332 2 KORINTI IV, V.
dan mĕnghadapkan kami pon sĕrta dĕngan kamoe.
15. Karĕna sĕgala pĕrkara ini tĕlah djadi karĕna sĕbab kamoe, soepaja karoenia, jang dibĕsarkan olih amat banjaḳ orang itoe, mĕngadakan kalempahan sjoekoer bagai kamoeliaän Allah.
16. Maka sĕbab itoe tiada kami tawar-hati, karĕna djikalau kaadaän kami jang ḷahir itoe dibinasakan sakalipon, maka baṭin kami dibĕharoeï djoega pada sabilang hari.
17. Karĕna kasoekaran kami jang ringan dan tiada bĕrapa lamanja itoe mĕndatangkan bagai kami soeatoe kalempahan kamoeliaän jang kĕkal dan jang mĕlipoeti samoewanja.
18. Karĕna tiada kami mĕmandang akan pĕrkara jang kalihatan itoe, mĕlainkan akan pĕrkara jang tiada kalihatan; karena pĕrkara jang kalihatan itoe fana' djoea, tĕtapi sĕgala pĕrkara jang tiada kalihatan itoe baḳa' adanja.
FAṢAL V.
KARĔNA tahoelah kami apabila pondoḳ, tĕmpat diam kami dalam doenia ini, dirombaḳ, maka dalam sorga djoega adalah bagai kami saboewah roemah dari Allah, ija-itoe saboewah roemah jang boekan pĕrboewatan tangan, melainkan kĕkal adanja.
2. Karĕna dalam pondoḳ ini bĕrkĕloeh-kĕsahlah kami sĕrta dĕngan rindoe hĕndaḳ bĕrpakaikan roemah kami jang dari sorga itoe.
3. Maka djikalau djadi jang dĕmikian, ija-itoe kami berpakaikan dia, maka tiada didapati akan kami bĕrtĕlandjang.
4. Karĕna sĕlagi kami dalam pondoḳ ini kami pon berkĕloeh dan mĕnanggoeng bĕrat, sĕbab tiada kami hĕndaḳ ditĕlandjangkan, mĕlainkan hendaḳ dibĕri pakai pakaijan bĕrlapis, soepaja jang hĕndaḳ mati itoe ditĕlan olih hidoep.
5. Adapon jang melangkapkan kami bagai jang demikian, ija-itoe Allah, jang tĕlah mengaroeniakan poela kapada kami haloewan Roḥ.
6. Maka sĕbab itoe sĕlaloe kami harap, karĕna tahoelah kami bahwa
sĕlagi kami diam dalam toeboeh ini, maka tiada kami hampir dĕngan Toehan.
7. (Karĕna dengan imánlah kami ada bĕrdjalan, boekan dengan mĕmandang).
8. Tĕtapi tĕtaplah harap kami dan tĕrlĕbih soeka kami meninggalkan toeboeh itoe sĕrta bĕroemah hampir dĕngan Toehan.
9. Maka sĕbab itoe kami bĕroesaha djoega, baïk kami diam didalamnja, baïk kami diam diloewarnja, soepaja kami mĕmpĕrkĕnankan Toehan,
10. Karĕna ta'dapat tiada kita sakalian akan mĕnghadap tahta ḥoekoem Almasiḥ, soepaja masing-masing kita mĕnanggoeng barang, jang tĕlah djadi tatkala ija lagi dalam toeboeh, sakĕdar pĕrboewatannja, daripada baïk dan djahat.
11. Maka sĕbab kami mengĕtahoeï akan haibat moerka Toehan, maka kami memboedjoeḳ sĕgala orang, soepaja mareka-itoe pĕrtjaja; maka kami tĕlah njata kapada Allah, danlagi haraplah akoe bahwa akoepon njata kapada pĕrasaän hatimoe djoega.
12. Karĕna tiada poela kami mĕmoedji diri kami dihadapan kamoe, mĕlainkan kami hĕndaḳ mĕmbĕri kapada kamoe sĕbab akan mĕmoedji kami, soepaja kamoe mĕndapat soeatoe sĕbab bagai sĕgala orang, jang memoedji barang jang ḷahir, boekan jang dalam baṭin.
13. Karĕna djikalau kiranja kami gila, ija-itoelah bagai Allah, dan