Lompat ke isi

Majalah Horison/1990/Nomor 8/Sajak-Sajak/Permainan Mutiara Kaca

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Permainan Mutiara Kaca
oleh Hermann Hesse

PERMAINAN MUTIARA KACA

Musik angkasa dan musik para guru
Sedia kami dengarkan dengan khidmat,
Untuk perayaan suci kami panggilkan
Roh-roh terhormat dari zaman yang lebih berbakat.

Kami rela diangkat oleh rahasia,
Tulisan gaib itu, di dalam jalurnya
Yang tak terbatas, yang membadai, sang kehidupan
Menggumpal menjadi ibarat yang terang.

Bagaikan gugusan bintang, ibarat berbunyi laksana kristal,
Dalam mengabdi padanya kehidupan kami mendapat arti,
Dan tiada yang bisa jatuh dari lingkarannya
Selain ke jurusan tengah yang suci.

(Das Glasperlenspeil)