoto itoe doea daimyo dari Satsoema dan Choshoe loepaken perselisihan-perselisihannja waktoe doeloe dan berserikat menoendjang partij radja melawan partij sjogoen. Sigera kedoea daimyo itoe diakoe sebagi pemimpin-pemimpin dari partij radja. Perserikatan itoe dinamaken perserikatan Sat-Cho (Satsoema dan Choshoe). Ini perserikatan berdjalan teroes sampe sekarang dan sesoedahnja kaoem Tokoegawa nanti dapet diroeboehken, jalah ini perserikatan atawa ini doea kaoem Satsoema dan Choshoe jang berkoeasa atas angkatan perang darat dan laoet dari Djepang dan sebab itoe djadi memegang kekoeasaan paling tinggi dalem pemerentah Djepang sampe sekarang. Tapi pada waktoenja perserikatan itoe baroe dibikin, itoe doea kaoem di Djepang Barat djadi kaoem jang paling terkemoeka dalem gerakan anti orang asing sebagi djalan boeat meroeboehken kekoeasaannja sjogoen. Jalah ini doea kaoem djoega jang menjebabken negri-negri Barat menggoenaken kekoeatan sendjata pada Djepang, seperti marika lebih doeloe dari itoe soedah berboeat pada Tiongkok.

Tanggal 14 September 1862 sekoempoelan orang Inggeris, tiga orang laki dan satoe prempoean, menoenggang koeda di djalan besar dekat Yokohama. Marika ketemoe Shimadzoe Idzoemi, jang, dengan di-iringken oleh banjak pengiring, lagi dalem perdjalanan poelang dari Yedo. Pengiring-pengiringnja itoe daimyo bilang, itoe orang-orang asing telah melanggar peradatan, tida menoendjoeken hormat dan peradatan sebagimana moestinja, kaloe ketemoe sama seorang daimyo besar seperti Shimadzoe Idzoemi, Itoe pengiring-pengiring jang bersendjata laloe serang itoe orang-orang asing. Seorang Inggeris nama C. L. Richardson kena diboenoeh, jang doea lainnja dapet loeka berat. Setelah kedjadian ini direpotken pada pemerentah Inggeris, pembantoenja oetoesan Inggeris di Yedo lantas diprentah boeat minta pada pemerentah Djepang soepaja orang-orang jang soedah lakoeken serangan itoe ditangkep, ditoentoet dan dihoekoem mati serta dibajar penggantian keroegian sedjoemblah 125 riboe pond sterling. Dari ini djoemblah 100 riboe pond sterling moesti dibajar oleh sjogoen dan jang sisanja moesti dibajar oleh daimyo dari Satsoema. Sesoedah dibikin pembitjaraan lama, pembesar-pembesar di Yedo moefakat boeat bajar itoe antero penggantian keroegian, terhitoeng djoega bagiannja Satsoema, tetapi marika menjataken tida sanggoep. boeat djatohken hoekoeman apa sadja pada orang orang jang bersalah, sebab marika itoe ada orang-orangnja daimyo dari Satsoema dan pembesar-pembesar di Yedo tida ada mempoenjai kekoeasaan atas marika. Oetoesan Inggeris laloe minta bantoeannja ia poenja armada. Tanggal 11 Augustus 1863 satoe pasoekan kapal perang Inggeris masoek di Teloek Kagoshima boeat dapetken kepoeasaan sepenoehnja dari daimyo Satsoema, seperti jang diminta oleh pemerentah Inggeris. Pada daimyo dari Satsoema dikirim ultimatum, jang minta pemboenoeh itoe lantas ditangkep dan dihoekoem mati. Pembesar-pembesar dari Satsoema menjaoet, orang jang bersalah soedah melariken diri, tapi nanti ditangkep dan dihoekoem sebegitoe lekas dapet diketahoei di mana ia berada. Orang Inggeris tida maoe bikin pembitjaraan lagi tentang fatsal-fatsal jang marika minta dalem ultimatumnja. Tanggal 14 dan 15 Augustus itoe pasoekan kapal perang Inggeris laloe tembaki Kagoshima dan moesnaken bagian paling besar dari itoe kota. Sesoedah lakoeken ini penembakan, itoe pasoekan kapal perang Inggeris kombali ke Yokohama.

Perklaian antara Choshoe dan negeri-negeri Barat telah moelai sebelonnja orang Inggeris lakoeken penembakan pada Kagoshima, tapi baroe di moesim rontok dari taon 1864 Choshoe rasaken kekoeatannja sendjata Barat.

Di permoelaan taon 1863, sedang perkaranja Richardson masih teroes dibikin pembitjaraan di Yedo, partij radja di Kyoto, dengan dikepalai oleh kaoem Choshoe, moelai poela gerakannja boeat hapoesken semoea perdjandjian jang soedah dibikin sama negeri-negeri Barat, Dalem boelan April sjogoen dan ferdana manterinja dipanggil ke Kyoto boeat terima prentah dari radja dan menjataken moefakat boeat lekas oesir orang-orang asing dari Djepang, dengan djalan dami djikaloe bisa, dengan pake kekoeatan sendjata, djikaloe tida bisa dengan djalan dami. Firman radja tentang oesir orang-orang asing tida ada menentoeken tanggalnja itoe pengoesiran moesti dilakoeken. Selama doea stengah boelan, jang liwat sedjak dikloearken firman radja itoe, pembesar-pembesar dari kaoem Tokoegawa tida ada bikin apa-apa boeat mendjalanken boeninja firman itoe. Partij radja jakin, pemerentah sjogoen di Yedo tida ada niatan soenggoeh-soenggoeh boeat mendjalanken prentah radja itoe. Kemoedian dikloearken prentah baroe jang menitahken oesir orang asing dengan kekoeatan sendjata. Ditetapken tangal 25 Juni moesti didjalanken ini prentah. Oleh ambtenaar-ambtenaarnja radja dikasih prentah seperti itoe, jang dikirim dengan langsoeng pada semoea daimyo, tida dengan perantaraannja sjogoen lagi.

Kebanjakan daimyo anggep, prentah itoe dikloearken tjoema boeat diterima sadja, tapi tida boeat didjalanken. Tapi daimyo dari Choshoe, jang negerinja terletak di sepandjang pasisir oetara dari selat Shimonoseki, artiken prentah itoe moesti didjalanken dengan lantas. Tanggal 26 Juni 1863 kapal Amerika Pembroke berlaboeh di moearanja itoe selat. Kapal itoe lantas ditembaki oleh doea kapal jang bersendjata, kepoenjaannja daimyo dari Choshoe. Doeabelas hari kemoedian serangan seroepa itoe dilakoeken pada seboeah kapal meriam ketjil kepoenjaan orang Frans, nama Kienchang. Tanggal 11 Juli kapal-kapal dan barisan meriam di sepandjang pasisir dari Choshoe lepas tembakan pada kapal Belanda Medusa. Boeat bales ini perboeatan bermoesoeh, kapal perang Amerika Wyoming dateng di Shimonoseki pada 16 Juli dan binasaken itoe doea kapal dari Choshoe. Tanggal 20 dari itoe boelan djoega doea kapal perang Frans, di bawah prentahnja admiraal Jaurès, bales serangan pada kapal Kienchang dengan bakar satoe desa ketjil dan binasaken satoe barisan meriam di sepandjang pasisir. Tapi barisan-barisan meriam jang masih ketinggalan di sepandjang pasisir teroes tembaki selama antero taon berikoetnja, sesoeatoe kapal api asing, jang berani berlajar tjoekoep dekat sehingga pelornja meriam-meriam itoe bisa sampe.

Partij jang tjari onar sama bangsa asing, dengan dikepalai oleh Choshoe, senantiasa tambah besar pengaroehnja di Kyoto dan di seloeroeh negeri Djepang. Poeloehan daimyo dari segala bagian dari negeri Djepang tinggalken fihaknja sjogoen dan pilih fihaknja partij radja. Dalem boelan Augustus dimaloemken, keizer sendiri aken mengepalai pengiring-pengiringnja jang setia memerangi orang asing. Daimyo dari Choshoe dan adpisoer-adpisoernja goenaken itoe koetika boeat tjoba reboet kekoeasaan paling tinggi dalem astana radja. Pertjobaan ini gagal. Tanggal 30 September marika dipaksa poelang ke negerinja dengan kehinaan. Ini kehinaan dari Choshoe, jang kedjadian sedikit waktoe sesoedahnja orang Inggeris tembaki pelaboean Satsoema, melemahken partij di Kyoto jang hendak memerangi orang asing. Tapi itoe daimyo dari Choshoe, jang dioesir dari kota radja dan poelang ke negerinja, teroesken seorang diri sadja ia poenja peperangan pada kapal-kapal asing jang liwat selat Shimonoseki.

Dalem boelan Maart 1864 Sir Rutherford Alcock kombali di Yedo dari verlof doea taon. Sekombalinja di Yedo ia lantas djadi kepala poela dari sekalian oetoesan asing di itoe kota. Sir Rutherford bisa bikin lain-lain oetoesan asing djadi pertjaja, melainkan pemboekaan dengan paksa dari selat Shimonoseki adalah djalan satoe-satoenja boeat bikin orang Djepang pegang boeninja perdjandjian-perdjandjian. Tanggal 30 Mei oetoesan Frans, Inggeris, Belanda dan Amerika Serikat kasih taoe maksoednja aken bergerak sama-sama boeat lindoengken hak-haknja jang dikasih oleh perdjandjian-perdjandjian jang soedah dibikin. Kerna adanja ini keakoeran, maka satoe pasoekan serikat, terdiri dari toedjoehbelas kapal perang, pada 5 September 1864 dateng di Shimonoseki. Pada itoe hari dan selama tiga hari berikoetnja itoe pasoekan kapal perang asing moesnaken limabelas barisan meriam di sepandjang pasisir Choshoe, jang letaknja di selat itoe. Sesoedah lakoeken ini perboeatan, commandant-commandant dari itoe pasoekan kapal perang asing bikin perdjandjian sama wakil-wakil dari Choshoe. Perdjandjian itoe menjanggoepi kapal-kapal asing boleh liwat dengan leloeasa di selat Shimonoseki, di sepandjang pasisir dari selat itoe tida aken dibikin benteng-benteng. Choshoe aken ganti ongkosnja mengirim kapal-kapal perang itoe dan kapal-kapal dagang asing ada hak boeat singgah di pelaboean Shimonoseki. Penembakan pada Kagoshima dalem boelan Augustus 1863, pengoesiran dari kaoem Choshoe dari kota radja pada anem minggoe kemoedian dari itoe penembakan dan serangan dari armada serikat pada Shimonoseki dalem boelan September dari taon berikoetnja, meroepaken poekoelan-poekoelan hebat pada kekoeatan dan pengaroehnja kaoem Satsoema dan kaoem Choshoe jang djadi kepala dari partij jang memoesoehi kaoem Tokoegawa. Kedjadian-kedjadian itoe memberi kesempatan pada sjogoen boeat menapas legahan sedikit dari tadinja, tetapi boeat sementara waktoe sadja dan tida banjak memperbaeki kedoedoekan jang soekar dari sjogoen. Choshoe tida bisa banjak bitjara lagi, sebab masih ketimpah oleh kehinaan kerna pertjobaannja jang gagal boeat reboet kekoeasaan di Kyoto. Tapi Satsoema, jang diam-diam masih teroes bersobat sama kawannja jang soedah terhina, sekarang berserikat sama lagi doea kaoem jang ternama di Djepang Barat, jaitoe Hizen dan Tosa, boeat teroesken dengan sama seroenja seperti doeloe gerakannja memoesoehi kaoem Tokoegawa.

Moelai itoe waktoe ini kaoem jang memoesoehi Tokoegawa robah taktieknja. Marika mengerti, kaloe marika teroesken gerakannja memoesoehi bangsa-bangsa asing, perserikatan antara kaoemnja sjogoen dan bangsa-bangsa asing itoe mendjadi lebih koeat. Maka itoe partij moesoehnja Tokoegawa robah haloean. Marika brenti pake politiek memoesoehi bangsa asing. Marika tjoba bikin oetoesan-oetoesan asing djadi pertjaja, sebetoelnja marika bersobat sama bangsa asing dan antero rajat Djepang memoesoehi kaoem Tokoegawa. Bangsa asing berboeat kliroe sekali, kaloe marika teroes bersobat sama kaoem Tokoegawa. Ini soeara disampeken bermoela di moesim panas dari taon 1864 oleh doea orang moeda dari Choshoe, jaitoe Inouye Kauroe dan Ito Hiroboemi, jang bekerdja sebagi orang perantaraan dengan harepan bisa bikin brenti pertjidraan antara negeri-negeri asing dan kaoem Choshoe. Inouye dan Ito tjeritaken pada oetoesan-oetoesan asing, perboeatan-perboeatannja Choshoe jang memoesoehi pada bangsa asing, disebabken meloeloe oleh permoesoehannja pada sjogoen. Marika tegesken, kaloe oetoesan-oetoesan bangsa asing kepingin bersobat kekal sama Djepang, marika moesti balikin blakang pada sjogoen dan pergi ke Osaka, bikin perhoeboengan jang langsoeng sama ambtenaar-ambtenaar dari astana radja.

Di permoelaan moesim panas taon 1863 beberapa oetoesan asing telah pikir perloenja aken bikin pertoendjoekan armada di Osaka, soepaja keizer sahken perdjandjian-perdjandjian jang soedah dibikin. Dalem sepoetjoek soerat pada pemerentah Amerika, oetoesan Amerika poedjiken soepaja dikasih koeasa aken bikin aksi begitoe. Lebih dari doea taon seliwatnja itoe tanggal, negeri-negeri asing tida ada bikin apa-apa. Tapi di boentoetnja October 1865 wakil-wakil dari ampat negeri asing ambil poetoesan boeat goenaken halnja sjogoen dan ia poenja manteri-manteri ada di Osaka dan pergi ke sana berame-rame dengan dianter oleh semoea kapal perangnja jang ada sedia. Maksoednja adalah boeat bitjaraken beberapa oeroesan jang masih tergantoeng dan, kaloe bisa, boeat dapetken pengesahan dari keizer dari perdjandjian-perdjandjian jang soedah dibikin.

Sebagi kesoedahan dari ini poetoesan, tanggal 4 November satoe armada dari sembilan kapal, lima Inggeris, tiga Frans dan satoe Belanda, dateng di pelaboean Hyogo, dekat Osaka. Oetoesan-oetoesan asing dengan berterang kasih mengerti, bisa djadi marika nanti bikin pembitjaraan langsoeng sama beberapa daimyo di Djepang Barat. Kerna itoe maka tanggal 14 November pengangkat bitjara dari sjogoen dengan soenggoeh-soenggoeh berdjandji. keizer nanti sahken perdjandjian-perdjandjian jang soedah dibikin. Boeat penoehken ini djandji boekan satoe perkara gampang, sebab kaoem jang memoesoehi sjogoen dan sebab itoe djadi memoesoehi djoega bangsa asing, masih tetap paling berkoeasa di Kyoto. Tapi pada tanggal 24 lohor pemerentah sjogoen bisa kirim pada oetoesan-oetoesan asing toeroenan dari satoe firman radja pada sjogoen, jang boeninja begini: „Radja kasih permisi boeat perdjandjian-perdjandjian jang soedah diteeken, sebab itoe hendaklah kaoe ambil tindakan-tindakan jang perloe. berhoeboeng sama pengesahan itoe.”

Dalem boelan September 1866, sepoeloeh boelan sesoedahnja keizer sahken perdjandjian sama negeri-negeri Barat, sjogoen Tokoegawa jang ke ampatbelas, Iyemochi, meninggal dan diganti oleh Keiki, daimyo dari Hitotsubashi, jang sedjak taon 1862 telah mendjalanken rol kepala dalem pemerentahan dari sjogoen. Lima boelan kemoedian keizer Komei diganti oleh ia poenja poetra jang baroe beroemoer ampatbelas taon, Moetsoehito.

Delapan boelan kemoedian, dalem boelan October 1867, daimyo dari Tosa, dengan dibantoe dan dimoefakat oleh daimyo dari Satsoema, Choshoe dan Hizen, terimaken pada sjogoen jang baroe sepoetjoek soerat, dalem mana dioendjoeken, kerna kekoeasaan memerentah terpetjah belah antara sjogoen dan keizer, maka negeri Djepang terantjem bahaja besar, Sjogoen diminta, demi ketjintaannja pada negeri, boeat kombaliken kekoeasaan memerentah pada keizer, kekoeasaan mana soedah begitoe lama dipegang oleh kaoem Tokoegawa. Sjogoen Keiki, jang insjaf soekarnja ia poenja kedoedoekan, didjepit antara bangsa-bangsa asing dan moesoeh-moesoeh di dalem negeri, tida sanggoep mengalahken moesoehnja di dalem negeri dan djoega tida sanggoep mengoesir bangsa-bangsa asing, seperti dipaksa oleh moesoeh-moesoehnja, tida ada liat lain djalan dari pada toeroet itoe „nasehat” dari daimyo dari Tosa. Tambahan lagi Keiki harep, kaloe pemerentahan nanti soedah diatoer baroe, ia dan sanak koelawarganja bakal dapet kedoedoekan dalem pemerentah jang baroe. Begitoelah pada 3 November sjogoen itoe menjataken setoedjoe sama adpis tadi dengan serahken kombali kekoeasaannja sjogoen pada keizer dan sembilan hari kemoedian ini penjerahan kombali dari kekoeasaannja sjogoen, diterima baek oleh keizer dengan ini firman jang pendek dan ketoes sekali boenjinja: „Oesoelnja Tokoegawa Keiki boeat kombaliken kekoeasaan memerentah pada radja diterima baek oleh radja.”

Sjogoen berani harep, ia dan sanak koelawarganja aken mendapet tempat dalem pemerentah jang diatoer baroe, sebab, maskipoen ia soedah kombaliken ia poenja djabatan sjogoen pada radja, toch ia masih mendjadi toean tanah paling besar dan paling koeat di Djepang. Tapi Keiki sigera djoega aken dibikin ketjiwa dalem harepannja itoe.

Tanggal 3 Januari 1868, toedjoeh minggoe sesoedah keizer namanja pegang poela kekoeasaan memerentah, poetoesan jang oesir daimyo dari Chosoe poelang ke negerinja, di tjaboet. Sigera sesoedahnja itoe poetoesan ditjaboet, sedjoemblah besar orang-orang Choshoe dateng membandjiri kota Kyoto. Kekoeasaan militer dalem itoe kota radja, jang sampe sebegini djaoeh dipegang oleh pengiring pengiringnja kaoem Tokoegawa, lantas diambil oper oleh tentara serikat dari kaoem Satsoema, Choshoe, Hizen dan Tosa, jang dengan ringkes biasa diseboet perserikatan SatCho-Hi-To. Keiki madjoeken protest keras tentang ini kedatengan dari apa jang ia namaken „kawanan bandiet” dari Choshoe di kota radja. Ampat hari sesoedah madjoeken ini protest, Keiki oendoerken diri ke Osaka.

Moendoernja bekas sjogoen dari Kyoto sigera disoesoel dengan firman radja, jang menitahken Keiki kasih kombali semoea pangkatnja dalem astana dan ia poenja sekalian tanah. Keiki baroelah insjaf, itoe „adpis tjinta negeri” dari moesoeh-moesoehnja sebenarnja dimaksoedken boeat bikin tjilaka padanja dan boeat gantiken ia pegang kekoeasaan memerentah. Sesoedah insjaf itoe, maka di achirnja boelan Januari Keiki pergi ke Yedo dan bersiap boeat maloemken perang. Tapi terhadep pada tentara serikat, jang sekarang berdjedjer di bawah pandji radja, tentaranja kaoem Tokoegawa tida sanggoep memberi perlawanan jang koeat. Dalem boelan Mei, sesoedah mengerti jang perlawanan dengan sendjata tida ada goenanja, Keiki serahken ia poenja kota Yedo dan sekalian tanahnja. Sesoedah itoe ia di-idzinken boeat toentoet penghidoepan sebagi seorang preman. Tapi pengiring-pengiringnja di bagian oetara dari negeri Djepang masih teroesken perlawanannja. Lebih dari setaon pembrontakan itoe berdjalan. Tapi dalem boelan Juli 1869 tentara pembrontak jang penghabisan menjerah dan dengan itoe tamatlah tjeritanja kaoem Tokoegawa dalem sedjarah Djepang.

Pada 1 Januari 1868 dimeloemken namanja pemerentahan dari keizer jang baroe, menoeroet adat Tionghoa koeno. Dalem bahasa Tionghoa nama pemerentahan begitoe diseboet nien-hao (lian-hoo), dalem bahasa Djepang diseboet nengo, mengertinja „nama taon”. Pada pemerentahan dari keizer Moetsoehito dikasih nama Meidji atawa pemerentah jang dapet penerangan. Sebab keizer sendiri pada masa itoe baroe beroemoer belon tjoekoep anembelas taon, terlaloe moeda boeat bisa atoer sendiri pemerentahan negerinja, maka soedah terang jang atoer dasar-dasarnja ini pemerentahan baroe boekannja itoe radja sendiri, tetapi orang-orang lain jang soedah ada oemoer, pengertian dan pengalaman lebih banjak. Orang-orang jang teroetama pasang dasar-dasarnja pembaroean dari negeri Djepang adalah Sandjo dan Iwakoera, doea orang bangsawan jang djadi pembesar di astana radja, Kido, Ito, Yamagata dan Inouye dari Choshoe, Okoebo, Saigo dan Oyama dari Satsoema, Soyeshima, Okoema dan Enomoto dari Hizen, Itagaki, Goto dan Tani dari Tosa.

Tindakan-tindakan pertama, jang didjalanken oleh ini orang-orang dari zaman Meidji, jang membikin baroe negeri Djepang, ada djaoeh dari-pada repoloesioner, djaoeh dari-pada membongkar atoeran-atoeran lama dan mengganti sama atoeran-atoeran baroe sama sekali. Dalem boelan Januari dan Februari 1868 dimaloemken sedjoemblah firman radja, jang menjipta soeatoe dewan negeri dan delapan dewan pemerentahan, Prof. Murdoch, seorang achli sedjarah Djepang, bilang, dewan-dewan ini boekannja dapet meniroe dari Barat. Dewan-dewan itoe asalnja dari Tiongkok di zaman ahala Tong Tiauw memerentah di Tiongkok. Di zaman itoe, jaitoe dalem abad ke toedjoeh dari hitoengan Masehi, dewan-dewan pemerentahan itoe ditjangkok oleh Djepang dari Tiongkok. Belakangan, sesoedahnja kekoeasaan memerentah di Djepang dirampas oleh sjogoen dari radja, dewan-dewan itoe tida terpake lagi dan tinggal teroes tida terpake selama sjogoen mendjalanken kekoeasaan memerentah jang sebenarnja. Tatkala kekoeasaan sjogoen habis dan kekoeasaan memerentah namanja dikombaliken pada radja jang belon beroemoer anembelas taon, orang-orang jang masa itoe berkoeasa mengatoer pemerentahan atas namanja telah hidoepken kombali itoe atoeran-atoeran Tionghoa koeno, jang pada seriboe doea ratoes taon doeloe ditjangkok oleh Djepang dari Tiongkok.

Tanggal 6 April, selagi tentaranja radja berperang melawan pembrontakan dari pengiring-pengiringnja Tokoegawa, orang-orang jang masa itoe menggantiken sjogoen mendjalanken kekoeasaan memerentah, telah soeroeh radja jang belon akil baliq itoe mengeloearken seboeah keterangan, berisi azas-azas, jang radja berdjandji atawa disoeroeh berdjandji aken djadi penoentoennja dalem pemerentahan negeri. Keterangan ini biasa dinamaken Charter Oath atawa soerat soempah. Boeninja azas-azas itoe adalah begini:

Selandjoetnja aken dipake kebiasaan boeat bikin peremboekan dan debat dan semoea atoeran aken dipoetoesken sesoedah diperbintjangken di moeka orang banjak.
Tinggi dan rendah selandjoetnja aken bersatoe pikiran dan keberesan oemoem aken dipegang tegoeh dengan sampoerna.
Kekoeasaan sipil dan militer perloe dikoempoel dalem satoe badan, hak-haknja semoea golongan ditanggoeng dan pikirannja rajat aken dibikin poeas betoel-betoel.
Adat lembaga jang tida sopan dari zaman doeloe-doeloe aken diboeang dan keadilan seperti diperlihatken dalem pekerdjaannja alam, aken dipake sebagi pokonja perboeatan.
Peladjaran aken ditjari di seloeroeh doenia, soepaja bisa memasang dasar-dasarnja negeri.

Belakangan tiga fatsal jang pertama dalem keterangan radja itoe diartiken seperti berisi djandji boeat adaken pemerentahan dengan parlement. Tapi tida bisa djadi begitoe adanja maksoed dari adpisoer-adpisoernja pemerentah Djepang; jang soedah karang itoe keterangan radja. Pikirannja adpisoer-adpisoer itoe tida tjotjok sama pemerentahan demokrasi, hanja tjotjok sama pemerentahan dari seorang radja atawa kepala dengan kekoeasaan tida berwates. Ada lebih betoel kaloe tiga fatsal itoe diartiken sebagi djandji, jang selandjoetnja tida aken ada sjogoen lagi, selandjoetnja radja aken pegang sendiri antero kekoeasaan sipil dan militer dan tida aken ada lagi toean tanah jang besar atawa segoendoekan kaoem bangsawan dalem astana, jang bisa bikin radja toeroet apa maoenja.

Pekerdjaan lebih djaoeh dari orang-orang jang menggantiken sjogoen mendjalanken kekoeasaan memerentah atas namanja radja adalah memindah kota radja dari Kyoto ke Yedo. Kyoto letaknja tiga poeloeh mijl dari pasisir jang paling dekat, di antara goenoeng-goenoeng. Sebaliknja Yedo letaknja di kepala dari Teloek Yedo (sekarang dikasih nama Teloek Tokio). Lebih dari doea ratoes lima poeloeh taon lamanja Yedo djadi pangkalan dari pemerentah. Lebih djaoeh Yedo soedah biasa sama soedagar-soedagar dan oetoesan-oetoesan asing, bisa lebih gampang dibikin tjotjok sama atoeran baroe. Begitoelah tanggal 3 September 1868 satoe firman radja ganti namanja Yedo dengan Tokio, jang mengertinja „iboe kota di sebelah Timoer”. Doea boelan belakangan antero kantor-kantor pemerentah dipindah ke Tokio. Kyoto dikasih nama baroe, jaitoe Saikyo, jang mengertinja „iboe kota di sebelah Barat”. Sekarang Kyoto dianggep sebagi iboe kota Djepang dalem oeroesan igama sadja, sebagi tempat boeat nobatken radja, boeat kawinan, boeat mengoeboer radja dan sanak koelawarganja. Semoea pekerdjaan pemerentah selandjoetnja dilakoeken di iboe kota jang baroe, jang doeloe djadi iboe kotanja sjogoen.

Perampasan dari semoea tanahnja kaoem Tokoegawa dan pengiring-pengiringnja telah bikin radja djadi toean tanah paling besar dalem antero negeri Djepang. Toean-toean tanah jang setia pada radja dibiarken teroes mempoenjai tanahnja. Kemoedian sebagian dari toean-toean tanah itoe serahken tanahnja kombali pada radja. Jang lain-lainnja diprentah boeat menoeroet itoe toeladan, sehingga semoea tanah kombali djadi miliknja radja. Tapi toean-toean tanah, jang soedah tida poenja tanah lagi, diangkat mendjadi pembesar di tanah-tanahnja doeloe, sehingga tjoema nama sadja tanah-tanah itoe soedah dikombaliken pada radja.

Pekerdjaannja ini toean-toean tanah doeloe sebagi pembesar negeri boeat oeroes tanah-tanahnja itoe ternjata tida beres. Maka itoe sesoedahnja liwat doea taon, pada 29 Augustus 1871, dikloearken firman radja, jang betoel-betoel hapoesken itoe tanah-tanah partikelir dan didjadiken miliknja negeri betoel-betoel. Tanah-tanah itoe dibagi dalem desa, kota dan district, percies menoeroet pembagian di Tiongkok doeloekala.

