Lompat ke isi

Halaman:Tiongkok dan Djepang.pdf/9

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini tervalidasi

dimoelai mempeladjari hoeroef Tionghoa dan kitab-kitab jang berisi peladjarannja Khongtjoe.

Dalem taon 552 seorang oetoesan dari Korea dateng poela di astana keizer Djepang membawa seboeah patoeng dari Boeddha, terbikin dari tembaga dilapis sama mas serta beberapa kitab jang berisi peladjarannja Boeddha. Seperti soedah ditjeritaken di atas, pada masa itoe igama Boeddha soedah beberapa ratoes taon dikembangken di Tiongkok dan dari Tiongkok igama itoe mendjalar ke Korea.

Keizer Djepang dan manteri manterinja ketarik betoel oleh pengoereiannja itoe oetoesan Korea tentang peladjarannja Boeddha. Kerna oengaroehnja Soga Iname, jang berpengaroeh besar atas keizer Djepang, maka kemoedian igama Boeddha dipake sebagi igama opisil dari Djepang.

Dalem taon 604 prins Shotokoe, jang djadi wakil dari permisoeri Suiko, sebab keizer soedah meninggal dan diganti oleh permisoerinja, kloearken firman jang terdiri dari toedjoehbelas fatsal. Orang Djepang bilang, ini adalah grondwet Djepang jang pertama. Itoe toedjoehbelas fatsal sebenarnja berisi peladjaran perihal kebedjikan. Shotokoe bikin itoe peladjaran perihal kebedjikan mendjadi dasar baroe dari pemerentahan di negeri Djepang. Demikianlah itoe firman dari taon 604 djadi sematjem karangan politiek, sematjem karangan jang berisi Shotokoe poenja angen-angen perihal politiek atawa pemerentahan negeri.

Sebab angen-angennja itoe berdasar atas peladjarannja Khongtjoe, maka Shotokoe mengerti, soepaja bisa sampeken angen-angen itoe, soepaja atoeran-atoeran, jang dikarang menoeroet angen-angen itoe, bisa didjalanken dengan betoel, perloe ia dapet bantoean dari sedjoemblah ambtenaar, jang sama paham seperti ia sendiri dalem peladjarannja Khongtjoe.

Maka itoe dalem taon 607 Shotokoe ambil poetoesan boeat kirim oetoesan aken sampeken hormatnja pada keizer Tiongkok. Oetoesan Djepang itoe dateng di Loyang, iboe kotanja Tiongkok pada masa itoe. Keizer Tiongkok menjataken soedi terima persembahannja itoe oetoesan Djepang dan lebih djaoeh soedi idzinken radja Djepang kirim beberapa orang boeat toeroet beladjar dalem sekolah tinggi di iboe kota Tiongkok, soepaja bangsa Djepang poen mendapet berkah dari kesopanan Tionghoa. Setaon belakangan Shotokoe kirim delapan orang berilmoe jang pilihan ke Tiongkok boeat nempeladjari atoeran-atoeran pemerentahan dan oendang-oendang di Tiongkok. Sepoeloeh taon kemoedian, dalem taon 618, ahala Tong Tiauw moelai memerentah di Tiongkok. Zamannja ahala ini memerentah di Tiongkok adalah zaman paling gilang-goemilang dari antero sedjarah Tiongkok. Kota radja dipindah dari Loyang ke Tiang An dan ini kota radja Tiang An dari ahala Tong Tiauw mendjadi poesat keboedajaan dari seloeroeh Asia Timoer. Kota radja itoe semangkin lama semangkin banjak menarik student dari Djepang dan dari Asia Timoer serta Asia Tengah ke universiteitnja jang besar.

Tiap-tiap waktoe jang tentoe radja Djepang mengirim oetoesan boeat sampeken hormat dan sembahnja pada radja Tong Tiauw. Ini pengiriman hormat dan sembah dari radja Djepang pada radja Tiongkok berdjalan teroes sampe djatohnja ahala Tong Tiauw dalem taon 907. Dari antara delapan orang berilmoe, jang dalem taon 608 dikirim oleh Shotokoe ke Tiongkok boeat beladjar, beberapa antaranja tinggal di Tiongkok sampe di taon 632, sedang doea antaranja, jaitoe si pengarang Koeromaro dan hweesio (padri boeddha) Bin baroe dalem taon 640 poelang ke negerinja, sesoedah bergoeroe 32 taon lamanja di Tiongkok. Sepoelangnja di negerinja, marika mendjalanken rol penting dalem perobahan pemerentahan negeri, jang dimoelai tida lama sesoedah marika poelang.

Perobahan itoe dimoelai dalem taon 645 oleh prins Naka-no-Oye, jang belakangan djadi keizer Tenchi dan Nakatomi-no-Kamatari, jang belakangan sebagi gandjaran boeat bantoeannja mendjalanken perobahan itoe, dikasih permisi pake nama Foedjiwara. Marika dibantoe oleh orang-orang berilmoe, jang soedah banjak taon tinggal di Tiongkok memahamken atoeran-atoeran di Tiongkok.

Dalem taon 671 soedah rampoeng perobahan pemerentah centraal menoeroet model dari pemerentahan di Tiongkok di zaman ahala Tong Tiauw.

Boekan sadja antero atoeran pemerentahan di Tiongkok, tetapi djoega semoea wet-wet, jang berlakoe di Tiongkok di zamannja ahala Tong Tiauw, telah ditiroe oleh Djepang.

Tapi tiroean itoe tida sampoerna betoel. Maski Djepang waktoe itoe dengan teliti sekali tiroe atoeran pemerentahan dari ahala Tong Tiauw, toch dalem beberapa hal tiroean itoe ada gagal.

Pertama Djepang gagal dalem hal meniroe sifat jang teroetama dari atoeran Tionghoa di zaman itoe, jaitoe atoeran memilih mbtenaar-ambtenaar negeri dengan perantaraannja examen, dalem mana semoea orang pande, tida perdoeli asal-oesoel dan deradjatnja, boleh toeroet. Kerna di tiongkok ada ini atoeran, maka sedari doeloekala di Tiongkok djabatan negeri terboeka sampepoen boeat anaknja orang-orang jang paling miskin dan paling hina. Asal marika mempoenjai kepandean tjoekoep boeat toeroet dan loeloes dari examen jang dimoestiken, marika bisa dapet pang-

-8-

-9-