-117-
Dari sebab itoe maka sekalian anak negri saban hari tiada brentinja kirim penganteran barang-barang perhiasan aken kasi hormat pada Djendral Lauw, demikian poen Djendral Lauw mengoetjap banjak-banjak trima kasi pada sekalian anak negrinja jang soeda begitoe tjinta hati soeda menganterken barang perhiasan padanja, dan Djendral Lauw berkata djoega jang angkatan perang ini soeda bisa bikin binasa pada orang Japan itoe semoea dari kita orang poenja ponggawa dan bala tentara poenja tenaga jang soeda begitoe soenggoe hati boeat tangkis dari datengnja moesoe, serta djoega sekalian anak negri poenja tjinta hati hoeat bantoe ongkost ongkost atau ramsoem sahingga bole dapet ini kamenangan, aken tetapi sekarang ini hingga kablakangan, itoe djoega kita belon bole tentoeken tapi sebrapa bole kita harep pada sekalian kita poenja ponggawa-ponggawa atau bala tentara dan sekalian anak negri soepaja bole tinggal tetep aken setia hati boeat menolak datengnja moesoe, jang mana membikin kita poenja negri soepaja bole semingkin djadi moelia.
Sehabisnja Djendral Lauw kata begitoe maka sekalian ponggawa dan bala tentara semoeanja tampik soeraknja jang begitoe gemper sekali swaranja hingga koeping merasa toeli, komedian medan pesta soeda sedia lantas Djendral Lauw sendiri soeda angkat satoe glas arak boeat kasi slamat pada sekalian ponggawa dan bala tentaranja serta Djendral Lauw mengeloearken perkataan jang lemah lemboet di hadepan orang banjak, sahingga jang mana mendenger perkataan itoe mendjadi terlaloe amat senang hatinja.