Lompat ke isi

Halaman:Tjerita dari keradjaan.pdf/36

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini telah diuji baca

26

na-nona masoek dalem balairoeng Tiang Lok, satelah sampe di bawa lorakan rame nona-nona itoe rata-rata toeroenin badannja berloetoet dan Tan Lim pegang itoe boekoe nama nona persoembaken dan seorang Taijkam samboet itoe boekoe gelar di atas medja tempat Keizer doedoek. Keizer Tjin Tjong angkat matanja liat boekoe itoe pertama no. 1 nona she Tek nama Tjian Kim di bawanja tertitie asal bangsawan,

koetika

itoe Keizer

liat dari awal hingga achirnja ada jang terseboet nona toeroenan bangsawan , hartawan dan particulier, tiada rata, setelah Keizer abis meliat lantas menitaken nona jang no. 1 namanja Tek Tjian Kim biar naek ke atas balairoeng, Tan Lim lantas toeroen

di lorakan

me-

manggil nama nona Tek Tjian Kim

berdjoempa

Ba-

ginda. Semantara keliatan sama

tenga itoe koempoelan

nona-nona kloewar 1 nona jang elok parasnja plahan plahan madjoe bertindak, naek di

atas lorakan

mera

dengan betoelin badannja lantas berloetoet dan toendoek sambil perkatahan lemboet dan swara jang merdoe membri hormat kata : Banswee. Keizer liat nona itoe soenggoe hingga bole di

kata nona

dari

eloknja tiada

ber-

astana dewah dan

eloknja ibarat poetri dalem boelan , maka tjahja moeka Keizer bertamba soeka hatinja jang nona itoe tiada lah ada lagi sepasang seperti dia bagoesnja,

dan radja