Halaman:Tenun Tradisional Minangkabau.pdf/23

Dari Wikisource bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Halaman ini tervalidasi


  1. Tangkuluak cawek

Tangkuluak adalah nama yang diberikan untuk kain penutup kepala bagi wanita di Minangkabau. Bentuk dari tangkuluak pada umumnya menyerupai bentuk tanduk, ada yang runcing kedua ujungnya, ada pula yang tumpul seperti teropong dan ada pula yang polos saja. Salah satu dari nama tangkuluak ini dinamakan tangkuluak cawek. Tangkuluak cawek dibedakan atas dua macam, yaitu pertama tangkuluak cawek barambai ( barumbai ), mempunyai untaian, dipergunakan dan dipakai oleh anak gadis yang belum kawin. Jenis yang kedua ialah tangkuluak cawek yang tidak berambai, dipakai oleh penganten wanita. Tangkuluak cawek ini dipakai oleh para wanita di daerah Payakumbuh ( Limapuluh Kota ). Terbuat dari kain tenun yang disongket dengan benang makau warna putih. Pada kedua ujung tangkuluak cawek ini terdapat hiasan pohon hayat dengan warna dasar merah. Panjang kain 240 cm, lebar 36 cm, panjang untai 25 cm. No. Inv. 2569.

  1. Tangkuluak cukie kuning

Sehelai tangkuluak cukie ( cukil ) kuning terbuat dari kain tenun yang berwarna kuning. Ragam hias dibuat dari benang berwarna hijau lumut yang terdapat pada kedua ujung tangkuluak tersebut, yang membentuk gambar pohon-pohonan, sedangkan pada bagian tengahnya terdapat motif bintang yang bertaburan ....
Pada kedua ujungnya terdapat untaian jambul-jambulan berwarna kuning dan hijau lumut. Tangkuluak ini dipakai oleh wanita yang sudah berumur diatas 40 tahun. Ukuran kain, panjang 240 cm, lebar 60 cm, panjang rumbai 24 cm. No. Inv. 2257.

  1. Tangkuluak gobah hijau.

Dinamakan tangkuluak gobah hijau karena ragam hias yang terdapat pada kain ini menyerupai gobah-gobah, yaitu hiasan yang dibuat dari daun kelapa yang masih muda. Pada kedua ujungnya diberi renda dan motif bunga-bungaan dan burung. Identitas pemakai tangkuluak gobah ini menunjukkan bahwa wanita yang bersangkutan sudah kawin atau berumur sekitar tiga puluhan. Selendang ( sandang ) yang dipakai dalam kelengkapan tangkuluak ini, dinamakan juga sandang gobah. Bagi seorang gadis dilarang memakai sandang gobah, karena bentuk pemakaiannya harus

22