Penghapoesan tanah-tanah partikelir sama toean-toean tanahnja jang djadi sematjem radja-radja ketjil, menjerahken antero kekoeasaan memerentah, baek di kota radja maoepoen di tiap-tiap tempat dalem antero keradjaan Djepang, dalem tangannja adpisoer-adpisoer dari radja. Marika djadi leloeasa, tida ada jang halangi lagi, boeat djalanken segala perobahan jang marika pikir perloe didjalanken boeat bikin baroe negeri Djepang. Lebih djaoeh doea fatsal jang penghabisan dalem keterangan radja jang terseboet di atas, didjalanken boeat menjangkok atoeran-atoeran Barat jang perloe. Sedang orang Tionghoa, kendati soedah alamken keroegian dan kehinaan dari kekoeatannja sendjata Barat model baroe, toch tetap pertjaja tegoeh jang ia poenja kesopanan sendiri ada lebih tinggi dari keboedajaan Barat dan sebab itoe tetap tida soedi meniroe apa-apa dari Barat, orang Djepang dengan terboeroe-boeroe „bergoeroe” pada bangsa Barat dan tjangkok segala atoeran, pikiran dan pendapetan dari Barat, jang oleh kaoem jang memegang kekoeasaan baroe ditimbang perloe ditiroe boeat bikin negerinja bisa berdjedjer sama bangsa Europa dan Amerika dalem oeroesan economie dan militer. Ratoesan student pilihan dikirim ke berbagi-bagi negeri di Barat boeat pahamken segala pengetahoean dari Barat. Kebentjian pada orang asing dalem sekedjap mata diganti sama kegilaan pada orang asing.

Achli-achli ilmoe pengetahoean dan insinjoer-insinjoer dari berbagi-bagi negeri dioendang dateng bekerdja di Djepang boeat djadi goeroenja bangsa Djepang dalem ilmoe masin dari Barat. Opsir-opsir militer, bermoela dari Frankrijk, kemoedian sesoedahnja Frankrijk dikalahken oleh Djerman dalem peperangan dari taon 1870/1871, opsir-opsir militer dari Djerman, dipake boeat atoer dan didik satoe balatentara Djepang model Barat, Orang-orang Inggeris, jang achli angkatan perang laoet, didatengken di Djepang boeat pasang dasarnja angkatan perang laoet model baroe. Achli-achli pergoeroean bangsa Amerika dioendang boeat bantoe mendiriken atoeran onderwijs boeat antero rajat.

Dalem taon 1868 dipasang perhoeboengan kawat jang pertama di Djepang. Doea taon kemoedian dimoelai pekerdjaan memasang djalanan kreta api jang pertama di Djepang, jaitoe dari Tokyo ke Yokohama. Dalem boelan December 1870 didiriken satoe departement oentoek pekerdjaan goena orang banjak. Maksoednja ini departement baroe adalah boeat oeroesan peroesahaan parit, paberik besi, paberik listrik, djalanan kreta api, perhoeboengan kawat dan lain-lain. Tanggal 3 Januari 1871 dikloearken firman radja, moelai 1 Januari lain taon angkatan perang dari negeri Djepang aken terdiri dari serdadoe serdadoe milisi. Kewadjiban boeat djadi serdadoe didjalanken di seloeroeh negeri, zonder memandang deradjatnja orang jang dikenaken kewadjiban itoe. Dalem boelan itoe djoega dimaloemken wet hoekoem siksa jang soedah dirobah dan dimoelai pekerdjaan merobah roemah-roemah pendjara. Dalem boelan Augustus dewan censor jang lama dihapoesken dan pekerdjaannja didjadiken satoe dengan satoe department oeroesan justitie model baroe. Dalem boelan September mendjelma doea departement baroe, jaitoe departement oeroesan peladjaran dan oeroesan oewang. Dalem taon berikoetnja diadaken rantjangan boeat mewadjibken anak-anaknja antero rajat Djepang masoek sekolah rendah. Departement oeroesan oewang ambil tindakan-tindakan boeat diriken bank-bank model baroe. Tanggal 1 Januari 1873 penanggalan Barat dipake sebagi penanggalan opisil, mengganti penanggalan Tionghoa koeno, jang dipake teroes oleh rajat sampe sekarang boeat keperloean igama.

Kerna tanah-tanah partikelir diambil kombali oleh radja dan semoea tanah di negeri Djepang didjadiken milik radja, maka toean-toean tanah alias daimyo bersama marika poenja tentara jang dinamaken kaoem samoerai, djadi keilangan soember pengasilan. Keroegian ini diganti oleh pemerentah Djepang. Pada bekas toean-toean tanah dan marika poenja samoerai itoe dikasih pensioen. Tiap-tiap bekas toean tanah dapet pensioen sebesar satoe per sepoeloeh dari hasilnja waktoe masih mempoenjai tanah. Pada tiap-tiap samoerai dikasih pensioen sebesar separo dari hasilnja waktoe ia djadi hamba dari toean tanah. Boeat bekas toean tanah ini atoeran ada mengoentoengken. Semasa marika masih mempoenjai tanah, hasil tanahnja, sesoedah dipotong ongkos-ongkos oeroesnja, kebanjakan hasil jang bersih itoe ada koerang dari pensioen jang marika sekarang dapet. Tapi si samoerai kena dipotong separo dari pengasilannja jang biasa, Boeat toeloeng tambah hasilnja ini samoerai-samoerai dan djoega boeat hapoesken golongan samoerai, maka pada samoerai di-idzinken boeat berdagang dan lakoeken peroesahaan keradjinan, hal mana tadinja marika dilarang lakoeken.

Dalem boelan December 1873 dikloearken mahloemat radja, jang tawarken pada orang-orang jang dapet pensioen ketjil boeat djoeal pensioennja itoe. Orang-orang, jang dapet pensioen toeroen-menoeroen, bisa djoeal pensioennja seharga jang sama besarnja seperti pensioen dalem anem taon. Orang-orang, jang dapet pensioen tjoema seoemoer hidoep, tida toeroen menoeroen, bisa djoeal pensioennja itoe boeat harga jang sama seperti djoemblah pensioennja dalem ampat taon. Ini djoemblah dibajar contant separo dan separo sama soerat oetang dari negeri, jang kasih renten 8 percent setaon. Maksoednja tawaran ini jalah soepaja orang-orang jang dapet pensioen ketjil itoe bisa mempoenjai modal boeat beli sawah atawa boeat moelai peroesahaan. Lain sebab lagi dari tawaran itoe roepanja adalah halnja djoemblah pensioen itoe ternjata terlaloe berat boeat kas negeri Djepang di masa itoe.

Selama doea stengah taon sesoedah dimadjoeken tawaran itoe, kira-kira sepertiga dari djoemblah samoerai telah djoeal pensioennja. Dalem boelan Augustus 1876 dikloearken firman baroe dari radja jang mewadjibken semoea orang djoeal pensioennja. Atoeran ini menerbitken banjak kesoesahan pada orang-orang jang dapet pensioen ketjil. Sebab tida biasa berdagang dan djoega tida biasa lakoeken pekerdjaan lain, selainnja dari djadi serdadoe, banjak samoerai makan habis oewang contant jang marika terima dan terpaksa hidoep seperti pengemis dari pengasilan jang besarnja tjoema satoe per sepoeloeh atawa paling banjak satoe per lima dari pengasilannja tempo djadi serdadoenja toean tanah.

Pada ini kesoesahan dalem penghidoepan ditambah lagi atoeran pemerentah, jang oleh kaoem samoerai itoe diartiken sebagi hinaan pada dirinja. Dalem boelan Januari 1872 dipanggil semoea orang, jang oleh atoeran baroe diwadjibken djadi serdadoe. Marika ini dipanggil boeat dikasih pendidikan sebagi serdadoe oentoek angkatan perang model baroe, jang diatoer setjara atoeran Barat. Dalem boelan Augustus 1876, berbareng sama pemberian tahoe jang mewadjibken semoea orang djoeal pensioennja, dikloearken firman jang melarang semoea orang pake pedang, ketjoeali orang-orang jang djadi serdadoe dalem tentara jang diatoer menoeroet atoeran baroe.

Banjak samoerai di berbagi-bagi bagian dari negeri Djepang laloe berontak. Kebanjakan pemberontakan itoe dilakoeken oleh samoerai dalem goendoekan-goendoekan ketjil sadja, jang bergerak terpisah dari satoe sama lain. Maka itoe kebanjakan pemberontakan itoe dapet ditindes dengan gampang oleh pemerentah. Tapi di bagian selatan dari Kyushu, di mana samoerai dari kaoem Satsoema berontak dalem djoemblah besar dengan dikepalai oleh Saigo, jaitoe salah seorang daimyo jang telah moelai gerakan boeat bikin baroe negeri Djepang, pembrontakan itoe meroepaken satoe pemberontakan besar. Pemberontakan itoe moelai pada 29 Januari 1877 dan diteroesken sampe 24 September dari itoe taon djoega. Achirnja ternjata, tentara pemerentah, jang dididik dan dipersendjataken model baroe, ada lebih koeat dari kaoem samoerai itoe. Pemberontakan itoe dapet ditindes dan samoerai jang masih hidoep, pelahan-pelahan kena leboer dalem golongan rajat biasa.

Pemasangan djalanan kreta api dan perhoeboengan kawat, pendirian kantor-kantor post, perobahan perobahan dalem oeroesan pertanian dan peladjaran, pendirian dari angkatan perang darat dan angkatan perang laoet model baroe, itoe semoea meminta ongkos-ongkos loear biasa besar dalem sedjarahnja bangsa Djepang. Tentoe sadja ongkos-ongkos itoe mendjatohken beban belasting berat pada rajat. Soepaja bisa memikoel beban belasting jang selaloe bertambah berat, maka pemerentah Djepang menoendjang dan mengandjoeri sebisanja aken rajat membesarken penghasilannja. Pada samoerai samoerai doeloe dikasih tanah dengan harga moerah, soepaja marika dapet penghasilan tjoekoep oentoek hidoepnja. Satoe commissie dibangoenken boeat oeroes pemindahan rajat ke tanah-tanah jang belon dioesahaken di Hokkaido. Masin masin dipake dalem peroesahaan, teroetama dalem peroesahaan kain. Dengan tjepat paberik-paberik berdiri di negeri Djepang. Perobahan dalem oeroesan oewang dan bank-bank jang baroe didiriken memberi djalan jang gampang aken orang mendapet oetang jang perloe boeat peroesahaan paberik model baroe. Pemerentah kasih subsidie pada pembikinan kapal-kapal dagang, jang selaloe bertambah banjak, sehingga orang Djepang dapet hasil jang selaloe bertambah besar dari perdagangan sama loear negeri.

Dalem taon 1872 oeroesan angkatan perang darat dipisahken dari oeroesan angkatan perang laoet. Sedari moelai dibikin itoe pemisahan sampe sekarang, kaoem Satsoema berkoeasa dalem oeroesan angkatan perang laoet dan kaoem Choshoe berkoeasa atas angkatan perang darat. Dalem soeal-soeal politiek jang penting itoe doea kaoem Satsoema dan Choshoe, kerna kekoeasaannja atas angkatan perang darat dan laoet itoe, bisa paksa pembesar-pembesar sipil boeat toeroet apa maoenja. Kerna itoe dan djoega kerna orang-orang dari itoe doea kaoem djadi adpisoer-adpisoernja keizer, maka kedoea kaoem itoe jang sebenarnja-benarnja memegang kekoeasaan memerentah.

Kerna doea kaoem itoe mempoenjai kekoeasaan begitoe besar dalem hal pemerentahan, maka perasaan koerang senang telah dibangoenken dan mendjalar loeas. Ini soedah kedjadian pada sebelonnja pembrontakan samoerai dari taon 1876 dan 1877. Orang-orang jang koerang senang itoe moelai minta diadaken dewan wakil rajat, jang anggota-anggotanja dipilih oleh rajat. Marika dasarken permintaan itoe atas keterangan radja, jang marika artiken berisi djandji boeat adaken parlement, Dalem taon 1881 gerakan minta diadaken grondwet dan parlement mendapet dorongan baroe kerna diketahoeinja keboeroekan dalem oeroesan memindah rajat ke Hokkaido. Di Tokio terbit peroesoehan-peroesoehan, jang menjebabken dibakarnja sedjoemblah kantor-kantor politie. Keada'an djadi begitoe roesoeh dalem kota radja, sehingga didjalanken wet perang. Peroesoehan itoe dapet dipademken, tapi kaoem jang memegang kekoeasaan memerentah insjaf perloenja aken menoeroet pada kehendaknja rajat. Tanggal 12 December seboeah firman radja berdjandji, dalem taon ke doeapoeloehtiga dari pemerentahan Meidji (1890) aken diboeka parlement. Sementara itoe satoe commissie aken bikin persediaan jang perloe boeat itoe maksoed.

Sedikit waktoe sesoedah dikloearken ini firman radja, Ito Hiroboemi dikirim ke loear negeri boeat pahamken berbagi grondwet di benoea Barat. Ito tinggal setaon lamanja di Europa dan Amerika, kemoedian ia poelang ke Djepang. Tanggal 21 Maart 1883 ia diangkat djadi minister dari roemah tangga radja dan didjadiken kepala dari satoe kantor speciaal boeat karang satoe grondwet.

Tanggal 11 Februari 1889 dimaloemken itoe grondwet, jang telah memakan tempo anem taon boeat mengarangnja.

Siapa mengira, dengan diadakennja grondwet di Djepang, pemerentahan demokrasi atawa pemerentahan oleh rajat boeat goenanja rajat moelai didjalanken di negeri itoe, orang itoe mengira kliroe sekali. Di negeri-ngeri Barat jang diprentah setjara demokratis, grondwet membatesi hak dan kekoeasaannja pemerentah, membikin hak dan kekoeasaan pemerentah dalem hal memerentah negeri djadi seberapa bisa sedikit dan menentoeken kewadjiban-kewadjibannja pemerentah, sebaliknja meloeasken hak dan kekoeasaannja rajat seberapa bisa loeas, tentoe sadja di sebelahnja menentoeken djoega kewadjiban-kèwadjibannja rajat. Di mana ada hak, di sitoe moesti ada djoega kewadjiban sebagi timpalannja. Tida pantes ada hak sadja dan tida ada kewadjiban sebagi timpalannja.

Tapi di negeri Djepang grondwet jang dimaloemken pada 11 Februari 1889 itoe tida membatesi hak dan kekoeasaannja radja atawa pemerentah, tida mengoerangken hak dan kekoeasaan itoe djadi seberapa bisa sedikit dan meloeasken hak dan kekoeasaannja rajat djadi seberapa bisa loeas dalem oeroesan memerentah negeri. Sebaliknja dari itoe, grondwet itoe memberi pada radja hak dan kekoeasaan seloeas-loeasnja, seperti ada dipoenjai oleh radja-radja di zaman doeloekala, jang memerentah dengan kekoeasaan tida berwates.

Dari apa jang soedah ditjeritaken di lembaran-lembaran di moeka ini, orang soedah bisa tahoe, sedari moelai ada sedjarah Djepang jang ditoelis sampe pada pembaroean dari Djepang di taon 1868. jaitoe selama seriboe taon lebih, radja Djepang tjoema djadi golek djonggol atawa boneka, bermoela dari pengoeroes astananja, jang mendjadi wakilnja radja mendjalanken pemerentahan, kemoedian dari sjogoen. Selama itoe tempo seriboe taon lebih jalah ini orang-orang, jang sebenarnja memegang kekoeasaan memerentah, boekan radja. Radja diangkat dan ditoeroenken toeroet soekanja itoe orang-orang.

Professor Chamberlain, achli pertama dan paling kesohor dari hal sedjarah dan bahasa Djepang, pernah menoelis sebagi berikoet:

Barangkali tida ada satoe bangsa pernah perlakoeken radja radjanja lebih bagoes dari-pada orang Djepang perlakoeken radjanja sedari moelai ada sedjarah Djepang jang ditoelis sampe pada zaman sekarang. Radja-radja Djepang telah ditoeroenken dari tachtanja dan diboenoeh; beratoes-ratoes taon lamanja tiap-tiap penggantian radja baroe mendjadi tanda boeat terbitnja persekoetoean persekoetoean dan permoesoehan permoesoehan sengit. Radja radja Djepang telah diboeang, beberapa antaranja diboenoeh di tempat boeangan . . . . . . . Beratoes-ratoes taon lamanja kekoeasaan memerentah dipegang oleh pengoeroes pengoeroes dari astananja radja, jang ganti radja jang satoe, jang masih anak, sama lain radja jang djoega masih anak. Oemoemnja tiap tiap radja itoe dipaksa toeroen dari tachtanja, apabila ia soedah ampir dewasa. Pada soeatoe masa itoe pengoeroes pengoeroes astana biarken toeroenannja Dewi Matahari hidoep dalem keadaan demikian melaratnja, sehingga Seri Baginda Radja dan poetra poetranja terpaksa tjari penghidoepan dengan djoeal toelisan sama tangannja sendiri. Tida ada satoe partij besar dalem negeri Djepang jang memprotest ini keadaan. Sekalipoen sekarang, di zamannja pemerentahan Meidji, telah kedjadian doea pemberontakan. Selama salah satoe pemberontakan itoe, di satoe bagian dari negeri Djepang diangkat seorang radja baroe dan di lain bagian dari negeri Djepang dimaloemken pemerentahan repoebliek.

Sementara professor Wildes, jang pernah djadi goeroe besar di Universiteit Keio, jaitoe universiteit Djepang paling toea, menoelis seperti berikoet:

Pemboenoehan dan pemboeangan radja-radja di Djepang sering kedjadian. Radja-radja dibikin djadi melarat dan tida poenja kekoeasaan apa-apa. Di loear pintoe-pintoenja astana, firman-firman radja tida diendahken. Perindahan pada radja, jang katanja djadi Toehan Allah, ada begitoe sedikit, sehingga pernah kedjadian seorang radja jang soedah mati sampe anem minggoe tida bisa dikoeboer, sebab pengoeroes oewang negeri tida maoe kasih oewang jang perloe boeat ongkos pengoeboeran. Sedang hal menobatken seorang radja jang lain telah ditoenda sampe doea poeloeh taon.

Pemerentahan didjalanken dari belakang kelir. Djikaloe hormat dan perindahan di lahir dikasih pada orang jang namanja djadi radja, maka kekoeasaan jang sebenarnja dipegang oleh lain tangan selama lebih dari seriboe taon. Apakah ini keadaan soedah berdjalan sedari zaman doeloekala sekali, itoelah tida bisa dibilang dengan pasti, sebab tida ada tjatetan sedjarah dari zaman doeloekala, tetapi soedah pasti sedari zamannja Foedjiwara Kamatari, jaitoe di pertengahan abad ke toedjoeh. radja radja Djepang seringkali tida lebih dari golek djonggol (boneka). Kamatari telah boenoeh seorang saingannja di depannja radja. Lebih djaoeh Kamatari soedah paksa radja toeroen dari tachtanja dan angkat seorang golek djonggol djadi gantinja. Doea ratoes taon lamanja kaoem Foedjiwara memerentah di Djepang, maski marika tida perna djadi radja. Limabelas radja tjoema djadi pekakasnja kaoem Foedjiwara. Dlapan dari antara limabelas radja itoe telah dipaksa toeroen dari tachta waktoe baroe dewasa. Anak anak prempoean dari kaoem Foedjiwara dikawinken sama poetra-poetra radja, sehingga tali persanakan bikin lebih koeat perhoeboengan politiek antara kaoemnja Toehan Allah dan orang-orang jang sebenar-benarnja memerentah negeri Djepang. Kepertjajaan jang radja-radja Djepang moesti diperlakoeken tjara begitoe telah berakar begitoe dalem, sehingga dalem tempo seriboe doea ratoes taon, isterinja radja-radja Djepang dipilih dari satoe familie sadja dari antara tjoema lima familie, dari mana boleh dipilih isteri boeat radja. Baroe di taon 1924 seorang radja atawa bakal radja Djepang brani kawin sama seorang isteri dari familie lain. Dan kawinan itoe baroe bisa kedjadian, sesoedahnja terdjadi perselisihan sengit dalem oeroesan politiek, jang bikin dasar-dasarnja keradjaan Djepang tergojang keras.

Orang-orang jang telah roeboehken sjogoen dan kemoedian gantiken sjogoen memegang kekoeasaan memerentah, soedah bisa djalanken politieknja itoe dengan berhasil dengan pake sembojan „moeliaken radja”. Marika mengerti, marika bisa tetap pegang kekoeasaan memerentah, kaloe radja teroes dimoeliaken. Dengen pake namanja radja jang dimoeliaken, marika bisa memerentah toeroet soekanja. Maka itoe grondwet jang dimaloemken dalem taon 1889 dimaksoedken teroetama boeat bikin koeat kedoedoekannja radja dan pemoedjaan pada radja, soepaja kekoeasaan memerentah dari orang-orang, jang bisa berpengaroeh atas radja, djadi kekal djoega. Kerna itoe maka artikel 1 dari itoe grondwet bilang: „keradjaan Djepang aken diprentah oleh sedjoemblah radja-radja jang samboeng menjamboeng selamanja ada doenia.” Maksoednja ini artikel 1 dari grondwet soedah terang boeat menjegah rajat roeboehken pemerentahan radja atawa ganti radja sama orang dari lain kaoem. Artikel 2 dari grondwet bilang: „Radja diganti oleh radja poenja toeroenan-toeroenan lelaki, menoeroet atoeran-atoeran jang terseboet dalem wet atawa atoeran astana radja.” Djadinja menoeroet ini artikel 2 dari grondwet, selandjoetnja tida boleh lagi orang prempoean memerentah sebagi radja di negeri Djepang. Atoeran ini roepanja diadaken sebab menginget pada keboeroekan-keboeroekan jang terdjadi doeloe waktoenja radja-radja prempoean doedoek memerentah di Djepang. Doeloe, waktoe kota radja masih bertempat di Kyoto, dalem sedikit tempo ampat radja prempoean berganti-ganti memerentah di Djepang. Selama pemerentahan dari ini ampat radja prempoean, kaoem hweesio alias pendita Boeddha mempoenjai kekoeasaan besar dalem pemerentahan. Kaoem hweesio itoe sengadja pilih hweesio-hweesio moeda dan tjakep boeat didjadiken hweesio dalem astana dan boeat djadi dokternja itoe radja-radja prempoean. Ini hweesio-hweesio moeda dan tjakep kemoedian djadi ketjintaan dari itoe radja-radja prempoean. Tjara begitoe kaoem hweesio djadi dapet kekoeasaan besar dalem pemerentahan. Salah satoe radja prempoean itoe, Koken alias Shotoku namanja, dengan berterang piara ia poenja ketjintaan hweesio dalem astananja, hingga sebenarnja ini hweesio jang djadi radja. Tapi ini hweesio, jang bernama Dokyo, tida merasa poeas sama itoe kedoedoekan. Ia kepingin djadi radja soenggoeh-soenggoeh dari negeri Djepang. Ia tjeritaken ada ratoe Koken, ia mengimpi, tepekong Hachiman Daidjin, boeat siapa itoe ratoe doea poeloeh taon doeloean diriken satoe klenteng, telah dateng padanja dan kasih tahoe, keradjaan Djepang aken slamet dan djaja selama-lamanja, kaloe Dokyo djadi radja. Koken tida berani ambil poetoesan sendiri, hanja maoe soeroeh tanja doeloe pada itoe tepekong. Ia soeroeh seorang nama Wake no Kiyomaro pergi ke klentengnja itoe tepekong boeat tanja fatsal angkat penggantinja djadi radja. Dokyo dengan diam-diam ketemoei itoe orang soeroean dan tjeritaken, ratoe lagi pikir-pikir boeat angkat ia djadi radja. Itoe orang soeroean dipesan soepaja hati-hati, kaloe nanti kasih kabar pada ratoe tentang apa katanja itoe tepekong. Kaloe Dokyo djadi radja, Wake no Kiyomaro tentoe djadi senang. Ini orang soeroean mengerti akalnja itoe hweesio. Ia pergi ke klenteng jang dioendjoeken dan poelang dengan bawa kabar, katanja tepekong bilang. tida boleh lain orang dari toeroenan radja doedoek di tachta keradjaan dan ratoe tida oesah takoet boeat Dokyo. Begitoelah akalnja itoe hweesio boeat reboet tachta keradjaan Djepang, telah gagal. Tida lama sesoedah itoe kedjadian, ratoe Koken meninggal dan Dokyo diboeang. Ini kedjadian soedah tjoekoep memboektiken bahajanja orang prempoean doedoek memerentah di Djepang.

Nitobe pernah menoelis, riwajatnja astana radja di Kyoto tida kekoerangan Raspoetin (pendita tjaboel).

Roepanja oleh kerna itoe maka dalem artikel 2 dari grondwet ditentoeken, melainkan toeroenan lelaki dari radja moesti menggantiken djadi radja. Artikel 2 dari peratoeran astana radja bilang, radja aken diganti oleh poetranja jang paling toea dan artikel 3 dari peratoeran itoe bilang, kaloe tida ada poetra radja jang paling toea, radja poenja tjoetjoe laki jang paling toea jang aken menggantiken djadi radja dan kaloe tida ada poetra jang paling toea dan tida ada tjoetjoe laki jang paling toea, maka poetra radja jang kedoea dan begitoe seteroesnja aken menggantiken djadi radja. Kerna adanja itoe peratoeran astana radja, maka penggantian radja djadi ada ketetapannja.

Seperti soedah ditjeritaken, grondwet Djepang dikarang oleh Ito Hiroboemi. Maka itoe jalah Ito djoega jang soedah karang keterangan atas artikel-artikel dalem itoe grondwet. Dalem ia poenja keterangan atas artikel 2 dari grondwet, Ito toelis: „Fatsal menggantiken djadi radja ada atoeran atoeran jang teges sedari radja jang pertama. Menoeroet atoeran-atoeran itoe, tachta keradjaan ditoeroenken pada poetra dan tjoetjoe lelaki dari radja. . . . . . .” Professor Murdoch, waktoe membatja ini keterangan dari Ito, tida bisa tahan hatinja boeat tida peringetken pada pembatjanja, sedjarah Djepang menoendjoeken keadaan lain sama sekali dari jang dibilang oleh Ito. Sedjarah Djepang menoendjoeken, penggantian radja sedari doeloe kala selamanja kaloet, penggantian radja dilakoeken oleh pengoeroes-pengoeroes astana radja toeroet soekanja. sebagimana ternjata dari tjonto-tjonto jang soedah ditjeritaken. Baroe dalem zaman baroe ini sadja ada atoeran-atoeran boeat astana radja dan baroe dalem atoeran-atoeran ini sadja ada itoe artikel 2 jang menentoeken, bagimana moestinja penggantian dari radja.

Keterangan dari Ito, jang dibantah oleh Prof. Murdoch dengan boekti-boekti dalem ia poenja boekoe sedjarah Djepang, ada satoe tjonto jang terang dan teges dari berani matinja pengarang-pengarang Djepang dalem hal mendjoesta, sekalipoen dalem perkaraperkara jang tertjatet dalem sedjarah dan sebab itoe maka gampang sekali boeat orang oendjoeken djoesta itoe. Ito Hiroboemi ada seorang ternama, boekan sadja kerna ia djadi pengarang dari grondwet Djepang, tetapi djoega kerna pangkatnja jang tinggi dalem pemerentahan di Djepang di zamannja pembaroean dari itoe negeri. Djikaloe sampepoen seorang jang mempoenjai kedoedoekan begitoe penting masih tida segan menoelis djoesta seperti jang baroesan dioendjoeken, sehingga karangannja djadi tida berharga sama sekali atawa setida-tidanja moesti dibatja dengan hati-hati sekali soepaja orang tida kena didjoeali djoesta, djangan tanja lagi sampe di mana berani matinja pengarang-pengarang Djepang biasa dalem hal mendjoeal djoesta. Tiap-tiap boekoe karangan orang Djepang moesti dibatja hati-hati sekali. Orang selaloe moesti preksa dengan teliti, di mana si pengarang menjeritaken hal-hal sebenarnja dan di mana ia lagi asik bohongi pembatjanja, djikaloe orang tida maoe melek-melek kena dibohongi.

