dan ada yang dibuat dari daun kelapa.
Untuk mengetahui berapa jumlah penduduk Minahasa di masa sekarang ini belum ada data yang pasti, namun diperkirakan berkisar pada 800.000 jiwa (penduduk asli), sedangkan asing 2.000 jiwa. Dari 800.000 jiwa tersebut sudah termasuk orang-orang pendatang dari suku bangsa lainnya (Jawa, Sangir Talaud, Gorontalo, Bolaang Mongodow, Bugis Makasar, Ambon, Batak, Minangkabau, dan lain-lain), sedangkan asing di antaranya adalah: Arab, Eropa, Cina, dan lain-lain) yang bukan warga negara Indonesia.
Sensus penduduk Minahasa di tahun 1979/1980, memperlihatkan penduduk di Minahasa yang bermukim di 498 desa sekitar 729.437 jiwa warga negara Indonesia, sedangkan 1.717 jiwa adalah warga negara asing.
Penduduk asli Minahasa yang biasa disebut pula dengan suku bangsa Minahasa, masih dibagi dalam 8 sub suku bangsa atas dasar perbedaan dialek bahasa. Adapun ke 8 sub suku bangsa itu adalah:
– Sub suku bangsa Tonsea dengan dialek Tonsea, mendiami daerah sekitar bagian Timur Minahasa.
– Sub suku bangsa Tombulu dengan dialek Tombulu yang mendiami daerah sekitar barat laut danau Tondano,
– Sub suku bangsa Tontemboan dengan dialek Tontemboan mendiami daerah sekitar barat daya dan selatan Minahasa,
– Sub suku Toulour dengan dialek Toulour mendiami pesisir danau Tondano dan sebagian pesisir pantai bagian Timur Minahasa,
– Sub suku bangsa Tonsawang atau Tonsini dengan dialek Tonsawang mendiami wilayah bagian Selatan Minahasa,
– Sub suku bangsa Pasan/Ratahan dengan dialek Ratahan mendiami bagian Tenggara Minahasa,
– Sub suku bangsa Ponosakan dengan dialek Ponosakan mendiami bagian tenggara Minahasa atau sebelah selatan wilayah sub suku bangsa Ratahan,
– Sub suku bangsa Bantik dengan dialek Bantik mendiami sebagian pesisir pantai Timur Minahasa dan sebagian di pesisir pantai barat Minahasa.
Selain ke 8 sub suku bangsa tersebut, daerah Minahasa terdapat pula orang-orang pendatang dari daerah-daerah lain di Indonesia antara lain: orang Sangir Talaud, orang Gorontalo, orang Mongondow, orang Ambon, Ternate, Jawa, Toraja, Makasar, Bugis, Batak, Minangkabau, Sunda, lrian, Timor, Dayak, dan lain-lain, ditambah dengan orang-orang asing (Cina, Arab, Eropa, India dan lain-lain).
16