Halaman:Sorga Ka Toedjoe novelisation.pdf/27

Dari Wikisource bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Halaman ini tervalidasi


sedang gila seorang perempoean lain jang bernama Rasminah. Sebaimana tabiatnja perempoean jang kebanjakan, Marsiti poen tidak berbeda. Ia ingin dapat tahoe siapa adanja Rasminah itoe.

„Siapatah itoe Rasminah, kanda ?” begitoelah ia menanja pada sang soeami.

„Rasminah ? Siapa itoe Rasminah ? Akoe tidak kenal Rasminah ?”

Baroesan kanda kirakan saja ini Rasminah dan samboet kedatangan saja dengan penoeh kegirangan. Siapatah itoe Rasminah kanda ?”

„Akoe soedah bilang, akoe tidak kenal Rasminah. Kenapatah kaoe begitoe tjeréwét ?”

„Kalau kanda tidak kenal, masa kanda seboet namanja ? Bilanglah siapa Rasminah itoe, kanda. Saia tidak marah ; saja tjoema ingin tahoe sadja”.

„Soedah, djangan tanja lagi. Akoe soedah bilang, akoe tidak kenal orang jang bernama Rasminah dan djangan tanja lebih djaoeh lagi”.

Marsiti djadi mendongkol mendapat itoe djawaban dari Parta, tapi sekarang ia berlakoe tjerdik dengan tidak oendjoek perasa’an hatinja itoe. Ia nanti tjari tahoe dengan pelahan.

Dengan lemah lemboet dan kelakoean manis, Marsiti persilakan Parta minoem obatnja ; tapi Parta tidak perdulikan perkata’an-perkata’annja Marsiti. Ia tinggal doedoek diam sembari bingoeng, memikirkan dimana adanja Rasminah jang ia kenangkan.

Melihat kelakoeannja Parta, maoe tidak maoe, Marsiti djadi mendongkol djoega dan soepaja tidak kentarakan perasa’an hatinja, Marsiti lantas berlaloe dari hadapannja Parta.

Baroe sadja Parta hendak berbangkit akan pergi kekamarnja koetika Doel datang mengoendjoengi akan menengok padanja. Parta persilakan Doel doedoek didekatnja. Sebagaimana lajaknja doea sobat kental, mereka bitjara dengan asik, sehingga soeatoe ketika dengan tidak sengadja Parta keloearkan portretnja Ras-

25