Artikel 3 dari grondwet Djepang bilang, radja itoe soetji dan tida boleh diserang.

Dalem ia poenja keterangan atas ini artikel 3 Ito toelis: „Tachta keradjaan jang soetji telah didiriken waktoe langit dan boemi berpisah dari satoe sama lain. Radja adalah anaknja langit (Toehan Allah), sebab itoe maka radja itoe jalah Allah dan soetji: ia ada diatas dari sekalian rajatnja. Ia haroes dihormati dan tida boleh diganggoe. Betoel ia moesti endahken wet negeri, aken tetapi wet tida poenja kekoeasaan boeat toentoet dan hoekoem padanja. Boekan sadja orang tida boleh berlakoe tida hormat pada radja, aken tetapi ia poen tida boleh ditjela atawa dikritik.”

Itoe nama „Anaknja Allah” boeat radja telah dipindjem oleh orang Djepang dari Tiongkok. Nama itoe moelai dipake di Tiongkok kira-kira ampat riboe taon doeloe, di zamannja ahala Chow (Tjioe Tiauw) memerentah di Tiongkok. Aken tetapi orang Tionghoa poenja artian dari itoe nama ada lain sama sekali dari artiannja orang Djepang. Dengan itoe nama orang Tionghoa tida maoe bilang, radja itoe betoel-betoel anaknja Toehan Allah atawa Toehan Allah sendiri, seperti orang Djepang sekarang artiken. Dengan itoe nama orang Tionghoa maoe bilang, orang jang djadi radja dikasih koeasa oleh Toehan Allah boeat mendjadi radja kerna orang itoe mempoenjai kebedjikan tinggi. Toehan Allah angkat orang itoe mendjadi radja, kasih koeasa pada orang itoe boeat djadi radja, dengan perantaraannja rajat. Kaloe rajat sefakat boeat angkat seorang mendjadi radjanja, itoelah namanja Toehan Allah kasih koeasa pada itoe orang boeat mendjadi radja. Kaloe kemoedian radja itoe alpaken kewadjibannja, alpaken kebedjikan, memerentah dengan sewenang-wenang dan menindes pada rajat, Toehan Allah tarik kombali soerat koeasanja, ia diganti sama lain orang. Toehan Allah tjaboet soerat koeasanja itoe dengan perantaraannja rajat poela. Rajat berontak dan ganti radjanja sama lain orang, Itoelah namanja Toehan Allah tjaboet soerat koeasanja jang tadi dikasih pada radja. Makanja dalem kitab-kitab Tionghoa koeno dibilang, Toehan Allah melihat, mendenger dan bitjara dengen perantaraannja rajat. Dalem ini anggepan Tionghoa radja tjoema seorang biasa sadja, sama sadja seperti lain-lain orang, tjoema kerna kebedjikannja jang tinggi ia dipilih oleh rajat boeat mengatoer penghidoepannja rajat itoe oentoek kepentingannja rajat itoe djoega. Kaloe radja tida mendjalanken kewadjibannja itoe dengan betoel, sehingga rajat dapet soesah dalem penghidoepannja, maka rajat berhak boeat berontak dan ganti radjanja sama lain orang. Kerna itoe maka sedjarah Tiongkok penoeh sama pembrontakan-pembrontakan dari rajat boeat mengganti radja jang tida baek.

Orang Djepang tjangkok itoe nama Anak Allah dari bangsa Tionghoa, tetapi kasih artian lain sama sekali pada itoe nama, sebagimana ternjata dari artikel-artikel grondwet Djepang jang ditoetoenken di atas. Orang Djepang artiken jang radja itoe betoel-betoel Toehan Allah, Radja Djepang tida boleh diganggoe, tida boleh ditjela, tida boleh dikritik, djangan lagi dipaksa toeroen dari tachtanja atawa diboenoeh oleh rajat boeat ganti ia sama orang jang lebih baek, sebagimana sering kedjadian dalem sedjarah Tiongkok.

Perbedaan anggepan dari bangsa Tionghoa dan bangsa Djepang tentang radjanja ada sama besarnja seperti perbedaan antara langit dan boemi.

Anggepan Tionghoa mementingken rajat, mendjatohken kewadjiban-kewadjiban pada radja boeat kepentingannja rajat dan memberi hak pada rajat boeat ganti radjanja, djikaloe ia ini tida djalanken kewadjiban-kewadjiban itoe sebagimana moestinja. Anggepan Tionghoa adalah anggepan demokratis toelen.

Anggepan Djepang memoeliaken radja, menoehanken radja, mewadjibken rajat menoehanken radja dan melindoengken radja tentang segala ganggoean, biarpoen ganggoean jang tjoema beroepa tjelaan atawa kritik sadja. Radja aken memerentah toeroen-menoeroen selama ada doenia, djadi selama-lamanja tida boleh diganti oleh rajat sama lain orang.

Soepaja itoe peladjaran menoehanken radja tersiar lebih loeas dan meresep lebih dalem, maka dalem roemah-roemah sekolah Djepang, dari jang rendah sampe jang tinggi, dikasih adjar itoe anggepan jang radja Djepang itoe jalah Toehan Allah dan soetji dan sebab itoe tida boleh diganggoe. Pada tiap tiap orang Djepang, sedari anak sampe dewasa, dikompa itoe anggepan, jang didjadiken sematjem kepertjajaan jang moesti dianoet dengan memboeta, tida boleh disangsi dan tida boleh ditanja benar tidanja.

Kelihatannja seperti ini kepertjajaan tertanem betoel di dalem hatinja tiap-tiap orang Djepang. Tapi toch tida selamanja itoe kepertjajaan jang dikompa dalem hatinja tiap-tiap orang Djepang. ada tjoekoep koeat boeat melindoengken dirinja radja Djepang tentang serangan. Dalem taon 1911, oepamanja, telah ketahoean satoe persekoetoean boeat lempar bom pada keizer Meidji (Moetsoehito). Sebelas orang lantaran itoe telah dihoekoem mati. Sedjak itoe waktoe keizer Meidji brenti pertoendjoeken roepanja di hadepan orang banjak. Ia diganti oleh ia poenja poetra, jang memerentah dengan gelaran Taisho. Lantaran badan dan pikirannja tida sehat betoel, maka ini radja poen tida tahoe kloear dari astananja. Pemerentahan diwakilken oleh seorang prins, jang dalem taon 1926 djadi radja dengan gelaran Showa. Semasa masih djadi wakil radja ini prins berdjandji aken tida begitoe asingken dirinja dari rajat. Tapi dalem taon 1923, tiga taon sebelonnja diangkat djadi radja, telah dilakoeken pertjobaan boeat lempar bom padanja. Lantaran itoe maka keizer Showa poen semangkin djarang perlihatken roepanja pada orang banjak. Dalem taon 1924 dan 1932 kombali telah diketemoeken persekoetoean di Tokio boeat bom radja. Hal-hal ini menoendjoeken, radja Djepang tida terlaloe slamet boeat serangan.

Ampir doea taon sesoedah dimaloemken grondwet, diboeka persidangan jang pertama dari parlement di Djepang, jaitoe dalem boelan November 1890. Ini parlement tida lebih berkoeasa dari Volksraad di sini. Dari moelai diboeka sampe sekarang parlement di Djepang tida ada mempoenjai kekoeasaan jang benar dalem oeroesan pemerentahan. Manteri-manteri di Djepang tida menanggoeng djawab pada parlement. Marika menanggoeng djawab pada radja. Radja jang angkat dan lepas manteri-manteri. Grondwet di Djepang perloenja tjoema boeat menetapken dengan toelisan kekoeasaan jang tida berwates dari radja dan adpisoer-adpisoernja. Parlement perloenja tjoema boeat selimoeti itoe kekoeasaan jang tida berwates dari radja dan adpisoer adpisoernja. Paling bagoes grondwet dan parlement itoe tjoema boeat apoesi bangsa bangsa Barat, soepaja marika sangka, pemerentahan di Djepang soedah diatoer setjara pemerentahan di negeri negeri Barat jang demokratis. Tapi sebenarnja Djepang sampe ini hari masih diprentah dengan kekoeasaan tida berwates oleh radja dan adpisoer adpisoernja, seperti biasanja di zaman doeloe-doeloe. Pembaroean dari Djepang kedjadian dalem lapangan ilmoe pengetahoean dan peroesahaan. Di sini ilmoe pengetahoean model baroe dari Barat ditjangkok dengan giat. Tapi dalem oeroesan pemerentahan negeri dan ilmoe berpikir di Djepang tida ada kedjadian pembaroean. Dalem oeroesan pemerentahan negeri dan pikiran Djepang sama kolotnja seperti seriboe taon doeloe. Di lain lain negeri pemerentahan diatoer soepaja menjotjoki pikirannja rajat jang semangkin madjoe. Tapi di Djepang pikirannja rajat jang madjoe direm, dikasih moendoer soepaja djadi tjotjok sama atoeran pemerentahan jang kolot. Boeat itoe maksoed, boeat rem pikirannja rajat tentang oeroesan pemerentahan soepaja selamanja tjotjok sama itoe atoeran memerentah dari seriboe taon doeloe, dipake pendidikan dalem roemah tangga dan dalem roemah sekolah, jang kompa kepertjajaan perihal kesoetjiannja radja sebagi Toehan Allah. Seorang Djepang jang terpeladjar dalem zaman sekarang ada seorang machloek jang aneh. Dalem lapangan ilmoe pengetahoean dan economie zaman sekarang pikirannja boleh madjoe seberapa djaoeh ia bisa. Tapi dalem lapangan pemerentahan negeri dan ilmoe berpikir, pikirannja itoe moesti direm, moesti moendoer seriboe taon ke belakang.

Di atas ada dibilang, jang memerentah negeri Djepang sekarang dengan kekoeasaan tida berwates, kendati namanja ada grondwet dan parlement, jalah keizer dan adpisoer adpisoernja. Adpisoer adpisoer radja itoe adalah jang dalem bahasa Djepang dinamaken Genro atawa dewan dari politicus politicus jang tertoea. Marika ini adalah sisa jang masih hidoep dari orang orang, jang telah memasang dasar baroe dari pemerentah Djepang, sesoedahnja sjogoen diroeboehken. Ini adpisoer adpisoer mempoenjai pengaroeh besar atas poetoesan poetoesannja radja. Maka itoe ada djoega jang bilang, jang sebenarnja memerentah Djepang boekannja manteri manteri dan parlement, djoega boekannja radja, tetapi sebenarnja ini Genro atawa adpisoer adpisoernja radja. Dari ini adpisoer adpisoer toea sekarang masih ketinggalan tjoema satoe, jaitoe prins Saionji. Jang lainnja semoea soedah mati.

Selainnja soeal bikin grondwet dan adaken parlement, Djepang di masa itoe djoega hadepi soeal hapoesken hak exterritorialiteit dari bangsa Barat dan soeal dapetken kemerdikaan boeat tetapken tarip bea toeroet soekanja sendiri. Teroetama sebab di Djepang soedah moelai ada paberik paberik, soeal tarip bea itoe ada penting sekali, perloe sekali Djepang mempoenjai kemerdikaan boeat tentoeken tarip bea toeroet soekanja sendiri boeat melindoengken barang barang bikinan paberik paberiknja terhadep pada saingan dari barang barang loear negeri.

Dari taon 1872 sampe 1894 beroelang-oelang Djepang minta pada negeri negeri Barat boeat robah perdjandjian perdjandjian jang pintjang, soepaja hak exterritorialiteit dihapoesken dan Djepang dapet kemerdikaan boeat menentoeken tarip bea. Tapi semoea permintaan itoe ditoelak oleh negeri negeri Barat. Achirnja dapetlah oetoesan Djepang di Londen boedjoek pemerentah Inggeris boeat bikin perobahan dari perdjandjian perdjandjian lama. Tanggal 16 Juli 1894 diteeken perdjandjian, jang dinamaken perdjandjian Aoki-Kimberley. Ini perdjandjian menentoeken, sesoedah liwat lima taon, exterritorialiteit aken dihapoesken. Ini tempo lima taon perloe boeat bikin slese perobahan kehakiman di Djepang. Lebih djaoeh perdjandjian itoe menentoeken bea 5 sampe 15 percent atas sedjoemblah barang barang jang dikasih masoek di Djepang. Tapi selainnja boeat itoe barang barang, Djepang merdika boeat kenaken bea sesoekanja atas barang barang lain jang dimasoeken di negerinja. Sebelonnja taon 1894 berachir. Amerika Serikat, jang liat perdjandjian itoe ada mengoentoengken pada Inggeris, toeroet djoega bikin perdjandjian seperti itoe. Lain lain negeri Barat poen sigera menoeroet itoe toeladan, hingga dalem boelan Augustus 1899 semoea perdjandjian pintjang, jang Djepang doeloe dipaksa teeken soedah hapoes dan Djepang dapet kombali hak dipertoeannja, ketjoeali dalem beberapa perwatesan atas tarip bea, jang masih teroes ada.

Kira-kira sepoeloeh taon sebelonnja sjogoen diroeboehken, salah seorang dari party radja, Yoshida Shoin, telah andjoeri boeat moelai djalanken politiek meloeasken daerah Djepang, dengan bikin Korea, Mantjoeria, Siberia Timoer dan semoea poelo poelo di sepandjang pasisir Siberia djadi djadjahan Djepang, apabila radja soedah dapetken kombali kekoeasaan memerentah. Sebelon andjoerannja itoe didjalanken, Yoshida meninggal. Berbagi-bagi pemimpin di zaman Meidji kemoedian memperdengarken soeara boeat sampeken itoe angen angen dari Yoshida.

Pengloeasan jang pertama dari daerah Djepang kedjadian di sebelah selatan dari negerinja. Di sebelah selatan itoe ada terletak poelo poelo Liuchiu, dalem bahasa Djepang diseboet Ryukiu. Sedjak taon 1372 radja Liuchiu bajar oepeti pada Tiongkok. Tapi dalem taon 1600 salah seorang daimyo di Djepang telah taloeken itoe poelo poelo Liuchiu. Tapi radja Liuchiu masih teroes anggep dirinja orang taloekan dari Tiongkok, begitoelah Liuchiu djadi mempoenjai doea toean.

Dalem taon 1871 beberapa orang Liuchiu jang menangkep ikan, dapet ketjilakaan sama praoenja di pasisir Formosa (Taiwan). Oleh pendoedoek jang masih biadab dari Formosa itoe orang orang Liuchiu diboenoeh. Djepang laloe tanja pada Tiongkok, bagimana Tiongkok maoe bikin betoel kedjahatan jang diperboeat pada itoe orang orang Liuchiu. Pertanjaan ini maoe bilang, orang orang Liuchiu itoe ada rajat Djepang. Tjoba Tiongkok menjaoet, ia tida maoe bitjara tentang itoe oeroesan, sebab baek orang Liuchiu maoepoen orang Formosa sama-sama rajat Tiongkok, Djepang nistjaja djadi repot. Tiongkok tida kena dipantjing boeat mengakoei orang Liuchiu betoel rajat Djepang. Tapi sebaliknja dari kasih penjaoetan begitoe, pemerentah di Peking bilang, ia tida bisa pikoel tanggoengan boeat perboeatannja orang orang biadab. Tida satoe orang bisa melindoengken orang orang bodo jang pergi ke tempat di mana ada tinggal orang orang biadab sematjem itoe. Ini djawaban dari Tiongkok bisa diartiken jang pemerentah Tiongkok diam-diam akoei Djepang djadi toean, djadi pelindoeng dari pendoedoek Liuchiu, kerna itoe maka Djepang djadi ada hak boeat lindoengken kepentingannja orang orang Liuchiu itoe. Sigera Djepang goenaken ini pengakoean jang diam-diam dari pemerentah Mantjoe. Djepang desak beroelang-oelang soepaja diberesken itoe perboeatan tida adil jang soedah kedjadian sama „rajatnja”. Tapi pemerentah di Peking toelak itoe permintaan permintaan.

Party di Djepang. jang kepingin djalanken angen angennja Yoshida boeat loeasken daerah Djepang dan pikir sekarang Djepang soedah tjoekoep koeat sebab mempoenjai angkatan perang model baroe, desak pemerentahnja soepaja goenaken ini koetika jang baek. Begitoelah dalem taon 1874 pemerentah Djepang kirim satoe expeditie dari tiga riboe serdadoe ke Formosa. Ini tentara Djepang bikin pembalesan hebat dan kedjem pada orang orang Formosa dan doedoeki sebagian dari itoe poelo.

Tiongkok protest itoe perboeatan, tapi Djepang tida maoe perdoeli. Achirnja dibikin pemberesan jang menoeroeti permintaan permintaannja Djepang. Tiongkok dapet kombali Formosa, tapi akoe sah haknja Djepang atas poelo poelo Liuchiu dan bajar penggantian keroegian 100 riboe tael boeat sanak koelawarganja orang orang Liuchiu jang diboenoeh. Lebih djaoeh Tiongkok bajar 300 riboe tael boeat ganti ongkosnja Djepang kirim itoe expeditie. Lima taon belakangan dengan opisil Djepang njataken poelo poelo Liuchiu djadi kepoenjaannja dan bikin itoe kepoeloan djadi satoe provincie dari Djepang. Kombali Tiongkok protest. Protest itoe ditoendjang oleh president Amerika Grant, jang waktoe itoe kebetoelan bikin perdjalanan ke Tiongkok dan Djepang. Tapi protest itoe dan toeroet tjampoernja president Grant tida berhasil. Liuchiu tetap djadi daerah Djepang. Ini adalah pengloeasan jang pertama dari daerah Djepang boeat keroegiannja Tiongkok.

Kemoedian Djepang toedjoeken daja oepajanja pada Korea. Djepang minta bikin perdjandjian sama Korea. Permintaan itoe dioelangken beberapa kali, tapi Korea keras toelak itoe permintaan.

Dalem taon 1875 satoe kapal Djepang dateng di Korea dan ditembaki oleh orang Korea. Djepang goenaken taktieknja commodore Perry jang dipake boeat paksa Djepang boekan pintoenja. Menoeroet ini taktiek Djepang laloe kirim satoe pasoekan kapal perang ke Korea dan paksa Korea bikin perdjandjian. Dalem taon 1876 diteeken perdjandjian dagang antara Korea dan Djepang.

Ini perdjandjian melanggar kepentingannja Tiongkok, sebab Korea menaloek pada Tiongkok. Maka itoe radja Korea, maski sahken itoe perdjandjian sama Djepang, toch teroes bajar oepeti pada Tiongkok.

Di Korea kemoedian lahir doea partij. Satoe partij pro Djepang dan satoe anti Djepang.

Dalem taon 1884 orang orang Korea jang pro Djepang dan marika poenja sobat sobat Djepang serang dan rampas astana radja Korea dan tangkep radja dan ratoe Korea. Yuan Shih Kai, jang ditempatken di kota radja Korea oleh pemerentah Tiongkok sebagi wakilnja boeat tilik oeroesan di Korea, laloe pergi ke astana radja bersama tentaranja boeat lindoengken koelawarga radja. Sesampenja di sitoe, Yuan Shih Kai dapetken itoe astana radja ditempati oleh oetoesan Djepang dan ia poenja barisan pendjaga. Barisan Tiongkok di bawah prentahnja Yuan Shih Kai lepas tembakan pada itoe barisan Djepang, jang melariken diri ke loear kota dan naek di seboeah kapal dagang Djepang di pelaboean Chemulpo.

Peperangan dapet ditjegah, sebab baek Djepang maoepoen Tiongkok itoe waktoe tida kepingin berperang. Tiongkok masa itoe repot sama peperangan melawan orang Frans di Tongking. Demikianlah perselisihan itoe diberesken dengan djalan dami dan pada 18 April 1885 dibikin perdjandjian antara Li Hung Chang, sebagi wakilnja pemerentah Mantjoe dan Ito Hiroeboemi sebagi wakil Djepang. Perdjandjian itoe menentoeken kedoedoekannja Korea. Didjandji, kaloe di Korea terbit peroesoehan jang membikin perloe boeat Tiongkok atawa Djepang kirim tentara ke Korea. negeri jang hendak kirim tentara itoe aken beritahoeken hal itoe pada negeri jang lain dengan soerat. Tentara itoe aken lantas ditarik poelang, apabila peroesoehan itoe soedah beres. Sembilan taon lamanja perdjandjian itoe berdjalan dengan baek.

Dalem taon 1894 satoe perkoempoelan di Korea, jang terkenal dengan nama Tong Hak (peladjaran Timoer) terbitken peroesoehan besar. Tanggal 2 Juni 1894 radja Korea minta bantoean militer dari pemerentah Mantjoe boeat tindes itoe pembrontakan. Pemerentah Mantjoe kasih tahoe pada Djepang maksoednja aken kirim tentara ke Korea dan kemoedian kirim satoe barisan dari seriboe lima ratoes orang, belakangan dikirim lagi seriboe lima ratoes orang. Djepang, maski tida diminta oleh radja Korea boeat kirim tentara, toch toeroet djoega kirim tentara. Di achirnja boelan Juni soedah ada kira kira delapanbelas riboe serdadoe Djepang di Korea.

Peroesoehan Tong Hak dapet ditindes dengan berhasil oleh pemerentah Korea, sebelonnja tentara Tionghoa dan Djepang sampe di Korea. Tapi tanggal 17 Juni Djepang mengoesoel pada Tiongkok aken sama-sama paksa pemerentah Korea bikin perobahan perobahan jang perloe dalem atoeran pemerentahannja. Pemerentah Mantjoe dengan djitoe dan pantes sekali menjaoet, maski Korea sedari doeloekala menaloek pada Tiongkok dan bajar oepeti pada Tiongkok, toch Tiongkok tida maoe toeroet tjampoer dalem oeroesan dalem negeri dari Korea. Djepang, jang sedari bermoela soedah mengakoei Korea sebagi negeri merdika, sama sekali tida berhak boeat toeroet tjampoer dalem oeroesan dalem negeri Korea.

Di Djepang party jang kepingin perang boeat djalanken angen angennja Yoshida dan boeat oedji kekoeatannja Djepang poenja angkatan perang model baroe, telah mempoenjai pengaroeh besar atas pemerentah. Maka itoe tanggal 14 Juli pemerentah Djepang kasih taoe pada pemerentah Tiongkok, Djepang aken djalanken kehendaknja zonder bantoeannja Tiongkok boeat bikin perobahan perobahan di Korea seperti jang ditimbang perloe boeat tjegah terdjadinja poela peroesoehan peroesoehan jang berbahaja boeat perdamian. Roepanja Djepang djadi hati besar, sebab doea hari kemoedian diteeken perobahan perdjandjian sama Inggeris. Tanggal 1 Augustus dimaloemken perang. Di darat maoepoen di laoet angkatan perang Mantjoe dikalahken oleh Djepang. Peperangan ini sebenarnja peperangan antara pemerentah Mantjoe dan Djepang. Rajat Tionghoa oemoemnja tinggal adem dan pandang itoe oeroesan seperti boekan marika poenja oeroesan, hanja oeroesan dari pemerentah Mantjoe meloeloe. Dalem boelan Maart 1895 Li Hung Chang dateng di Shimonoseki boeat teeken perdjandjian berdami sama Djepang. Tiongkok dipaksa terima permintaan permintaannja Djepang, tapi setelah boeninja itoe perdjandjian berdami diketahoei oleh orang banjak, Rusland, Frankrijk dan Duitschland laloe rame rame paksa pemerentah Djepang, djangan ambil daerah di daratan Tiongkok. Djepang, jang mengerti tida mampoe melawan ini paksaan, telah menoeroet, hingga kesoedahannja Tiongkok moesti akoe Korea sebagi negeri merdika, serahken poelo Formosa dan Pescadores pada Djepang dan bajar penggantian keroegian perang sedjoemblah 230 millioen tael. Ini oewang penggantian keroegian, jang Tiongkok bajar pada Djepang, telah mendjadi pertoeloengan besar pada Djepang boeat perbaeki oeroesan oewangnja.

Tanggal 4 Augustus 1899 habis temponja perdjandjian lama dari Djepang sama Frankrijk. Pada hari itoe, dengan moefakatnja semoea negeri Barat, antara Djepang dan negeri negeri Barat berlakoe perdjandjian baroe, jang hapoesken hak exterritorialiteit dari bangsa asing dan memberi kemerdikaan pada Djepang dalem oeroesan tarip bea.

Ampat poeloeh anem taon sesoedahnja kapal kapal perang dari commodore Perry berlaboeh di Uraga dan kira-kira tiga poeloeh doea taon sesoedahnja pemerentahan sjogoen diroeboehken, Djepang diakoe oleh negeri negeri Barat sebagi pantarannja, kerna dalem itoe tempo jang pendek Djepang telah berhasil tjangkok ilmoe pengetahoean dan atoeran atoeran Barat dalem hal perekonomian dan bisa diriken angkatan perang darat dan laoet model baroe jang koeat.

Boektinja jang Djepang dianggep sama pantaran oleh negeri negeri Barat boekannja teroetama itoe penghapoesan dari perdjandjian perdjandjian pintjang, tetapi kedjadian setaon kemoedian. dalem taon 1900, tatkala di Tiongkok terbit peroesoehan Pakkoenthauw jang tjoba boenoeh dan oesir semoea orang asing dari Tiongkok. Di waktoe itoe Inggeris adjak Djepang sama-sama kirim tentara ke Tiongkok boeat lawan itoe peroesoehan. Inilah ada boekti jang pertama, jang Djepang dianggep sedjedjer oleh negeri negeri Barat.

Boekti kedoea dan lebih memoeasken pada keinginan Djepang, jang memangnja berdaja sebisa-bisanja boeat dianggep sama deradjat oleh negeri negeri Barat, kedjadian dalem taon 1902.

Pada 30 Januari 1902 dibikin perserikatan antara Inggeris dan Djepang. Maksoednja Inggeris bikin ini perserikatan adalah boeat bikin Djepang djadi pekakas oentoek menjegah Rusland oeloerken tangannja ke Mantjoeria dan Korea.

Kerna merasa koeat lantaran adanja ini perserikatan sama Inggeris, maka dalem taon 1904 Djepang perangi Rusland di waktoenja Rusland tida sangka bakal berperang dan tida siap sama sekali boeat berperang. Sedangnja pembesar pembesar di Port Arthur lagi bikin pesta dangsa besar, taoe-taoenja waktoe tengah malem kapal kapal perang Djepang masoek di pelaboean Port Arthur dan bikin tenggelam beberapa kapal perang Rus di moearanja itoe pelaboean, sehingga sisa sisanja kapal perang Rus di Port Arthur tida bisa kloear dari itoe pelaboean. Lantaran itoe maka Djepang bisa leloeasa kirim tentara ke daratan dekat Port Arthur boeat kepoeng dan serang ini benteng Rus dan lain lain tentara boeat perangi orang Rus di Mantjoeria. Djalannja ini peperangan teroes-meneroes tjilaka boeat Rusland. Di daratan Mantjoeria angkatan perang Rus dikepalai oleh Koeropatkin sebagi panglima perang besar, jang repot ketakoetan sadja, angkatan perang moesoeh ada banjak lebih besar dari angkatan perangnja sendiri. Lantaran itoe maka ia teroes-meneroes tida berani lakoeken perang betoel-betoel. hanja selaloe main moendoerken sadja tentaranja. Tempo-tempo di tengahnja peperangan lagi berdjalan dengan seroe, zonder ada kepastian fihak mana jang aken menang atawa kalah, ia mendadak prentah tentaranja moendoer. Koeropatkin menoenggoe datengnja bala bantoean jang besar dari Rusland, baroe ia aken lakoeken perang besar jang slese, jang memberi poetoesan siapa kalah dan siapa menang.

