Halaman:Sorga Ka Toedjoe novelisation.pdf/23

Dari Wikisource bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Halaman ini tervalidasi


Abang lagi tjari perempoean-perempoean moeda jang radjin akan diberikan peladjaran boeat mendjadi toekang tenoen. Djika soedah bisa, ada harapan akan mendapat bajaran bagoes djoega, loemajan boeat hidoep dengan sederhana. Kalau kau maoe, besok akoe nanti antarkan kau kesana”.

Rasminah djadi girang dan berkata : „Soekoer sekali kalau toean soedi antarkan saja keitoe fabriek tenoen, sebab kalau pergi sendirian, saja tentoe akan merasa kikoek”.

„Sekarang baiklah kau pergi kekamarmoe doeloe dan mengaso, sebab kau tentoe merasa lelah sehabisnja perdjalanan dengan autobus tadi,” mendjawab Moestapa. „Bibimoe nanti oendjokkan dimana adanja kamar jang disediakan boeat kaoe”.

Rasminah mengoetjap terima kasih, kemoedian dengan diantar oleh istrinja Moestapa, lantas berlaloe dari situ akan pergi kekamar jang soedah disediakan boeat dia.


23