Osamu Seirei Nomor 14 Tahoen 2605
Osamu Seirei No. 14.
Tentang mengoebah Osamu Seirei No. 22, tahoen 2603.
Osamu Seirei No. 22, tahoen 2603 tentang „sekolah partikoelir“ dioebah seperti terseboet dibawah ini: Pasal 1 dioebah seloeroehnja mendjadi berikoet:
„Pasal 1. Badan hoekoem atau badan jang ditoendjoekkan oleh Gunseikan boleh mendirikan sekolah partikoelir.“
Pasal 2 dioebah seloeroehnja mendjadi berikoet:
„Pasal 2. Sekolah partikoelir jang dimaksoed dalam pasal 1, ialah Kokumin Gakkoo partikoelir, Tyuutoo Gakkoo partikoelir, Kootoo Tyuugakkoo partikoelir, Senmon Gakkoo partikoelir dan sekolah partikorlir lain-lain. Sekolah partikoelir lain-lain itoe ditetapkan oleh Gunseikan.“
Pasal 3 dioebah seloeroehnja mendjadi berikoet:
„Pasal 3. Kokumin Gakkoo partikoelir, Tyuutoo Gakkoo partikoelir dan sekolah-sekolah partikoelir jang sematjam itoe diawasi oleh Syuutyookan, Kooti Zimukyoku Tyookan atau Tokubetu Sityoo; Kootoo Tyuugakkoo partikoelir, Senmon Gakkoo partikoelir dan sekolah-sekolah jang sematjam itoe diawasi oleh Gunseikan.“
Sesoedah pasal 9, ditambahkan pasal 19 dan pasal 11 dibawah ini:
„Pasal 10.
Balatentera Keoeangan pemerintahan boleh menjokong biaja sekolah partikoelir dengan tidak melebihi batas oeang boeat sokongan itoe dalam anggaran tiap-tiap tahoen-boekoe.
Pasal 11.
Sekolah-sekolah jang tidak menoeroet oendang-oendang ini tidak boleh memakai nama Gakkoo, ketjoeali kalau ada peratoeran lain.“
Atoeran tambahan.
Oendang-oendang ini moelai berlakoe pada tanggal 1, boelan 4, tahoen Syoowa 20 (2605).
Tyuugakkoo partikoelir, Zyosi Tyuugakkoo partikoelir, Kootoo Tyuugakkoo partikoelir, Senmon Gakkoo partikoelir dan sekolah partikoelir lain-lain, jang ada pada waktoe oendang-oendang ini dioemoemkan, masing-masing disahkan sebagai Tyuugakkoo partikoelir, Zyosi Tyuugakkoo partikoelir, Kootoo Tyuugakkoo partikoelir, Senmon Gakkoo partikoelir atau sekolah partikoelir lain-lain menoeroet oendang-oendang ini.
Dalam 1 boelan sesoedah oendang-oendang ini moelai berlakoe, maka mereka jang mendirikan sekolah partikoelir jang dimaksoed dalam ajat diatas, haroes memadjoekan soerat rapotan jang berisi hal-hal jang terseboet dalam pasal 5, ajat 1 dari No. 1 sampai No. 9, kepada kantor-pengawas.
Djakarta, tanggal 1, boelan 4, tahoen Syoowa 20 (2605).
Saikoo Sikikan