Sedang di daratan angkatan perang Rus dikepalai oleh seorang panglima perang besar, jang selaloe digoda oleh takoet jang angkatan perang moesoeh banjak lebih koeat dari angkatan perangnja sendiri, di laoetan armada Rus, jang dikirim dari laoet Baltic ke Asia Timoer, dikepalai oleh seorang laksamana jang soedah cebanan dan boleh djadi kerna kliwat toeanja, soedah tida bisa pikir betoel. Waktoe moelai ketemoe dengan satoe-doea kapal perang Djepang, opsir opsirnja soedah mendesak soepaja dimoelai bikin serangan pada moesoeh. Tapi itoe admiraal Rus tetap tida maoe perdoeliken desakan dari opsir opsirnja. Sesoedah ketemoe armada moesoeh jang besar dan sesoedah moesoeh lebih doeloe serang padanja dan bikin tenggelam beberapa kapalnja, baroelah itoe admiraal Rus maoe prentah boeat lakoeken peperangan, tapi sementara itoe moesoeh soedah ada di fihak menang, kerna soedah kepoeng dan serang lebih doeloe padanja. Pada hal ini ditambah lagi halnja banjak meriam di kapal kapal perang Rus diisi sama pelor pelor jang tida bisa meledak. Ini ketaoean sesoedah perang brenti banjak taon dan orang tjoba tembaken sisa sisa pelor jang dipake oleh itoe kapal kapal perang Rus. Di waktoe itoe ternjata, pelor pelor itoe tida bisa meledak. Lain dari itoe toekang toekang meriam Rus dan opsir opsirnja poen tida bisa menembak dengan djitoe. Marika main tembak sekenanja sadja. Tempo sebelonnja perang, seringkali armada Rus itoe main perang-perangan dengan ditonton oleh Tsaar. Soepaja dapet poedjian dari Tsaar kerna tembakan tembakannja jang djitoe, maka opsir opsir dari kapal kapal perang itoe bikin akal. Boelan-boelanan, jang moesti ditoedjoe sama itoe tembakan tembakan meriam, sengadja dibikin sehingga kaloe ketioep angin sedikit sadja, lantas roeboeh. Asal kena anginnja pelor jang liwat, itoe boelan boelanan tentoe roeboeh. Begitoelah kelihatannja seperti tiap tembakan itoe djitoe, sebab itoe boelan boelanan tiap kali roeboeh. Tsaar, jang menonton sama keker dari djaoeh, pikir boekan main pandenja ia poenja kapal kapal perang menembak, sebab saben tembakannja djitoe. Padahal semoea tembakan itoe loepoet. Dan tatkala itoe kepandean menembak dioedji dalem peperangan sama Djepang, ternjata kebisaan menembak itoe tida bisa dipake sama sekali. Dalem peperangan di selat Tsushima, di mana ampir antero angkatan perang laoet Rus jang dikirim dari laoet Baltic, telah dimoesnaken oleh Djepang, di fihak Djepang sendiri ampir tida ada keroesakan, pertama lantaran kapal kapal perang Rus tida bisa menembak dan kedoea kerna banjak meriam meriamnja diisi sama pelor pelor jang tida bisa meledak.

Tapi kendati berolah itoe kemenangan kemenangan di darat dan laoet, toch Djepang soedah pajah, sedang Rusland masih baroe sadja siapken kekoeatannja boeat berperang betoel-betoel. Koeropatkin soedah diganti sama lain panglima. Satoe angkatan perang baroe soedah siap. Djepang mengerti, kaloe peperangan diteroesken lebih lama, ia nistjaja djadi bankroet, sedang Rusland baroe siapken tenaganja jang betoel. Maka itoe Djepang minta-minta toeloeng sama president Roosevelt di Amerika, pamannja president Roosevelt jang sekarang, soepaja boedjoek pemerentah Rus aken soeka berdami.

Pemerentah Rus bermoela tida maoe berdami, hanja maoe perang teroes. Tapi sementara itoe oewang Djepang moelai bekerdja dalem negeri Rus. Seorang kolonel Djepang, Adachi namanja, soedah sekian lamanja bekerdja di Rusland, menjorok berbagi bagi pemimpin repoloesioner di Rusland soepaja marika geraken pembrontakan, agar pemerentah Rus kepaksa brentiken peperangan sama Djepang boeat tindes itoe pembrontakan di dalem negeri. Sorokan sorokan itoe berhasil. Di berbagi-bagi tempat di Rusland moelai terbit peroesoehan. Brangkatnja kreta kreta api jang bawa tentara ke Mantjoeria dihalangi, Minister minister ditembak. Kerna ini bahaja jang mengantjem di dalem negeri, maka achirnja pemerentah Rus toeroet boedjoekannja president Roosevelt dan terima permintaannja Djepang boeat berdami. Begitoelah pada 5 September 1905 diteeken perdjandjian berdami di Portsmouth (Inggeris). Tapi pemerentah Rus tida maoe bajar penggantian keroegian barang satoe cent pada Djepang, sebab pemerentah Rus anggep. belon ada jang menang atawa kalah dan penggantian keroegian, biarpoen tjoema satoe cent, diartiken oleh pemerentah Rus sebagi tanda mengakoe kalah. Pemerentah Rus menjataken lebih soeka brentiken pembitjaraan berdami dan perang lagi, dari pada bajar penggantian keroegian biar tjoema satoe cent sadja. Djepang, jang soedah kliwat pajah dan kliwat kepingin berdami, moefakat boeat tida terima penggantian keroegian barang satoe cent dari Rusland.

Begitoelah perang Rus-Djepang itoe berachir dengan kemenangan boeat Djepang, sedang tjoba diteroesken lagi sedikit lama, nistjaja berachir dengan kemenangannja Rusland dan bankroetnja Djepang. Tapi dasaran Djepang masih moedjoer, peperangan jang moestinja berkesoedahan dengan ia poenja kekalahan dan bankroet, telah berbalik mendjadi kemenangan dan bikin ia dianggep negeri klas satoe, berkat pertoeloengannja Inggeris dan Roosevelt.

Tatkala dalem boelan Juli 1914 petjah perang doenia, Djepang tida sadja djadi negeri klas satoe, tapi djadi djago jang tida ada tandingannja di Asia, dengan daerah dan rajatnja soedah djadi banjak lebih besar dari asal.

Perdjandjian berdami antara Rusland dan Djepang di taon 1905 telah bikin Djepang djadi achliwarisnja Rusland di Mantjoeria. Djalanan kreta api Chinese Eastern Railway, moelai dari Changchun ke Oetara sampe menjamboeng sama djalanan kreta api di Siberia, dikombaliken pada Rusland. Tapi bagiannja itoe djalanan kreta api Chinese Eastern Railway, jang djalan dari Changchun ke Selatan sampe di Port Arthur dan Dalny, sekarang dinamaken Dairen, dioperkan pada Djepang. Port Arthur dan Dairen letaknja di djasirat Liaotoeng, jang dalem taon 1898 disewaken oleh Tiongkok pada Rusland. Sebab ini djasirat poen dioperken oleh Rusland pada Djepang, maka itoe doea pelaboean Port Arthur dan Dairen poen toeroet dioperken djoega.

Boeat oeroes itoe djalanan kreta api jang diambil oper dari Rusland, Djepang toeroet tjontonja Chinese Eastern Railway Company. Maka itoe dengan besluit radja Djepang tanggal 7 Juni 1906 didiriken satoe kongsi dengan nama South Manchuria Railway Company, boeat oeroes itoe djalanan kreta api. Besluit radja itoe poen taroh djalanan kreta api itoe dibawah penilikan langsoeng dari pemerentah Djepang di Tokio. Aandeelhoudersnja ini kongsi baroe moesti terdiri dari orang Djepang dan orang Tionghoa. Orang dari lain bangsa tida boleh djadi aandeelhouder. Kekoeasaan boeat tilik itoe djalanan kreta api ada dalem tangan Djepang, sebab pemerentah Djepang beli separo dari aandeelnja dan dari jang sisanja separo, bagiannja paling besar dibeli oleh orang orang Djepang partikelir. Pemerentah Tiongkok tida maoe toeroet beli itoe aandeel. Tjoema ada beberapa orang Tionghoa jang toeroet beli.

President, vice-president dan direktoer direktoer dari itoe kongsi moesti diangkat oleh pemerentah Djepang, menoeroet poetoesannja radja Djepang. Itoe president, vice-president dan direktoer direktoer semoeanja menaloek langsoeng pada ferdana manteri Djepang. Pendeknja South Manchuria Railway djadi satoe peroesahaan jang ditilik oleh pemerentah Djepang. Tiongkok tida toeroet dalem pengoeroesannja atawa dalem lain lain oeroesan dari itoe djalanan kreta api.

Pengoeroesan dari djasirat Liaotoeng, jang dioper dari Rusland dan disewa dari Tiongkok, ditentoeken dalem seboeah besluit dari radja Djepang, jang dioemoemken pada 1 Augustus 1906. Djasirat itoe dikasih nama Kwantoeng dan didjadiken satoe bilangan jang diprentah oleh seorang goebernoer djendral. Selainnja djadi kepala dalem oeroesan sipil dan militer, goebernoer djendral dari Kwantoeng poen dikasih kekoeasaan boeat lindoengken dan tilik djalanan djalanan kreta api di Mantjoeria Selatan.

Itoe kongsi South Manchuria Railway Company dikasih koeasa oleh pemerentah Djepang boeat oesahaken berbagi bagi peroesahaan keradjinan, parit parit, kajoe, listrik, toko dan lain lain peroesahaan lagi. Maka sigera djoega itoe kongsi kreta api djadi fatsal jang paling penting dalem oeroesan ekonomi dari Mantjoeria Selatan dan bilangan bilangan jang berdamping dengan Mantjoeria Selatan. Dengan kekoeatannja beberapa perdjandjian, jang Djepang kemoedian bisa paksa pemerentah Tiongkok bikin, itoe kongsi kreta api dapet penilikan atas parit parit areng batoe di Fushun. Yentai dan Pensihu, atas paberik paberik besi di Anshan dan atas peroesahaan kajoe di soengei Yaloe. Parit areng batoe di Yentai dan Fushun mempoenjai sama sekali kira kira 1500 millioen ton areng batoe, sedang wadas besi, jang sedia di sekiternja Anshan, ditaksir lebih dari 300 millioen ton. Boeat Djepang, jang di dalem negerinja sendiri tida ada mempoenjai barang barang bahan jang perloe oentoek peroesahaan keradjinan, hal itoe boekan main besar faedahnja, Boeat oesahaken ini semoea concessie Djepang moesti pake kapitaal tida sedikit. Sampe pada taon 1928 Djepang telah masoeken kapitaal di Mantjoeria kira kira doea riboe millioen yen. Kapitaalnja South Manchuria Railway Company sadja ada 440 millioen yen.

Sesoedahnja Djepang bikin perdjandjian berdami sama Rusland, ia bikin perdjandjian sama pemerentah Tiongkok di Peking pada tanggal 22 December 1905. Ini perdjandjian di Peking selainnja akoe sah pengoperan dari hak haknja Rusland di Mantjoeria pada Djepang, djoega memberi hak pada Djepang boeat bikin baroe djalanan kreta api antara Moekden dan Antoeng jang tempo perang Rus-Djepang dikasih permisi Djepang bikin boeat keperloean militer. Dalem boelan November 1911 pembikinan baroe dari ini djalanan kreta api soedah slese. Lebih djaoeh dalem itoe perdjandjian pemerentah Djepang menjataken moefakat aken menoeroet pada atoeran atoeran asal, dengan mana itoe bilangan di Liaotoeng dan concessie kreta api dikasih pada Rusland, boeatsebegitoe djaoeh keadaan mengidzinken aken Djepang menoeroet pada atoeran atoeran itoe. Ini tambahan dari Djepang. jang sengadja ditjitak renggang boeat oendjoeken pentingnja. bikin Djepang djadi berhak lebih banjak lagi dari orang Rus doeloe. Tambahan itoe maoe bilang, kaloe Djepang timbang, keadaan ada mengidzinken, ia aken toeroet boeninja perdjandjian antara Rusland dan Tiongkok doeloe, tetapi kaloe ia timbang keadaan tida mengidzinken, ia aken bawa maoenja sendiri dalem oeroesan persewaan djasirat Liaotoeng dan concessie djalanan kreta api South Manchuria Railway. Pada itoe perdjandjian di Peking dari 22 December 1906 ada disertaken „perdjandjian tambahan”, jang diteeken pada hari itoe djoega. Ini perdjandjian tambahan memberi hak hak lebih banjak lagi pada Djepang. Di Moekden, Yingkow dan Antoeng aken diadaken bilangan bilangan speciaal boeat orang orang Djepang tinggal di bawah pemerentahan Djepang. Lebih djaoeh didjandji, apabila di Mantjoeria soedah sedjahtera kombali dan Tiongkok sanggoep kasih perlindoengan sepenoehnja pada djiwa dan miliknja orang orang asing, Djepang nanti tarik kombali tentaranja jang djaga djalanan kreta api South Manchuria Railway, berbareng dengan ditarik poelangnja tentara Rus jang djaga Chinese Eastern Railway. Kerna adanja ini perdjandjian, maka Djepang atoer sehingga di Mantjoeria selamanja tida bisa sedjahtera, dengan kasih oewang dan sendjata pada bandiet bandiet di sitoe, soepaja ada alesan boeat teroes tempatken tentaranja.

Dalem boelan Februari 1906 kantor manteri oeroesan loear negeri Djepang kasih taoe pada oetoesan dari berbagi bagi negeri jang mempoenjai kepentingan di Asia Timoer, antara Tiongkok dan Djepang soedah diteeken djoega beberapa perdjandjian resia di Peking dan mendjadi satoe bagian dari itoe perdjandjian dari 22 December 1906 antara Tiongkok dan Djepang. Menoeroet katanja pemerentah Djepang, perdjandjian perdjandjian resia itoe antara lain lain berisi djandji dari Tiongkok, boeat lindoengken kepentingannja South Manchuria Railway, pemerentah Tiongkok berdjandji, sebelonnja pemerentah Tiongkok dapet kombali itoe djalanan kreta api, ia tida aken bikin djalanan kreta api di dekatnja South Manchuria Railway atawa jang djalan berendeng sama South Manchuria Railway. Djoega Tiongkok tida aken bikin barang satoe tjabang djalanan kreta api, jang bisa meroegiken kepentingannja South Manchuria Railway.

Selama doea poeloeh lima taon sehabis dibikin itoe perdjandjian di Peking, Djepang beroelang-oelang pake ini perdjandjian resia boeat tjegah Tiongkok bikin djalanan kreta api di Mantjoeria, jang bisa mengoerangken hasilnja djalanan djalanan kreta api Djepang di Mantjoeria. Tiap kali pemerentah Tiongkok hendak bikin djalanan kreta di Mantjoeria, pemerentah Djepang lantas repot treaktreak, maksoed itoe melanggar itoe perdjandjian resia. Oepamanja dalem boelan November 1907 pemerentah Tiongkok bikin perdjandjian sama satoe kongsi Inggeris-Tionghoa boeat bikin djalanan kreta api jang pandjangnja lima poeloeh mijl, jaitoe sebagi samboengan dari djalanan kreta api dari pemerentah Tiongkok jang terkenal dengan nama djalanan kreta api Peking-Moekden, Pada waktoe itoe oedjoeng penghabisan di Mantjoeria dari ini djalanan kreta api adalah Hsinmintum. Pemerentah Tiongkok maoe samboeng ini djalanan kreta api dari Hsinmintum sampe di Fakoemen, satoe kota, jang letaknja kira kira lima poeloeh mijl di sebelah oetara-barat dari Moekden. Djepang lantas bilang, penjamboengan ini berarti bikin djalanan kreta api jang djalannja berendeng sama djalanan kreta api South Manchuria dan ini tida boleh, sebab Tiongkok soedah berdjandji dalem itoe perdjandjian dari 1905 aken tida bikin djalanan kreta api begitoe. Dalem ini oeroesan Djepang ditoendjang oleh pemerentah Inggeris. Maka perdjandjian antara Tiongkok dan itoe kongsi Inggeris-Tionghoa boeat pasang itoe djalanan kreta api dioeroengken.

Tetapi dalem boelan Januari 1908 Tang Shao Yi, salah seorang oetoesan Tiongkok jang toeroet dalem pembitjaraan waktoe bikin itoe perdjandjian sama Djepang di taon 1905, kasih keterangan, memang betoel orang Djepang telah tjoba dapetken djandji begitoe dari pemerentah Tiongkok, perkara itoe kemoedian dibitjaraken dan sebab itoe maka ada terseboet dalem tjatetan dari itoe konperensi, aken tetapi tida sampe dibikin perdjandjian jang sah. Commissie Lytton, jang dikirim oleh Volkenbond (perserikatan bangsa bangsa) ke Mantjoeria boeat bikin pepreksaan, sesoedahnja Mantjoeria ditjaplok Djepang dalem taon 1931, menjeritaken dalem rapportnja, ia soedah preksa semoea soerat soerat di Tokio, Nanking dan Peiping jang berhoeboeng sama itoe oeroesan djalanan kreta api dan itoe commissie dapet kenjataan, tida benar ada perdjandjian jang berisi djandjinja Tiongkok aken tida bikin djalanan djalanan kreta api jang bisa meroegiken pada djalanan kreta api Djepang di Mantjoeria. Tjoema dalem tjatetan dari konperensi di Peking pada tanggal 4 December 1905 ada terseboet fatsal itoe, tapi selainnja itoe tjatetan tida ada soerat perdjandjian jang sah jang berisi djandji begitoe dari Tiongkok.

Ini satoe tjonto menoendjoeken, bagimana pande Djepang main silat sama perdjandjian. Lain dari menjegah Tiongkok bikin djalanan kreta api jang Djepang pikir bisa mengoerangken penghasilannja South Manchuria Railway, Djepang djoega paksa Tiongkok moesti pindjem oewang sama Djepang, kaloe tida poenja oewang sendiri, tida boleh pindjem sama lain negeri, boeat bikin djalanan kreta api di Mantjoeria.

Tanggal 27 October 1910 wakil wakil dari sekoempoelan bank Amerika teeken perdjandjian boeat samentara waktoe boeat kasih pindjem pada Tiongkok sedjoemblah 10 millioen pond sterling. Dari ini djoemblah satoe millioen pond sterling ditentoeken boeat madjoeken dan loeasken peroesahaan paberik dalem tiga provincie dari Mantjoeria. Bank bank Amerika jang bikin pembitjaraan sama pemerentah Tiongkok tentang pindjeman itoe, kepingin dapet kesempatan boeat djalanken oewangnja di seloeroeh Tiongkok. Dengan maksoed itoe maka bank bank itoe telah bikin perdjandjian lebih doeloe sama bank bank Inggeris, Frans dan Djerman. Sebab itoe maka bank bank Inggeris, Frans dan Djerman itoe dikasih toeroet boeat kasih itoe pindjeman 10 millioen pond pada Tiongkok. Tanggal 15 April 1911 diteeken kontrak jang penghabisan antara itoe perserikatan bank dari ampat negeri dan pemerentah Tiongkok.

Tapi sebelonnja itoe, pada tanggal 19 November 1910, Djepang soedah kasih taoe pada pemerentah Rus, ia bikin kebratan sebagian dari itoe oetang aken dipake boeat boeka peroesahaan di Mantjoeria. Toedjoeh boelan kemoedian oetoesan Djepang di Parijs kasih taoe pada kantor manteri oeroesan loear negeri Frans. Djepang tida bisa tida ambil perdoeli tindakan tindakan jang dimaksoedken boeat mengantjem „ia poenja hak hak dan kepentingan kepentingan speciaal” di Mantjoeria Selatan. Djepang poenja kebratan ini ditoendjang dengan koeat oleh Rusland, makanja kedjadian tjoema 400 riboe pond sterling, tida sampe 1 millioen pond sterling, dipake di Mantjoeria.

Rusland toendjang ia poenja bekas moesoeh, dari sebab tanggal 30 Juli 1907 dan tanggal 4 Juli 1910 Rusland dan Djepang telah bikin perdjandjian, jang bagi Mantjoeria dan Mongolia antara kalangan kepentingan Djepang dan kalangan kepentingan Rus. Mantjoeria Selatan terhitoeng dalem kalangan kepentingan dari Djepang. Lebih djaoeh itoe doea negeri berdjandji, kaloe itoe kepentingan dari negeri jang satoe terantjem bahaja, negeri jang lain aken moefakat sama tindakan tindakan jang aken diambil boeat bergerak sama-sama oentoek melindoengken kepentingan jang terantjem itoe. Maka itoe tempo Djepang bilang, kepentingannja di Mantjoeria Selatan terantjem oleh itoe oetang jang dibikin oleh Tiongkok sama perserikatan bank dari ampat negeri, Rusland toendjang itoe keberatan dari Djepang.

Sementara itoe orang orang Djepang smokkel sendjata masoek di Mantjoeria boeat bandiet bandiet di sitoe, soepaja di Mantjoeria teroes kaloet. Tjara demikian djadi ada alesan boeat Djepang selamanja tida tarik kombali tentaranja jang ditaroh di Mantjoeria dan kapan-kapan alesan itoe bisa djoega dipake boeat tjaplok Mantjoeria. Boeat kombaliken kesedjahteraan dalem itoe bilangan, apa boleh boeat Djepang kepaksa tjaplok itoe bilangan, begitoelah nanti alesannja.

Dari berbagi-bagi hal jang ditjeritaken di atas soedah njata. Djepang lekas atawa lambat aken tjaplok Mantjoeria. Tapi sementara itoe Korea moesti ditelan. Seperti soedah ditjeritaken, ini kedjadian dalem taon 1910. Perkara ini soedah ditentoeken oleh Djepang dari beberapa taon di moeka dan dimoefakat oleh Inggeris. Moefakatnja Inggeris bisa dinjataken dari boeninja perdjandjian Inggeris-Djepang. Soedah ditjeritaken jang ini perdjandjian moelai dibikin dalem taon 1902. Kerna adanja ini perdjandjian sama Inggeris, maka Djepang djadi besar hati dan berani perangi Rusland dalem taon 1904. Dalem ini perdjandjian Inggeris-Djepang dari taon 1902 ada ditentoeken. Inggeris dan Djepang aken indahken kemerdikaan dari Tiongkok dan Korea dan doea-doea negeri itoe menjataken tida niat menjerang Tiongkok atawa Korea. Ini perdjandjian dibikin baroe pada tanggal 12 Augustus 1905. Dalem ini perdjandjian Inggeris-Djepang jang baroe tida ada diseboet sama sekali perihal kemerdikaannja Korea. Mengertinja, waktoe itoe perdjandjian diteeken, Inggeris soedah moefakat, kemerdikaan dari Korea bakal ilang dan Korea aken didjadiken djadjahan Djepang. Perdjandjian berdami sama Rusland memberi kepastian pada Djepang. ia ini boleh berboeat sesoekanja di Korea dengan tida aken dihalangi oleh Rusland. Dan sebelonnja diteeken itoe perdjandjian sama Inggeris dan sama Rusland, president Roosevelt dari Amerika Serikat, dengan perantaraannja oetoesan Amerika di Tokio, kasih taoe pada manteri oeroesan loear negeri Djepang, Amerika tida aken bikin keberatan, kaloe Djepang bikin penjoesoenan baroe di Korea.

Demikianlah di taon 1905 Djepang soedah taoe pasti, ia boleh bikin apa soekanja sama Korea dengan tida aken diprotest oleh negeri negeri Barat jang mempoenjai kepentingan di Asia Timoer. Djepang lantas bekerdja boeat bikin Korea djadi stengah djadjahannja. Di permoelaan November 1905 Ito Hiroboemi dikirim ke Seoul, iboe kota Korea, boeat bikin perobahan perobahan dalem boeninja perdjandjian antara Korea dan Djepang. Radja Korea belakangan menerangken, dengan dipaksa dan di oedjoengnja perang radja itoe pada 17 November kasih koeasa boeat bikin perdjandjian baroe sama Djepang. Menoeroet ini perdjandjian baroe, manteri oeroesan loear negeri Djepang selandjoetnja aken tilik dan pimpin Korea poenja sekalian oeroesan sama loear negeri. Pemerentah Djepang aken tempatken di Seoul seorang wakil, jang dikasih gelaran resident-generaal. Ini resident-generaal Djepang ada hak aken ketemoei radja Korea di segala waktoe. Lebih djaoeh Djepang aken angkat resident di berbagi bagi pelaboean Korea dan di lain lain tempat di Korea jang ditimbang perloe oleh Djepang boeat djalanken pekerdjaan dan kekoeasaan dari consul consul doeloe dan boeat djalanken segala kewadjiban jang ditimbang perloe boeat djalanken sepenoeh-penoehnja apa jang terseboet dalem itoe perdjandjian.

Di moesim panas dari taon 1907 di Den Haag bakal dihimpoenken konperensi perdamian jang kedoea, Radja Korea dengan diam-diam kirim oetoesan ke Europa boeat serahken perkaranja Korea terhadep Djepang pada pertimbangan dan poetoesannja itoe konperensi. Wakil wakil Djepang di Den Haag telah bisa tjegah soearanja oetoesan Korea sampe pada itoe konperensi. Dan sebab brani tida endahken boeninja itoe perdjandjian sama Djepang, maka Djepang paksa radja Korea toeroen dari tachtanja boeat diganti sama ia poenja poetra nama Yi Chuk, jang dianggep pro Djepang. Tanggal 9 Juli, anem hari sebelonnja konperensi di Den Haag bersidang, radja Korea toeroen dari tachtanja. Limabelas hari kemoedian radja jang baroe dipaksa kasih permisi boeat teeken satoe perdjandjian baroe, dengan mana sisa sisa jang penghabisan dari kekoeasaannja dalem oeroesan pemerentahan dari negerinja diserahken pada Djepang poenja resident-generaal dan lain lain pembesar jang diangkat oleh Djepang.

Tapi ini perdjandjian baroe, seperti djoega perdjandjian jang doeloean, tida bikin Djepang djadi disoeka oleh rajat Korea. Atoeran atoeran jang didjalanken oleh pembesar pembesar Djepang menampak perlawanan hebat di seloeroeh negeri. Kebentjian pada Djepang dibikin djadi lebih keras oleh perboeatannja Djepang Djepang jang bandjiri negeri Korea boeat tjari nafkah. Jang teroetama dibentji oleh orang Korea adalah Ito Hiroboemi, jang soedah atoer perdjandjian dari taon 1905 dan 1907. Dalem boelan November 1909 Ito ditembak mati di Harbin (Mantjoeria) oleh seorang Korea jang tjinta negeri. Tanggal 24 Juli 1910 dateng di Seoul Djepang poenja resident-generaal jang baroe, jaitoe generaal Terauchi, jang merangkep djadi manteri oeroesan perang di Tokio. Esok harinja Terauchi ketemoei radja dan ratoe Korea. Sehabisnja itoe pertemoean, radja Korea madjoeken permoehoenan dengan hormat pada radja Djepang soepaja soeka ambil sadja ia poenja negeri. Tanggal 22 Augustus 1910 diteeken perdjandjian, dengan mana Korea didjadiken djadjahan Djepang.

IV.
REVOLUTIE DI TIONGKOK DARI TAON 1911.

Sedjarah Tiongkok dari lima poeloeh taon sebelonnja revolutie boleh dibilang adalah sedjarah dari seorang prempoean Mantjoe, kerna ialah jang memegang kemoedi pemerentahan di Tiongkok selama ampir lima poeloeh taon itoe. Prempoean Mantjoe itoe terkenal dalem sedjarah doenia dengan nama Iboe Soeri Tsu Hsi (Tjoe Hi). Namanja jang betoel adalah Yehonala. Ia ada seorang poeteri dari soekoe Yehonala, salah satoe kaoem bangsawan Mantjoe jang paling toea dan paling berkoeasa, tetapi boekan toeroenan radja-radja. Yehonala telah dapet peladjaran Tionghoa koeno. Dalem oemoer anembelas taon ia soedah apal isinja kitab kitab Ngo Kin g dalem bahasa Tionghoa dan Mantjoe, jaitoe kitab kitab jang berisi peladjarannja Khongtjoe: Ya King. Si King. Soe King. Lee Ki dan Tjhoen Tjhioe.

