Halaman:Tjinta dan Hawa Nafsoe.pdf/283

Dari Wikisource bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Halaman ini tervalidasi

283

pertolongan dan perlindoengan bagai meréka dari kedjahatan manoesia itoe. Kalau perasaan kemanoesianmoe itoe, wahai toean boediman jang membatja ini, masih hidoep, tentoe toean tá kan sampai hati menolak permohonan meréka itoe bangsa jang lemah itoe.

Tinggalkah toean diam sahadja? Tiadakah hatimoe menaroeh sajang melihat nasib meréka itoe? Adakah mereka itoe, menerima pendjawaban sahadja: „Kasihan!” Sedang toean tiada beroesaha barang sedikit djoea. Adakah toean mengoetjap sjoekoer, karena toean terhindar dari halnja jang demikian.

Adinda Noer. Adakah béda manoesia itoe dengan héwan ditengah padang. Lihatlah lemboe sekawan atau biri-biri sekoempoelan. Kalau binatang boeas menerkam teman meréka itoe, jang lain-lain itoe lari dengan tiada memikirkan kawannja jang dalam bahaja itoe.

Diantara manoesia jang berjoeta-joeta itoe, poetih dan hitam, koening dan merah, boekanlah sama dengan héwan. Meréka itoe makan minoem, tidoer dan bersoeka-soekaan sehari-hari dengan tiada mengindahakan nasib sesamanja manoesia jang lain.

18 December.

Pada soeatoe pagi si Ani djaga dari tidoernja, lebih lekas dari jang biasa. Ia bangoen itoe oléh