Lompat ke isi

Halaman:Tiongkok dan Djepang.pdf/19

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini tervalidasi

sisir Tiongkok. Dalem taon 1517 satoe pasoekan dari delapan kapal di bawah prentahnja Fernao Peres de Andrade, jang bawa Thome Pires sebagi oetoesan dari radja moeda Portoeges di Goa, djoega sampe di pasisir Tiongkok. Andrade bersama doea kapalnja di-idzinken pergi ke Canton, sedang sisa kapalnja tinggal di poelo Shangchuan, di sebrang pasisir Kwangtoeng.

Soedagar-soedagar Arab di Canton tjeritaken pada pembesar-pembesar di itoe kota, itoe orang-orang Barat adalah badjak biadab, Tapi kerna itoe pembesar-pembesar inget kabar-kabar jang baek, jang dibawa poelang oleh soedagar-soedagar Tionghoa dari Malakka, marika tida maoe pertjaja tjeritanja itoe soedagar-soedagar Arab dan orang-orang Portoeges diterima kedatengannja dengan hormat, Pires diidzinken pergi ke Peking boeat sampeken kewadjibannja sebagi oetoesan. Sedikit waktoe sesoedah Pires brangkat dari Canton dalem perdjalanan ke Peking, anggepan baek, jang telah dibangoenken oleh Albuquerque dan oleh orangorang Portoeges jang pertama kali dateng di Canton, dibikin roesak oleh Simon de Andrade, soedara dari Fernao, jang dateng di Shangch'uan sama ampat kapal dan moelai berlakoe kasar sekali. la daratken tentara di itoe poelo, diriken seboeah benteng dan mendjadi hakim sendiri dari orang-orangnja, Setelah kabar dari ini perboeatan sampe di Canton, radja moeda Canton moelai pertjaja bitjaranja soedagar-soedagar Arab tadi. Dengan sigera radja moeda Canton kirim satoe expeditie, jang dengan kekoeatan sendjata paksa itoe penjerang berlaloe dari itoe poelo, Andrade poenja serangan pada Tiongkok poenja hak dipertoean membawa tjilaka boeat itoe oetoesan Portoeges dari Goa. Tatkala Pires dalem boelan Januari 1521 sampe di Peking, ia lantas ditangkep dan dimasoeken dalem pendjara sebagi seorang mata-mata. Lain taonnja dengan dirante ia dikirim kombali ke Canton, di mana ia meninggal dalem pendjara dalem taon 1523.

Selama doea poeloeh lima taon sesoedahnja pertjobaan jang gagal dari Simon de Andrade, orang Portoeges teroes tjoba djalanken di pasisir Tiongkok politieknja jang soedah ternjata berhasil di India dan djasirat Melajoe. Marika diriken benteng sebagi pangkalan boeat perniagaannja di Amoy, Ningpo dan Foochow. Ini tempat-tempat mendjadi pangkalan dagang penting dan pembesar-pembesar Portoeges di sitoe angkat dirinja mendjadi hakim djoega dari pendoedoek Tionghoa dalem itoe bilangan-bilangan, seperti pendoedoek Tionghoa itoe djadi bangsa taloekan dari bangsa Portoeges. Pemerentah Tiongkok rada pelahan dalem mengambil tindakan terhadep pada orang-orang asing jang dateng bikin roesoeh di negerinja. Tapi dalem taon 1545 pembesar-pembesar Tionghoa kirim tiga expeditie ke itoe tiga benteng Portoeges dan dalem sedikit tempo orang Portoeges disapoe bersih dari itoe tiga tempat.

Sesoedah dapet alamken dengan keroegian, marika poenja tjara-tjara jang berhasil di India tida bisa dipake dengan berhasil di Tiongkok, orang Portoeges robah politieknja dan berdaja-oepaja boeat ambil hatinja orang Tionghoa. Dalem taon 1557 ini politiek baroe membawa hasil, Sebagi oepah boeat halnja orang Portoeges telah bantoe pembesar-pembesar Tionghoa menindes pembadjakan, pada orang Portoeges itoe diidzinken mendiriken beberapa gedong di poelo Macao, Tapi pembesar-pembesar Tionghoa tida loepa kelakoean doeloe dari itoe tetamoe-tetamoe dari Europa, Makanja orang-orang Portoeges di Macao ditaroh di bawah penilikan keras, Perniagaan sama Canton moesti menaloek pada atoeran-atoeran bengis. Orang Portoeges tida boleh bikin gedong-gedong baroe, malah tida boleh bikin betoel gedong-gedongnja jang soedah ada, djikaloe tida dapet idzin dari pembesar-pembesar Tionghoa, Segala atoeran didjalanken boeat tjegah orang Portoeges melakoeken perboeatan-perboeatan, jang bisa melanggar hak dipertoean dari Tiongkok. Menoeroet azas, jang dipake oleh ahala Tong Tiauw dalem abad ke toedjoeh boeat atoer soedagar-soedagar asing jang tinggal di pelaboean-pelaboean Tiongkok, pemerentah Tiongkok dari ahala Bing Tiauw idzinken orang Portoeges beresken sendiri marika poenja perselisihan perselisihan partikelir menoeroet marika poenja wet sendiri, Tapi semoea perkara crimineel dan semoea perkara, dalem mana ada tersangkoet kepentingannja rajat Tiongkok, djikaloe tida bisa diberesken oleh orang tengah, moesti dipreksa di depan hakim Tionghoa dan dipoetoes menoeroet wet Tionghoa.

Delapan taon sesoedahnja orang Portoeges diriken kantornia di Macao, expeditie Spanjol sampe di Filipina dan bikin kepoeloan itoe djadi sebagian dari djadjahan Spanjol. Tapi orang Spanjol tida berdaja soenggoeh-soenggoeh boeat berdagang sama Tiongkok. Daja-oepaja, jang marika kadang-kadang bikin, dihalangi oleh iri hatinja orang-orang Portoeges di Macao.

Selama pemerentahan dari ahala Bing Tiauw, orang Belanda dan orang Inggeris telah tjoba berdagang sama Tiongkok, tapi hasilnja tida seberapa. Pertjobaan pertama dari orang Belanda kedjadian dalem taon 1604, tatkala tiga kapal sampe di Macao dan minta permisi boeat berdagang. Di masa itoe pembesar-pembesar Tionghoa di Macao dan Canton pandang semoea orang baroe dengan tjoeriga. Dan tatkala orang Portoeges tjeritaken pada marika, orang Belanda itoe bangsa badjak, marika tentoe sadja tida dikasih permisi boeat berdagang. Pertjobaan kedoea dari orang Belanda kedjadian dalem taon 1622. Dalem boelan Juni dari itoe

28

29