— 11 — itoe ambil itoe bradjak di moeka pintoe benteng. Maski berbrapa brani djoega, ïja pertjoema djoega. Habis bagitoe orang Atjeh lama 2 moendoer, beterejak dan maki 2 sadja. Dari belakang batang 2 bamboe dan ketinggi-tingi-an tanah dija orang tinggal pasang sampej djadi pagi hari. Kira 2 poekoel 5 bagitoe, kedengeran selompret kompenie, ada datang pertoeloengan. Dengan soerak dan soeka hati teman 4 ini di bawa kadalam benteng. Soldadoe2 dari benteng djoega soedah tjapej, tetapi bajiknja tida ada banjak orang mati atawa loeka. Tempo orang boeka pintoe, pertama orang lihat soewatoe orang berpakej poetih; tangannja jang satoe mempegang bradjak, jang lajin sender di tanah masih mempegang klewangnja; kapalanja disèndèr di pinggir bradjak, matanja lihat ka-pintoe sadja, dadanja hantjoer kena pelor. Bagitoe setan itoe soedah mati. Sersan Wakidin jang doeloe soedah dapat bintang, sekarang terima bintang tandjong; tida bagitoe lama dija mati tempo kompeni maoe ambil soewatoe benteDg Atjeb, tetapi namanja dan kabrani-annja tida di loepakan.
Halaman:Tjerita-tjerita negeri Atjeh.pdf/17
Tampilan