Lompat ke isi

Halaman:Tiongkok dan Djepang.pdf/18

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini tervalidasi

Seperti soedah dibilang, bangsa Tionghoa itoe waktoe tida kepingin merampok dan djoega tida kepingin merampas lain orang poenja negeri boeat didjadiken djadjahan. Ceylon bisa didjadiken tjonto. Radjanja ditangkep dan ditoeroenken dari tachtanja meloeloe sebagi hoekoeman boeat ia poenja perboeatan chianat. Negerinja diserahken pada seorang Ceylon djoega, jang diangkat sebagi radja baroe, tida didjadiken negeri rampasan dan djadjahan dari Tiongkok. Begitoepoen peperangan di Atjeh telah dilakoeken boekan dengan maksoed merampok atawa merampas negerinja lain orang. Peperangan itoe telah dilakoeken meloeloe boeat mendjalanken titahnja keadilan dan kepantesan. Pada itoe expeditie ada toeroet seorang nama Ma Huan sebagi djoeroe bahasa. Ini Ma Huan tjatet kedjadian-kedjadian jang dialamken oleh itoe expeditie ketiga. Menoeroet tjatetannja Ma Huan, seorang telah boenoeh radja Atjeh dan rampas tachta keradjaannja. Cheng Ho anggep ini perboeatan tida pantes dan perangi itoe perampas tachta keradjaan di Atjeh. Ini perampok dapet dikalahken oleh Cheng Ho. Tachta keradjaan Atjeh kemoedian dikombaliken oleh Cheng Ho pada poetranja radja jang diboenoeh oleh si perampok.

Cheng Ho hidoep lagi doea poeloeh taon sehabisnja itoe peperangan di Atjeh. Dalem ini doea poeloeh taon lagi ampat kali ia bikin perdjalanan ke negeri-negeri di Selatan. Perdjalanannja jang penghabisan kedjadian di antara taon 1430 dan 1435. Dalem ini perdjalanan jang penghabisan ia telah pergi sampe di Ormuz di Teloek Persia.

Sebagian kerna kekoeatan militernja jang angker dan sebagian kerna kekajaan jang ditontonken, itoe expeditie-expeditie dari Cheng Ho telah berhasil menaeken deradjatnja Tiongkok di matanja keradjaan-keradjaan di Indo-China dan di tanah Melajoe sampe di tingkatan tinggi, jang sampe sebegitoe djaoeh belon pernah ditjapei dalem sedjarah dari Asia Timoer. Di Palembang, Ceylon dan Atjeh telah digoenaken kekoeatan militer boeat tindes perlawanan dari radja-radja jang bermoesoeh, tapi di lain-lain negeri jang dikoendjoengi oleh Cheng Ho melainkan pertoendjoekan dari kekoeatan dan kekajaan soedah tjoekoep boeat bikin radja-radjanja pertjaja kebesaran dan kekoeatannja Tiongkok dan soeroeng marika mengirim oetoesan sama oepeti ke astana Bing Tiauw.

Dalem taon 1405 dan 1407 di Nanking dateng oetoesan dari radja Malakka. Dalem taon 1406 dateng oetoesan dari radja-radja di Borneo, Luzon (Filipina) dan Broenei, sedang dalem taon 1408 radja Luzon dan radja Broenei dateng sendiri boeat menjampeken hormatnja pada keizer Bing Tiauw. Dalem taon 1411 radja Malakka poen koendjoengi astana radja Tiongkok itoe. Dalem taon 1417 tiga radja dari poelo-poelo Soeloe bersama sanak koelawarga dan pengiring-pengiringnja dateng di kota radja Tiongkok.

Ini expeditie-expeditie dari Cheng Ho telah mendjadi salah satoe sebab jang teroetama dari berantakannja keradjaan Modjopait. lni keradjaan tadinja berkoeasa sampe di loear tanah Djawa. Tapi kira-kira di taon 1410 kekoeasaannja Modjopait tida melangkah watesnja tanah Djawa lagi, lantaran negeri-negeri di sebrang, jang tadinja menaloek pada Modjopait, telah berontak dan merdikaken dirinja dari itoe pemerentahan.

Tida bisa dibilang dengan pasti, apakah pemberontakan-pemberontakan itoe telah disebabken oleh datengnja armada-armada dari Cheng Ho atawakah Cheng Ho poenja expeditie jang pertama telah dikirim oleh keizer Yung Lo atas permintaan toeloeng dari itoe negeri-negeri jang memangnja soedah berontak. Tapi satoe hal soedah pasti, jaitoe kedatengan jang pertama kali dari expeditienja Cheng Ho telah menjebabken banjak negeri Melajoe jang ketjil-ketjil, antara siapa ada jang tadinja menaloek pada Modjopait, menjataken taloek pada keizer Bing Tiauw, sedang koendjoengan jang beroelang-oelang dari armadanja Cheng Ho menjegah Modjopait taloeken poda negeri-negeri itoe dan tanem poela kekoeasaannja jang telah hilang. Hilangnja kekoeasaan dari Modjopait atas djadjahan-djadjahannja tida diganti dengan pendjadjahan oleh bangsa Tionghoa atas negeri-negeri itoe. Bangsa Tionghoa soedah merasa poeas, kaloe sadja marika tida diganggoe. Marika tida kepingin merampas negerinja lain orang. Marika malahan membantoe memerdikaken atawa menetapken kemerdikaan jang baroe didapet dari negeri-negeri jang tadinja djadi djadjahan. Pendjadjahan itoe ditakdirken pada bangsa-bangsa Barat di hari kamoedian.

Kira-kira toedjoeh poeloeh lima taon sesoedahnja Cheng Ho poenja expeditie jang penghabisan, dateng bangsa Portoeges di Malakka. lnilah ada permoelaan dari zaman, dalem mana negeri-negeri di bagian paling besar dari benoea Asia didjadiken djadjahan dari bangsa Barat.

Dalem taon l511 Alburquerque, panglima perang Portoeges, rampas Malakka. Sesoedah Malaka dirampas oleh orang Portoeges, panglima perangnja perlakoeken soedagar-soedagar Tionghoa di sitoe dengan hormat dan manis sekali. Sepoe1angnja di Tiongkok itoe soedagar-soedagar Tionghoa membawa kabar tentang manis boedinja itoe tetamoe-tetamoe baroe dari Barat. Lima taon sesoedahnja rampas Malakka, satoe pasoekan kapal perang Portoeges di bawah prentahnja Rafael Perestrello sampe di pa-

-26-

-27-