Halaman:Sorga Ka Toedjoe novelisation.pdf/3

Dari Wikisource bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Halaman ini tervalidasi


BAGIAN KESATOE

Rasminah

L OHOR...............
Awan-awan tebal ada menoetoepi tjahajanja matahari, sebagaimana sering terdjadi ditempat-tempat disekitarnja bilangan Poentjak.

Ditepi Telaga Warna, itoe telaga jang terkenal permai dibilangan Preanger, ada kelihatan sangat tedoeh hingga menambahkan ketjantikannja pemandangan diitoe tempat. Poehoen-poehoen besar dengan daoen-daoennja jang lebat membikin lebih tedoeh lagi satoe pinggirnja itu telaga, dimana ada kelihatan sedjoemlah gadis-gadis sedang memantjing ikan, sembari menjanji dengan goembira, sebagai djoega mereka tidak perdoelikan atau kenal sama kesoekaran doenia........

Antara gadis-gadis itoe adalah Rasminah jang paling tjantik dan soearanjapoen lebih merdoe dari jang lain-lain.

Meréka bertjanda, saling mengganggoe satoe sama lain. Meréka tertawa karena loetjoenja tjeritera jang ditoetoerkan oléh satoe gadis itoe.

Diloear tahoe mereka, jang mengira sedang berada ditempat tertoetoep besar ada mengintip Parta, satoe pemoeda mata kerandjang. Parta awaskan Rasminah dengan mata terboeka besar, karena kagoem sama ketjantikannja paras dan merdoenja soeara gadis itoe, siapa ia telah rindoekan boeat sekian lamanja, tetapi tidak diladeni oleh Rasminah.

Djalannja waktu tidak dirasakan oléh gadis-gadis itoe, begitoepoen oleh Parta. Sebagai djoega hendak mendjaili gadis-gadis itoe sang ikan poen tidak maoe samper dan makan oempan dioedjoeng pantjing mereka. Achirnja..... pantjingnya Rasminah dapat

3