Lain dari itoe ia soedah pahamken djoega sedjarahnja doea poeloeh ampat ahala jang pernah memerentah di Tiongkok. Menoeroet tjerita, dari moedanja Yehonala ada seorang jang pinter sekali, tambahan lagi ia mempoenjai napsoe loear biasa boeat memboeroe kehormatan dan soeka sekali sama kekoeasaan.

Dalem taon 1850 keizer Tao Kuang meninggal dan diganti oleh ia poenja poetra Hsien Feng, seorang anak moeda oemoer sembilanbelas taon. Sedikit lebih dari doea taon kemoedian, setelah habis tempo berkaboeng dari doea poeloeh toedjoeh boelan, Yehonala teritoeng di antara beberapa gadis bangsawan Mantjoe, jang dipanggil boeat toentoet penghidoepan dalem astana radja Mantjoe. Seorang gadis Mantjoe lain, jang ditakdirken di hari kemoedian aken bersama-sama Yehonala mendjadi Iboe Soeri dan mendjadi wakilnja radja, adalah Sokota, Tempo keizer Hsien Feng masih djadi poetra makota, ia telah dikawinken sama soedara prempoean jang lebih toea dari Sokota, tapi ini permisoeri telah meninggal. Keizer Hsien Feng kemoedian djatoh tjinta pada Sokota, jang kabarnja ada seorang gadis elok dan manis. Begitoelah Sokota didjadiken isterinja itoe radja. Yehonala selainnja elok, djoega pinter sekali. Lain dari itoe ia poen telah beroentoeng melahirken seorang poetra dalem taon 1856.

Dalem taon 1860, tatkala tentara Inggeris dan Frans madjoe ke Peking boeat paksa disahkennja perdjandjian jang dibikin di Tientsin pada doea taon doeloean, keizer Hsien Feng telah menjingkir dari Peking ke Djehol. Taon kemoedian, di taon 1861, ia meninggal di Djehol. Beberapa lama sebelonnja ia meninggal soedah diketahoei, ia tentoe tida bakal hidoep lama lagi. Maka itoe semasa ia masih hidoep soedah dibikin persekoetoean boeat singkirken Yehonala, jang soedah membangoenken sirik hati dan kekoeatiran antara moesoeh moesoeh dan saingan saingan dari soekoe Yehonala. Lebih djaoeh persekoetoean itoe bermaksoed mengangkat kepala kepalanja persekoetoean itoe mendjadi wakil radja, apabila radja nanti soedah mati.

Persekoetoean itoe dipimpin oleh kepalanja doea kaoem toeroenan radja Mantjoe, jaitoe prins Yi dan prins Cheng dan lagi seorang nama Su Shun. Ini Su Shun djoega ada seorang Mantjoe, seorang jang berasal dari satoe soekoe sama radja dan waktoe ketjilnja telah menjoesoe sama-sama prins Cheng, djadinja soedara tete dari prins Cheng. Su Shun tjepat sekali bisa ambil hatinja radja dan djadi orang jang ditjinta oleh radja. Kerna itoe maka ia dikasih pangkat jang penting. Selama memangkoe djabatan negeri, ia telah bisa koempoel kekajaan besar sekali, kabarnja sedjoemblah berpoeloeh millioen roepia.

Maksoednja ini tiga orang sigera berhasil. Radja Hsin Feng dikasih taoe, Yehonala bikin perhoeboengan resia sama Yung Lu, seorang Mantjoe djoega dari ia poenja soekoe. Pada radja ditjeritaken, Yung Lu teman memain waktoe masih anak dari Yehonala dan kemoedian ia ditoenangken sama itoe Yung Lu. Keizer pertjaja ini asoetan. Yehonala dilarang dateng di tempatnja keizer. Lantaran itoe ia poen tida boleh piara ia poenja poetra, jang ditakdirken djadi penggantinja radja, sebab radja tida ada poenja lain poetra. Berbareng dengan itoe kebanjakan orang di dalem astana kena disorok boeat berfihak sama kaoem jang bersekoetoe. Di dalem astana Yehonala djadi terasing. Melainkan dajang dajangnja sadja djadi kawannja. Setelah radja meninggal, diboeka firmannja jang pengabisan. Firman itoe angkat itoe tiga kepala dari persekoetoean tadi mendjadi wakil radja boeat memerentah negeri selama poetra makota masih anak. Haknja radja poenja soedara soedara lelaki boeat mendjadi wakilnja radja, tida diendahken sama sekali. Satoe firman dari pemerentah jang baroe angkat Sotoka djadi Iboe Soeri dan padanja dikasih gelaran Tsu An, jang mengertinja Iboe dan Soeka Dami, Boeat menjoekoepi atoeran, Yehonala poen dikasih gelaran, jaitoe Tsu Hi, jang mengertinja Iboe dan Baek atawa Beroentoeng. Sebab Yehonala djadi iboenja poetra makota, maka ia poen dikasih gelaran Iboe Soeri. Tsu An, sebagi isteri radja jang tertoea, mendjadi ratoe dari astana di Timoer, sedang Tsu Hi djadi ratoe dari astana di Barat.

Tsu Hi, sebagimana ia selandjoetnja moesti diseboet, itoe waktoe soedah beroesia doea poeloeh lima taon dan tida gampang kena didorong. Siang siang ia soedah mengerti pentingnja itoe persekoetoean, jang ditoedjoeken pada dirinja. Dengan diam-diam ia bikin perhoeboengan dengan soerat sama prins Kung, soedara jang paling tjakep dan paling berpengaroeh dari antara sekalian soedaranja radja jang baroe meninggal dan sama Yung Lu, jang djadi opsir dari barisan pendjaga radja. Rentjana diatoer dengan diam diam boeat lawan itoe persekoetoean.

Menoeroet adat, kaloe lajonnja radja dibawa ke kota radja, lajon itoe moesti diiringken oleh orang orang jang mendjadi wakilnja radja dan di astana radja moesti disamboet oleh radja jang baroe dan iboe soeri. Kerna itoe maka kedoea iboe soeri dan radja jang masih anak moesti berangkat lebih doeloe ke Peking. Menoeroet tjatetannja pengarang sedjarah dari masa itoe, di djalanan jang moesti dilaloei telah dipasang djebakan boeat tangkep dan boenoeh Tsu Hi. Tapi Yung Lu, sebagi opsir dari barisan pendjaga radja, telah bisa lindoengken keslametannja Tsu Hi dalem perdjalanan itoe. Ia sampe dengan slamet di Peking bersama poetra makota dan Tsu An, tiga hari lebih doeloe dari lajonnja radja.

Persekoetoean itoe kemoedian dapet diboebarken. Kepala kepalanja persekoetoean itoe dihoekoem mati, antero miliknja dirampas dan gelaran prins dari kaoem koelawarganja dihapoesken. Kekajaan sanget besar, jang soedah dikoempoel oleh Su Shun, masoek dalem kasnja astana radja.

Orang orang jang mendjadi wakil radja telah pilih satoe nama boeat namaken pemerentahannja radja jang baroe. Nama itoe jalah T'ung Chih atawa Kesedjahteraan besar. Dalem satoe firman pandjang, atas namanja radja, ditjeritaken hal hal jang soedah terdjadi dan kedoea iboe soeri tadi diangkat sama-sama mendjadi wakil radja. Perkara begini belon pernah kedjadian dalem sedjarah Tiongkok. Tambahan lagi perkara itoe tida sah, sebab menoeroet wet dari roemah tangganja ahala Mantjoe, orang prempoean tida boleh mendjadi radja. Bangsa Mantjoe asalnja bangsa peperangan. Kerna itoe maka melainkan orang lelaki jang boleh mendjadi radja. Inilah ada satoe tjonto dari kekerasan hati, keberanian dan ketjepatan bekerdja dari Tsu Hi boeat mendjalanken azasnja pemerentahan radja dengan kekoeasaan tida berwates. Dengan melanggar segala kebiasaan dan oendang oendang, ia djalanken apa jang ia maoe djalanken, dengan dibantoe oleh toendjangan jang koeat dari Yung Lu, hingga perboeatan itoe tida mendapet perlawanan keras.

Doeabelas taon lamanja Tsu Hi dan Tsu An mendjadi wakil radja memegang kendali pemerentahan. Sebenarnja Tsu An tjoema nama sadja mendjadi wakil radja. Jang sebenarnja-benarnja mendjadi wakil radja dan memerentah negeri adalah Tsu Hi. Doea taon jang pengabisan dari pembrontakan Taiping telah kedjadian tempo Tsu Hi soedah pegang kekoeasaan memerentah. Tsu Hi inget, sepoeloeh taon doeloe, selagi masih djadi gadis jang beroemoer belon doea poeloeh taon, di masanja ia mempeladjari atoeran atoeran memerentah negeri, ia telah batja karangan karangannja Tseng Kuo Fan. Tsu Hi pertjaja abis pada kepandeannja ini orang berilmoe. Maka itoe Tseng Kuo Fan, jang sementara itoe soedah mengepalai barisan vrywilliger boeat toeloeng negeri dan tindes pembrontakan Taiping, sigera diangkat oleh Tsu Hi djadi panglima perang besar dari antero angkatan perang negeri boeat pademken itoe pembrontakan.

Dalem astana radja kedjadian doea perkara jang moesti ditjatet, sebab mempoenjai kesoedahan penting dan loeas. Pemerentahan bermoela didjalanken dengan resia atas namanja radja jang masih anak, dengan prins Kung sebagi adpisoer. Lama kelamaan prins Kung keliatannja seperti hendak banggaken kekoeasaannja, hal mana menjinggoeng keangkoehannja Tsu Hi, jang di masa itoe soedah pegang kekoeasaan paling tinggi zonder dapet bantahan keras dari iboe soeri Tsu An jang lebih toea. Dalem taon 1865 prins Kung ditoeroenken pangkatnja, tapi sedikit waktoe kemoedian ia dikombaliken poela dalem pangkatnja jang asal. Maski begitoe ini pengoedjian kekoeasaan, jang berkesoedahan dengan menangnja Tsu Hi atas itoe paman dari radja jang masih anak, telah bikin besar napsoenja Tsu Hi boeat goenaken kekoeasaannja menoeroet soekanja.

Dalem taon 1869 kedjadian satoe perkara lebih penting, jang bikin hatinja Tsu Hi djadi lebih keras. Di masa itoe ia beroemoer tiga poeloeh ampat taon. Pada waktoe itoe pengaroehnja orang orang kebiri dalem astana bertambah besar dan marika semangkin soeka tjari onar. Prins Kung telah goenaken satoe kesempetan jang baek boeat soeroeh potong kepalanja orang kebiri kepala dan beberapa orang pembantoenja jang teroetama. Pemotongan kepala ini kedjadian menoeroet firman, jang dikloearken oleh iboe soeri Tsu An dengan kekoeasannja sendiri sadja.

Itoe kepala orang kebiri. An Te Hai namanja, memang betoel banjak dosanja. Keboeroekan dan kesombongan dari itoe kepala orang kebiri soedah melahirken banjak kedjahatan. Aken tetapi, biarpoen bagimana besar dosanja, dalem taon 1861 ia djadi hamba jang setia dan bisa dipertjaja dari Tsu Hi. Tjoba tida ada bantoeannja ini kepala orang kebiri, Tsu Hi itoe waktoe tida bisa bikin perhoeboengan soerat dengan resia sama prins Kung dan Yung Lu. Tatkala ia dapet kabar, itoe kepala orang kebiri soedah dipotong kepala, Tsu Hi djadi marah besar. Tapi di waktoe itoe ia tahan marahnja, ia tjoema bikin penjesalan pada Tsu An dan prins Kung. Tetapi Tsu Hi ada seorang jang tida bisa loepa dan tida bisa kasih ampoen. Ia terasing poela sendirian, tetapi djoestroe hal ini bikin hatinja djadi lebih tabah, djadi lebih pertjaja pada dirinja sendiri.

Dalem taon 1873 keizer soedah dewasa, oemoernja soedah toedjoehbelas taon. Dari antara gadis gadis Mantjoe jang bisa dipilih djadi permisoerinja radja, telah dipilih seorang nama Alute mendjadi permisoeri. Tsu An dan Tsu Hi brenti mendjadi wakil radja. Begitoelah dengan firman radja diberitahoeken, tida ada wakil radja lagi.

Boeat Tsu Hi, jang soedah biasa memegang kekoeasaan tida berwates, ilangnja kekoeasaan itoe sanget tida menjenangken hatinja. Ia poenja rasa menjesal dibikin djadi lebih keras oleh sikepnja radja. Seperti soedah ditjeritaken, waktoe masih anak ia diasingken dari Tsu Hi sebagi hoekoeman pada Tsu Hi. Kemoedian dari ketjil sampe besar ia lebih soeka ada sama Tsu An dari-pada sama iboenja sendiri. Sesoedah naek di tachta keradjaan, ia dan isterinja bawa maoenja sendiri, malah ia tida maoe kasih iboenja toeroet dalem permoefakatan permoefakatan tentang oeroesan negeri.

Sakit hati kerna anaknja tempo masih belon dewasa lebih soeka sama Tsu An dari sama iboenja sendiri dan tida sabaran meliat kesalahan kesalahannja sesoedah dewasa, Tsu Hi djadi moesoeh besar dari anaknja sendiri. Tung Chih, jang tida ada mempoenjai kepinteran dari iboenja, tida mengerti jang ia dimoesoehi keras oleh iboenja. Tjoba ia lebih tjerdik, nistjaja ia mengerti besarnja faedah dari iboenja poenja tjinta dan toendjangan. Boleh djadi ia aken bisa hidoep lebih lama dan mendjalanken pemerentahan lebih lama. Sekarang pemerentahannja itoe tjoema pendek sadja. Dalem taon 1875 radja T'ung Chih meninggal dan memboeka poela kesempetan boeat Tsu Hi memegang kekoeasaan, ini kali boeat tempo lebih lama dari pertama kali.

Tatkala T'ung Chih meninggal, permisoeri Alute hamil. Kaloe ia hidoep teroes dan melahirken poetra, maka tempat, jang doeloe didoedoeki oleh Tsu Hi sebagi Iboe Soeri, aken mendjadi ia poenja tempat. Kaloe Alute tida melahirken poetra, moesti diangkat seorang anak laki boeat djadi achliwarisnja radja jang baroe meninggal. Ini anak moesti setingkat di bawah dari itoe radja, jaitoe moestinja seorang pernah keponakan, baroelah boleh diangkat djadi anak. Ada seorang anak, jang bisa diangkat dalem itoe kedoedoekan, aken tetapi kedoedoekannja koerang koeat, sebab ia poenja engkong (kake) djoega ada seorang anak angkat dari keizer Tao Kuang. Lain dari itoe ada seorang anak, tapi tingkatannja sama seperti keizer T'ung Chih, jaitoe pernah soedara misan. Sebagi soedara misan itoe anak tida bisa didjadiken anak dari keizer T'ung Chih dan sembahjangi aboenja sebagi aboe ajahnja. Ia itoe adalah seorang poetra dari prins Kung, poetra jang ke anem dari keizer Tao Kuang. Lain dari itoe anak itoe poen soedah beroemoer toedjoehbelas taon. Ia dan ajahnja tentoelah aken singkirken Tsu Hi, kaloe seandenja itoe poetra dari prins Kung diangkat djadi penggantinja radja. Lain anak jang bisa dipilih adalah anak jang masih ketjil dari prins Ch'un, poetra jang ke toedjoeh dari keizer Tao Kuang.

Iboenja itoe anak adalah seorang soedara moeda dari Tsu Hi. Ini anak sebetoelnja lebih tida bisa dipilih dari-pada anaknja prins Kung, sebab ia djadi anak dari seorang soedara moeda dari prins Kung. Lain dari itoe ia masih anak, hingga harepan aken ia mempoenjai seorang poetra, jang bisa didjadiken anak poengoet dari keizer jang baroe meninggal, moesti toenggoe lagi beberapa taon, baroe bisa terkaboel. Aken tetapi keinginan boeat pegang poela kekoeasaan memerentah dan keinginan boeat bales sakit hatinja pada prins Kung, kombali telah bikin Tsu Hi ambil poetoesan, jang menjimpang dari sekalian adat dan atoeran. Dengan ditoendjang oleh Yung Lu, siapa poenja barisan barisan mendjaga pintoe pintoenja astana, Tsu Hi paksa Dewan Besar pilih itoe anak djadi penggantinja radja. Begitoelah itoe anak dinobatken dengan gelaran Kuang Hsu (Kong Sie Koen). Sebab ini radja belon dewasa, maka kombali Tsu An dan Tsu Hi bersama-sama mendjadi wakil radja, Tsu An tjoema nama sadja toeroet djadi wakil radja, jang sebenarnja mewakilken radja dan djalanken kekoeasaan memerentah jalah Tsu Hi lagi.

Tida berapa minggoe kemoedian permisoeri Alute meninggal bersama anaknja jang dalem kandoengan. Dalem astana radja dibilang, ia telah boenoeh diri sebagi protest pada perboeatan tida adil, jang orang perboeat pada dirinja. Tapi orang loear astana rata-rata pertjaja ia mati sebab Tsu Hi.

Di Tiongkok masa itoe tida ada soerat kabar seperti sekarang ini. Pikiran publiek boeat tjela atawa protest pemerentah dinjataken dengan perantaraannja Dewan Censor. Anggota anggotanja Dewan ini terdiri dari orang orang di kota radja, jang dioendjoeken boeat doedoek dalem dewan itoe dan radja radja moeda, jang djadi kepala dari berbagi-bagi provincie. Dewan ini tilik perboeatan perboeatannja pemerentah, Ampir selamanja moesti ada anggota anggota dewan itoe, jang brani menjataken pikirannja dengan teroes terang, mengeritik dan menjela perboeatan perboeatan radja atawa pemerentah dengan teroes terang, kaloe marika pikir perboeatan itoe kliroe, maskipoen marika taoe marika aken dipotong kepala. Dewan Censor di Tiongkok dari moelai diadaken di zaman doeloekala sampe pada hapoesnja setelah pemerentahan radja diganti dengan pemerentahan repoeblik, kesohor kerna kebranian dari anggota anggotanja melahirken kritik dan tjelaannja dengan menantang hoekoeman mati.

Begitoelah itoe perboeatan jang kliroe dari Tsu Hi, jang melanggar sekalian adat dan atoeran, telah melahirken kritik keras dari dewan censor. Doeloe, waktoe keizer Hsien Feng meninggal dan prins Yi, prins Cheng dan Su Shun rampas kekoeasan mendjadi wakil radja, dewan itoe moefakat ini tiga orang jang tida berhak digoeling oleh Tsu Hi dan kekoeasaan memerentah didjalanken oleh iboe soeri Tsu An dan iboe soeri Tsu Hi bersama-sama. Lebih djaoeh di masa itoe Tsu Hi bergoelet oentoek membela djiwanja jang terantjem bahaja. Tapi sekali ini, sesoedahnja keizer Tung Chih meninggal, boekannja lagi seorang iboe jang masih moeda, jang bergoelet boeat toeloeng djiwanja, tetapi seorang prempoean toea, jang lebih pentingken ia poenja lapar kekoeasaan dari-pada keslametannja negeri dengan ampat ratoes millioen rajatnja dan adat serta peratoeran manoesia. Sympathie di waktoe doeloe sekarang diganti sama kritik keras dan permoesoehan keras. Bandjir kritik djadi lebih besar lagi, sesoedah iboe soeri Alute meninggal dengan baji dalem kandoengannja. Ampat taon kemoedian, waktoe djinazatnja keizer Hsin Feng dikoeboer, protest itoe dioelangken poela. Seorang censor jang brani, boenoeh diri boeat oendjoeken lebih tegas kekliroean jang diperboeat dalem astana radja. Ini pengorbanan jang soetji telah bikin Tsu Hi djadi kaget sekali. Tapi ia tida bisa robah lagi apa jang soedah berdjalan ampat taon. Ia kloearken seboeah firman, dalem mana lagi sekali ia berdjandji, ia nanti atoer soepaja ada poetra angkat boeat mendjalanken kewadjiban di depan medja aboe dari keizer Tung Chih. Tapi ampir tiga poeloeh taon lamanja ini djandji tida dipenoehken.

Dalem taon 1881 iboe soeri Tsu An mendadak dapet sakit aneh dan tida lama kemoedian meninggal. Orang doega kematian itoe poen boekan kematian sewadjarnja. Kedoea iboe soeri itoe hidoep tida akoer sama satoe dengan laen, maskipoen Tsu An boleh dibilang tida taoe toeroet memerentah, ia mengalah sadja boeat Tsu Hi. Tapi Tsu Hi poenja keponakan, keizer Kuang Hsu, seperti djoega Tsu Hi poenja anak sendiri, almarhoem keizer T'ung Chi, lebih soeka ada di astananja iboe soeri Tsu An dari-pada di dekatnja Tsu Hi. Boleh djadi hal ini telah membangoenken sakit hatinja Tsu Hi pada Tsu An. Dalem taon 1887 keizer Kuang Hsu dewasa dan dikasih seorang isteri, jang djadi keponakan dari Tsu Hi. Kedoedoekannja kaoem Yehonala djadi lebih koeat.

Betoelnja Tsu Hi moesti brenti djadi wakil radja. Tapi ia memerentah teroes boeat lamanja doea taon lagi. Kemoedian ia pindah tinggal di astana moesim panas, jang dalem taon 1860 dimoesnaken oleh lord Elgin dan waktoe itoe lagi dibikin betoel dengan ongkos besar. Oewangnja diambil dari oewang jang disediaken boeat bikin angkatan perang laoet.

Barangkali Tsu Hi aken tinggal teroes di sitoe boeat poeasken kesoekaannja membatja dan menggambar, dalem ilmoe mana ia ada pande sekali, sambil toeroet tjampoer sedikit-sedikit dalem oeroesan pemerentahan, tjoba tida kedjadian hal hal, jang bikin ia djadi pegang poela kekoeasaan memerentah sepenoeh-penoehnja. Hal jang teroetama terdjadi adalah peperangan jang tjilaka melawan Djepang dalem taon 1894/1895. Ini peperangan tjilaka telah membawa boentoet boentoet tjilaka, jang bikin Tiongkok dipotong-potong sebagi semangka oleh negeri negeri Barat.

Seperti soedah dibilang, rajat Tionghoa tida perdoeliken peperangan itoe. Marika anggep peperangan itoe boekan peperangan antara Djepang dan marika, tetapi peperangan antara Djepang dan Peking, antara Djepang dan pemerentah Mantjoe. Tapi setelah itoe peperangan brenti dengan membawa kesoedahan tjilaka dan kehinaan boeat Tiongkok dan bangsa Tionghoa rata-rata, keangkoehannja bangsa Tionghoa lantas merasa itoe poekoelan. Poekoelan itoe dirasa lebih hebat dari segala poekoelan, jang pernah dialamken, Dikalahken oleh satoe bangsa, jang selama seriboe taon lebih djadi moeridnja Tiongkok, jang kesopanannja ampir meloeloe terdiri dari tjangkokan kesopanan Tionghoa, dikalahken oleh satoe bangsa begini ada satoe kehinaan jang lebih besar dan lebih berat boeat dirasaken dari-pada kekalahan melawan bangsa mana poen djoega. Poekoelan ini telah bikin tergeter kaoem terpeladjar di seloeroeh Tiongkok. Lain dari itoe, sehabis itoe perang tjilaka, negeri negeri asing lantas bereboet bagi bagi Tiongkok. Orang insjaf moesti lantas dibikin apa-apa boeat perbaeki keadaan di dalem negeri, soepaja Tiongkok tida alamken keroegian dan kehinaan baroe. Djoega dalem astana radja orang dapet keinsjafan begitoe.

Dalem boelan Juni 1898 keizer Kuang Hsu kloearken doea firman. Firman jang kesatoe menitahken radja radja moeda boeat tjari orang orang jang ternama baek dalem penghidoepan hari hari dan mempoenjai pengetahoean dari hal-hal baroe oentoek dipake dalem pekerdjaan negeri. Firman jang kedoea menegasken perloenja dibikin perobahan.

Kuang Hsu poenja keinginan boeat bikin perobahan disebabken oleh keadaan sanget berbahaja, dalem mana Tiongkok waktoe itoe berada kerna kesoedahan dari peperangan melawan Djepang.

Sèbelonnja itoe peperangan, negeri negeri Barat masih taroh soengkan boeat Tiongkok poenja kekoeatan militer. Betoel peperangan melawan Inggeris dan kemoedian melawan Inggeris-Frans telah berkesoedahan tjilaka boeat Tiongkok, aken tetapi kesoedahan itoe lebih banjak disebabken oleh pemerentah Mantjoe poenja semangat jang lemah dan hati jang koerang tabah, dari-pada oleh Tiongkok poenja kekoeatan militer jang sebenarnja. Itoe kekoeatan militer jang sebenarnja dari Tiongkok ternjata ada lebih besar dari jang diperlihatken dalem itoe doea peperangan melawan negeri Barat, jang dilakoeken dengan stengah hati. Itoe kekoeatan militer jang sebenarnja dari Tiongkok telah diperlihatken dalem peperangan melawan orang Frans di Tongking dan dalem penindesan dari pembrontakan jang dikepalai oleh Yakoeb Beg. Doea hal ini menjebabken negeri negeri Barat masih tetap menaroh soengkan pada Tiongkok poenja kekoeatan militer, kendati apa djoega jang soedah terdjadi. Tapi kekalahan dalem peperangan melawan Djepang telah meroentoehken sekalian perindahan boeat tenaga militer dari Tiongkok.

Tatkala Duitsland, Frankrijk dan Rusland toeroet tjampoer boeat paksa Djepang koerangken permintaan permintaannja pada Tiongkok, orang soedah doega, lekas atawa lambat tiga negeri itoe tentoe aken boeka rekening boeat tagih oepahnja marika poenja tjape. Doegaan ini ternjata benar, Frankrijk adalah jang pertama boeka rekening. Tanggal 20 Juni 1895 diteeken di Peking perdjandjian, dengan mana Tiongkok serahken pada Frankrijk daerah. Tiongkok di tepi kiri dari soengei Mekong (Annam). Makanja orang Frans bilang, perdjandjian ini „bikin betoel” wates antara Annam dan Tiongkok. Lebih djaoeh perdjandjian itoe menentoeken, keizer Mantjoe aken lantas sahken perdjandjian jang soedah dibikin lebih doeloe perihal wates antara djadjahan Frans itoe dan Tiongkok. Sebelas hari sesoedah diteeken ini perdjandjian, oetoesan Frans dan oetoesan Rus dapetken hak boeat bankier bankiernja kasih oetang pada Tiongkok ampat ratoes millioen franc, dengan renten 4 percent setaon. Ini oewang perloe boeat bajar penjitjilan pertama dari penggantian keroegian jang Tiongkok moesti bajar pada Djepang.

Ini doea perdjandjian bikin Inggeris djadi sanget menjesal. Bankier bankier Inggeris harep marika jang aken atoer itoe pindjeman boeat Tiongkok bajar penggantian keroegian, sedang pembetoelan dari wates Annam melibet djoega penjerahan pada Frankrijk dari bilangan bilangan, jang tadinja dipegang oleh pemerentah Tiongkok menoeroet perdjandjian jang baroe dibikin sama Inggeris. Bankier bankier Djerman djoega kepingin kasih oetang pada Tiongkok, makanja orang Duits djoega menjesal sebab dalem oeroesan kasih oetang itoe, marika diasingken oleh kawan kawannja, sedang tadinja marika bertiga jang paksa Djepang robah permintaan permintaannja pada Tiongkok. Maka itoe oetoesan Inggeris dan oetoesan Djerman bekerdja sama-sama, Kesoedahannja pemerentah Mantjoe kasih hak loear biasa. pada satoe syndicaat atawa persarikatan dari bank Inggeris dan Djerman boeat kasih doea oetang pada Tiongkok, satoe dalem boelan Maart 1896 dan satoenja dalem boelan Maart 1898, perloenja boeat bajar sisanja penjitjilan pada Djepang. Tapi keberatannja Inggeris terhadep pada oeroesan wates Annam baroe dalem boelan Februari 1897 dapet kepoeasan. Pada waktoe itoe Tiongkok kasih ganti keroegian pada Inggeris dengan serahken beberapa daerah di wates Burma dan beberapa concessie pada kaoem soedagar Inggeris.

