Lompat ke isi

Halaman:Soen Bang Yan Gie volume 02.pdf/29

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini telah diuji baca

-108-

moetiara adalah sematjem moestika jang harganja berbandingan dengen seoepamanja satoe negri; dari itoe, maskipoen di moeloet Kho njataken soeka trima permintaannja, tetapi di hati sebenernja masi tiada melepasken menta-menta ini moetiara; soekoer djoega Kho tiada sampe kepoetoesan akal boeat tipoe kombalt ini moestika. Maskipoen begitoe, seandenja Tje Ong keras djoega hendak membikin penoekaran, begimanatah baeknja nanti ?

,,Sin denger," oedjarnja The An Peng, ,,rajat itoe adalah mendjadi poko dari sesoeatoe negri. Bila poko tegoe, negri poen pasti sentosa. Phie Kheng Tjoe kendati ada meroepaken soeatoe moestika jang teramat moedjidjat, tapi toch belon berarti sebagi barang paling berharga oenteko negri. Sekarang ini, sesoedanja Tje Ong dengen ridlah sendiri hendak menoekar sama diapoenja doea kota, itoelah berarti soeatoe keberkahan bagi negri, oleh kerna dengen pertambahan loeasnja tana, rajat poen bakal bertamba semingkin besar. Apapeela Ngo Ong sendiri soeda mengasi perdjandjian dengen berdepan padanja, begimana djikaloe lantas moengkir djandji, apakah tiada nanti berarti mengilangken kepertjajaän? Samen-