Lompat ke isi

Halaman:Warisan Seorang Pangeran 04.pdf/18

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini telah diuji baca

seperguruan itu. Sekarang ia selalu berdaja berbitjara tentang rasa hatinja itu.

Mulanja Goat Hoa tidak tahu rahasia hati soeteenja, si adik seperguruan. Adalah kemudian, pelahan2, ia mengetahuinja. Ia pun bukannja tidak mempunjai sematjam perasaan, akan tetapi ia masih dapat mengendalikan diri disebabkan ia ingat perbedaan usia jang besar diantara mereka berdua. Perbedaan itu menjolok mata, tak tepat dan ia kuatir nanti orang mentertawainja. Meski begini, belum pernah ia menolaknja.

Selama empat atau lima tahun, dua orang ini saling menjinta setjara demikian. Achirnja sikap mereka itu dapat diketahui So In serta kedua murid lainnja. So In tidak mupakat. Ia telah mendjadi orang sutji, ia tidak ingin penghidupan muridnja itu mendapat gangguan.

Murid kepala dan murid ke-tiga dari paderi wanita ini sudah mendjadi paderi sebagaimana ia sendiri, tinggal Goat Hoa jang belum. Goat Hoa mensutjikan diri dengan masih tetap memelihara rambutnja. Goat Hoa bukannja tidak sudi mendjadi bhikshuni, adalah gurunja jang belum mengidjinkan meskipun guru ini menghendaki itu. Sebabnja ialah Goat Hoa tjantik sekali, tabiatnja halus. Sedjak dia naik gunung, masih belum ia melupakan penghidupan manusia biasa. Ia masih ketjil. Setiap tahun satu kali setjara tertentu ia pasti kerumahnja di Tjong-beng untuk mendjenguk ibu dan adiknja itu. Karena ini, mengingat hatinja belum tjukup keras, So In tidak mau lekas2 mentjukuri rambut Goat Hoa.

Hati Goat Hoa pun masih gontjang. Satu waktu ia ingin sekali mendjadi paderi sebab ia ketarik dengan penghidupan sunji dan tenang didalam kuil, tapi lain saat ia membajangkan penghidupan itu terlalu sepi dan sengsara, ia merasa tak sanggup menderita. Bisakah ia hidup hingga dihari tuanja dengan tjuma menungkuli pelita sutji ? Djuga, disamping itu, lantas sering berpeta bajangan Lioe Hong Hoa jang tampan. Oleh karena ini, selandjutnja ia tidak suka bitjara pada gurunja perihal ingin sutjikan diri ......

Setelah mengetahui Hong Hoa adalah salah satu penggoda bagi muridnja, pelahan2 So In Soe-thay mendapatkan rasa tidak puas terhadap pemuda itu, maka kemudian, djikalau Hong Hoa datang berkundjung, akan mentjari Goat Hoa, ia lantas dirintangi. So In

201
Warisan Seorang Pangeran djilid IV — 2