Lompat ke isi

Halaman:Upacara tradisional yang berkaitan dengan peristiwa alam dan kepercayaan daerah Sulawesi Utara.pdf/28

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini telah diuji baca

Adapun tidak kalah pula jenis-jenis tumbuhan yang dijadikan makanan oleh penduduk banyak pula diketemukan di daerah tersebut seperti: padi, jagung, ubi-ubian, sayur-sayuran, rempah-rempah, dan lain-lain; dan juga berbagai jenis bunga serta tumbuhan yang dijadikan penduduk sebagai bahan ramuan atau obat-obatan tradisional.

Jenis hewan yang diketemukan di daerah Gorontalo antara lain: babi hutan, kera, sapi hutan, rusa, buaya, biawak, ular, sapi, kuda, kambing, ayam, anjing, itik, angsa, berbagai jenis unggas seperti: merpati, balam, elang, walet, bangau, pipit, gagak, dan lain-lain.

Jenis-jenis ikan yang diketemukan baik ikan laut maupun ikan air tawar antara lain: gabus, lele , mujair, ikan mas, sepat, belut, dumbaya, hulu-hulu, tongkol, kakap, udang, terik, cumi-cumi, dan lain-lain.

Penduduk suku bangsa Gorontalo yang mendiami wilayah Kabupaten Dati II, diperkirakan jumlahnya (1980) berkisar pada 473.344 jiwa. Untuk itu dapat dilihat dalam tabel yang didikemukakan sebagai berikut:

Komposisi penduduk Kabupaten Gorontalo
Per Kecamatan, 1980

No. Kecamatan Banyaknya penduduk Kepadatan (Per 1 Km²) Tingkat pertambahan
1. Suwawa 15.437 16 2.90
2. Bonepantai 23.498 48 2.15
3. Datudaa 61.261 191 1.74
4. Tibawa 44.066 132 0.78
5. Kwandang 31.295 38 0.70
6. Atinggola 11.017 55 2.60
7. Sumalata 16.281 18 2.87
8. Paguyaman 45.956 45 9.75
9. Tilamuta 28.548 23 2.30
10. Paguat 18.587 22 1.86
11. Marisa 18.866 17 3.96
12. Popayato 20.046 10 2.65
13. Limboto 42.524 125 1.26
14. Telaga 44.692 216 1.12
15. Tupa 22.303 106 0.75
16. Kabila 28.967 107 1.21
473.344

24