Lompat ke isi

Halaman:Tiongkok dan Djepang.pdf/49

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini tervalidasi

han abad ke toedjoeh. radja radja Djepang seringkali tida lebih dari golek djonggol (boneka). Kamatari telah boenoeh seorang saingannja di depannja radja. Lebih djaoeh Kamatari soedah paksa radja toeroen dari tachtanja dan angkat seorang golek djonggol djadi gantinja. Doea ratoes taon lamanja kaoem Foedjiwara memerentah di Djepang, maski marika tida perna djadi radja. Limabelas radja tjoema djadi pekakasnja kaoem Foedjiwara. Dlapan dari antara limabelas radja itoe telah dipaksa toeroen dari tachta waktoe baroe dewasa. Anak anak prempoean dari kaoem Foedjiwara dikawinken sama poetra-poetra radja, sehingga tali persanakan bikin lebih koeat perhoeboengan politiek antara kaoemnja Toehan Allah dan orang-orang jang sebenar-benarnja memerentah negeri Djepang. Kepertjajaan jang radja-radja Djepang moesti diperlakoeken tjara begitoe telah berakar begitoe dalem, sehingga dalem tempo seriboe doea ratoes taon, isterinja radja-radja Djepang dipilih dari satoe familie sadja dari antara tjoema lima familie, dari mana boleh dipilih isteri boeat radja. Baroe di taon 1924 seorang radja atawa bakal radja Djepang brani kawin sama seorang isteri dari familie lain. Dan kawinan itoe baroe bisa kedjadian, sesoedahnja terdjadi perselisihan sengit dalem oeroesan politiek, jang bikin dasar-dasarnja keradjaan Djepang tergojang keras.

Orang-orang jang telah roeboehken sjogoen dan kemoedian gantiken sjogoen memegang kekoeasaan memerentah, soedah bisa djalanken politieknja itoe dengan berhasil dengan pake sembojan „moeliaken radja”. Marika mengerti, marika bisa tetap pegang kekoeasaan memerentah, kaloe radja teroes dimoeliaken. Dengen pake namanja radja jang dimoeliaken, marika bisa memerentah toeroet soekanja. Maka itoe grondwet jang dimaloemken dalem taon 1889 dimaksoedken teroetama boeat bikin koeat kedoedoekannja radja dan pemoedjaan pada radja, soepaja kekoeasaan memerentah dari orang-orang, jang bisa berpengaroeh atas radja, djadi kekal djoega. Kerna itoe maka artikel 1 dari itoe grondwet bilang: „keradjaan Djepang aken diprentah oleh sedjoemblah radja-radja jang samboeng menjamboeng selamanja ada doenia.” Maksoednja ini artikel 1 dari grondwet soedah terang boeat menjegah rajat roeboehken pemerentahan radja atawa ganti radja sama orang dari lain kaoem. Artikel 2 dari grondwet bilang: „Radja diganti oleh radja poenja toeroenan-toeroenan lelaki, menoeroet atoeran-atoeran jang terseboet dalem wet atawa atoeran astana radja.” Djadinja menoeroet ini artikel 2 dari grondwet, selandjoetnja tida boleh lagi orang prempoean memerentah sebagi radja di negeri Djepang. Atoeran ini roepanja diadaken sebab menginget pada keboeroekan-keboeroekan jang terdjadi doeloe waktoenja radja-radja prempoean doedoek memerentah di Djepang. Doeloe, waktoe kota radja masih bertempat di Kyoto, dalem sedikit tempo ampat radja prempoean berganti-ganti memerentah di Djepang. Selama pemerentahan dari ini ampat radja prempoean, kaoem hweesio alias pendita Boeddha mempoenjai kekoeasaan besar dalem pemerentahan. Kaoem hweesio itoe sengadja pilih hweesio-hweesio moeda dan tjakep boeat didjadiken hweesio dalem astana dan boeat djadi dokternja itoe radja-radja prempoean. Ini hweesio-hweesio moeda dan tjakep kemoedian djadi ketjintaan dari itoe radja-radja prempoean. Tjara begitoe kaoem hweesio djadi dapet kekoeasaan besar dalem pemerentahan. Salah satoe radja prempoean itoe, Koken alias Shotoku namanja, dengan berterang piara ia poenja ketjintaan hweesio dalem astananja, hingga sebenarnja ini hweesio jang djadi radja. Tapi ini hweesio, jang bernama Dokyo, tida merasa poeas sama itoe kedoedoekan. Ia kepingin djadi radja soenggoeh-soenggoeh dari negeri Djepang. Ia tjeritaken ada ratoe Koken, ia mengimpi, tepekong Hachiman Daidjin, boeat siapa itoe ratoe doea poeloeh taon doeloean diriken satoe klenteng, telah dateng padanja dan kasih tahoe, keradjaan Djepang aken slamet dan djaja selama-lamanja, kaloe Dokyo djadi radja. Koken tida berani ambil poetoesan sendiri, hanja maoe soeroeh tanja doeloe pada itoe tepekong. Ia soeroeh seorang nama Wake no Kiyomaro pergi ke klentengnja itoe tepekong boeat tanja fatsal angkat penggantinja djadi radja. Dokyo dengan diam-diam ketemoei itoe orang soeroean dan tjeritaken, ratoe lagi pikir-pikir boeat angkat ia djadi radja. Itoe orang soeroean dipesan soepaja hati-hati, kaloe nanti kasih kabar pada ratoe tentang apa katanja itoe tepekong. Kaloe Dokyo djadi radja, Wake no Kiyomaro tentoe djadi senang. Ini orang soeroean mengerti akalnja itoe hweesio. Ia pergi ke klenteng jang dioendjoeken dan poelang dengan bawa kabar, katanja tepekong bilang. tida boleh lain orang dari toeroenan radja doedoek di tachta keradjaan dan ratoe tida oesah takoet boeat Dokyo. Begitoelah akalnja itoe hweesio boeat reboet tachta keradjaan Djepang, telah gagal. Tida lama sesoedah itoe kedjadian, ratoe Koken meninggal dan Dokyo diboeang. Ini kedjadian soedah tjoekoep memboektiken bahajanja orang prempoean doedoek memerentah di Djepang.

Nitobe pernah menoelis, riwajatnja astana radja di Kyoto tida kekoerangan Raspoetin (pendita tjaboel).

Roepanja oleh kerna itoe maka dalem artikel 2 dari grondwet ditentoeken, melainkan toeroenan lelaki dari radja moesti menggantiken djadi radja.

-88-

-89-