Lompat ke isi

Majalah Horison/1990/Nomor 8/Sajak-Sajak/Daun Yang Layu

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Daun Yang Layu
oleh Hermann Hesse

DAUN YANG LAYU

Tiap kuntum ingin menjadi buah,
Tiap pagi ingin jadi malam,
Yang abadi di dunia tiadalah
Selain perubahan, selain pelarian.

Musim panas terindah pun mau
Rasakan musim gugur dan layu sekali waktu.
Diam daun, teuanglah kamu,
Bila angin mau menculikmu.

Mainkanlah mainanmu dan janganlah melawan kamu,
Biarkan itu terjadi dengan tenang.
Biarkan angin yang mematahkanmu
Hembuskan kamu ke rumah pulang.

(Welkes Blatt)