bagi hasilnja kemenangan melawan Spanjol, Filippina djadi djadjahan Amerika, negeri ini dapet kenjataan, ia dateng telaat dalem itoe perlombaan di Tiongkok. Dalem taon 1899, kemoedian dalem taon 1900 staatssecretaris dari Amerika, John Hay, kirim nota pada berbagi-bagi negeri Europa, dalem mana dibilang, Amerika tida maoe mengakoei hak seorang diri dari negeri mana poen djoega dalem itoe berbagi bagi kalangan kepentingan.
Amerika tjoema taoe, ia mempoenjai hak sama rata seperti lain lain negeri boeat berdagang dan beroesaha di Tiongkok, djoega dalem bilangan bilangan jang soedah dinjataken djadi kalangan kepentingan dari berbagi-bagi negeri. Amerika maoe di seloeroeh Tiongkok didjalanken politiek „pintoe terboeka”, mengertinja segala orang dan segala negeri mempoenjai hak sama rata boeat berdagang dan beroesaha di segala bagian dari Tiongkok, Amerika tida maoe ada bilangan bilangan di Tiongkok, di mana tjoema satoe bangsa sadja boleh berniaga dan beroesaha, lain lain bangsa tida boleh. Berbagi bagi negeri kasih djawaban atas itoe nota dan Amerika artiken dari djawaban djawaban itoe, jang semoea negeri moefakat dengan itoe politiek „pintoe terboeka”. Boeat Amerika ini azas pintoe terboeka ada faedahnja, tapi boeat Tiongkok tida ada faedahnja, sebab azas itoe tida membikin oeroeng itoe pembagian dari daerah Tiongkok dalem kalangan kalangan kepentingan. Ini kalangan kalangan pengaroeh tinggal ada di seblahnja itoe azas „pintoe terboeka”.
Sebagi djawaban atas firman mentjari orang orang pande dalem pengetahoean baroe, seorang Canton nama Kang Yu Wei (Khong Yoe Wie) dikenalken pada radja oleh salah seorang goeroenja radja. Kang Yu Wei tida seorang diri sadja. Ia ada mempoenjai djoega seorang moerid, jang belakangan kesohor tadjem dan bagoesnja ia poenja karangan karangan dan djadi salah seorang pemikir dan pengarang politiek jang paling ternama di Tiongkok dalem ini abad. Orang itoe jalah Liang Chi Chao (Nio Khe Tiauw). Selainnja itoe, Kang Yu Wei ada bawa lagi beberapa orang kawannja, teritoeng djoega ia poenja soedara sendiri. Orang orang inilah djadi adpisoer baroe dari Kuang Hsu. Sigera marika dapet pengaroeh besar atas pikirannja radja. Maksoed maksoed loeas dan besar dibitjaraken dan begitoe diambil poetoesan, maksoed itoe ada baek, lantas dikloearken firman, jang menitahken apa jang terkandoeng dalem maksoed itoe moesti lantas didjalanken.
Firman firman jang menitahken perobahan menjoesoel satoe sama lain dengan tjepat sekali. Seratoes hari lamanja ini oedjan firman perobahan. Makanja itoe oedjan firman jang menitahken perobahan dinamaken „perobahan dari seratoes hari”. Atoeran examen koeno moesti dihapoesken. Di iboe kota dari semoea provincie dan di kota kota dari semoea district moesti didiriken sekolah rendah dan sekolah menengah boeat kasih adjar pengetahoean baroe. Dewan peperangan diprentah boeat preksa dan kasih repotan tentang berbagi bagi oesoel boeat robah angkatan perang darat. Sekolahan opsir laoet moesti didiriken boeat soesoen baroe angkatan perang laoet. Di Shanghai moesti diboeka seboeah kantor boeat salin boekoe boekoe Barat tentang ilmoe pengetahoean dan ilmoe kesoesastraan dan boekoe boekoe peladjaran boeat sekolah rendah dan sekolah menengah. Pendeknja, perobahan perobahan besar, seperti jang doenia belon pernah menampak, moesti didjalanken dalem sedikit tempo. Adpisoer adpisoernja radja mengerti, perobahan perobahan itoe moesti didjalanken dengan lantas, tida boleh ditoenda-toenda, soepaja djangan kasih tempo pada kaoem kolot boeat goenaken pengaroehnja aken bikin oeroeng itoe perobahan perobahan. Di satoe saat jang tjilaka kaoem perobahan itoe dapet pikiran boeat tangkep Tsu Hi, sebab ia dikoeatir sebagi kekoeatan paling besar dari kaoem kolot.
Di masa itoe Yung Lu djadi radja moeda dari Chili (Hopei) dengan tempat kedoedoekan di Tientsin, tjoema delapan poeloeh myl djaoehnja dari Peking. Salah satoe orang sebawahannja adalah Yuan Shih Kai, sama siapa ia doeloe soedah angkat soedara dengan bersoempah sama minoem darah. Hal ini roepanja tida diketahoei atawa dipandang enteng oleh orang orang jang bersekoetoe boeat tangkep Tsu Hi, Yuan Shih Kai diadjak beremboek dan menjataken moefakat sama itoe maksoed. Dalem satoe pertemoean resia ia dititahken boeat singkirken Yung Lu. Sesoedah itoe aken dikasih masoek tentara di Peking dan astana moesim panas dikepoeng. Yuan Shih Kai brangkat ke Tientsin. Apa jang kemoedian terdjadi, boleh djadi selamanja tida aken bisa diketahoei dengan betoel. Menoeroet katanja Yuan Shih Kai, maksoed itoe botjor. Sesampenja ia di Tientsin, Yung Lu soedah taoe itoe maksoed. Tapi keizer Kuang Hsu sampe pada hari matinja pertjaja, Yuan Shih Kai soedah berchianat dan boeka itoe resia pada Yung Lu. Maka itoe waktoe menoetoep mata Kuang Hsu tinggalken pesanan, Yuan Shih Kai moesti dipotong kepalanja. Yung Lu boeroe boeroe dateng di Peking dan dalem itoe crisis besar jang ketiga selama hidoepnja Tsu Hi, ia toeloeng poela itoe iboe soeri boeat pegang kekoeasaan memerentah.
Pada soeatoe pagi tanggal 22 September, sehabisnja terima pembesar pembesar dan orang orang jang maoe ketemoe sama radja, hal mana seperti biasa kedjadian di waktoe soeboeh, mendadak Kuang Hsu ditangkep dan ditaroh di satoe poelo dalem satoe telaga dalem kota radja, Lebih dari sepoeloeh taon lamanja poelo
-122-
-123-