Maski Rusland berserikat sama Frankrijk dalem oeroesan kasih pindjeman jang pertama pada pemerentah Tiongkok boeat bajar Djepang, aken tetapi hasilnja boeat Rusland boleh dibilang tida ada, sebab Rusland tida poenja banjak oewang boeat dikasih pindjem. Boleh dibilang antero oetang itoe telah dikasih oleh bankier-bankier Frans dan Belgie. Tapi dalem taon 1896 Li Hung Chang dikirim ke Rusland, atas permintaan speciaal dari pemerentah Rus boeat mewakilken Tiongkok dalem oepatjara menobatken keizer Nicolaas II. Selama Li Hung Chang tinggal di Moskow ia telah bikin sama Rusland poenja manteri oeroesan loear negeri, prins Lobanow, satoe perdjandjian resia, dalem mana itoe doea negeri berserikat boeat bergerak sama-sama, kaloe kedjadian poela Djepang bikin serangan.

Di masa itoe pemerentah Rus lagi repot bikin djalanan kreta api dari Rusland ke Siberia. Graaf Witte, Rusland poenja manteri oeroesan oewang, bisa bikin Li Hung Chang djadi pertjaja, kaloe ada satoe djalanan kreta api Rus liwat di bagian oetara dari Mantjoeria, maka Rusland di segala waktoe bisa kirim bantoean militer boeat lawan serangan Djepang. Kerna itoe maka itoe perdjandjian berserikat disertaken dengan satoe perdjandjian, jang kasih permisi pada Rusland boeat bikin djalanan kreta api di Mantjoeria, jang dikasih nama Chinese Eastern Railway, sebagi satoe tjabang dari djalanan kreta api dari Rusland ke Siberia. Soepaja doenia loear djangan tjoeriga, di Moskow ada dibikin apa apa jang penting, maka perdjandjian tentang Chinese Eastern Railway sengadja diteeken di Berlyn tanggal 8 September 1896. Djalanan kreta api itoe aken dibikin oleh satoe kongsi jang dinamaken Chinese Eastern Railway Company dan dibilang itoe ada satoe kongsi Rus dan Tionghoa. Di achirnja tiga poeloeh anem taon pemerentah Tiongkok boleh beli itoe djalanan kreta api dengan harga poko. Tapi kaloe Rusland teroes mempoenjai itoe djalanan kreta api, maka di achirnja delapan poeloeh taon, sesoedah djalanan kreta api itoe diboeka, djalanan itoe aken djadi kepoenjaan Tiongkok zonder bajar barang satoe cent.

Menoeroet artikel 6 dari itoe perdjandjian Li-Lobanow, tanah tanah jang dipake oleh itoe kongsi kreta api aken dibebasken dari padjek dan itoe kongsi, jaitoe sebenarnja pemerentah Rus, mempoenjai hak seorang diri dan seloeas-loeasnja boeat oeroes tanah tanah itoe. Ini artikel 6 ada terdapet dalem perdjandjian jang dibikin dalem bahasa Frans, tapi tida ada dalem salinannja dalem bahasa Tionghoa. Tentoelah artikel itoe sengadja dihilangken dari salinannja dalem bahasa Tionghoa soepaja pemerentah Tiongkok tida taoe adanja itoe artikel. Pemerentah Rus kasih artian seloeas-loeasnja pada itoe hak seorang diri dan seloeas-loeasnja boeat „oeroes” tanah-tanah itoe. Itoe djalanan kreta api dirobah oleh pemerentah Rus djadi satoe daerah Rus dengan tentara jang tjoekoep ditempatken di sitoe, dengan alesan „boeat djaga itoe djalanan kreta api”.

Begitoelah dalem tempo doea taon sesoedahnja brenti perang Tiongkok-Djepang, doea negeri Barat, Frankrijk dan Rusland, soedah dapetken oepahnja jang sembabat boeat toeroet tjampoernja waktoe dibikin perdjandjian berdami, sedang Inggeris, maski tida toeroet tjampoer dalem itoe oeroesan perdjandjian berdami, djoega mendapet oepah, beroepa tanah di wates Burma, boeat timpalannja oepah jang Tiongkok kasih pada Frankrijk. Lain dari itoe bank bank Frans, Rus, Inggeris dan Djerman dapet hak loear biasa boeat kasih oetang pada Tiongkok sedjoemblah seratoes anem poeloeh millioen dollar.

Maski bank bank Djerman dapet bagian bersama bank bank Inggeris dalem hal kasih oetang dari boelan Maart 1896, toch pemerentah Djerman rasa, ia masih belon dapet oepah boeat pertoeloengannja pada Tiongkok. Selama doea stengah taon sesoedah dibikin perdamian sama Djepang, Djerman teroes berdaja, tapi sia sia, boeat dapet satoe pelaboean di Tiongkok oentoek didjadiken pangkalan armada Duits di Asia Timoer. Pemerentah Duits bilang. kaloe keinginannja itoe ketoeroetan, armada Duits nanti bisa kasih bantoean besar bila Tiongkok terantjem bahaja lagi, tapi pemerentah Mantjoe tetap tida maoe loeloesken itoe keinginan. Pemerentah Mantjoe pikir, kaloe ini permintaan dari Djerman diloeloesken, nistjaja Tiongkok aken kebandjiran permintaan permintaan seroepa itoe dari lain lain negeri Achirnja pemerentah Djerman dapet alesan boeat paksa dapetken apa jang ia soedah begitoe lama kepingin. Tanggal 1 November 1897 doea pendita Katholiek bangsa Djerman dalem provincie Shantung diboenoeh oleh sekawanan bandiet. Setelah kabar itoe sampe di Berlyn, lima hari kemoedian pemerentah Djerman kirim prentah dengan kawat pada pasoekan kapal perang Djerman di Asia Timoer. Tanggal 14 November satoe pasoekan kapal perang Djerman masoek di teloek Kiaochiao di pasisir Shantung, boeat dapetken penggantian keroegian kerna itoe pemboenoehan.

Sesoedah bikin pembitjaraan tiga boelan stengah, pemerentah Mantjoe mengalah pada tanggal 6 Maart 1898. Pemboenoeh pemboenoehnja dihoekoem. Tiongkok bajar penggantian keroegian dengan oewang sedjoemblah besar, gouverneur Shantung dilepas, Tiongkok kasih sewa pada Duitsland pelaboean Tsingtao bersama doea ratoes myl pesagi ampat dari daerah di teloek Kiaochiao di koelilingnja Tsingtao, boeat lamanja sembilan poeloeh sembilan taon. Lebih djaoeh pada kapitalist kapitalist Djerman dikasih hak lebih doeloe dari lain lain negeri boeat bikin djalanan kreta api atawa oesahaken parit parit dalem provincie Shantung.

Persewaan dari Kiaochiao pada Djerman mendjadi tanda boeat lain-lain negeri minta persewaan begitoe djoega.

Dalem tempo tiga boelan dan tiga hari sesoedah dibikin perdjandjian kasih sewa Kiaochiao pada Djerman, lagi ampat daerah di pasisir Tiongkok, jang penting boeat peperangan, djatoh dalem tangannja negeri negeri Europa dengan perdjandjian seroepa itoe djoega. Tanggal 27 Maart 1898 orang Rus sewa boeat lamanja doea poeloeh lima taon pelaboean Port Arthur dan seriboe tiga ratoes myl pesagi ampat dari djasirat Liaotung, di mana pelaboean itoe terletak serta dapet hak boeat bikin djalanan kreta api dari Port Arthur ke Chinese Eastern Railway.

Tanggal 2 April pemerentah Inggeris paksa pemerentah Mantjoe berdjandji, sebegitoe lekas orang Djepang soedah pergi dari poelo Weihaiwei, poelo itoe aken disewaken pada Inggeris selamanja orang Rus ada di Port Arthur.

Tanggal 9 dan 10 April oetoesan Frans di Peking dapet sewa doea ratoes myl pesagi ampat dari daerah di Kwangchowwan, dalem provincie Kwangtung, boeat lamanja sembilan poeloeh sembilan taon.

Achirnja pada 9 Juni 1898 orang Inggeris dapet sewa boeat lamanja sembilan poeloeh sembilan taon tiga ratoes toedjoeh poeloeh myl pesagi boeat samboeng daerahnja di Kowloon di sebrang Hongkong.

Keperloean dari negeri negeri Europa boeat bikin pangkalan armada di pasisir Tiongkok soedah dapet kepoeasan. Sekarang oetoesan oetoesan Inggeris, Frans, Duits dan Rus berdaja oepaja aken dapetken hak boeat masing masing rajat dari negerinja boeat oesahaken kekajaannja Tiongkok. Soepaja harepan aken djadi bertjidra antara satoe sama lain dapet dibikin seketjil-ketjilnja bisa, maka itoe ampat negeri bagi-bagi Tiongkok dalem ampat „kalangan kepentingan”. Dalem tiap tiap kalangan kepentingan itoe. negeri negeri jang tida mempoenjai kepentingan di sitoe tida boleh menghalangi negeri jang ada mempoenjai kepentingan di sitoe.

Rusland diakoe ada mempoenjai kepentingan paling besar di Mantjoeria dan Mongolia. Makanja ini doea bilangan didjadiken Rusland poenja „kalangan kepentingan”. Lembah soengei Yangtze didjadiken Inggeris poenja kalangan kepentingan. Duitsland poenja kalangan kepentingan adalah provincie Shantung dan daerah di sebelah Barat dari Shantung sepandjang soengei Hoang Ho. Frankrijk mempoenjai kalangan kepentingan dalem provincie provincie Tiongkok di selatan, jang berdamping sama Indo-China.

Selainnja itoe, Djepang poen mengakoe mempoenjai kalangan kepentingan dan ini kalangan kepentingan dari Djepang letaknja dalem provincie Fukien, pasisir Fukien di sebrangnja poelo Formosa, jang baroe diserahken pada Djepang.

Ini perdjandjian boeat saling akoe satoe sama lain poenja kalangan kepentingan mengerasken tindesannja permintaan permintaan negeri asing pada Tiongkok. Tiap tiap negeri maoe oendjoeken kemampoeannja boeat oesahaken bilangan, jang didjadiken ia poenja kalangan kepentingan. Begitoelah tiap-tiap negeri itoe minta concessie baroe boeat oesahaken bilangan itoe. Dan tiap tiap concessie jang dikasih dalem satoe kalangan, mendjadi alesan boeat lain lain negeri minta concessie begitoe djoega dalem masing masing kalangannja. Maka itoe kalangan kepentingan itoe telah dinamaken djoega kalangan pengaroeh. Mengertinja, negeri jang mempoenjai itoe kalangan kepentingan, tida melainken mempoenjai kepentingan sadja, tetapi dianggep mempoenjai pengaroeh djoega dalem bilangan itoe.

Persewaan bilangan di pasisir Tiongkok pada negeri negeri asing boeat tempat armadanja dan pembagian dari Tiongkok dalem beberapa kalangan kepentingan atawa kalangan pengaroeh sebenarnja berarti jang Tiongkok soedah didjadiken semangka dan soedah dipotong-potong dalem beberapa bagian oleh beberapa negeri Europa dan Djepang.

Sewaktoe negeri negeri Europa bagi-bagi Tiongkok dalem kalangan pengaroeh dan berlomba dapetken concessie concessie di Tiongkok, Amerika Serikat hadepi peperangan jang bakal terbit melawan Spanjol. Makanja Amerika tida bisa toeroet dalem itoe pembagian dari Tiongkok. Setelah peperangan itoe slese dan bagi hasilnja kemenangan melawan Spanjol, Filippina djadi djadjahan Amerika, negeri ini dapet kenjataan, ia dateng telaat dalem itoe perlombaan di Tiongkok. Dalem taon 1899, kemoedian dalem taon 1900 staatssecretaris dari Amerika, John Hay, kirim nota pada berbagi-bagi negeri Europa, dalem mana dibilang, Amerika tida maoe mengakoei hak seorang diri dari negeri mana poen djoega dalem itoe berbagi bagi kalangan kepentingan.

Amerika tjoema taoe, ia mempoenjai hak sama rata seperti lain lain negeri boeat berdagang dan beroesaha di Tiongkok, djoega dalem bilangan bilangan jang soedah dinjataken djadi kalangan kepentingan dari berbagi-bagi negeri. Amerika maoe di seloeroeh Tiongkok didjalanken politiek „pintoe terboeka”, mengertinja segala orang dan segala negeri mempoenjai hak sama rata boeat berdagang dan beroesaha di segala bagian dari Tiongkok, Amerika tida maoe ada bilangan bilangan di Tiongkok, di mana tjoema satoe bangsa sadja boleh berniaga dan beroesaha, lain lain bangsa tida boleh. Berbagi bagi negeri kasih djawaban atas itoe nota dan Amerika artiken dari djawaban djawaban itoe, jang semoea negeri moefakat dengan itoe politiek „pintoe terboeka”. Boeat Amerika ini azas pintoe terboeka ada faedahnja, tapi boeat Tiongkok tida ada faedahnja, sebab azas itoe tida membikin oeroeng itoe pembagian dari daerah Tiongkok dalem kalangan kalangan kepentingan. Ini kalangan kalangan pengaroeh tinggal ada di seblahnja itoe azas „pintoe terboeka”.

Sebagi djawaban atas firman mentjari orang orang pande dalem pengetahoean baroe, seorang Canton nama Kang Yu Wei (Khong Yoe Wie) dikenalken pada radja oleh salah seorang goeroenja radja. Kang Yu Wei tida seorang diri sadja. Ia ada mempoenjai djoega seorang moerid, jang belakangan kesohor tadjem dan bagoesnja ia poenja karangan karangan dan djadi salah seorang pemikir dan pengarang politiek jang paling ternama di Tiongkok dalem ini abad. Orang itoe jalah Liang Chi Chao (Nio Khe Tiauw). Selainnja itoe, Kang Yu Wei ada bawa lagi beberapa orang kawannja, teritoeng djoega ia poenja soedara sendiri. Orang orang inilah djadi adpisoer baroe dari Kuang Hsu. Sigera marika dapet pengaroeh besar atas pikirannja radja. Maksoed maksoed loeas dan besar dibitjaraken dan begitoe diambil poetoesan, maksoed itoe ada baek, lantas dikloearken firman, jang menitahken apa jang terkandoeng dalem maksoed itoe moesti lantas didjalanken.

Firman firman jang menitahken perobahan menjoesoel satoe sama lain dengan tjepat sekali. Seratoes hari lamanja ini oedjan firman perobahan. Makanja itoe oedjan firman jang menitahken perobahan dinamaken „perobahan dari seratoes hari”. Atoeran examen koeno moesti dihapoesken. Di iboe kota dari semoea provincie dan di kota kota dari semoea district moesti didiriken sekolah rendah dan sekolah menengah boeat kasih adjar pengetahoean baroe. Dewan peperangan diprentah boeat preksa dan kasih repotan tentang berbagi bagi oesoel boeat robah angkatan perang darat. Sekolahan opsir laoet moesti didiriken boeat soesoen baroe angkatan perang laoet. Di Shanghai moesti diboeka seboeah kantor boeat salin boekoe boekoe Barat tentang ilmoe pengetahoean dan ilmoe kesoesastraan dan boekoe boekoe peladjaran boeat sekolah rendah dan sekolah menengah. Pendeknja, perobahan perobahan besar, seperti jang doenia belon pernah menampak, moesti didjalanken dalem sedikit tempo. Adpisoer adpisoernja radja mengerti, perobahan perobahan itoe moesti didjalanken dengan lantas, tida boleh ditoenda-toenda, soepaja djangan kasih tempo pada kaoem kolot boeat goenaken pengaroehnja aken bikin oeroeng itoe perobahan perobahan. Di satoe saat jang tjilaka kaoem perobahan itoe dapet pikiran boeat tangkep Tsu Hi, sebab ia dikoeatir sebagi kekoeatan paling besar dari kaoem kolot.

Di masa itoe Yung Lu djadi radja moeda dari Chili (Hopei) dengan tempat kedoedoekan di Tientsin, tjoema delapan poeloeh myl djaoehnja dari Peking. Salah satoe orang sebawahannja adalah Yuan Shih Kai, sama siapa ia doeloe soedah angkat soedara dengan bersoempah sama minoem darah. Hal ini roepanja tida diketahoei atawa dipandang enteng oleh orang orang jang bersekoetoe boeat tangkep Tsu Hi, Yuan Shih Kai diadjak beremboek dan menjataken moefakat sama itoe maksoed. Dalem satoe pertemoean resia ia dititahken boeat singkirken Yung Lu. Sesoedah itoe aken dikasih masoek tentara di Peking dan astana moesim panas dikepoeng. Yuan Shih Kai brangkat ke Tientsin. Apa jang kemoedian terdjadi, boleh djadi selamanja tida aken bisa diketahoei dengan betoel. Menoeroet katanja Yuan Shih Kai, maksoed itoe botjor. Sesampenja ia di Tientsin, Yung Lu soedah taoe itoe maksoed. Tapi keizer Kuang Hsu sampe pada hari matinja pertjaja, Yuan Shih Kai soedah berchianat dan boeka itoe resia pada Yung Lu. Maka itoe waktoe menoetoep mata Kuang Hsu tinggalken pesanan, Yuan Shih Kai moesti dipotong kepalanja. Yung Lu boeroe boeroe dateng di Peking dan dalem itoe crisis besar jang ketiga selama hidoepnja Tsu Hi, ia toeloeng poela itoe iboe soeri boeat pegang kekoeasaan memerentah.

Pada soeatoe pagi tanggal 22 September, sehabisnja terima pembesar pembesar dan orang orang jang maoe ketemoe sama radja, hal mana seperti biasa kedjadian di waktoe soeboeh, mendadak Kuang Hsu ditangkep dan ditaroh di satoe poelo dalem satoe telaga dalem kota radja, Lebih dari sepoeloeh taon lamanja poelo itoe djadi pendjaranja Kuang Hsu. Ia meninggal dalem itoe pendjara.

Sigera sesoedahnja keizer ditangkep, kloear seboeah firman, jang dibilang firmannja keizer, tapi sebenarnja boekan karangannja keizer. Firman itoe menjeritaken kesoekaran kesoekaran pada itoe waktoe, memperingetken pahala pahalanja Tsu Hi pada negeri dan memberitahoeken jang Tsu Hi achirnja, sesoedah lama dan beroelang oelang diminta oleh keizer, menjataken moefakat sama permintaannja keizer boeat pegang poela kendali pemerentahan.

Kuang Hsu tida sampe disoeroeh boenoeh oleh Tsu Hi. tentoelah sebab ini iboe soeri takoet boeat kritik dan tjelaan dari censor censor Tionghoa, Tapi terhadep pada adpisoer adpisoernja Kuang Hsu, Tsu Hi tida pake soengkan-soengkanan lagi. Beberapa antaranja ditangkep dan dihoekoem mati. Tapi beberapa orang dapet melarikan diri, antaranja adalah Kang Yu Wei dan Liang Chi Chao.

Demikianlah itoe perobahan perobahan dari seratoes hari berachir dan Tsu Hi kombali memerentah dengan kekoeasaan tida berwates.

Tsu Hi djalanken politiek baroe boeat tjegah moesnanja Tiongkok. Perobahan perobahan jang diingin oleh Kuang Hsu aken didjalanken djoega, tetapi dengan pelahan. Lebih djaoeh Tsu Hsi maoe bikin negeri negeri Barat djadi endahken pada Tiongkok. Maka itoe pada berbagi-bagi oetoesan asing ia kasih taoe, Tiongkok boeat sementara waktoe tida aken kasih concessie lagi, biar concessie apa sadja.

Dalem taon 1899 pemerentah Italie tjoba dapetken djoega tempat di Tiongkok. Tanggal 28 Februari oetoesan Italie terimaken soerat permoehoenan boeat sewa teloek San Men dalem provincie Chekiang aken dipake sebagi station kapal kapal Italie moeat areng batoe. Lebih djaoeh Italie minta concessie boeat boeka parit dan djalanan kreta api di bagian selatan dari itoe provincie. Itoe rekest dari Italie ditoendjang oleh Inggeris, tapi maski begitoe, toch pemerentah Tiongkok toelak permoehoenan itoe mentah mentah dan kombaliken itoe rekest. Tanggal 10 Maart oetoesan Italie tjoba dapetken maksoednja dengan kirim ultimatum, tapi itoe perboeatan tida disetoedjoe oleh pemerentah Italie. Itoe oetoesan dipanggil poelang dan permintaan permintaannja dioeroengken.

Maskipoen hal ini keliatannja perkara ketjil sadja, tetapi dalem kalangan pemerentah Tiongkok dan di antara rajat Tionghoa hal itoe telah menjebabken kegoegoepan dan gerakan besar. Tentara dari provincie. Kansu jang djaoeh dikasih dateng di Peking, pembesar pembesar dari provincie provincie di sepandjang pasisir dikasih prentah aken awas boeat sesoeatoe serangan dari fihak asing. Kabar kabar angin perihal bangsa asing aken menjerang poela pada Tiongkok, tersiar loeas di antara rajat segala golongan.

Di moesim rontok dari taon 1898, tatkala semoea tentara model baroe jang ada sedia di Tiongkok Oetara soedah dikoempoel di Peking, Tsu Hi kloearken firman, jang mewadjibken pembesar provincie, kota dan desa di Tiongkok Oetara boeat hidoepken poela atoeran milisi dari doeloekala sebagi persediaan, djikaloe negeri asing menjerang Tiongkok.

Penjiapan dari ini barisan milisi dibikin gampang oleh adanja banjak orang, jang soedah djadi mata gelap kerna kesoesahan lantaran ada hawa panas keras jang lama di semoea provincie di Oetara, Banjak kawanan bandiet poen toeroet masoek dalem itoe barisan milisi. Di moesim panas dari taon 1899 banjak barisan itoe dalem provincie Shantung dan Chili (Hopei) pake nama I Ho Tuan atawa „Barisan dari Keakoeran jang djoedjoer. Kadang kadang marika djoega diseboet I Ho Chuan atawa „Kepelan dari Keakoeran jang djoedjoer. Kerna ini nama, maka orang Inggeris kemoedian kasih marika nama kaoem Bokser atawa Pakkoenthauw.

Sedari moelai didiriken, ini barisan barisan bokser sanget bentji orang asing. Barisan barisan itoe mendjelma paling banjak dan paling tjepat djoestroe dalem provincie provincie, jang baroe-baroe ini daerahnja paling banjak djatoh dalem tangan asing. Jang nomer satoe dibentji oleh ini barisan barisan bokser adalah orang asing. Jang nomer doea dibentji olehnja adalah orang orang Tionghoa jang masoek igama Kristen, jang dikasih nama „setan asing klas doea. Kebentjian ini disebabken oleh halnja pendita pendita kristen di Tiongkok soeka toeroet tjampoer dalem perkara perkara, dalem mana orang orang Tionghoa kristen djoega ada terlibet.

Dalem boelan November 1899 oetoesan oetoesan dari negeri negeri, jang pendita penditanja ada bekerdja dalem provincie Shantoeng, moelai desak pada pemerentah di Peking soepaja diambil atoeran atoeran jang sampoerna boeat tindes gerakan bokser dalem itoe provincie. Gouverneur dari itoe provincie, Yu Hsien, jang bentji keras pada orang asing, djadi boelan boelanan dari kritiknja oetoesan oetoesan asing. Tanggal 6 December ia diganti sama Yuan Shih Kai. Tanggal 30 December, sebelonnja Yuan Shih Kai sempat djalanken kekoeasaannja sebagi gouverneur baroe, seorang pendita Inggeris diboenoeh oleh beberapa anggota dari perserikatan bokser. Yuan Shih Kai lantas tangkep dan hoekoem pemboenoeh pemboenoehnja. Doea dihoekoem mati, satoe dihoekoem seoemoer hidoep dan jang sisanja doea orang dihoekoem boeang. Jalah sebagi gouverneur dari Shantung di zamannja Pakkoenthauw, jang Yuan Shih Kai dapet nama dan poedjian dari orang orang asing, sebab di masa itoe, dalem keinginannja boeat tjari moeka sama bangsa bangsa asing, ia telah berlakoe dengan boeas sekali pada itoe perkoempoelan perkoempoelan bokser. Orang boleh tida moefakat sama tjara tjara jang dipake oleh perkoempoelan perkoempoelan itoe, orang boleh namaken itoe orang orang desa bodo, sebab marika maoe perangi meriam dan senapan repeteer Barat sama koenthauw dan djimat, aken tetapi haroes djangan diloepa marika poenja perboeatan atawa kebodoan itoe didorong oleh ketjintaan pada negerinja jang dipoekang poekang oleh bangsa asing, ditambah lagi pendita pendita asing bawa tingkah meradja-radja dan toeroet tjampoer dalem oeroesan roemah tangga dan dusanja. Maka itoe keboeasan dan kekedjeman jang telah dipertoendjoeken oleh Yuan Shih Kai dalem hal menindes itoe barisan barisan bokser, ada satoe perboeatan jang tida bisa dimengerti dari seorang pembesar Tionghoa. Yuan Shih Kai adalah tjonto bagimana orang moesti timbang harganja pembesar pembesar Tionghoa di Tiongkok. Sedjak Yuan Shih Kai berlakoe begitoe boeas pada orang orang bangsanja sendiri, jang dosanja tjoema marika poenja ketjintaan pada negerinja, sampe ia mati dan sampepoen sekarang Yuan Shih Kai di antara bangsa bangsa asing dipoedji sebagi „orang jang koeat” di Tiongkok, jang bisa beresken Tiongkok, jang tentoe bisa bikin Tiongkok djadi beres dan koeat, tjoba ia hidoep lebih lama.

Dari tjontonja Yuan Shih Kai orang bisa taoe oekoeran boeat oekoer pembesar pembesar Tionghoa di Tiongkok. Pembesar Tionghoa, jang tindes dan gentjet bangsanja sendiri boeat lindoengken orang orang asing dan kepentingan kepentingan asing di Tiogkok, pembesar itoe nistjaja dapet poedjian antara bangsa bangsa asing dan dalem soerat soerat kabar asing. Maka itoe tiap tiap pembesar Tionghoa jang dapet nama baek di antara bangsa bangsa asing, nistjaja pembesar itoe bangsat. Tiap tiap pembesar jang banjak dimaki-maki oleh bangsa bangsa asing, pembesar itoe nistjaja orang jang tjakep dan bergoena boeat negeri dan bangsanja. Sebab ia bergoena boeat negeri dan bangsanja, ia moesti djadi bentrokan sama kepentingan kepentingan asing di Tiongkok dan sebab ia berani bentrok kepentingan kepentingan asing di Tiongkok, ia moesti dimaki, ditjela da dikoetoek abis abisan oleh orang orang asing.

Kendati Yuan Shih Kai soedah mengamoek begitoe hebat dalem provincie Shantung, toch oetoesan oetoesan Inggeris, Frans, Duits, Italie dan Amerika Serikat bersama-sama madjoeken permintaan pada pemerentah Mantjoe, soepaja pemerentah menjataken perkoempoelan bokser itoe ada perkoempoelan jang dilarang oleh wet dan soepaja pemerentah lantas ambil tindakan tindakan boeat tindes gerakan itoe dengan sampoerna. Ini permintaan bikin pemerentah Mantjoe djadi serba salah, sebab perserikatan perserikatan bokser itoe telah didiriken menoeroet firmannja keizer. Kaloe permintaannja oetoesan oetoesan asing itoe ditoeroet, rajat Tionghoa bisa pikir, orang orang asing soedah berkoeasa atas pemerentah di Peking dan rajat itoe bisa berontak melawan ahala Mantjoe. Sebaliknja, kaloe itoe permintaan ditoelak, negeri negeri asing bisa pake penoelakan itoe sebagi alesan boeat maloemken perang pada Tiongkok dan boeat bagi-bagi itoe semangka Tionghoa jang memangnja soedah dipotong potong dan tjoema toenggoe waktoenja dibagi-bagi sadja. Dalem ini keadaan serba soesah, pembesar pembesar di Peking tjoba ambil tindakan tindakan jang bisa memoeasken permintaan permintaannja oetoesan oetoesan asing dan berbareng dengan itoe tida aken bikin kaoem Pakkoenthauw djadi memoesoehi pada pemerentah.

