Halaman:Sorga Ka Toedjoe novelisation.pdf/29

Dari Wikisource bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Halaman ini tervalidasi


„Ja, itoe akal bagoes sekali, Doel. kalau nanti akoe bisa dapatkan Rasminah dengan menggoenakan akal itoe, akoe tidak sajang akan kasikan kau ƒ 500.- sebagai persenan”.
„Tapi ingat djandjimoe dengan betoel, Parta. Djangan kalau nanti soedah dapatkan Rasminah lantas loepakan Doel sama sekali”.
„Itoelah kau ta' koeatirkan, Doel. Begitoe akoe dapatkan Rasminah akoe nanti lantas kasikan itoe ƒ 500.- pada kaoe”.
„Boeat bisa dijalankan akal kita itoe perloe kau mesti lekas-lekas semboeh dan bisa keloear poela sebagaimana biasa”.
„Itoelah kau ta' oesah koeatir. Bésok akoe soedah akan bisa keloear boeat djlankan itoe akal”.
„Itoe bagoes. Sekarang biarlah akoe atoer doeloe apa jang perloe goena itoe”.
Doel djabat tangannja Parta, kemoedian lantas berlaloe dari sitoe, sedang Parta, sesoedah berada sendirian, kelihatan djadi mesem-mesem dan kemoedian bersoeit dengan gembira, akan oetarakan kegirangannja, hingga membikin Marsiti djadi héran, ketika ia itoe poelang sehabis belandja, dapatkan Parta dalam keada'an demikian, sangat berbeda dari tempo ia tinggalkan.


27