Halaman:Sorga Ka Toedjoe novelisation.pdf/14

Dari Wikisource bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Halaman ini tervalidasi


Parta djadi bingoeng. Sekarang baroelah ia merasa bahwa perboeatannja jang tjeriwis itoe tidak betoel adanja — bikin ia djadi dibentji oleh Rasminah. Apakah ia nanti bisa bikin betoel kesalahannja itoe dan apatah jang ia moesti berboeat soepaja bisa dapatkan ketjinta’annja Rasminah jang ia sangat rindoekan? Parta djadi terdiam, tidak berkata-kata boeat seketika lamanja. Hadidjah berkata lagi: „Soedahlah, toean, boeat apa toean mesti begitoe maoei Rasminah. Toch masih banjak gadis lain jang boekan sadja parasnja ada lebih elok dari Rasminah, tapi poen lebih terpeladjar dan deradjatnya lebih tinggi dari dia”.

„Saja ingin beristerikan Rasminah, njonja”, oedjarnja Parta, „karena saja tjintakan ia dengan segenap hati saja. Saja nanti bikin ia djadi beroentoeng. Begitoe poen njonja”.

„Tapi Rasminah tidak menjinta toean”, Hadidjah mendjawab: „bagaimana toean bisa bikin ia djadi beroentoeng?”

„Kalau njonja soeka izinkan saja menikah dengan Rasminah, nanti poen Rasminah tentoe bisa mentjinta saja. Saja nanti iringkan semoea kemaoeannja, kasi ia tinggal diroemah gedong, pakaian jang bagoes-bagoes, barang permata jang berharga mahal dan hidoep dengan senang dan serba tjoekoep”.

„Apa toean kira dengan oeang toean bisa bikin orang djadi beroentoeng dan mentjinta sama toean?”

„Boekan begitoe, jang saja maksoedkan, njonja. Saja maoe bilang jang saja nanti bikin Rasminah hidoep dalam serba tjoekoep dan kesenangan. Dengan pelahan ia tentoe nanti bisa mentjinta sama saja”.

„Toean poenja anggapan ada kliroe. Tjinta tidak bisa dibeli dengan harta doenia, tjinta ada datoe perasa’an soetji jang tidak gampang bisa dipengaroehi oleh kementerengan dan oeang. Djika toean poenja kedatangan tjoema ada boeat itoe oeroesan sadja, baiklah toean poelang sadja, sebab saja tidak bisa terima toean poenja lamaran boeat Rasminah, boekan

14