Lompat ke isi

Halaman:Tugas Rahasia.pdf/87

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini tervalidasi

disini semata-mata untuk menjulitkan saja dan puteri saja ini?"

„Major", djawab Lynch. „Kami tidak berniat setegas itu. Tapi disamping itu kami sendiri ingin mengadjukan pertanjaan pada tuan jang djuga mengharapkan djawaban tuan sesungguhnja jaitu, betulkah bahwa tuan ditjari jang berwadjib karena suatu pembunuhan?"

Dan pertanjaan ini benar² sangat mengedjutkan, baik untuk Cassel maupun untuk Georgia. Seperti orang jang histeris Georgia memeluk leher ajahnja dan terpekik.

„Djangan kau djawab pertanjaan² itu, ajah! Djangan! Kitapun tidak tahu siapa orang² in!!"

Dengan lesu Cassel melepaskan rangkulan anaknja itu.

„Tidak apa, manis! Malah lebih baik kalau kita selesaikan sekarang djuga. Dan tentang siapa sesungguhnja tuan² ini aku sudah tidak ragu lagi. Dan tuan Lynch, baiklah kudjawab bahwa pertanjaan tuan itu memang benar".

„Terima kasih, major! Tapi saja menginginkan agar tuan mau mentjeritakan peristiwa itu dengan terperintji".

„Mengapa ?" tanja Cassel ragu.

„Penting sekali bagi saja, dan karena sajapun ingin sekali membantu tuan".

„Bagaimana maksud tuan?"

„Major, saja begitu pasti bahwa dalam peristiwa jang menjebabkan tuan diburu-buru seperti sekarang ini sebenarnja tuan tidak bersalah apa".

Cassel menghela nafas pandjang. „Terima kasih tuan Lynch", sahutnja melemah tapi tampak agak lega.

„Selain itu sajapun mempunjai kesan bahwa penjelidikan polisi didalam peristiwa pembunuhan itu sampai sekarang masih belum mentjapai hasil jang mejakinkan. Benarkah itu, Major?"

Cassel mengernjitkan dahinja seolah-olah memikirkan sesuatu jang sulit.

„Begitulah kira².........", djawabnja kemudian.

„Persis! Dan djustru persoalan „waktu" itulah jang paling

87