Lompat ke isi

Halaman:Tugas Rahasia.pdf/128

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini tervalidasi

Terheran² Deane memandang Lynch karena tanpa membantah dia menerima tawaran Cassel itu. Dan setelah Lynch menerima mantel itu Cassel masuk kedalam gua jang letaknja tidak djauh dari sana dan kembali dengan membawa sehelai selimut tebal jang kemudian diberikannja kepada Deane.

Ramah sekali Cassel menerima pakaian basah kedua sahabat itu dan mengeringkannja diatas sebuah batukarang.

„Kau lhat dibalik keramahannja itu, Robby?” kata Lynch membisiki rekannja. „Seenaknja dia bisa menggerajangi isi saku tjelana kita!”

Sebenarnjalah, dari agak djauh mereka bisa melihat bagaimana Cassel memeriksa pakaian mereka satu demi satu. Dan dalam sekedjap mata sadja dua buah revolver milik kedua sahabat itu sudah beralih ketangan Cassel.

„Kita benar² ompong Bert!” bisik Deane se-olah² menjesali dirinja sendiri. Tanpa mendjawab Lynch mengangguk dan memperhatikan Cassel jang sudah kembali menudju mereka.


XXXV SE-OLAH² tak menghiraukan lagi keadaan mereka saat itu, Lynch duduk bersandar pada dinding karang tidak djauh dari Cassel jang sudah kembali duduk dikursinja, sedangkan Georgia berdiri disamping ajahnja. Gadis itu tampak sangat gelisah dan sesekali melajangkan pandangnja kearah kedua sahabat itu.

„Apakah kalian tidak lapar?” tiba2 sekali Georgia bertanja.

„Ja”, djawab Lynch singkat. Tanpa ber-kata² gadis itu masuk kedalam gua dan kembali dengan membawa sepiring roti.

Dengan lahapnja kedua orang itu makan tanpa sedikitpun menghiraukan Cassel jang tetap memperhatikan mereka. Setelah selesai makan Lynch berdiri dari duduknja kemudian berdjalan menudju batukarang tempat pakaian mereka didjemur. Sepintas lalu dia bisa menangkap bagaimana Cassel bersiap² dengan revolver disakunja.

Setelah itu atjuh tak atjuh dia kembali ketempatnja semula dan lewat dibelakang kursi Cassel. Dan pada saat itulah dengan setjara tiba² sekali dan dengan gerakan kilat tangan

128