Lima boelan jang pertama dari taon 1900 adalah lima boelan jang penoeh sama kekoeatiran dan tjoeriga. Oetoesan oetoesan asing di Peking tjoeriga, pemerentah Mantjoe bersekoetoe sama kaoem pakkoenthauw boeat boenoeh semoea orang asing di Tiongkok. Pemerentah Mantjoe dan barisan barisan penjinta negeri tjoeriga, negeri negeri asing berniat rampas Tiongkok. Oetoesan oetoesan asing madjoeken permintaan permintaan semangkin lama semangkin keras pada pemerentah Mantjoe. Oetoesan oetoesan itoe soeroeh berkoempoel satoe armada jang koeat di teloek Pechihli, sekarang namanja teloek Pohai. Di fihak Tiongkok rasa tjoeriga pada orang asing dinjataken dengan senantiasa bertambah besarnja djoemblah barisan pakkoenthauw dan dengan tjepatnja gerakan itoe mendjalar dari Shantung dan Chili Selatan ke bilangan di koelilingnja Peking. Kira kira di pertengahan boelan Mei district district antara Peking dan pasisir penoeh sama perserikatan perserikatan bokser, jang memoesoehi semoea orang asing dan mengantjem aken boenoeh abis semoea orang Tionghoa jang masoek kristen.

Tanggal 28 Mei station Fengtai di djalanan kreta api dari Peking ke Tientsin, diserang oleh sekoempoelan orang banjak, jang binasaken beberapa gedong dan antjem seorang insinjoer Frans jang bekerdja sama pemerentah Tiongkok. Oetoesan oetoesan asing laloe kasih dateng barisan barisan serdadoe laoet dari kapal kapal perangnja boeat djaga gedong gedong oetoesan itoe. Tanggal 1 Juni, kendati diprotest oleh pemerentah Tiongkok, ampat ratoes lima poeloeh serdadoe djaga dikasih dateng di Peking. Sedari itoe saat toefan lantas semangkin djadi dengan tepat. Pada malem dari tanggal 3 djalan 4 Juni barisan barisan bokser, jang jakin bangsa asing soedah moelai menjerang masoek dalem negerinja, binasaken beberapa bagian dari djalanan kreta api antara Peking dan Tientsin. Pada malem dari tanggal 9 Juni oetoesan Inggeris dan Amerika kirim kawat pada commandant kapal kapal perang asing di Taku, minta lantas dikirim bala bantoean ke Peking. Kaloe tida lantas dikirim, datengnja nanti kasep. Satoe tentara dari doea riboe serdądoe dari berbagi-bagi bangsa, di bawah prentahnja admiraal Inggeris Seymour, esok harinja brangkat dari Tientsin menoedjoe ke Peking.

Kaoem Mantjoe di astana radja terpetjah djadi doea party. Satoe party soeka perang. Party ini dikepalai oleh prins Tuan Fang (Twan Hong). Party jang lain tida soeka perang, sebab pikir Tiongkok tida tjoekoep koeat boeat melawan begitoe banjak negeri. Party ini dikepalai oleh Yung Lu.

Tanggal 11 Juni kanselier dari oetoesan Djepang, jang pergi ke station boeat ketemoei bala bantoean jang dikirim dari Tientsin, telah diserang dan diboenoeh. Tanggal 20 pagi oetoesan Duits baron von Ketteler, dalem perdjalanan dari gedongnja ke kantor oeroesan loear negeri Tiongkok, ditembak mati oleh seorang serdadoe gila. Sorenja dari itoe hari gedong gedong oetoesan dikepoeng dan ditembaki oleh barisan bokser. Tapi kerna pengaroehnja Yung Lu, pengepoengan dan penembakan itoe tida dilakoeken dengan soenggoeh soenggoeh hati. Yung Lu malahan kirim barang makanan pada oetoesan oetoesan asing jang kena kepoeng dalem gedong gedongnja. Radja radja moeda dari berbagi-bagi provincie di lembah Yangtze dan di pasisir Tiongkok poen menjataken tida moefakat keras boeat bikin keonaran itoe djadi peperangan. sebab marika poen insjaf lemahnja Tiongkok poenja kekoeatan militer. Kerna itoe maka permoesoehan dan pemboenoehan pada orang orang asing tida sampe mendjalar di seloeroeh Tiongkok dan peroesoehan bokser itoe tida sampe djadi perang baroe.

Sesampenja tentara serikat dalem kota Peking, astana astana dibinasaken dan isinja dirampok. Tentara serikat masoek di Peking pada tanggal 14 Augustus 1900. Tsu Hi dan orang orang dalem astananja menjingkir ke Sianfu. Di Peking tjoema tinggal Li Hung Chang dan prins Ch'ing boeat beresken itoe oeroesan sama negeri negeri asing. Pembitjaraan berdjalan ampir tigabelas boelan lamanja. Tanggal 7 September 1901 itoe doea wakil Tiongkok dan oetoesan oetoesan dari sebelas negeri asing teeken protocol atawa perdjandjian di Peking.

Pemerentah Mantjoe moesti hoekoem mati sebagi „pembrontak” pemimpin pemimpin jang teroetama dari gerakan Pakkoenthauw, pemerentah itoe moesti bajar penggantian keroegian sedjoemblah 450 millioen tael atawa kira kira 330 millioen dollar Amerika, pemerentah moesti moefakat di Peking tetap ditempatken angkatan perang asing sebanjaknja ditimbang perloe oleh berbagi bagi negeri asing boeat melindoengken gedong gedong oetoesannja. Boeat oetoesan Duits jang mati ketembak moesti didiriken patoeng di salah satoe djalanan besar dari Peking. Lebih djaoeh pada negeri negeri asing dikasih hak boeat tempatken tentara di sepandjang djalanan kreta api antara Peking dan Shanhaikwan; benteng benteng di Taku dan semoea benteng lain di sepandjang djalan dari Peking ke laoetan moesti dimoesnaken dan selamanja tida boleh didiriken lagi. Satoe firman radja dikloearken, jang menjataken, siapa siapa djadi anggota dari satoe perserikatan anti orang asing, aken dihoekoem mati. Tsung Li Yamen doeloe moesti diganti dengan kantor manteri oeroesan loear negeri, wai chiao-pu. boeat menanggoeng keslametannja orang orang asing di hari kemoedian. Pemerentah Tiongkok moesti moefakat boeat bikin perobahan perobahan dalem perdjandjian perdjandjian dagang jang soedah ada. Perobahan perobahan itoe menoeroet soekanja negeri negeri jang soedah bikin itoe perdjandjian.

Ini perdjandjian atawa protocol sehabisnja peroesoehan Pakkoenthauw dalem bahasa asing diseboet Bokser-protocol.

Kesoedahan tjilaka dari ini peroesoehan, tida lama sehabisnja kehinaan jang dibawa oleh peperangan melawan Djepang, achirnja telah bikin emerentah Mantjoe djadi pertjaja betoel aken perloenja dipake politiek baroe, djikaloe negeri maoe dibikin tjoekoep koeat boeat bisa pegang tegoeh kemerdikaannja. Dalem boelan Januari 1902 Tsu Hi kombali di Peking dari Sianfu. Ia lantas djalanken politiek boeat bikin peroebahan perobahan sampoerna. Banjak perobahan, boeat mana keizer Kuang Hsu ampat taon doeloe kloearken firman dengan terboeroe-boeroe, sekarang dimoefakat oleh Tsu Hi. Firman firman Kuang Hsu itoe diidoepken poela. Teroetama ditegesken perloenja bikin perobahan dalem oeroesan militer dan diriken roemah roemah sekolah model baroe boeat kasih adjar ilmoe pengetahoean Barat.

Satoe firman dari boelan September 1905 hapoesken atoeran examen koeno. Selandjoetnja djabatan negeri moesti dipangkoe oleh orang orang, jang paham peladjaran politiek dan pengetahoean Barat. Berbareng dengan itoe didiriken commissie commissie boeat robah wet dan kehakiman di Tiongkok, soepaja djadi tjotjok sama wet dan atoeran kehakiman di Barat.

Tanggal 1 September 1906 Tsu Hi berdjandji aken adaken grondwet. Setaon doeloean satoe commissie, jang diangkat oleh pemerentah, soedah bikin perdjalanan di loear negeri boeat pahamken atoeran atoeran dan bekerdjanja pemerentahan dengan grondwet dalem berbagi bagi negeri asing. Sebagi djawaban atas rapportnja ini commissie, satoe firman radja maloemken maksoednja pemerentah boeat karang grondwet, jang kasih bagian pada rajat boeat toeroet oeroes oeroesan negeri. Sehabisnja tempo persediaan lamanja sepoeloeh taon, belakangan dipendeken djadi toedjoeh taon, selama waktoe mana rajat moesti dididik boeat toeroet memikoel tanggoengan tanggoengan baroe. pemerentah aken adaken parlement. Tapi badan badan perwakilan rajat dalem provincie, kota dan desa aken dikasih bekerdja selekasnja bisa. Ini dimaksoedken seperti satoe bagian dari itoe pendidikan rajat boeat toeroet memerentah negeri. Dalem taon 1907 didiriken berbagi-bagi perserikatan oentoek pemerentahan sendiri. Perserikatan perserikatan itoe didiriken atas andjoeran dan di bawah penilikan ambtenaar ambtenaar, Maksoednja boeat didik rajat dalem kewadjiban kewadjibannja sebagi rajat. Lain taonnja dimoelai persediaan boeat pilih dewan dewan provincie jang pertama.

Lain fatsal lagi dalem itoe rentjana perobahan adalah serangannja pemerentah pada pendjoealan dan pengisepan tjandoe. Di taon 1906 djoemblah tjandoe asing jang tiap taon dikasih masoek di Tiongkok ada lebih dari tiga riboe lima ratoes ton. Lain dari itoe di Tiongkok sendiri tiap taon hasilnja taneman tjandoe lebih dari sepoeloeh riboe ton, Dalem boelan September 1906 Tsu Hi dan adpisoer adpisoernja kloearken firman aken pelahan pelahan hapoesken taneman tjandoe dalem negeri. Tiap taon, selama sepoeloeh taon, satoe per sepoeloeh dari tanah jang dipake boeat tanem tjandoe. aken dipake boeat tanem barang makanan. Di achirnja taon ke sepoeloeh djadinja tida ada taneman tjandoe lagi di Tiongkok. Dalem itoe sepoeloeh taon pembesar pembesar di segala bagian dari negeri moesti paksa penoetoepan dari waroeng waroeng tjandoe dalem masing masing bilangannja dan moesti kasih bantoean sebrapa bisa pada orang orang jang isep tjandoe aken brentiken kebiasaannja itoe.

Dalem sedikit tempo pembesar pembesar Tionghoa boektiken poetoesannja jang tetap boeat merdikaken negerinja dari kedjahaken oleh Tiongkok sendiri. Orang Inggeris djadi kagoem meliat tan tjandoe, boeat sebegitoe djaoeh pekerdjaan itoe bisa dilakoeitoe kesoenggoehan hati dari Tiongkok boeat basmi tjandoe. Maka itoe dalem taon 1908 pemerentah Inggeris bikin perdjandjian sama pemerentah Mantjoe, dengan mana pemasoekan tjandoe dari India ke Tiongkok, jang berdjoemblah lebih dari 95% percent dari semoea tjandoe loear negeri jang masoek di Tiongkok, aken dikoerangken djoega tiap taon 10 percent, hingga di achirnja sepoeloeh taon pemasoekan tjandoe dari India aken brenti sama sekali.

Tanggal 14 November 1908 Kuang Hsu meninggal, sesoedah namanja tiga poeloeh taon djadi radja. Selama bagian paling lama dari itoe tempo ia tjoema djadi golek djonggol dari ia poenja bibi Tsu Hi. Setelah Kuang Hsu meninggal, Tsu Hi tentoeken siapa moesti djadi penggantinja djadi radja, tapi waktoe bikin ini penetepan, Tsu Hi soedah ampir menoetoep mata djoega. Esok harinja ia poen meninggal, di tengah tengahnja ia poenja pekerdjaan jang soedah kasep boeat bikin baroe Tiongkok. Ia tinggalken seboeah keradjaan jang soedah ampir moesna.

Kematian jang ampir berbareng dari Kuang Hsu dan Tsu Hi menempatken seorang anak atas tachta keradjaan, sehingga kendali pemerentahan moesti dipegang poela oleh seorang wakil radja. Anak jang dioendjoeken oleh Tsu Hi sebagi radja baroe adalah Kuang Hsu poenja keponakan nama Pu Yi jang baroe beroemoer tiga taon. Ia naek di tachta keradjaan dengan pake gelaran Hsuan T'ung (Swan Thong). Selama ia masih belon dewasa, pemerentahan diwakilken oleh ia poenja ajah, prins Ch'un, seorang soedara moeda dari Kuang Hsu.

Selama beberapa taon sebelonnja Tsu Hi meninggal soedah dilahirken banjak protest terhadep pada tempo sepoeloeh taon, jang moesti liwat sebelonnja dihimpoenken persidangan jang pertama dari parlement boeat kasih bagian pada wakil wakil rajat dalem pemerentahan negeri. Dengan naeknja radja jang masih anak atas tachta keradjaan dan teroetama sesoedahnja wakil radja dan adpisoer adpisoernja kasih kenjataan, pemerentahan aken didjalanken poela setjara koeno, permintaan aken lantas himpoenken parlement mendesak semangkin keras.

Di moesim rontok dari taon 1909 dewan rajat dari beberapa provincie bikin persidangannja jang pertama. Dalem boelan October 1910 dewan nasional, jang boekan parlement, berhimpoen pertama kali di Peking. Ini dewan, jang tjoema mengasih adpis sadja, terdiri dari seratoes anggota jang dipilih oleh radja dan seratoes anggota jang dipilih oleh dewan dewan provincie. Maski separo dari anggota anggotanja itoe dewan terdiri dari orang orang jang diangkat oleh pemerentah, toch dewan itoe sigera menentangi wakil radja dan oelangken permintaan permintaan jang soedah diperdengarken oleh dewan dewan provincie, jaitoe lantas himpoenken parlement dengan kekoeasaan bikin wet dan adaken manteri manteri jang menanggoeng djawab pada parlement. Dalem boelan Januari 1911 dewan nasional itoe diboebarken, sesoedah dapet djandji dari radja, parlement aken dihimpoenken dalem taon 1913, sebaliknja dari di taon 1916. Tapi sebelonnja sampe itoe tempo boeat pemerentah Mantjoe teboes djandjinja, pemerentah itoe dapet diroeboehken oleh repoloesi.

Dalem taon 1873, sesoedahnja Tiongkok alamken peperangannja jang tjilaka melawan negeri negeri Barat dan diiket sama perdjandjian perdjandjian pintjang, sedang pembrontakan Taiping baroe baroe sadja padem dan di Sinkiang pembrontakan orang orang Islam masih berdjalan sehebat-hebatnja, seorang anak laki oemoer toedjoeh taon dalem satoe desa dekat Macao moelai masoek sekolah. Ajahnja ada seorang tani. Pamannja adalah ia poenja goeroe jang pertama dalem klas jang tida besar, jang bertempat dalem klenteng di itoe desa. Ia poenja boekoe sekolah jang pertama adalah boekoe sekolah Tionghoa koeno, jang moelai dengan: djin tjie tjhee, sing poen sian (orang kaloe baroe dilahirken, periboedinja baek.)

Pekerdjaannja hari hari sebagi anak sekolah jalah apalken isinja kitab kitab Tionghoa koeno. Aken tetapi keadaan di sekelilingnja itoe anak, tempo ia masih begitoe ketjil, boekan keadaan biasa dalem desa desa di Tiongkok. Sebagi seorang moeda jang brani, ajahnja telah pergi ke Macao jang djadi djadjahan Portoeges dan tjoba peroentoengannja di sitoe sebagi toekang oekir. Beberapa taon lamanja ia tinggal di Macao. Sementara ia poenja paman jang djadi goeroe itoe telah toeroet berperang dalem barisan Taiping. Sesoedah poelang dari medan perang dan mendjadi goeroe, seringkali ia tjeritaken tjerita tjerita jang memoeliaken orang djadi serdadoe, sedang di masa itoe orang Tionghoa soedah toeroen menoeroen pandang serdadoe paling hina. Tjerita tjeritanja si paman menggeraken sanget hati dan pikirannja itoe anak ketjil. Kerna pengaroehnja tjerita tjerita dari si goeroe, maka anak anak jang djadi moeridnja. soeka sekali main main djadi serdadoe dan main perang perangan. Ajahnja mendjadi kaget, tapi pamannja djadi senang hati tatkala itoe anak ketjil pada soeatoe hari tjeritaken. kaloe soedah besar ia maoe djadi serdadoe dan aken memerangi bangsa Mantjoe begitoe lama sampe ia mendjadi radja dari kaoem pemberontak.

Anem taon lamanja itoe anak menoentoet itoe peladjaran Tionghoa koeno dalem keadaan seperti tadi ditjeritaken. Kemoedian, sebab bitjara bitjaranja jang mengasoet dan kesoekaannja main perang-perangan rame mendjadi boeah tjeritanja orang orang dalem itoe desa, ia dikirim pada seorang soedaranja jang lebih toea, jang tinggal di Honolulu. Di sitoe ia beladjar lima taon lamanja dalem seboeah sekolah Amerika.

Di sitoe ia tida melainkan berada di loear Tiongkok, tetapi djoega di antara orang orang jang, berbeda sekali dari orang orang Tionghoa, soeka sekali bitjaraken oeroesan politiek. „Pemerentahan dari rajat, oleh rajat dan boeat goenanja rajat” mendengoengdengoeng di koepingnja. „Keberoentoengan jang paling besar boeat djoemblah orang jang paling banjak,” begitoelah ia denger, batja dan dikasih adjar. Itoelah toedjoean jang katanja orang moesti boeroe dan djalan jang langsoeng boeat dapetken toedjoean itoe adalah bekerdja di lapangan politiek. Orang tida moesti setia pada radja, tetapi pada segoendoekan orang jang teratoer oleh politiek mendjadi satoe, jaitoe jang dinamaken bangsa, di mana orang terhitoeng sebagi salah satoe anggotanja. Tiap tiap orang jang baek bekerdja goena bangsanja dan djaga hati hati kehormatan bangsanja.

Perdamian dan keakoeran antara manoesia moesti didapet dengan bekerdja sama-sama menoeroet haloean haloean politiek dari ini bangsa bangsa, jang masing masing teratoer mendjadi satoe oleh politiek, masing masing mempoenjai hak dipertoean dan semoeanja sama deradjat.

Pikiran pikiran sematjem itoe mendjadi isinja hawa oedara jang diendoes oleh itoe anak di Honolulu di antara taon 1879 dan 1883. Pikiran pikiran itoe mempengaroehi sanget ia poenja pikiran jang loear biasa tadjem. Ia poenja soedara toea djadi takoet dan kirim ia poelang ke desanja di Tiongkok, soepaja ia djangan djadi orang asing betoel-betoel. Beberapa minggoe lamanja orang orang desa dengerken otjean otjeannja itoe anak, jang soedah djadi orang moeda, perihal perloenja dibikin perobahan dalem oeroesan politiek atawa pemerentahan negeri. Dalem anggepannja itoe orang orang desa, ini omongan ada otjeannja orang gila. Kemoedian. boeat oendjoeken ia poenja pandangan menghina pada keadaan koeno, ia bikin antjoer patoeng dalem klenteng di desanja itoe. Familienja djadi kaget sekali. Boeroe boeroe ia dikirim pergi poela.

Ini kali ia dikirim ke seboeah sekolahan Inggeris. Queen's College, di Hongkong. Doea taon ia beladjar di sitoe, kemoedian setaon ia beladjar di sekolah dokter dari pendita di Canton, dari sitoe lima taon ia beladjar dalem sekolah dokter dari orang Inggeris di Hongkong. Dalem taon 1892, dalem oemoer doea poeloeh anem taon, ia soedah tamat beladjar dan boleh mendjalanken pekerdjaan sebagi dokter. Tapi berbareng dengan itoe poen ia terkenal sebagi seorang pengasoet repoloesioner (berontak).

Itoe anak jang soedah djadi dokter boekannja lain orang dari Sun Wen (Soen Boen) alias Sun Yatsen.

Sun Yatsen masoek dalem penghidoepan dengan poetoesan tetap boeat toeloeng Tiongkok.

Di waktoenja perang Tiongkok-Djepang di taon 1894/1895, tatkala roeboehnja ahala Mantjoe soedah kelihatan njata dan kehinaan, jang disebabken oleh kekalahan dalem itoe peperangan dirasa betoel oleh bangsa Tionghoa, Sun Yatsen diriken satoe party, jang ia kasih nama Hsing Chung Hui atawa party boeat bikin baroe Tiongkok. Dalem boelan September 1895, waktoe atoer niatan boeat serang kantornja radja moeda di Canton, perkoempoelan resia itoe ketahoean oleh politie dan ditindes dengan bengis. Sun Yatsen keboeroe melariken diri, tapi beberapa kawannja kena ditangkep dan dihoekoem mati, Pemerentah Mantjoe anggep Sun Yatsen seorang berbahaja sekali. Pemerentah itoe djandjiken oepah 200 riboe tael pada siapa jang bisa tangkep atawa boenoeh Sun Yatsen. Dari Canton Sun Yatsen pergi ke Hongkong, dari sini ke Djepang. kemoedian ke Hawai, Amerika Serikat dan Europa, di mana ia bikin propaganda repoloesioner dan koempoe! oewang boeat gerakannja antara student student dan soedagar soedagar Tionghoa.

Dalem taon 1898, sewaktoe berada di negeri Inggeris, ia ditangkep dan dikoeroeng dalem gedongnja oetoesan Tiongkok di Londen selagi menoenggoe kapal boeat dikirim ke Tiongkok, di mana ia tentoe aken dipotong kepala tjoba kedjadian. Dari tempat tahanannja itoe Sun Yatsen telah bisa kirim soerat pada bekas goeroenja di sekolah dokter di Hongkong, jaitoe dr. James Cantlie. jang waktoe itoe kesohor di Londen sebagi dokter dalem penjakit penjakit di negeri panas. Cantlie goenaken pengaroehnja soerat kabar Times, jang memperdengarken soeara keras, memprotest itoe penangkepan jang tida sah oleh seorang oetoesan asing di dalem keradjaan Inggeris. Kerna toelisannja itoe soerat kabar, maka pemerentah Inggeris toeroet tjampoer dan minta Sun Yatsen dimerdikaken kombali, Permintaan itoe diloeloesken oleh oetoesan Tiongkok, hingga Sun Yatsen oeroeng dipotong kepala dan bisa landjoetken ia poenja pekerdjaan boeat roeboehken ahala Mantjoe. Dari negeri Inggeris Sun Yatsen kombali ke Djepang dalem itoe taon 1898 djoega. Waktoe itoelah ia moelai memikir perloenja memberi hak pada rajat boeat toeroet atoer negerinja dan memperbaeki penghidoepannja rajat, Moelai waktoe itoelah doea fatsal ini ia djadiken djoega toedjoean dari ia poenja repoloesi.

Dalem taon 1901 di Tokio Sun Yatsen diriken Ke Min Tang (Kik Bin Tong) atawa party repoloesioner — djangan dikliroeken sama Kuomintang atawa Kok Bin Tong (Partij Rajat), jang baroe didiriken dalem taon 1912. Dalem taon 1908, sesoedah disoesoen baroe, Ke Min Tang dirobah namanja djadi Tung Min Hui (Tong Bin Hwee) atawa perserikatan persatoean. Inilah ada perkoempoelan politiek jang pertama, jang teratoer betoel dan dipimpin oleh pemimpin pemimpin jang tjakep, jang soenggoeh hati bekerdja boeat gerakan repoloesi.

Salah seorang pemimpinnja itoe adalah Wang Ching Wei. Ia ada seorang kelahiran di Canton, orang toeanja ada orang orang terpeladjar. Ia dididik dalem roemah tangga jang mempoenjai kesopanan tinggi. Tapi semasa masih beroemoer belon limabelas taon, ia soedah kehilangan iboenja, setaon kemoedian ajahnja. Dengan bekerdja sebagi goeroe partikelir ia telah bisa teroesken peladjarannja. Dalem oemoer sembilanbelas taon, dalem taon 1902, ia loeloes boeat examen jang pertama. Setaon kemoedian ia dipilih oleh pemerentah dari provincie Kwangtung sebagi salah satoe student jang tjakep boeat menoentoet peladjaran di loear negeri. Begitoelah ia dikirim ke Djepang. Kira-kira di taon 1905 ia ketemoe Sun Yatsen dan dalem taon 1908 ia djadi salah seorang pemimpin dari Tung Min Hui. Oleh kerna ia toeroet dalem itoe perkoempoelan, maka pemerentah Kwangtung brenti kasih toendjangan oewang padanja boeat teroesken peladjarannja. Wang Ching Wei tjari penghidoepannja dengan djadi journalist. Dalem taon 1909, dengan berlawanan sama kehendaknja Sun Yatsen, Wang Ching Wei bersama beberapa kawan repoloesioner, antara siapa ada djoega tiga gadis, dari mana satoe ada gadisnja seorang soedagar hartawan di Penang,. jang belakangan djadi isterinja, bikin persekoetoean boeat bom prins Ch'un jang djadi wakil radja. Dengan maksoed itoe marika pergi ke Peking. Persekoetoean itoe gagal. Wang Ching Wei dan seorang pemoeda lagi kena tangkep. Biasanja marika tentoe dihoekoem mati, tapi setahoe kenapa, prins Ch'un oendjoeken kemoerahan hatinja, dengan robah hoekoeman mati djadi hoekoem pendjara seoemoer hidoep.

Kabarnja seorang generaal Wu Lu Chen, jang diam-diam menaroh sympathie sama repoloesi, telah goenaken pengaroehnja sehingga itoe hoekoeman dirobah djadi hoekoeman pendjara. Doea taon belakangan petjah repoloesi, jang memerdikaken Wang Ching Wei dan ia poenja kawan, Huang Fu Seng. dari pendjara.

Di Tiongkok kekoeatannja Sun Yatsen beroepa perkoempoelan perkoempoelan resia koeno, jang djoega berhaloean repoloesioner. tetapi toedjoeannja Sun Yatsen djaoeh lebih loeas dari-pada toedjoeannja ini perkoempoelan perkoempoelan koeno. Sedjak zaman poerbakala di antara rajat Tionghoa selamanja ada perkoempoelan perkoempoeian resia sematjem itoe. Perkoempoelan perkoempoelan itoe adalah djalan, dengan mana rajat menjataken perlawanannja pada pemerentah. Selama beratoes dan beriboe taon pembrontakan pembrontakan di Tiongkok dipengaroehi oleh ini perkoempoelan perkoempoelan resia. Djoemblah anggotanja dan gerakannja bertambah besar dalem zamannja ada kekaloetan politiek dan ekonomie. Kemoedian djoemblah anggota dan gerakannja mendjadi soeroet poela, apabila kesedjahteraan dan kemakmoeran soedah kombali dalem negeri. Beberapa perserikatan resia itoe ada besar dan bermaksoed meroeboehken pemerentah, lain lain poela tjoema ketjil dan maksoednja melainken boeat oesir pembesar di tempatnja atawa salah seorang toean tanah jang kedjem.

