| 2.8.1.2. | Setelah mereka tiba di pantai/tanjung Sawohi mengisyaratkan untuk membentuk setengah lingkaran dengan muka menghadap ke laut. Ampuang berada di tengah-tengah hadirin sambil memusatkan konsentrasinya. Setelah Ampuang melirik secara perlahan Sadaha maju ke depan membawa perahu dan menyerahkan kepada Ampuang. Di saat penyerahan terdengar suara Sawohi mengucapkan kata "Kasowohi Su peginsareng" artinya "bertuatlah sesuka hati'.
Sang Ampuang Lapsi (perahu) dengan tangan kiri, sedangkan pada tangan kanannya memegang kain merah darah sambil dilambai-lambaikannya keempat penjuru mata angin dan berkata: |
Dalintauang ratung setong, Dalingtauan bokin setong
Dalintauang Semben balo, nesahabalateng bokin setang
Abe pelintang sini ... pelintongko rasi ...
Pai ia, peloko rasi ..., pai ia, peloko sini...
Talorane, batuu kai pia liaku, lia mokooming naung
kinsule makapahulege endumang.
Saki u, dako e kapule, pull anging mapia e .. .
Ongose natulende e, pia laede pinonguling ...!
panide pinesenggo ... tolene pinenggape ...!
tembo e pinedea banua ...
Dalako, wuna su nusan tau, buntuange tau waline
kumbahang be enae mesule, kalose mamalongo
Su mohonge, takakuang! liusng be kereapa
liang peliwuru, tataling! upungku ...
Artinya (terjemahan bebas):
Wahai, Dalintauang, raja setan.
Wahai, Dalintauang, boki setan
Wahai, engkau dikenal sejak kala.
engkau petualang, sengkau samudrawan.
pantang kau kemari, terlarang kau disana
disana aku, disini engkau, disana engkau, disini aku.
Akulah ... ditengah-tengahNya. Tenagu kuat.
Kuat membuatmu malu, malu dan takut padaku.
Bawahlah pulang penyakitmu, ... angin menanti
membawamu , pergi ... betismu menjadi kemudi.
Sayapmu membawa berlayar, ekormu Imcah meluncur.
kepalamu, diangguk pertanda kata setuju.
36