Lompat ke isi

Halaman:Tjerita-tjerita negeri Atjeh.pdf/27

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini telah diuji baca

— 21 — besar, selamanja pertoeloengan dekat sekali. Disini bagitoe roepa djoega. Ada soewatoe toewan major, namanja major Diepenheim. Major ini dengar bitjaranja toewan djendral pada toewan obos itoe, lantas ija pergi pada toewan obos, tempo toewan djendral soedah pergi lagi. Katanjapada toewan obos, ija maoe bernangka-sebrang sama soldadoe2 nja orang Ambon. Bermoelai toewan obos itoe tida kasih, sebab barangkali boleh tenggelam ; tetapi toewan major ini pinter sekali bitjaranja, sampej toewan obos kasih permisie, pikirnja: orang Ambon itoe pinter bernang. Sebentar toewan major ini soeroeh antree soldadoe 2 nja, lantas ija boeka pakejannja dan loempat di kali, katanja pada soldadoe 2 : „orang Ambon toeroet!" Orang Ambon ini tida berkata satoe apa, tetapi meloempat djoega di kali, mengikoet kommandannja jang di tjinta sekali. Dengan pedangnja di moeloet, toewan major ini bernang di moeka sekali. Di pinggir kali orang tinggal nonton; hejran sekali kabraniannja toewan major itoe dengan soldadoe2 Ambon. Tetapi di tengah kali toewan major Diepenheim mendjadi tjapej ; di lihat dari pinggir kali, roepanja seperti tida bisa bernang lagi sebab terlaloe pajanja