Jalah perkoempoelan perkoempoelan sematjem ini jang telah menjokong Chu Yuan Chang boeat roeboehken ahala Mongool dan diriken ahala Bing Tiauw. Perkoempoelan perkoempoelan sematjem itoe djoega jang telah memberi kekoeatan pada pembrontakan Taiping. Kendati ditindes dengan keras oleh pembesar pembesar, toch di achirnja abad jang doeloe perkoempoelan perkoempoelan resia itoe masih hidoep soeboer dan mendjadi moesoeh jang tanggoeh dari bangsa Mantjoe. Di waktoe waktoe jang kaloet, jang kemoedian terdjadi, perkoempoelan perkoempoelan resia itoe mendjalanken rol penting. Lebih kemoedian lagi perkoempoelan perkoempoelan itoe mendjadi penjakit boeat Djepang di Mantjoeria.

Barang tentoe tatkala Sun Yatsen moelai ia poenja gerakan repoloesioner, ia lantas berdaja boeat dapetken toendjangannja ini perkoempoelan perkoempoelan jang soedah ada dan jang memoesoehi pada bangsa Mantjoe. Sebelonnja Sun diriken ia poenja Hsing Chung Hui, salah satoe perkoempoelan resia jang paling besar dan paling koeat, jaitoe Ko Lao Hui, soedah menjokong pada Sun Yatsen. Tapi ini perkoempoelan perkoempoelan resia melainkan disoeroeng oleh kebentjiannja jang sanget pada bangsa Mantjoe dan keinginan boeat roeboehken ahala Mantjoe. Maksoednja Sun Yatsen boeat bikin baroe atoeran memerentah di Tiongkok, tida dimengerti oleh itoe perkoempoelan perkoempoelan resia. Makanja Sun Yatsen poenja gerakan boeat mendiriken pemerentahan repoeblik dapet sokongannja itoe perkoempoelan perkoempoelan resia melainkan sampe pada waktoenja itoe gerakan berhasil meroeboehken kaoem Mantjoe sadja. Abis itoe maksoed maksoednja Sun Yatsen loepoet dari pahamnja itoe perkoempoelan perkoempoelan resia.

Sokongan boeat maksoed maksoednja ini Sun Yatsen poen tida bisa dapet dari kaoem terpeladjar koeno dan kaoem soedagar di Tiongkok. Marika tida bisa setoedjoe sama Sun Yatsen poenja maksoed mendiriken pemerentahan repoeblik.

Maka itoe boeat dapetken sokongan oentoek ini bagian dari maksoednja, Sun Yatsen moesti tjari orang orang Tionghoa jang soedah beladjar di Djepang atawa di negeri negeri Barat. Marika ini tentoe sadja kebanjakan ada orang orang jang masih moeda sekali.

Begitoelah penjokong jang teroetama dari Sun Yatsen poenja gerakan repoloesioner terdiri dari orang orang tani jang kepingin berontak asal berontak sadja dan anak anak moeda jang berdarah panas.

Sedang keadaan di dalem negeri soedah bergolak begitoe keras, pemerentah Mantjoe tambah lagi satoe perkara baroe, jang seoepama minjak disiremken di api.

Dalem taon 1905 di seloeroeh negeri ada kegoembirahan besar boeat bikin djalanan djalanan kreta api. Pemerentah Mantjoe waktoe itoe andjoeri orang orang kaja di berbagi bagi tempat boeat bikin djalanan djalanan kreta api jang perloe dalem masing masing provincienja. Dalem taon 1909 pemerentah di Peking robah ini politiek dan ambil poetoesan boeat taroh itoe semoea djalanan kreta api, jang soedah direntjanaken, di bawah penilikannja pemerentah sendiri, Djalanan djalanan kreta api itoe hendak didjadiken milik negeri. Maka itoe di permoelaan taon 1911 didiriken kantor oeroesan perhoeboengan, dengan dikepalai oleh Sheng Hsuan Huai. Tanggal 10 Mei 1911 dibikin pindjeman sama satoe perserikatan bank Inggeris, Frans, Djerman dan Amerika boeat bikin itoe djalanan djalanan kreta api.

Politiek ini telah melahirken protest baroe dan keras dari orang orang jang paling berpengaroeh dalem berbagi bagi provincie, di mana soedah dimoelai pembikinan djalanan kreta api. Sebab sebabnja itoe protest ada matjem matjem. Banjak keberatan disebabken oleh kekoeatiran jang masih teroes ada, jang djalanan djalanan kreta api itoe nanti djatoh di bawah kekoeasaan asing. Banjak djoega keberatan disebabken oleh halnja itoe perobahan politiek dianggep sebagi perampasan dari hak haknja provincie oleh pemerentah di Peking. Tapi sebab paling oetama dari keberatan itoe adalah tida adanja kepertjajaan barang sedikit pada pemerentah Mantjoe dan pada kepala jang baroe diangkat dari kantor oeroesan perhoeboengan. Djoega orang orang jang mengerti perloenja boeat pake kapitaal asing dan perloenja djalanan djalanan kreta api di Tiongkok terkoempoel mendjadi satoe, pandang itoe perobahan politiek dari pemerentah meloeloe sebagi alesan sadja boeat loeasken kekoeasaannja kaoem ambtenaar Mantjoe jang kolot dan marika poenja pembantoe pembantoe Tionghoa jang boeroek.

Dalem provincie Szechuan, di mana orang orang partikelir soedah koempoel tiga millioen dollar boeat bikin djalanan kreta api dalem itoe provincie, keadaan dibikin roewet oleh halnja sebagian besar dari itoe oewang soedah ditelan oleh pengoeroes pengoeroes nja itoe kongsi. Aandeelhouder aandeelhouder minta, pemerentah tanggoeng boeat kasih kombali marika poenja oewang dan tatkala itoe tanggoengan tida dikasih, dalem berbagi bagi bagian dari provincie Szechuan lantas terbit peroesoehan peroesoehan besar. Di moesim rontok dari taon 1911 seloeroeh negeri Tiongkok soedah bedidih kerna perasaan koerang senang. Di mana mana soedah berdiri perserikatan perserikatan repoloesioner boeat roeboehken pemerentah Mantjoe.

Tanggal 27 April 1911 di Canton terbit pembrontakan, jang berkesoedahan dengan matinja orang orang jang toeroet dalem pembrontakan itoe, jaitoe sama sekali toedjoeh poeloeh doea orang, kembangnja Tiongkok poenja kaoem moeda dan tjonto paling moelia dari semangat pengorbanan dari kaoem repoloesioner Tionghoa. Marika terkenal dengan nama tjhiet tjap djie liat soe atawa toedjoeh poeloeh doea pendekar. Harinja marika korbanken djiwanja dirajaken sebagi hari besar.

Kemoedian, dengan menggoenaken waktoe jang baek, jang dikasih oleh itoe peroesoehan peroesoehan di Szechuan, satoe persekoetoean repoloesioner dibikin boeat terbitken pembrontakan di Canton dalem boelan Mei 1911. Pemimpinnja adalah seorang nama Hwang Hsing. Pembrontakan ini ditindes dengan sehebat-hebatnja, tapi Hwang Hsing dapet melariken diri ke Hongkong.

Tanggal 9 October 1911, waktoe lohor, satoe bom dengan tida disengadja meledak dalem concessie Rus di Hankow. Perledakan itoe menjebabken dapet diketahoeinja satoe party repoloesioner dalem itoe kota. Radja moeda di itoe kota lantas tangkep dan hoekoem mati tiga orang dari itoe persekoetoean. Tapi persekoetoean ini soedah mendjalar sampe dalem barisan jang mendjaga kota Wuchang, di sebrang soengei dari Hankow. Ini tentara koeatir, pemerentah dapet taoe jang marika poen toeroet dalem itoe persekoetoean. Maka itoe pada tanggal 10 October itoe tentara di Wuchang berontak. Gedongnja radja moeda diserang, radja moedanja sendiri melariken diri. Kekoeasaan atas itoe kota djatoh dalem tangannja itoe tentara jang berontak. Marika maloemken pembrontakan melawan ahala Mantjoe. Kolonel Li Yuan Hung (Lie Gwan Hong), kepala kedoea dari tangsi di Wuchang, dipaksa terima djabatan panglima perang besar dari itoe tentara jang berontak. Pembrontakan ini mendjalar dengan tjepat. Doea poeloeh ampat djam kemoedian Hanyang, di sebrangnja Wuchang, di tepi soengei Yangtze dengan ia poenja paberik sendjata jang besar dan Hankow, kota ketiga di itoe bilangan, soedah djatoh dalem tangan kaoem repoloesioner.

Tida berapa hari sehabisnja itoe pembrontakan di Wuchang, provincie provincie di lembah Yangtze dan di Tiongkok Selatan poen berontak. Malah dalem bilangan bilangan di Tiongkok Oetara poen, dekat sama kota radja, moelai djoega petjah pembrontakan melawan ahala Mantjoe. Kaoem repoloesioner di Wuchang, Hanyang dan Hankow, tiga kota mana biasa diseboet djadi satoe dengan nama Wu Han, bersama kaoem repoloesioner dari provincie provincie jang berdamping sama bilangannja itoe tiga kota, diriken pemerentah dengan Li Yuan Hung sebagi president.

Di Peking orang djadi kaget sekali. Dalem astana radja orang soedah pada djadi bingoeng tida karoean. Tentara di kota radja, teritoeng djoega tentara model baroe, lagi bikin perang perangan kira kira seratoes atawa seratoes lima poeloeh mijl di sebelah Timoer dari Peking. Keliatannja seperti pembrontakan itoe sengadja diterbitken di saat jang soedah dipilih lebih doeloe dengan teliti dan djitoe.

Tentara jang lagi main perang perangan itoe diprentah lantas pergi ke Lanchow, station jang paling dekat di djalanan kreta api Peking-Mukden, jang di dekat Peking berhoeboeng sama djalanan kreta api Peking-Hankow. Lima hari sesoedah petjah pembrontakan, satoe firman radja angkat Yuan Shih Kai djadi radja moeda dari Hukuang. Ia diprentah boeat mengepalai tentara boeat tindes pembrontakan dan bikin aman negeri.

Yuan Shih Kai mengakoe sakit kaki dan menjataken belon bisa dateng di Peking.

Di Peking orang pikir matjem-matjem tentang artinja sikep dari Yuan Shih Kai itoe. Prins prins jang moeda'an maoe memerangi kaoem repoloesioner zonder toenggoe Yuan Shih Kai, tapi prins prins jang toea'an pertjaja, Yuan Shih Kai masih setia pada ahala Mantjoe dan maoe toenggoe sampe Yuan Shih Kai dateng di Peking. Ini prins prins jang toea'an menang. Tanggal 27 October dikloearken firman baroe, jang angkat Yuan Shih Kai djadi commissaris tinggi dan semoea tentara ditaroh di bawah prentahnja. terlepas dari generale staf dan dari manteri oeroesan perang.

Kira kira di achirnja October Yuan Shih Kai sampe di tangsi besarnja. Di dekat Wuhan tentara pemerentah sekarang berkoeasa atas bilangan di sebelah oetara dari soengei, ketjoeali Hankow dan Hanyang. Beberapa kota di sepandjang Yangtze, seperti Changsha, iboe kota Hunan dan Sianfu, maloemken berontak djoega. Tapi tjoba tentara pemerentah bergerak soenggoeh soenggoeh boeat memerangi kaoem repoloesioner, masih ada banjak harepan jang pemerentah dapet kemenangan. Tapi Yuan Shih Kai tida soenggoeh hati mendjalanken prentah boeat tindes itoe repoloesi. Di permoelaan November tentara repoloesioner kepoekoel kloear dari Hankow. Hanyang poen soedah ampir djatoh di tangan tentara pemerentah. Di waktoe itoe Yuan Shih Kai diangkat djadi ferdana manteri dan di pertengahan November ia dateng di Peking.

Sementara itoe generaal Chang Chao Tseng, jang tadinja toeroet bikin perang-perangan dan bersama tentaranja soedah perlihatken tanda tanda tida senang hati sama pemerentah, ditinggal di Lanchow. Dengan diam-diam ia bekerdja sama-sama dengan generaal Wu Lu Chen, jang dikabarken pada doea taon doeloe telah toeloeng djiwanja Wang Ching Wei. Generaal Wu Lu Chen mengepalai tentara di Shihchiachwang, di sebelah selatan dari Peking. Lain dari itoe ada lagi generaal Lan Tien Wei, jang mengepalai tentara di Moekden. Ini tiga generaal soedah beremboek dengan diam diam boeat madjoe ke Peking dan paksa kaoem Mantjoe serahken tachta keradjaan. Boeat tjari alesan, itoe tiga generaal kirim soerat pada pemerentah Mantjoe, jang berisi roepa roepa permintaan.

Ini gerakan, jang terpisah dari repoloesi di Hankow, meroepaken satoe poekoelan hebat dan mendadak pada prins Chun jang mendjadi wakil radja dan ia poenja adpisoer adpisoer. Dalem sedikit tempo diambil poetoesan boeat lempar sekalian hak hak loear biasa dari kaoem Mantjoe dan diterima baek sembilan artikel dari pemerentahan dengan grondwet, jang soedah dikarang oleh dewan nasional, jang diboebarken dalem boelan Januari itoe taon.

Ini sikep mengalah dari pemerentah Mantjoe bikin menjesalnja itoe tiga generaal, Marika maoe adaken pemerentahan repoeblik. Marika harep permintaan permintaannja ditoelak, soepaja marika dapet alesan boeat ambil tindakan keras. Sedang perkara baroe berdjalan sampe di sitoe, persekoetoeannja itoe tiga generaal botjor lantaran satoe soerat kesalahan diterimaken. Soerat itoe memboeka resia jang Wu Lu Chen toeroet dalem itoe persekoetoean. Ia laloe dilepas oleh opsir opsir di bawah prentahnja, jang masih setia pada pemerentah Mantjoe.

Tanggal 14 November Yuan bekerdja boeat angkat manteri manteri, jang aken dikepalai olehnja sebagi ferdana manteri. Kemoedian Yuan Shih Kai iket pemerentah Mantjoe dengan soempah, jang djandji djandjinja pemerentah itoe aken dipegang betoel. Tanggal 26 November prins Ch'un bersama lain lain orang dari kaoem pemerentah Mantjoe. Yuan Shih Kai dan manteri manterinja pergi ke roemah aboe dari leloehoernja radja Mantjoe, di mana wakil radja aken bersoempah jang selandjoetnja Tiongkok aken diprentah dengan grondwet dan parlement.

Sesoedah itoe Yuan Shih Kai ketemoei kaoem repoloesioner boeat beresken oeroesan dengan djalan dami. Hanyang soedah djatoh. Nanking masih teroes ada dalem tangannja tentara jang setia pada radja. Li Yuan Hung dan ia poenja tentara di Wuchang soedah moelai ilang harepan. Maka itoe Li Yuan Hung menjataken soeka terima tawaran dari Yuan Shih Kai, jaitoe bangsa Mantjoe tetap memerentah, tapi dengan grondwet. Dengan perantaraannja consul generaal Inggeris di Hankow dibikin penoendaan perang pada 3 December. Tapi sementara itoe keadaan soedah berobah. Selama boelan November provincie provincie di sebelah selatan dari Yangtze soedah berfihak sama kaoem repoloesioner. Shanghai menjataken djadi tangsi besarnja tentara kaoem repoeblik.

Tanggal 2 December Nanking djatoh di tangannja kaoem repoloesioner. Tanggal 3 December dimaloemken grondwet dari pemerentah repoeblik. Ganti pemerentahan radja sama pemerentahan repoeblik sekarang mendjadi kekoeatan baroe, jang mendorong kaoem repoloesioner. Oeroesan dipimpin oleh kaoem repoloesioner di Shanghai. Dalem gedong gemeenteraad di wijk asing di Shanghai dibikin pertemoean dari wakil wakilnja kedoea fihak. Kaoem repoloesioner berkeras minta didiriken pemerentahan repoeblik. Oesoel boeat tetapken pemerentahan radja, tetapi memerentah dengan grondwet, ditoelak keras. Sedang kedoea fihak belon bisa djadi akoer, mendadak Sun Yatsen dateng di Tiongkok pada harian Kerstmis. Waktoe repoloesi petjah, tida satoe orang taoe, di mana Sun Yatsen berada. Beberapa perkoempoelan repoloesioner di Canton kirim kawat pada dr. Cantlie di Londen, dalem mana pada Sun Yatsen ditawarken djabatan president jang pertama. Tapi dr. Cantlie poen tida taoe di mana adanja Sun Yatsen. Beberapa waktoe liwat, baroelah Sun Yatsen dateng di roemah bekas goeroenja itoe dan dikasih liat itoe kawat. Kerna batja itoe kawat maka ia lantas boeroe-boeroe brangkat ke Tiongkok dan dateng di Shanghai, di mana lagi dibikin peremboekan jang belon bisa beres.

Tanggal 29 December Sun Yatsen dipilih djadi president boeat sementara waktoe. Tanggal 1 Januari 1912 ia sampe di Nanking. Sedikit waktoe sebelonnja tengah malem dilepas tembakan tembakan meriam jang menandaken ia soedah disoempah boeat kombaliken kesedjahteraan, boeat diriken pemerentahan jang berdasar atas kemaoeannja rajat dan toeroenken kaoem Mantjoe dari tachta keradjaan. Demikianlah permoelaannja taon jang baroe. Di Peking, iboe kota oetara, ada pemerentahan radja dengan grondwet. Di Nanking, iboe kota selatan, ada pemerentahan repoeblik.

Dalem keadaan begini dateng satoe kawat, jang diteeken oleh radja moeda dari Wuchang dan ampat poeloeh anem generaal dari tentara model baroe. Banjak orang pertjaja, kawat itoe disoeroeh kirim oleh Yuan Shih Kai, sebab kebanjakan orang jang teeken kawat itoe tadinja ada dibawah prentahnja Yuan Shih Kai. Kawat itoe mendesak pada iboe soeri, permisoerinja keizer Kuang Hsu, sebagi wakil dari radja jang masih anak, sebab prins Chun soeda dibrentiken, boeat bikin slese penjerahan dari kaoem Mantjoe dengan toeroen dari tachta keradjaan. Dengan tjepat didapet keakoeran. Itoe radja jang masih anak aken diidzinken tinggal teroes dalem astana moesim panas dengan dikasih belandja tiap taon. Bersama sekalian orang di sekiternja ia aken diperlakoeken dengan hormat. Radja dan kaoem bangsawan Mantjoe aken tetap mempoenjai gelaran gelarannja. Bangsa Mantjoe, Mongol, Islam dan Tibet, jang djadi pendoedoek dan rajat Tiongkok, aken dianggep sama rata dengan orang Tionghoa dalem negeri Tiongkok jang baroe.

Tanggal 12 Februari 1912 iboe soeri Lung Yu sebagi wakil radja, kloearken firman jang maloemken pada doenia, pemerentahan bangsa Mantjoe di Tiongkok soedah tamat.

Menoeroet boeninja grondwet boeat sementara waktoe, sementara belon dipilih badan wakil wakil jang benar dari rajat, jang aken dikasih nama National Assembly (persidangan nasional), oeroesan negeri aken diserahken di tangannja satoe National Council (dewan nasional). Ini National Council aken terdiri dari lima wakil dari tiap tiap provincie dari Tiongkok sedjati (sama sekali ada delapanbelas provincie), dari Mongolia Loear, Mongolia Dalem dan Tibet dan satoe wakil dari Kokonor.

Tanggal 14 Februari 1912, doea hari sesoedahnja radja maloemken toeroen dari tachta, Sun Yatsen dan manteri manterinja di Nanking britaoeken pada National Council jang ia-orang minta lepas dari djabatannja. Esok harinja Sun Yatsen pergi ke koeboerannja keizer Bing Tiauw jang pertama di Nanking, jaitoe ahala Tionghoa sedjati jang penghabisan, jang telah merdikaken Tiongkok dari pemerentahan bangsa Mongool dan bermoela bertempat di Nanking sebagi kota radjanja. Di koeboerannja keizer Bing Tiauw itoe, jaitoe keizer Chu Yuan Chang. Sun Yatsen sembahjang dan kombaliken pada radja radja jang doeloe negerinja jang telah dirampas dari marika oleh bangsa Mantjoe.

Sesoedah itoe, National Council terima baek permintaan brenti dari Sun Yatsen dan manteri manterinja. Sore dari itoe hari National Council bersidang dan pilih Yuan Shih Kai sebagi president boeat sementara waktoe, atas desakannja Sun Yatsen. Tanggal 20 Februari djabatan vice-president boeat sementara waktoe diserahken pada Li Yuan Hung.

Kemoedian dikirim oetoesan oetoesan ke Peking boeat minta Yuan Shih Kai dateng di Nanking aken disoempah sebagi president dan bertempat kedoedoekan di Nanking. Yuan Shih Kai tida maoe dateng di Nanking dan tida maoe pindah ke Nanking, maka soempah itoe diambil di Peking. Tanggal 10 Maart kedjadian itoe penjoempahan.

Tindakan tindakan telah diambil boeat himpoenken satoe National Council, jang lebih soeroep mendjadi wakilnja rajat. Itoe Council jang dengan terboeroe boeroe dihimpoenken di Nanking, tida tjotjok sama atoeran memilih jang ditetapken dalem grondwet.

Tanggal 29 April di Peking berhimpoen National Council jang baroe.

Yuan Shih Kai poenja maksoed adalah boeat memerentah dengan kekoeasaan tida berwates, barangkali pelahan pelahan ia kemoedian maoe adaken badan perwakilan rajat. Tapi kaoem repoloesioner maoe lantas didiriken repoeblik jang benar, menoeroet modelnja Frankrijk. Pertentangan dari ini doea haloean moestilah berkesoedahan dengan menangnja salah satoe haloean itoe.

Pertentangan itoe sigera djoega mendjadi hebat, Pekerdjaan teroetama dari National Council adalah membikin atoeran memilih boeat nanti dipake memilih National Assembly. Dalem pekerdjaan ini soedah terbit beberapa perselisihan antara anggota anggotanja itoe National Council, jang berkesoedahan dengan brentinja beberapa anggota dan soekarnja bisa didapet orang orang boeat menempati tempat jang terboeka.

Sementara itoe negeri tergeter kerna pemboenoehan di Peking pada generaal Chang Cheng Wu, jang tadinja mendjalanken rol penting di Wuchang. Setaoe boeat oeroesan apa, Chang Cheng Wu telah dateng di Peking atawa kena diboedjoek boeat dateng di sitoe. Ia didakwa ada toeroet dalem soeatoe persekoetoean. Sehabisnja perdjamoean makan, jang dibikin boeat kasih hormat padanja, ia dibawa keloear roeangan makan dan ditembak mati. Perkara begini tida bisa kedjadian di Peking zonder diketahoei oleh President. Dalem National Council perasaan hati anggota anggotanja bedidih keras. Poetoesan poetoesan diambil, jang dengan perkataan perkataan keras menjela President, Yuan Shih Kai tida moengkir dan djoega tida kasih keterangan.

Harepannja kaoem jang soeka sama pemerentahan repoeblik sekarang ditoedjoeken pada National Assembly jang bakal lahir. Sesoedah menampak banjak halangan, achirnja di permoelaan taon 1913 dibikin pemilihan anggota anggotanja National Assembly. Hasilnja pemilihan itoe jalah kebanjakan anggota jang terpilih ada orang orang jang soeka sama pemerentahan repoeblik. Marika ini dikepalai oleh Sung Chiao Jen. Tetapi abis itoe, Sung Chiao Jen tida idoep lama boeat bisa mengepalai perklaian dalem National Assembly boeat dapetken parlement jang sedjati. Waktoe ia naek dalem kreta api. jang aken bawa ia ke Oetara, mendadak ia ditembak mati. Semoea orang Tionghoa pertjaja, pemboenoehan itoe dilakoeken atas soeroehannja Yuan Shih Kai.

Tapi halnja National Assembly soedah dekat waktoenja lahir, memberi harepan besar pada kaoem jang soeka sama pemerentahan repoeblik, maskipoen kepalanja soedah diboenoeh. Bagian paling besar dari anggotanja itoe Assembly adalah anggota dari Kuomintang atawa Party Rajat, jang baroe didiriken oleh Sun Yatsen dalem taon 1912 boeat gantinja Tung Min Hui. Party ini poen berhaloean pemerentahan repoeblik. Keliatannja seperti pemerentahan sewenang-wenang dari satoe orang dengan kekoeasaan tida berwates achir achirnja aken tamat.

Tapi sigera aken ternjata, ini National Assembly tida ada mempoenjai kekoeasaan apa-apa. Yuan Shih Kai telah bikin pembitjaraan sama sekoempoelan bank Inggeris, Frans, Duits, Djepang dan Rus boeat bikin pindjeman sedjoemblah besar. Pembitjaraan tentang hal ini soedah ampir beres, tatkala National Assembly bersidang di Peking. Menoeroet grondwet boeat sementara waktoe, poetoesan boeat bikin oetang goena negeri moesti diambil oleh Assembly. Tapi Yuan Shih Kai boeroe-boeroe bikin slese itoe oeroesan bikin oetang, dengan alesan, idzin boeat ia bikin itoe oetang soedah dikasih oleh National Council jang doeloe. Perdjandjian oetang itoe diteeken pada 25 April 1913, kendati diprotest keras dan diantjem nanti tida diakoe sah oleh Assembly. Oetang itoe besarnja 25 millioen pond sterling, satoe djoemblah besar boeat itoe waktoe. Dalem sedikit tempo soerat oetang itoe lakoe habis.

National Assembly djadi menjesal kerna ini oeroesan. Harepan satoe-satoenja, menoeroet pikirannja itoe Assembly, jalah bikin rampoeng grondwet jang tetap. Begitoelah itoe Assembly bekerdja membikin rampoeng itoe grondwet.

Sementara itoe, di sebelah selatan dari Yangtze, kejakinan jang Yuan Shih Kai hendak djadi dictator, hendak memerentah seorang diri sadja dengan kekoeasaan tida berwates dan bikin mati angen angen boeat pemerentahan repoeblik, bertambah keras. Dalem boelan Juli 1913 terbit repoloesi, jang dinamaken Repoloesi Kedoea. Tapi repoloesi ini djelek diatoernja dan alatnja poen koerang. Dalem sedikit tempo Yuan Shih Kai poenja tentara model baroe bisa tindes pembrontakan itoe.

Yuan Shih Kai sekarang kepingin pemerentahnja diakoe sah oleh negeri negeri asing. Boeat itoe perloe ia poenja kedoedoekan sebagi president boeat sementara waktoe dirobah djadi president jang tetap. National Assembly, jang dibikin djerih sama tjaranja Yuan Shih Kai tindes pembrontakan di Yangtze, disoeroeh bikin rampoeng itoe bagian dari grondwet, jang menentoeken atoeran perihal memilih president dan bikin bagian itoe djadi wet. Kemoedian Yuan Shih Kai dipilih djadi president tetap, jang diambil soempahnja pada 10 October 1913. Li Yuan Hung dipilih djadi vice-president. Sesoedah itoe baroelah Repoeblik Tiongkok diakoe sah oleh negeri negeri asing. Sesoedah slese itoe semoea, mendadak anggota anggotanja Assembly, jang mendjadi anggota Kuomintang, didakwa telah membantoe pemimpin pemimpin dari pembrontakan di boelan Juli. Tanggal 5 November, belon seboelan sesoedah ia dipilih djadi president tetap. Yuan Shih Kai kloearken firman jang boebarken party Kuomintang dan oesir dari National Assembly ampat ratoes tiga poeloeh delapan anggota Kuomintang, jang djadi anggotanja Assembly. Marika dikasih taoe, djiwanja bisa berbahaja, kaloe marika tinggal teroes di Peking. Marika lantas pada brangkat dari Peking. Kerna itoe maka sisanja anggota Assembly jang masih ada di Peking, tida tjoekoep banjak boeat bisa bikin vergadering jang sah, menoeroet penetapan dalem grondwet boeat sementara waktoe. Begitoelah sedjak itoe waktoe itoe Assembly tida bisa bersidang dan tida bisa bikin apa-apa lagi alias djadi mati sendirinja dan Yuan Shih Kai moelai itoe tempo memerentah seorang diri dengan kekoeasaan tida berwates, sampe pada harian ia menoetoep mata, jaitoe doea stengah taon sehabisnja ia poenja perboeatan jang ditjeritaken tadi.